
fazal dan Atha kembali ke kamar Aisha ,saat baru masuk ternyata di sana sudah ada Fahri dan Tristan juga .
fazal sedikit kaget juga namun iya tak ambil pusing itu .dan bersikap seperti biasa saja .
"assalamualaikum".salam mereka berdua .
"wa'alaikumussalam"jawab mereka bersamaan .
"nak Tristan ,udah lama datang nya ".ucap Atha ,Tristan tersenyum ,melangkah mendekati Atha ,kemudian mencium telapak tangan Atha .
"lumayan om ".kata Tristan kemudian .
"dari mana yah ".tanya Zahra.
"dari kantin mik ,cari kopi ".jawab Atha .
Aisha tampak tersenyum begitupun umi nya .
"Fahri kamu sudah datang kuliah nya ".tanya Atha .
"Alhamdulillah bi ,hari ini kebetulan cuman 1 mata pelajaran ".jawab Fahri .
Tristan menatap ke arah fazal dengan penuh kebencian nya ,apalagi melihat kedekatan antara fazal dan Abi nya Aisha ,perempuan yang perlahan singgah di dalam hati nya .
"kamu terlihat sangat senang dengan posisi kamu saat ini ,jika kamu bisa mendapatkan hati ayah nya ,aku pun bisa ".ucap Tristan dalam hati .
******************************************
rumah itu tampak begitu mewah Ratna yang baru mendengar berita bahwa putra kesayangan nya jatuh cinta kepada musuh nya itu tampak sangat murka dan marah .
Ratna membanting vas bunga yang ada di dekat nya itu ke lantai ,hancur berkeping keping .
"kenapa harus anak dari mereka sih ,emang gak ada yang lain selain dari keluarga itu ".
anak buah Ratna tampak diam ,menerima ocehan bos nya itu .
"siap kan mobil kita ke rumah Tristan ".ucap Ratna ,berjalan begitu cepat nya .
"maaf nyonya ,tapi tuan Tristan saat ini tidak ada di rumah ".
"kemana dia ".tanya Ratna .
"setahu saat ini tuan Tristan sedang mengunjungi teman nya yang sakit ,di rumah sakit ".
"sejak kapan anak itu melakukan hal seperti ini ,apa kamu tau siapa orang itu ".
"kalau gak salah dia adalah perempuan yang di sukai tuan Tristan ".
"hih benar benar bocah itu ya ,awas kamu "kesal Ratna .kemudian melanjutkan jalan nya ."hubungi dia suruh dia pulang secepatnya ".titah Ratna kemudian .
"mami ,mami mau kemana ".tanya Marco yang baru datang .
"ini nih biang kerok nya ,kamu tau kan kalau putra kita itu sedang tergila gila sama anak mereka ".ucap Ratna membentak .
__ADS_1
Marco yang belum mengerti mengerutkan kening nya .
"mami bicara apa sih ,papa gak ngerti ".
"gak usah berlagak gak tau ,kamu tau kan putra kita itu suka sama anak nya si brengsek itu ".
Marco diam "mami tau dari mana".
Ratna melototkan matanya "jadi kamu sengaja nyembunyiin maslaah ini dari aku ,kurang ajar ya ".kata Ratna seraya memukul kepala Marco .
"ampun mi ampun "
"nih rasain ,rasain ".kata Ratna terus memukul dan kejar kejaran .
"dengerin papa dulu mi ,dengerin penjelasan papa ".kata Marco namun dirinya tak mempunyai kesempatan.
"rasain rasain ".terus memukul .
"mi papa gak cerita sama mami karena papa akan segera menyelesaikan nya ,dan anak itu udah papa pringatin tapi dia tetap kekeh ngejar wanita itu ".kata Marco .
"trus gimana hasil nya ,papa tetap aja kan gak bisa larang Tristan dekat dengan wanita itu ".ucap Ratna yang mulai capek karena kejar kejaran dengan Marco ,berhenti memukuli Marco .
"mi jangan marah dong mi ,papa janji akan segera membereskan anak itu ,agar putra kita melupakan wanita itu ".
Ratna menarik napas nya .
"ok kali ini mami maaf fin papa ,tapi lain kali gak ada kata maaf ,untuk sementara urusan Tristan biar mami yang urus ,papa sama anak buah papa yang gak becus itu urus wanita itu dan keluarga nya ,dan mami gak pengen denger kata gagal lagi ,ngerti ".tegas Ratna .
"baik mi ".ucap Marco seraya mengusap kepalanya yang terasa sakit itu .
"mami mau kemana ".tanya Marco yang merasa di abaikan oleh istri pertama nya itu .
"mami mau ke rumah Tristan ".ucap Ratna sedikit berteriak dan terus melangkah meninggalkan Marco .
anak buah Marco yang melihat bos nya sangat takut kepada istri pertama nya itu mencoba menahan tawa nya .
"apa kalian ".bentak Marco merasa di permalukan .
wajar saja jika Marco takut kepada istri pertama nya itu ,karena semua berkat istri nya itu ,sejak ia bertemu dengan Ratna di lapas ,Ratna mengubah hidup Marco secara drastis dan semua kekayaan yang iya miliki saat ini juga dari Ratna ,istri pertama nya .
memang hubungan mereka yang saat ini tidak sama seperti dulu ,karena bagi Ratna semua laki laki itu tidak ada puas nya dan memilih menyuruh Marco untuk mempoligami dirinya asal kan dia tidak membohongi dirinya dari segi apapun .
sesampai nya di rumah Tristan ,rumah itu tampak sepi ,dan hanya para bodyguard bodyguard Tristan disana .
"selamat sore nyonya ".ucap pembantu Tristan ,membukakan pintu .Ratna melangkah tak menghiraukan pembantu itu .
Ratna duduk di sofa milik putra nya itu .
pembantu juga hanya diam dan pergi ke dapur mengambilkan minum untuk nyonya nya .
kenapa Tristan gak tinggal bersama kedua orang tua nya.
karena Tristan memang pingin hidup sendiri ,dan tidak ingin mendengar kedua orang tua nya selalu bertengkar.meski Tristan tidak mengerti apa permasalahan yang sebenar nya yang mereka pertengkarkan.
__ADS_1
"apa kalian sudah hubungi Tristan ".tanya Ratna ke pengawal nya .
"sudah tuan ,tapi ponsel milik tuan Tristan di aktif ".
"heh dasar bocah tengik ,awas aja ya ".geram Ratna .
baru saja Ratna mengumpat putra nya itu ,Tristan tiba tiba muncul .
"mami ,tumben mi datang kesini ".ucap Tristan dari arah kejauhan ,dengan wajah tak bersalah nya .
Ratna yang tau putra nya datang berdiri dari duduk nya melangkah ke arah Tristan .
"plessssss".suara tamparan itu terdengar sangat keras ".
"mami ?mami apa apaan sih ,sakit tau ".kata Tristan seraya memegang pipinya itu .
"itu ganjaran buat kamu yang gak nurut sama nasihat mami ".ucap Ratna .
"emang salah Tristan apa mi ".masih tidak mengerti .
"masih tanya salah kamu apa ,salah kamu itu, kamu jatuh cinta sama anak musuh mami dan papa ngerti dan sampai kapanpun mami gak akan pernah menyetujui nya ".tegas Ratna .
Tristan tertawa
"Tristan bingung deh kenapa sih mami sama papah itu segitu benci nya sama mereka ,padahal mereka itu orang baik ".
"plesssss".satu tamparan itu mendarat lagi ke pipi Tristan .
Tristan memainkan lidahnya mendorong ke pipinya yang sakit itu dan mendecih .
"mami gak suka kamu sebut mereka orang baik ,kamu gak tau mereka yang sebenarnya ".ucap Ratna lantang .
"kalau gitu ceritain semua nya ke Tristan agar Tristan tau apa masalah mami dan papa dengan mereka ,sehingga kalian begitu dendam nya ".kata Tristan kali ini iya meninggikan suara nya dan itu untuk pertama kalinya iya menentang Ratna .
"kamu berani teriakin mami kayak gitu ".ucap Ratna tak terima dan mengangkat tangan nya untuk menampar Tristan.
"kenapa mami mau tampar Tristan lagi ,silahkan mi silahkan ".kata Tristan seraya menepuk nepuk pipinya di hadapan mami nya .
"Tristan ".bentak Ratna tak terima dengan kelakuan putra semata wayang nya itu .
"mami ,mami tenang dulu ya ,biar papa yang nasehatin Tristan ".kata Marco yang tak sengaja mendengar suara mereka dari luar .Marco yang saat itu baru sampai mencoba menenangkan hati Ratna .
"hach ini semua juga gara gara kamu ,kamu gak becus didik dia ,jadi begini ".kata Ratna menyalahkan .
"mami kok malah marah sih sama papa ".belum sempat Ratna sudah memotong .
"emang iya ,ini salah kamu yang bisa didik Tristan jadi anak yang tegas jadi dia seperti ini ".
"terus bertengkar aja gitu ,Tristan muak dengan kalian berdua yang selalu menyalahkan dan ujung ujung nya bertengkar ,kalian gak pernah menyadari apa yang kalian lakukan dan asal kalian tau ini salah satu alasan Tristan benci dengan kalian ,kalian gak seperti keluarga nya Aisha ,yang menyelesaikan masalah dengan damai dan harmonis ".ucap Tristan kemudian pergi meninggalkan mereka berdua yang tampak diam .
Ratna dan Marco saling pandang dan kemudian Ratna menghempaskan tubuhnya duduk di sofa itu kembali .
Ratna merasa bersalah dan terpukul dengan ucapan Putra nya itu ,Ratna tidak pernah mengerti perasaan Tristan selama ini dan tak menyadari jika Tristan benci dengan kelakuan dirinya dan suami nya .
__ADS_1
Ratna tertunduk ,menahan tangis nya itu .dan menyadari kesalahan nya selama ini .