
kenapa Serly bisa mempunyai foto Zahra ,karena saat mereka sedang menunggu Anisa sedang membayar adminitrasi ,sebenarnya Serly sudah ada di sana dan melihat mereka berdua .dan itu menjadi kesempatan untuk Serly mengambil foto mereka dan menjadikanya bahan bukti kalau seakan akan Zahra sedang bermain api di belakang Atha .
jam makan siang sebentar lagi akan tiba ,terlihat Zahra sudah nampak di kantor suami nya untuk mengantarkan makan siang untuk suaminya itu.
para kariyawan disana juga terlihat menyapa Zahra dengan ramah .
"siang mbak Zahra ".sapa salah satu kariyawan suami nya itu .
"siang mbak ".jawab Zahra ramah seraya menganggukkan kepalanya.
sesampainya di lantai dimana suami nya berada ,Zahra sempat bertemu dengan sekertaris suaminya ,yaitu Rey .
"selamat siang sekertaris Rey".sapa Zahra .
"siang ,mbak Zahra udah lama datang nya ".tanya balik Rey .
"baru aja sekertaris Rey ,oh ya mas Atha dada di dalam ".tanya Zahra lagi .
"oh pak Atha ada kok di ruangan nya mbak ,silahkan masuk saja ".kata Rey kemudian .
"terimakasih sekertaris Rey ,kalau gitu saya ke ruangan suami saya dulu ,permisi".
"sama sama mbak Zahra".kata Rey seraya tersenyum ramah .
Zahra langsung bergegas pergi menuju ruangan suaminya .
"bos Atha ,anda memang pria yang beruntung mempunyai istri sebaik dan sesholeha mbak Zahra ,semoga tuhan juga masih menyisakan satu untuk saya ".kata Rey berkhayal .
"assalamualaikum".salam Zahra saat sampai di pintu ruangan suami nya. di dapati suami nya sedang berdiri menatap pemandangan di luar ruangan nya .
"wa'alaikumussalam".jawab Atha .
Zahra langsung masuk "mas ,ngapain berdiri di situ ".tanya Zahra dengan riang nya.
"emb ,mas lagi cari solusi ".jawab Atha wajah nya tampak tak seperti biasa nya.
"emb ,ya sudah lebih baik mas makan siang terlebih dahulu ,biar semakin fit dan cepat mendapat solusinya ".kata Zahra kemudian ,mencoba menghibur suami nya itu.
"emb".jawab Atha hanya mengangguk ,dan duduk menghadap makanan yang sudah di siap kan Zahra .
"kamu terlihat sangat baik baik saja Zahra ,kamu juga terlihat tidak memikirkan apa apa ,apa kamu benar benar ada main di belakang mas ,dan apa kamu tidak ingin berencana untuk menceritakan ke mas ,agar mas tidak salah faham terhadap mu ".pikir Atha dalam hati nya terus bertanya tanya .
"mas ,,,,mas,,,kenapa diam saja ,ayo di makan makanan nya ".panggil Zahra membuyarkan lamunan Atha .
"oh iya ".jawab Atha .
melihat sikap suaminya yang agak berbeda saat ini ,Zahra hanya berfikir kalau suaminya hanya sedang banyak pekerjaan dan iya jadi seperti ini .
"sepertinya mas sangat lelah ,apa mas tidak berencana akan pulang untuk istirahat terlebih dahulu ,biar mas gak sakit ".kata Zahra khawatir akan ke adaan suami nya ,jika iya terus berkerja keras dan mengancam kesehatan nya .
"gak papa kok Zahra "kata Atha suaranya terdengar lebih tinggi .
Zahra diam ,iya berfikir kalau suami nya benar benar sedang pusing memikirkan masalah kantor nya .
setelah memakan makan siang yang di bawa Zahra ,Atha tampak kembali ke kursi kebesaran nya ,dia terlihat fokus ke pekerjaan nya .
__ADS_1
sedangkan Zahra iya tampak duduk di sofa yang tak jauh dari Atha ,dengan tangan sedang memainkan ponsel nya .iya juga tampak senyum senyum sendiri ,mengundang rasa curiga Atha semakin bertambah .
sesekali Atha juga curi curi pandang Ngan ke arah istri nya itu .
karena penasaran Atha mencoba mendekati Zahra ,memeluk istri nya itu dari belakang .
"chat an sama siapa sih ,kok kelihatan nya kamu happy banget ".tanya Atha seraya memeluk Zahra .
"hehe gak ada mas ,cuman dari mbak Anisa ".kata Zahra disertai tertawa kecil .
"bolehkah mas melihat nya ".kata Atha yang masih tidak percaya .
"emb boleh ".kata Zahra ,kemudian menyerahkan ponsel nya ke suami nya .
Zahra tampak biasa saja ,karena pesan yang sebelum nya dengan Anisa sudah di hapus nya terlebih dahulu .
"mas ,Zahra pergi ke toilet dulu ya ".kata Zahra kemudian ,pergi meninggalkan Atha .
dan itu jadi kesempatan Atha untuk memeriksa ponsel istri nya ,yang sedang iya curigai .
Atha tampak membuka semua isi chat Zahra dari beberapa orang ,namun disana iya tidak menemukan apa apa .
iya juga mencari di kontak telepon atau riwayat panggilan .disana Atha juga tidak menemukan bukti kecurigaan nya .
namun Atha menemukan sebuah nomor tanpa nama di riwayat panggilan wasapp Zahra .dan Atha sedikit curiga tentang itu .
namun saat Atha fokus dengan nomor ponsel itu ,tiba tiba Zahra sudah kembali dari kamar mandi .dan Atha langsung mengembalikan ke posisi semula .
Atha juga tampak gugup ,karena hampir saja iya ketauan istrinya ,kalau dia sedang memeriksa ponsel nya .
"ada apa mas ".tanya Zahra yang tau ke gugup pan suami nya .
"ini ponsel kamu ".kata Atha seraya mengembalikan ponsel Zahra .
"emb mas setelah ini Zahra mau bertemu sama mbak Anisa lagi ,boleh gak ".
"emb tentu boleh dong ,dimana kamu akan bertemu dia ".tanya Atha .
"mungkin di restoran dekat sini aja mas ".
"kalau gitu ,biar mas antar kamu ya ".kata Atha menawarkan diri dan masih mencurigai Zahra.
"mas ,mas katanya banyak kerjaan ,gak papa kok Zahra sendiri ,lagian cuman jalan kaki saja dari sini udah nyampek ".
"emb baiklah ".kata Atha mengiyakan saja ,karena dia juga gak ingin Zahra mengetahui kecurigaan nya .
"emb ya sudah kalau gitu Zahra brangkat dulu ya ,oh iya mas nanti Zahra pulang sama mas ya ".
"boleh ,nanti biar mas tunggu kamu ,kalau udah selesai kamu hubungin mas aja ".
"baiklah ,kalau gitu Zahra pamit , assalamualaikum".salam Zahra seraya mencium telapak tangan suami nya .
"wa'alaikumussalam".jawab Atha .
Zahra meninggalkan suami nya ,melihat Zahra sudah hilang dari pandangan nya ,iya pun langsung menghubungi seseorang di ponsel nya .
iya Atha menyuruh orang untuk mengawasi istri nya ,iya penasaran istri nya benar benar bertemu dengan kakak nya atau tidak .
setelah sampai di restauran ,Zahra sudah mendapati kakak nya yang sudah menunggu nya di meja makan restauran itu .
__ADS_1
Zahra langsung menghampiri kakak nya ,apa lagi setelah pertemuan nya tertunda kemrin .
"assalamualaikum mbak ".salam Zahra yang telah sampai di hadapan Anisa .
"wa'alaikumussalam".jawab Anisa dengan di Sertai senyum .
"udah lama mbak nunggu nya ".tanya Zahra .
"enggak kok ,baru aja mbak pesen ,kamu mau pesen apa ".
"emb Zahra minum aja deh mbak ,soal nya tadi aku udah makan sama suami Zahra ".
"emb baiklah ".kata Anisa mengerti dan di Sertai senyum menggoda ke Zahra .
"oh iya mbak gimana perkembangan nya ".tanya Zahra .
"maksud kamu ".tanya Anisa tidak mengerti .
"ya maksud Zahra ,mbak nisa udah Deket belom sama kak Alex nya ".tanya Zahra sedikit menggoda .
"Zahra ,jangan mulai deh ,kakak bantuin kamu bukan berarti kakak akan dekat dengan cowok itu ".jawab Anisa memperingatkan Zahra .
"emb ,ya mungkin aja bisa jodoh kak ".jawab Zahra laki ,seraya tersenyum di balik cadar nya .
"Zahra ....jangan bilang kamu berniat untuk jodohin kakak sama cowok itu ,kakak GK suka ya ".
"emang kena sih mbak ,lagian menurut Zahra sebenarnya dia laki laki baik kok ,sangking saja dia tumbuh di antara orang orang yang memiliki sifat buruk jadi dia terpengaruh ,dan menurut Zahra ,pertemuan mbak kemarin itu juga bertanda buat mbak ".
saat mereka asik bicara tiba tiba orang yang di bicarakan itu datang ,membuat Zahra sepontan kaget .
"Hay".sapa Alex kepada berdua .
"kak Alex ".kata Zahra sedikit bingung dan takut .
"kamu kenapa Ra ,kok kayak kaget gitu ".
"kenapa kamu disini ".tanya Zahra .
"yang pastinya bukan bertemu sama kamu ".jawab Alex dengan curi curi pandang ke arah Anisa dan melempar senyum padanya .
"mbak Anisa ,kenapa gak bilang sih ,nanti kalau ada yang tau Zahra bisa kena masalah.
".protes Zahra .
"tunggu tunggu ,sebenarnya ini bukan salah kakak kamu ,tapi memang aku yang memaksa dia untuk di pertemukan sama kamu langsung ,karena ada satu hal yang akan aku bicarakan sama kamu ".jawab Alex sepontan .
"emb ,trus kamu mau bicara apa sama aku ,aku GK bisa lama lama ,aku takut suami aku melihatnya ,dia bisa salah faham ".kata Zahra .
"baiklah ,aku langsung saja ,sebenarnya aku ingin bertemu sama kamu cuman nyampek in kalau aku gak bakalan ganggu kamu lagi dan suami kamu itu ,tapi aku punya satu syarat ".
"syarat ? syarat apa ".tanya Zahra
"syarat kakak kamu mau jadi pacar aku ,untuk menggantikan kamu ".
"apa ,kamu sudah gila ya ".kaget Anisa sepontan .
"iya saya memang sudah gila ,Gila karena kalian berdua ".jawab Alex .
Zahra yang merasa suana nya tidak memungkinkan ,iya juga takut akan suaminya atau kariyawan lain nya tau kalau dia sedang bertemu dengan ex .
"mbak sepertinya aku harus cepat cepat pergi dari sini ".kata Zahra dan tiba tiba main pergi begitu saja tak mendengarkan jawaban Anisa terlebih dahulu .
__ADS_1
"tapi Zahra ...Zahra tunggu ".cegah Anisa tapi Zahra tetap berlari kecil menjauh dari mereka .
"udah biar kan Zahra pergi ,kan masih ada aku".ujar Alex dengan mata genit nya.