Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
91


__ADS_3

dari rumah sakit ke rumah sakit lain nya ,sudah 3 rumah sakit yang mereka kunjungi ,namun ketiga rumah sakit itu tidak ada yang orang yang di cari oleh mereka .


di rumah sakit ke 4 ,rumah sakit terbagus di kota itu Atha dan mama nya bertanya ke staf rumah sakit di bagian lobi .


"maaf mbak ,disini ada Pasien yang bernama Fatimah Az-Zahra " kata Atha dengan terburu buru .


"sebentar saya cek dulu ".kata staf itu kemudian menatap ke arah komputer di depan nya .


"gimana mbak ".tanya Atha tidak sabar .


"sabar nak ".kata mama Lisa .


"disini ada 2 pasien yang bernama Fatimah Az-Zahra ".kata staf itu kemudian .


"kalau boleh saya tau dimana kamar kedua pasien itu " tanya Atha .


"maaf pak buk ,anda berdua siapa nya pasien ya ,karena saya tidak bisa langsung memberi tahu kepada orang yang bukan keluarga pasien " kata staf itu .


"tenang mbak ,saya mertua nya dan ini putra saya suami pasien yang bernama Zahra ".sahut mama Lisa .


"oh gitu ,kalau gitu berarti pasien yang bernama Zahra yang anda cari itu berada di kamar mawar ,karena pasien itu baru kemarin masuk karena melahirkan ".kata pasien itu .


"tunggu mbak ,kalau yang satu nya dimana kamar nya " tanya Atha .


"kalau yang satu nya itu ,sudah beberapa bulan disini dan dia juga melahirkan ,tapi setelah melahirkan putra putri nya dia mengalami koma hingga sekarang".jelas staf itu.


"dimana ruang ICU berada ,karena saya ingin melihat pasien yang bernama Zahra itu ".kata Atha ,entah iya begitu yakin dengan Zahra yang di maksud staf itu .


"tapi maaf pak buk ,sepertinya bapak sama ibu tidak bisa menemui pasien yang kedua ini ,karena kami sudah di beri pesan agar kami tidak memberi tahu siapa saja yang ingin menjenguk nya ".kata staf itu lagi .


"tapi mbak putra saya adalah suami nya ".sahut Lisa tidak terima .


"maaf Bu ,kami berdua benar benar tidak bisa ,karena ini sudah peraturan di rumah sakit ini "kata staf itu tetap menolak .


"Lisa ".kata umi Ika yang baru datang dan tak sengaja melihat besan sekaligus sahabatnya itu sedang berdebat dengan staf rumah sakit .


"Ika ".kata Lisa kemudian melangkah menghampiri Ika yang berdiri tidak jauh dari mereka .begitupun Atha iya tak menghiraukan staf itu yang melarang nya dan langsung melangkah ke arah mertua nya itu .


"umi ".kata Atha


"kenapa kalian bisa ada disini ".tanya umi Ika .


"umi Dimana Zahra umi ".tanya Atha langsung tak menghiraukan pertanyaan umi Ika .

__ADS_1


"kenapa kalian masih cari Zahra ,apa kalian belum cukup menyakiti putri saya ".kata umi Ika yang terdengar tidak suka melihat mereka lagi .


"kenapa umi berucap seperti itu ,saya suami nya Zahra umi ,menantu umi ".kata Atha yang tak menyangka .


"jangan berbohong ,bukan nya kamu sudah menceraikan Zahra saat hamil tua ".kata umi Ika iya tampak emosi .


"enggak umi ,Atha enggak pernah menceraikan Zahra ".kata Atha mengelak .


"sudahlah umi dan keluarga umi sudah tau semua nya "kata umi Ika tak percaya .


"tolong umi ,izin kan Atha untuk bertemu dengan Zahra ,atha yakin ini hanya kesalah faham man saja ,dan surat cerai itu bukan Atha yang mengirim nya Atha bersumpah umi bukan Atha ".kata Atha yang terus mencoba meyakinkan mertuanya .


"ka ,aku mohon tolong percaya sama kita ,kalau sebenarnya ini cuman kesalah faham man saja ,dan izin kan kami untuk menjelaskan semua nya ".kata mama Lisa yang sudah tidak tega melihat putra nya memohon .


"umi Ika terdiam sejenak memikirkan ucapan mereka yang terus memohon ".


"umi izin kan Atha bertemu dengan Zahra umi ,Atha ingin menjelaskan semuanya ke Zahra tentang kesalah pahamman ini ,Atha benar benar tidak ada niatan menyakiti dia ".kata Atha memohon lagi .


tanpa ada kata apa apa umi Ika kemudian pergi begitu saja meninggalkan mereka ,iya teringat dengan keadaan putri nya yang sedang berbaring lemah di sana .


sedangkan Atha dan mama nya terlihat mengikuti kepergian umi Ika .


umi Ika menaiki life rumah sakit itu untuk sampai ke lantai 2 karena ruangan Zahra berada disana .


begitupun dengan mereka berdua .


sesaat Dimas yang melihat Atha berjalan di belakang umi ,emosi nya langsung memuncak dan langsung berjalan menghampiri Atha .


"untuk apa lagi kamu kesini ".kata Dimas seraya tangan nya mencengkram kra baju Atha dan langsung menonjok wajah Atha dengan kuat ,hingga Atha tersungkur ke lantai rumah sakit ,sepontan Atha langsung memegang pipinya yang sudah di tonjok itu tadi .


umi Ika ,Lisa dan semua nya yang disitu tampak kaget dan mencoba menahan Dimas yang sudah emosi itu ,agar tak memukul Atha lagi .


"Dimas berhenti ".cegah Abi Ibrahim.


"tapi bi ,dia adalah laki laki yang sudah menyakiti putri Abi ".kata Dimas emosi dan tak menghiraukan kalau itu adalah gurunya .


"iya nak Abi tahu ,tapi gak gini caranya ,ini rumah sakit ".kata Abi begitu sabarnya .


"ngapain kamu kesini lagi ,belum puas kamu menyakiti Zahra sampai seperti ini ".kata Dimas lagi .


ayah di bantu mama nya berdiri .


"apakah sakit nak ".tanya mama Lisa .

__ADS_1


"gak papa ma ,Atha pantas mendapatkan pukulan ini ".kata Atha yang merasa bersalah .


Atha yang melihat Abi nya Zahra langsung menghampiri Abi dan bersimpuh memohon kepada beliau agar mengizinkan nya untuk bertemu Zahra ,iya tampak juga menangis .


disana.


"Abi ,Atha mohon sama Abi ,izinkan Atha untuk bertemu dengan putri Abi ,izin kan Atha menjelaskan semua nya kepada Zahra ,kalau ini semua hanya kesalah faham man saja ,Atha benar benar mencintai Zahra Abi ,dan tak mungkin Atha berniatan menyakiti atau menceraikan nya ,ini memang salah Atha Yang lalai tidak percaya kepada Zahra waktu itu ,tapi Atha bersumpah Abi ,ini hanya kesalah faham man saja ".ujar Atha memohon seraya memegang kaki Abi nya Zahra .


"nak bangunlah ,kamu gak harus seperti ini ,tidak baik dilihat banyak orang ,Abi akan mendengarkan penjelasan dari kamu ,sekarang berdirilah nak "kata Abi Ibrahim begitu sabar seraya memegang pundak Atha dan menyuruhnya berdiri .


"kesalahpahaman man kata kamu ,ini yang dimaksud dengan kesalah faham man ,kamu tidur dengan perempuan lain dan meninggalkan Zahra begitu saja ".mata Dimas yang masih tidak terima dan memberikan ponsel Zahra yang sudah di pegang nya dan disana juga sudah terlihat beberpa gambar Atha yang waktu itu dikirim oleh Serly untuk membuat Zahra cemburu dan sakit hati .


"apa ,enggak itu bukan saya ,saya tidak pernah melakukan kan nya ".kata Atha sepontan ,dan membela diri.


"heh kamu kira kita bodoh ,itu jelas jelas kamu ,sekarang pergilah dari sini ".usir Dimas .


"Dimas sudah ya ,biarkan nak Atha menjelaskan semua nya dulu ,mungkin dengan semua penjelasan nak Atha ,Zahra bisa sadar nak ".kata Abi lembut .


tanpa ada kata kata lagi dan iya juga tak sabar melihat keadaan Zahra ,Atha tiba tiba langsung masuk kedalam ruang ICU itu .


Dimas tidak terima dan mencoba mencegah Atha namun Abi Ibrahim menahan nya dan membiarkan Atha masuk begitu saja .


disana tampak Zahra yang berbaring lemah tak berdaya ,di mulut nya ada selang oksigen dan peralatan lain nya untuk menahan Zahra bertahan .wajah nya tampak putih pucat sama saat iya melihat Zahra di dalam mimpi nya .


seketika sekujur tubuh Atha melemas melihat keadaan orang yang sudah dirindukan nya selama ini tidur tak berdaya ,bertahan hidup dengan alat alat itu .


atha melangkahkan kaki nya yang terasa lemas itu ,air matanya juga sudah tak tertahan untuk di lepaskan .


"Zahra maafkan mas Zahra ,maafkan mas ".kata Atha disertai tangisan nya ,seraya memegang tangan Zahra yang sedang terpasang infus ,iya juga tampak menciumi tangan Zahra .


"Zahra kenapa kamu tidak pernah bilang sama mas ,kenapa kamu tidak menjelaskan semua nya ke mas ,dan malah pergi dari sisi mas begitu saja ".tangis Atha namun yang di ajak bicara hanya diam .


"nak kamu yang sabar doa kan istrimu secepat nya sadar dari koma nya ,dan setelah itu kamu jelaskan semua nya ke Zahra ".kata mama Lisa mencoba menenangkan tangis Atha seraya memegang pundak putra nya .


"Zahra bangun lah ,kamu sudah cukup tertidur disini mas menunggu kamu Zahra ,ayo kita mulai dari awal lagi semua nya ".kata atha lagi .


"nak sudah ya ,biarkan Zahra tenang dulu ,kita keluar dulu dari sini ".ajak mama Lisa .


"enggak ma ,Atha mau disini jagain istri Atha ,aku gak mau jauh jauh dari istri Atha lagi ".tolak Atha .


"iya nak mama mengerti ,tapi ini ruang ICU ,tidak boleh berlama lama disini ".kata mama Lisa lagi .


"enggak ma ,Atha bilang gak mau ya gak mau ,Atha gak ingin mereka menjauhkan Zahra lagi dari hidup Atha ".tolak Atha lagi ,kali ini suara nya mulai meninggi .

__ADS_1


melihat putra nya seperti itu ,Lisa hanya bisa pasrah ,gimana pun putra nya memang sudah lama merindu kan istrinya itu ,dan wajar saja jika putra nya bersikap seperti itu .


"baiklah nak mama keluar dulu ,jika kamu sudah tenang ,keluarlah biarkan Zahra sendiri tenang disini ".kata mama Lisa kemudian pergi meninggalkan Atha ,yang terlihat terus menciumi tangan Zahra ,iya juga tampak mengecup kening Zahra dengan lembut .


__ADS_2