
Atha berjalan menghampiri istri nya di dapur ,Zahra masih tampak sibuk menyiapkan makanan di meja makan .
"assalamualaikum".salam Atha .
"wa'alaikumussalam,Abi udah datang ,sini umi bantu "ucap Zahra berjalan menghampiri Atha ,melepaskan Jaz dan mengambil tas kerja suami nya .
"Aisha kemana mik ".
"Aisha ada di atas bi sama Dhea ".
"Dhea ada disini "
"iya bi ,katanya hari ini dia akan menginap disini".
"oh gitu ,boleh Abi bantuin "
"gak usah bi ,Abi mandi aja ,mungkin mereka sudah ada perjalanan ".
"emb ya sudah kalau gitu Abi bersih bersih dulu ".ucap Atha mengambil jas dan tas nya kembali ke kamar nya .baru saja Atha pergi Fahri tiba tiba muncul menghampiri umi nya .
"tumben mi masak nya banyak banget ,enak enak lagi kelihatan nya ,Fahri jadi lapar".ucap Fahri seraya hendak mencicipi makanan tersebut .
"iya nak kan ada nak Dhea nginap disini ,karena dia tamu jadi kita harus menjamu nya ".
Fahri yang terbiasa di rumah memakai sarung dan hanya memakai kaos putih tipis .sontak tersedak dengan makanan nya tadi .
"Fahri kamu gak papa mangkanya pelan pelan nak ".ucap Zahra menghampiri Fahri ,menepuk nepuk punggung Fahri dan memberi nya minum .
"trus Dhea nya kemana sekarang mik ".tanya Fahri waspada .
"dia udah masuk ke kamar nya Aisha ,dia juga rencana nya mau menginap ".
"ghuk ghuk ghuk ".tersedak lagi .
"Fahri makan nya pelan pelan nak ,kamu nih ya ".ucap Zahra kesal karena lagi lagi Fahri membuatnya khawatir .
"nginep ?".tanya Fahri tak percaya .
"iya .....lagian sekarangkan lagi libur kampus ,rencana nya dia mau pulang karena jauh jadi umi suruh nginep sini dulu aja beberapa hari nanti kalau udah gak ada halangan Abi juga libur kerja ,Abi sama umi akan mengantar nya ".jelas Zahra .
mendengar penjelasan umi nya Fahri sedikit heran dan tak percaya ,bagaimana tidak pasal nya orang tua nya terdengar begitu akrab sekali dengan Dhea .
"Ting tong ....Ting tong ".suara bel rumah .
"itu pasti tamu nya udah datang ,sekarang kamu bukain ya ,umi mau siap siap dulu ".pinta umi nya kemudian pergi begitu saja .
"tamu !!! siapa mik tamu nya ".tanya Fahri masih dengan kebingungan nya .
"udah bukain pintu nya suruh mereka masuk kedalam ".pinta Zahra .
Fahri pun pergi membukakan pintu .
"assalamualaikum".salam tamu itu .
"wa'alaikumussalam",jawab Fahri seraya membukakan pintu rumah nya itu .
Fahri tampak bingung dan diam ,seraya menatap ke arah fazal ,kemudian melihat ke arah dua orang tua fazal .
"ngapain nih cowok kesini ,dan mereka siapa apa mungkin orang tua nya ,tapi ngapain dia kesini bawa bawa orang tua nya ,tunggu ...jangan jangan enggak enggak ,enggak mungkin ".kata Fahri berkecamuk dalam pikiran nya sendiri .
"Fahri kenapa tamu nya gak disuruh masuk sih gak sopan nak ,mari silahkan masuk pak Rio nak fazal dan ".tegur Atha yang tadi hanya melihat putra nya itu melongo saja di tengah pintu .
"Bu Susi ".jawab Susi .
keluarga fazal pun di persilahkan masuk .
sedangkan Fahri masih di tempat yang sama .
"kenapa abi tau nama nya orang tua cowok itu ,apa yang sebenarnya mereka tuju datang kesini ".ucap Fahri dalam hati nya .
"Fahri ,kamu mau berdiri di situ saja nak ".tegur Atha .
"emb enggak bi ,ini Fahri mau masuk ".ucap Fahri gelagapan kemudian masuk .
"maaf ya nak fazal ,tuan Rio ".ucap Abi tak enak diri .
"gak papa tuan Atha ,nama nya juga anak anak ".memaklumi nya .
__ADS_1
fazal dan keluarga nya pun duduk ,di sofa mewah itu .Susi yang sedari tadi diam dan terkesan dengan rumah yang di miliki bakal calon istri putra nya itu ,berdecak kagum .
bagaimana tidak di bandingkan dengan rumah milik nya ,rumah Aisha masih jauh lebih besar .
"Bu kenalin ini tuan Atha ,dia donatur di perusahaan kami ".ucap Rio kemudian .
Atha tersenyum dengan menangkupkan kedua tangan nya ke arah Susi ,begitupun dengan Susi .
"saya Susi ibu nya fazal ".ucap Susi sungkan sungkan .
tak lama kemudian Zahra datang .
seraya membawa minuman di atas nampan itu .
kemudian menaruh nya di atas meja .
Susi yang masih berdecak kagum ,dan dibuat semakin kagum karena melihat Zahra datang dengan memakai pakaian yang sangat tertutup itu .
"assalamualaikum umi ".salam fazal sopan .
"wa'alaikumussalam salam nak ".jawab Zahra menangkupkan kedua tangan nya .
setelah itu Zahra pun duduk di hadapan mereka .
fazal duduk di tengah tengah kedua orang tua nya .Susi yang masih penasaran dengan perempuan yang bakal jadi calon anak nya itu .
"nak ,dimana calon mantu ibu ".ucap Susi berbisik di telinga fazal .
fazal yang mendengar pertanyaan ibu yang tidak sabar itu .
"ibu ".ucap fazal malu karena pastinya kedua orang tua Aisha mendengar nya .
"bi biar umi panggil Aisha dulu ya ".seraya beranjak .
"iya mi ".
"saya mohon pamit dulu ya Bu ".
Susi mengangguk .
"tok tok tok ".
"ceklek "suara pintu itu terbuka .
"umi ,ada apa mi ".
"sayang kamu pakai niqob ya ,ada seseorang yang datang ".
"seseorang ? siapa mik ".heran bingung penasaran menjadi satu saat itu .
"udah nanti kamu tau nak ,nak Dhea kamu juga ikut turun ya nak temani Aisha ".
"baik mik ".
"kalau gitu umi ke bawah dulu ,cepetan ya sayang ,ditunggu di bawah ".pinta Zahra lagi kemudian pergi .
"seseorang ?kira kira siapa ya ,kayak nya aku gak ".masih bingung dalam pikiran nya sendiri .
"udah sha ,cepat pakai niqob kamu ,kamu udah di tunggu tuh ".
"tapi Dhea ,aku ngerasa ada yang aneh ya ,pasal nya ".
"udah jangan kebanyakan mikir ".potong Dhea lagi menarik tangan Aisha dan menyuruh nya memakai niqob .
setelah selesai bersiap siap ,Dhea pun mengajak Aisha turun .
dan begitu kaget nya mereka berdua saat melihat keberadaan fazal ada diruang tamu rumah Aisha ,bukan itu saja ,mereka juga di buat bingung karena fazal kali ini datang tak sendiri ,dia datang bersama kedua orang tua nya .
"kak fazal ,ngapain kak fazal kemari ,bagaimana dia tau rumah Aisha ".bertanya pada diri ya sendiri .
melihat Aisha sudah turun ,Zahra menghampiri putri nya dan membawa nya duduk di sebelah nya .
"salam dulu sama Bu Susi ".pinta Zahra .
"assalamualaikum Bu ,saya Aisha ".salam Aisha sopan seraya mencium tangan Susi .
"saya Dhea ".di ikuti Dhea .
__ADS_1
"nak perempuan pilihan kamu yang mana nak ,yang pakai penutup wajah apa yang enggak pakai ".tanya susi berbisik di telinga fazal lagi .
membuat fazal hanya bisa menahan malu ,melihat ibu nya begitu tidak sabaran .
"Bu ".tegur Rio yang memang mendengar pertanyaan konyol istri nya itu .
"Aisha ,nak fazal datang bersama kedua orang tua nya kemari ingin menanyakan hal tentang kamu ".
Aisha tertunduk dan masih bingung dengan keadaan saat ini .
"gimana menurut kamu Aisha ,apakah kamu bisa menerima nya dan melanjut kan nya ".tanya Atha serius .
Aisha diam menarik nafas kemudian di hempaskannya "boleh Aisha meminta waktu bi ,untuk menjawab nya ".jawab Aisha kali ini .
semua tersenyum lega ,keputusan Aisha adalah yang paling tepat ,setidak nya merek juga bisa saling mengetahui satu sama lain .ya meski mereka sudah kenal.
fazal tersenyum setidak nya Aisha mau memberinya kesempatan .
"Alhamdulillah jika begitu ,gimana nak fazal apakah anda bisa menunggu keputusan Aisha "tanya Atha meyakinkan.
"bagaimana enak nya Aisha Abi ".jawab fazal menerima lampang dada .
setelah membicarakan hal itu ,Zahra mengajak keluarga fazal untuk makan bersama .
fazal dan kedua orang tua nya di giring untuk menempati meja makan yang sudah Zahra siap kan .tanpa ragu fazal juga mengiyakan ajakan Zahra .
Atha duduk di kursi biasa nya di sebelah Atha ada Zahra ,kemudian Aisha dan Dhea .
di samping kanan Atha ,tepat Rio duduk disana dan Susi dan di susul fazal di samping nya .
"nak Dhea bisa tolong panggilkan nak Fahri di kamar nya ".pinta Zahra .
"baik umi ".Dhea beranjak dan melangkah pergi menuju kamar Fahri .setelah sampai di depan kamar Fahri ada sedikit keraguan dalam hati nya .
"kenapa jantung ku menjadi berdegup kencang seperti ini ,untuk yang sekian kali nya "tanya nya dalam hati .
"hm tenang Dhea kamu harus tenang ,hm bismillah ".
"tok "
"tok"
"tok"
dan akhirnya Dhea mengetuk kamar seorang pria untuk pertama kali nya .
tak perlu menunggu lama ,seseorang memegang kenop pintu itu dan munculah seseorang dari dalam sana .
siapa lagi kalau bukan Fahri ,Fahri yang memang kebetulan sudah rapi sedikit kaget juga ,dan membuka lebar pintu kamar nya .
"Dhea ".ada ke grogian di wajah tampan Fahri .saat mendapati dia adalah Dhea .
"emb maaf kak Fahri ,kak Fahri sudah di tunggu di meja makan ".ucap Dhea .
"hm baiklah aku akan segera turun ".
mata mereka saling bertemu ,dan Dhea yang menyadari dengan tatapan mereka segera membuang pandangan nya .
"kalau begitu Dhea duluan kak ,permisi ".tanpa menunggu jawaban dari Fahri Dhea sudah berlalu begitu saja dan menghilang dari pandangan Fahri .
Fahri tersenyum melihat wajah Dhea yang terlihat malu malu .menyadari dirinya baru saja melamun Fahri segera membuang pikiran nya dan segera turun kebawah .
fahri yang baru datang dan mendapati kursi di meja makan di ambil alih oleh orang tua fazal .terdiam mematung , Fahri bingung mau duduk dimana ,Fahri berfikir dia tidak mungkin duduk di sebelah fazal ,dirinya juga tidak mungkin duduk di sebelah Dhea ,perasaan nya benar benar tak karuan saat ini .
Zahra yang mendapati putra nya banyak berfikir tersenyum .
"Fahri tunggu apa lagi kamu mau berdiri saja menyaksikan kami makan ,duduk lah di sebelah nak Dhea ".pinta Zahra .
Fahri menggaruk lehernya yang tidak gatal itu ,ada sedikit keraguan dalam dirinya namun iya tak punya pilihan lagi dan segera duduk di sebelah Dhea .
mata mereka yang tak sengaja bertemu lagi ,Dhea melempar senyum ke arah Fahri ,Fahri pun membalas senyum itu .
"mari di makan jangan sungkan sungkan anggap rumah sendiri "ucap Zahra
Susi tampak tersenyum malu dengan kesopanan Zahra .
suasana tampak hening hanya terdengar suara beberapa benturan sendok mereka .
__ADS_1