
setelah melawan mereka berlima ,mereka tampak kabur dengan luka luka lebam di wajah nya ,kemudian menghampiri Alex yang sedang kesakitan itu .
"kamu gak papa ".tanya Anisa khawatir .bagaimanapun iya melihat wajah Alex itu penuh dengan luka lebam .
"sa....saya baik baik saja ,terima kasih sudah bantu saya ".jawab Alex .
"kak Alex ,kenapa kakak bisa di hajar mereka ".tanya Zahra .
"kamu kenal dengan mas ini ".tanya Anisa .
"i..iya mbak ,nanti aku jelasin ke mbak Anisa ya ".kata Zahra .
"ya sudah ,mending kamu antar kamu ke rumah sakit ,biar luka kamu bisa di obati di sana ".
"gak......gak perlu ,saya baik baik saja kok ".tolak Alex .
"gak papa ,mari ".paksa Anisa ,mencoba membantu Alex berdiri .
sedangkan Zahra hanya menonton saja ,iya bukan nya tidak ingin membantu kakak nya ,tapi iya hanya takut jika seseorang melihat iya dekat dengan Alex ,orang itu bisa salah faham .
"deg kamu yang bawa mobil nya ya ,mbak bawa motor mbak ".pinta Anisa .
"eh enggak mbak ,mbak nisa aja ya yang bawa mobilnya ,Zahra yang pakek motor mbak nisa ".tolak Zahra sepontan .
"ya sudah kalau gitu".kata Anisa meng iyakan saja ,dan membantu Alex untuk masuk kedalam mobil nya .
Anisa menaruh Alex di bangku belakang ,biar Alex bisa tiduran juga.setelah itu iya juga langsung masuk kedalam mobil ,mengemudi mobil Alex ,mengantarkan nya ke rumah sakit terdekat .
Zahra juga nampak mengikuti mereka berdua di belakang ,dengan membawa motor kakak nya .
di dalam mobil tak ada obrolan sedikit pun yang mereka lakukan ,namun pandangan Alex terlihat tak lepas untuk melihat Anisa di kaca yang tergantung di atas Anisa .
"siapa perempuan ini ,kenapa hati aku jadi begini ,merasakan sama ,saat pertama melihat Zahra ,apa mungkin aku jatuh hati ke perempuan ini ,dia juga terlihat sangat akrab dengan Zahra ,dan gerakan beladiri ya hampir sama dengan Zahra ,apa mungkin dia kembaran Zahra ".pikir Alex ,hati nya tak henti henti nya bertanya tanya siapa perempuan yang sudah menolong nya tadi.
tak butuh waktu lama ,mobil mereka pun sampai di halaman rumah sakit ,dan terlihat disana ,beberapa perawat menghampiri mobil mereka .
"mbak mas ,tolong bantu saya ".kata Anisa kepada petugas rumah sakit itu ,membukakan pintu mobil nya .
dua perawat itu membantu Alex untuk keluar dari mobil nya ,kemudian mendudukkan nya di kursi roda yang tadi di bawa oleh salah satu dari mereka .2 perawat itu langsung membawa Alex ke dalam dan segera mengecek dan mengobati Alex .
sedangkan Zahra ,baru saja tiba ,iya langsung memarkirkan motor nya di parkiran rumah sakit ,setelah itu langsung mencari keberadaan kakak nya di dalam .
terlihat di depan ruang IGD ,Anisa sedang menunggu Alex .
"assalamualaikum mbak Anisa ".salam Zahra .
"wa'alaikumussalam Zahra ,mbak kangen sama kamu ".kata Anisa langsung memeluk Zahra ,melepas rasa rindu itu dalam pelukan nya .
"sama mbak ,Zahra juga kangen ,mbak tadi gak papa kan ".tanya Zahra .
"mbak gak papa ,maaf ya deg ,karena mbak nolongin orang ,pertemuan kita jadi gagal dan harus begini ".kata Anisa merasa bersalah .
"ya gak papa mbak ,Zahra senang karena mbak sudah dipertemukan dulu sama orang nya ,kenapa bisa kebetulan begini ya".kata Zahra dengan ketawa kecil di balik cadar nya .
"maksud kamu ".tanya Anisa tidak mengerti .
"iya karena orang yang mbak tolong tadi ,itu orang yang ganggu Zahra ,dan mencoba memisahkan Zahra sama suami Zahra ,dia juga musuh suami Zahra mbk ".jelas Zahra .
"jadi laki laki itu yang gangguin kamu ,kalau tau gitu tadi mbak gak bakalan bantuin dia ".kesal Anisa dan sedikit menyesal .
__ADS_1
"mbak nisa gak boleh gitu ah,kan bantu orang itu kewajiban kita ,selama kit mampu ".
"ya ya baiklah adikku ini emang selalu benar ".kata Anisa .
seorang perawat keluar dari ruang igd itu .
"maaf mbak ,Pasian sudah selesai".kata perawat itu memberi tahu .kemudian meninggalkan mereka .
"terimakasih Mbak ".jawab mereka ramah .
mereka pun segera masuk untuk melihat ke adaan Alex .
"tidak ada yang serius hanya luka lebam saja ,2 sampai 3 akan segera pulih ".kata dokter itu yang menangani Alex ,saat melihat Zahra dan nisa datang .
"terimakasih dok ".kata Anisa .
"sama sama ,kalau gitu saya permisi dulu ".kata dokter itu kemudian pergi .
"kamu sudah merasa baikan ".tanya Anisa sok perhatian ,karena dia sudah tau kalau laki laki yang sudah di tolong nya itu akan merusak rumah tangga adik nya.
"saya sudah baik ,oh iya terimaksih sudah bantu saya tadi ".kata Alex .
"sama sama ,lain kali hati hati lah ".kata Anisa dengan memasang wajah muak.
"permisi mbak mas ,silahkan mengurus administrasi nya di lobi ".kata seorang suster. yang baru datang .
"oh iya mbak ,terimaksih ".kata Anisa ramah .
"Sama sama " suster itupun pergi meninggalkan mereka .
"kalau gitu saya mau bayar administrasi dulu " kata Alex tiba tiba dan beranjak dari duduk nya .
"tapi mbak ".ujar Zahra mencoba mencegah anisa ,namun Anisa sudah pergi begitu saja .
Alex tersenyum melihat Zahra bersikap seperti itu . dan kemudian keluar dari ruangan itu ,berjalan sendiri ,Zahra tak bisa berbuat apa apa ,iya hanya bisa melihat Alex berjalan dengan rasa sakit yang iya rasakan ,dan berjalan berjauhan dengan nya .
"itu siapa kamu Ra ,melihatnya kalian akrab banget ,dan aku juga sulit bedain se andai nya dia pakek penutup wajah kayak kamu ".tanya Alex mencoba menghilangkan rasa canggung di antara mereka saat ini .
"dia kakak aku waktu di pesantren ".jawab Zahra singkat .
"benarkah ,pantesan kalian hampir sama ,sama sama jago bela diri ".jawab Alex .
"emb".cuek Zahra .
mereka berjalan sampai di lobi rumah sakit ,Zahra juga melihat Anisa sedang mengantri untuk membayar adminitrasi .
"kamu duduk sini saja dulu ,sambil nunggu mbak Anisa selesai ".kata Zahra ,yang menurutnya itu sebagai perhatian .
Alex tampak menurut dan duduk di kursi .
"oh iya Ra ,terimaksih ya ,tadi udah bantu aku juga ".kata Alex kemudian.
"sama sama ".cuek Zahra .
"apa yang bisa aku lakukan untuk membalas Budi ke kamu ".tanya Alex .
"aku gak mintak apa apa dari kak Alex ,tapi aku hanya mintak kakak berhenti ganggu keluarga kecil Zahra ,dan jika kakak benar benar berniat untuk misah in aku dan mas Atha ,tolong urungkan niat itu ".kata Zahra .
"begitu kah ".kata Alex dengan senyum kelicikan nya.
__ADS_1
Anisa tampak berjalan menghampiri mereka berdua ,dengan membawa beberapa obat di tangan nya .
"udah selsai mbak ".tanya Zahra .
"sudah dek ".jawab Anisa .
"emb mbak ini udah hampir jam 7 malam ,suami aku bentar lagi udah pulang kantor ,Zahra pamit dulu gak papa ya ,dan kita bisa bertemu lain hari aja ".
"tapi dek ".
"maaf ya mbak ,maaf banget Zahra gak bisa ,jadi urus kak Alex ya ,Zahra pulang dulu ".kata Zahra seraya memegang tangan Anisa .
"emb baik lah ".jawab Anisa ,jika sudah melihat tingkah Zahra seperti itu iya benar benar tidak kuasa melihat nya.
"hehehe gitu dong ,kalau gitu Zahra pamit dulu ya mbak nis ,kak Alex assalamualaikum".salam Zahra .
"wa'alaikumussalam".jawab mereka berdua .
"mbak urus Kak Alex ya ,bujuk dia agar dia mengurungkan niat nya itu ".kata Zahra berbisik di telinga Anisa ,kemudian berlari kecil meninggalkan mereka .
"dasar ya udah nikah masih aja kayak anak kecil ".gerutu Anisa yang pasti nya Zahra sudah tak mendengar kan nya .
"dia emang lucu ,aku sangat tertarik sama dia ".kata Alex tak sadar ,membuat Anisa mulai muak lagi .
"tunggu apa kamu bilang tadi ".tanya Anisa Pura pura tidak mengerti .
"och gak ada kok ".kata Alex mencoba melupakan ucap pan nya tadi.
"oh iya ,aku sebenar nya sudah tau niat kamu sama adik ku itu ,dan aku minta sama kamu tolong jangan ganggu kehidupan nya bersama suami nya ,dia perempuan baik baik dan aku gak ingin iya tersakiti oleh pria seperti kamu ".kata Anisa kemudian .
"benarkah ,bagus kalau gitu ,berarti aku gak perlu nutup nutupin dong sama kamu ".kata Alex .
"iya ,dan jika kamu terus berusaha memisahkan Zahra sama suami nya dan kamu menjadi orang ketiga dalam kehidupan mereka ,jangan salahkan saya kalau anda bisa celaka ".kata Anisa sedikit mengancam Alex .
Alex tampak tersenyum mendengar kata kata perempuan di hadapan nya .
"baiklah baiklah ,jika aku gak boleh dapatin adik nya ,setidaknya aku bisa dapatin kakak nya dong ".kata Alex ,membuat Anisa tak habis pikir dengan jalan pikiran Alex .
"Alex ,kamu gak papa ".kata Serly yang tiba tiba muncul begitu saja .
"Serly ".kaget Alex.
"kenapa kamu ada di sini ".tanya Alex lagi
"iya tadi aku hubungi kamu karena gak ke angkat sama kamu ,jadi aku hubungi papa kamu ,dan kata nya dia kamu ada di rumah sakit ,ya aku langsung kesini aja ".jelas Serly .
"emb maaf ,karena pancar kamu sudah Datang aku permisi dulu ya ,karena saya juga masih banyak urusan , assalamualaikum".kata Anisa tiba tiba ,iya merasa seperti obat nyamuk di antara mereka .
"eh tunggu ".cegah Alex .
"apa lagi ,pacar kamu kan udah di sini ,dan jangan lupa pesan ku tadi ke kamu ok ".kata Anisa yang sudah tak ingin melihat mereka berdua dan main pergi begitu saja .
"Adik sama kakak sama sama gemes sin ya ".ucap Alex lirih ,hampir tak terdengar .
Serly yang mendengar Anisa berucap seperti itu hanya diam dan bingung.
"ya udah biar aku antar kamu pulang ".kata Serly kemudian .
☘️ flash back off ☘️
__ADS_1