Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
43


__ADS_3

pandangan Atha tertuju pada Zahra yang baru keluar dari kamar mandi .bagaimana tidak Zahra yang biasa berpakaian sangat tertutup itu kini memakai baju tidur yang di beri mama nya .Atha benar benar tak menyangka ,apalagi saat rambut panjang nan hitam itu di biarkan terurai .


"apakah itu Zahra ".kata Atha dalam hati sangat terpesona dengan kecantikan Zahra saat ini .Zahra yang di pandang berlebihan oleh Atha merasa seperti tak nyaman ,apa lagi ini pertama kali nya iya memakai baju tidur yang kekurangan kain seperti sekarang .dengan canggung dan tak nyaman Zahra berjalan ke arah tempat tidur .Atha masih di tatapan yang sama .sebenarnya Atha juga sudah biasa melihat wanita berpakaian se sexy Zahra ,tapi entah kenapa Atha begitu tidak bisa berpaling saat melihat Zahra berpakain seperti itu .


"cantik" kata Atha pelan ,namun masih terdengar oleh Zahra .


"kenapa mas pandangin Zahra kayak gitu sih ,Zahra kan malu " kata Zahra memberanikan diri untuk berbicara .


"aku jadi pangling ".kata Atha lagi .membuat Zahra semakin deg deg kan dan langsung berlari ke ranjang dan menarik selimut ,menutupi tubuh nya dengan selimut itu ,wajah Zahra juga terlihat memerah karena malu .


Atha mendekati Zahra yang terlihat malu itu.


"gak papa kamu cantik kok ,kan cuman ada mas aja di sini " kata Atha kemudian seraya membelai rambut Zahra dengan lembut .


pikiran mesum Atha pun mulai muncul terhadap Zahra ,apa lagi saat melihat tubuh Zahra yang putih mulus itu ,sebagai laki laki yang normal ,Atha ingin sekali memliki Zahra seutuh nya ,namun dalam hati Atha ,iya masih menahan nya ,entah karena apa .


"apakah mas akan meminta hak mas terhadap Zahra ".tanya Zahra pelan dan ragu .apa lagi saat iya di tatap begitu serius nya oleh Atha.


"enggak kok ,kamu tenang saja ,mas masih bisa menahan nya saat ini ,tapi entah besok besok ".kata Atha dengan senyum menggoda nya .membuat Zahra semakin gerogi .


bukan nya Zahra tak ingin memberikan hak suami nya seutuh nya ,namun Zahra masih takut dengan semua keadaan yang ada ,apa lagi dilihat dari Atha ,iya masih benar benar belajar mencinta i nya .


mata mereka saling pandang ,selintas dalam fikiran atha ingin sekali mencium bibir Zahra yang terlihat merah merekah itu .Dengan perlahan ath mendekat kan wajah nya ke wajah Zahra .


"cup ".sekilas Atha langsung mencium Zahra .membuat wajah Zahra semakin memerah ,dan malu .


"mas bersyukur punya istri seperti kamu sayang ,sudah Sholihah ,baik ,tidak sombong ,dan menjaga seluruh tubuh nya hanya untuk suami nya seutuh nya".kata Atha kemudian ,seraya memegang pipi Zahra yang lembut itu.


"itu sudah kewajiban seorang muslim mas ,menjaga seluruh aurat nya agar tak terlihat laki laki lain selain suami nya ".jawab Zahra .mendengar Zahra berkat seperti itu Atha langsung memeluk Zahra .


"aku serasa bermimpi memiliki istri seperti kamu ,apa lagi aku pernah menolak perjodohan ini ,kalau boleh tau kenapa sih kamu mau sama mas ,laki laki ynmang pernah menyakiti hati seorang wanita seperti kamu " tanya Atha dalam dekapan nya .


"sebenar nya Zahra juga gak ngerti mas ,kenapa saat mama meminta Zahra agar di jodohkan dengan mas,Zahra mau begitu saja ,namun sebelum nya Zahra memang sudah sholat istikharah dulu waktu itu ,dan memberi jawaban bahwa Zahra mau ,Zahra yakin bahwa pilihan seorang ibu kepada anak nya tidak akan pernah salah ,dan Zahra yakin lambat lain semua nya akan berubah ,hanya waktu saja yang merubah segalanya ,seperti saat ini ".jawab Zahra .


"mas gak kebayang jika mas menolak perjodohan ini saat itu ,pasti mas akan sangat rugi ,apa lagi di jodohkan dengan perempuan se Sholihah seperti kamu ".


"bolehkah Zahra tanya sesuatu ke mas ,tapi Zahra harap mas mau jawab sejujurnya kepada Zahra".tanya zahra kemudian .


"boleh ,tanyakan saja yang ingin kamu tanyakan ke mas ,mas janji akan menjawab sejujur nya sama kamu ".


"kenapa saat itu mas tidak mau di jodohkan sama Zahra ,apa karena mas takut aku jelek ".kata Zahra kemudian .


"sebenar nya bukan itu sih ".kata Atha seraya merenggangkan pelukan nya ke Zahra


"waktu itu sebelum aku di jodohkan sama kamu ,mas pernah mengalami musibah saat hendak pulang dari pesantren umi dan Abah ,malam itu ada 6 orang yang hendak merampok mas di perjalanan ,namun tiba tiba ada seseorang yang membantu mas ,dan orang itu juga seorang perempuan ,dia bisa melawan 6 orang itu ,kemudian dia juga membantu mas dan saat itu juga mas sudah berjanji dalam hati mas sendiri ,akan mencari dia dan akan menjadikan dia pendamping mas ,namun mama tak memberi mas kesempatan untuk mencari keberadaan wanita itu ,dan dengan terpaksa mas menerima perjodohan ini ,apa lagi saat itu mama ngancam mas ".jelas Atha .Zahra yang mendengar penjelasan Atha terlihat tersenyum kecil di bibir sexy nya .


"jika suatu saat mas bertemu dengan wanita itu ,apa mas akan tetap ingin menjadikan dia istri mas ".tanya zahra lagi .Atha terlihat tersenyum


" ya enggak lah Zahra ,kan mas sudah punya istri yang begitu sempurna di mata mas di dunia ini ,mana mungkin mas ,memadu istri se Sholehah kamu ".jawab Atha .


"trus mas akan melakukan apa ".tanya Zahra lagi .

__ADS_1


"mas akan memberi uang ke dia sebagai ucapan terimakasih mas ke dia karena sudah menolong mas saat itu ".kata Atha enteng ,membuat Zahra lagi lagi mengukir senyum .


"jika itu yang mas lakukan ,Zahra tak perlu bilang ke emas ,lagi pula tiada guna nya bagi Zahra ".kata Zahra dalam hati .


"ya udah sekarang kita tidur ,besok pagi kita harus ke kantor ".ajak Atha kemudian .Zahra menjawab dengan anggukan kepala .


mereka masih terlihat canggung saat sama sama tidur di satu ranjang ,Zahra terlihat memunggungi Atha ,karena Zahra juga masih terlihat malu jika bertatapan dengan Atha .


tiba tiba tangan Atha memeluk perut Zahra dari belakang ,Zahra yang merasakan geli saat itu hanya bisa menahan nya ,dan mencoba tenang .hari mulai larut mereka kini sudah terlihat terlelap dari tidur nya .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


seperti biasa nya Zahra terlihat sudah bangun dari tidur nya ,kini masih pukul jam 4 pagi ,terlihat Atha di samping nya juga masih terlelap dari tidur nya ,Zahra mencoba membangun kan Atha ,agar untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan nya .


"mas ,,,,mas ".panggil Zahra seraya menepuk lengan Atha dengan pelan ,tak beberapa lama kemudian Atha terlihat mengedipkan mata nya .


"ada apa Zahra ".tanya Atha di sela ngantuk nya .


"mas kita sholat subuh dulu yuk ".ajak Zahra .


"jam berapa ini ".tanya Atha lagi .


"ini sudah jam 4 pagi ,udah waktunya sholat subuh ".


"baiklah aku ke kamar mandi dulu ".kata Atha kemudian bangun dari tidur nya dan berjalan dengan kantuk nya .Zahra yang melihat suami nya berjalan dengan kantuk nya jadi ketawa kecil ,apa lagi ini yang pertama kali nya juga Zahra melihat suaminya bangun tidur. Zahra yang sebelum nya sudah mengambil wudhu terlebih dahulu ,Zahra memakai mukenah nya dan menata sajadah untuk sholat berjamaah dengan suaminya .


setelah wudhu Atha juga terlihat mengambil sarung dan peci di dalam almari nya .kemudian memakai nya dan pergi ke sajadah yang sudah Zahra siap kan ,dan untuk pertama kali nya juga Zahra melihat suami nya memakai sarung dan peci .membuat Zahra terpesona dengan ketampanan suami nya saat ini .


setelah sholat berjamaah selesai Zahra terlihat mencium punggung tangan kanan atha.begitupun Atha ,Atha juga terpesona dengan kecantikan Zahra saat ini ,di mata Atha Zahra selalu terlihat cantik bagaimana pun penampilan nya .kemudian atha beranjak dari duduk nya dan melepas leci itu dan di kembalikan ke almari tadi . Zahra juga terlihat melipat mukenah nya kemudian menaruhnya di dalam jam almari.


setelah itu Zahra mengambil kerudungnya yang yang tergantung di di lemari pakaian dan bersiap-siap untuk ke bawah . seperti biasa juga setelah melaksanakan salat subuh Zahra akan memasakkan makanan untuk suaminya.


setelah sampai di bawah ternyata para pembantu sudah sibuk di dapur, Zahra pun menghampiri mereka dan mencoba membantu itu mereka menyiapkan sarapan pagi.


"eh non Zahra udah bangun non".tanya seorang pembantu yang kebetulan melihat Zahra ,mereka juga terlihat kagum dengan kecantikan yang Zahra miliki ,apa lagi untuk pertama kalinya mereka melihat Zahra tidak memakai cadar nya .


"iya mbak ".jawab Zahra ramah ,dan kebetulan pembantu yang bertanya itu juga terlihat masih muda jadi Zahra panggil nya mbak .


"jangan panggil mbak dong non ,saya kan jadi malu ".kata pembantu itu .


"gak papa kok mbak ,lebih enak didengar ".kata Zahra dengan mengukir senyum mereka yang melihat sikap Zahra sangat sopan hanya bisa kagum dengan Zahra .


"hari ini masak apa mbak ".tanya Zahra lagi .


"karena di rumah ada mas Atha ,kami akan memasak masakan kesukaan mas Atha ".jawab salah satu dari mereka .


"boleh Zahra bantu mbak ".


"enggak usah non ,nanti nyonya marah lagi ".kata pembantu itu .


"gak papa mbk ,kan Zahra yang mau ,lagi an mama gak ada kan ,jadi mbak tenang aja ya ".paksa Zahra. mendengar ucapan Zahra yang tidak bisa di cegah ,pembantu itu hanya bisa diam dan mengangguk ,iya juga terlihat kagum dengan sikap Zahra yang ramah .

__ADS_1


Zahra terlihat sibuk membantu menyiap kan sarapan pagi untuk keluarga nya ,di bantu dengan para pembantu juga .setelah selesai .


"mbak di lanjutin ya ,Zahra mau panggil mas Atha dulu " kata Zahra kemudian .


"iya mbak ".jawab pembantu itu .Zahra pun meninggalkan mereka dan melangkah menuju kamar ,dimana suami nya berada .


jam sudah menunjuk kan pukul setengah 7 pagi ,saat mereka turun ,terlihat mama Lisa dan Aira sudah berada di meja makan ,mereka juga terlihat menunggu Zahra dan Atha .


"selamat pagi ma ,Aira ".kata Atha yang saat itu sedang menuruni tangga bersama Zahra ,dan melihat ke arah mama dan Aira .


"selamat pagi sayang ".sapa Lisa kembali .


"kok udah siap aja ,emang mau pergi ke kantor ".tanya Lisa .mereka berdua pun sampai dan duduk di kursi yang sudah di siapkan .


"iya ma ".jawab Atha .Zahra terlihat melayani Atha ,mengambilkan nasi ke piring Atha dan beberapa lauk juga .Zahra juga tak lupa mengambilkan buat Lisa juga .


"terima kasih sayang ".kata Lisa ke Zahra .


"sama sama ma ,Aira mau kakak ambil Lin juga ".tanya Zahra seraya hendak mengambil piring Aira .


"gak usah mbk".cegah Aira sepontan ,seraya menahan piring nya .


"biarin sayang ,dia bisa sendiri kok ".sela Atha menggoda .mendengar kakak nya cari gara gara Aira langsung melototi ke arah Atha .


Lisa yang melihat mereka adu melotot hanya bisa menggeleng kepala ,tapi Lisa juga kangen masa ini juga


"udah jangan mulai ,gak malu sama Zahra ,kalian ini tetep aja kayak anak kecil kalau udah ketemu ".sela Lisa .


"kakak tuh ma yang mulai ".kata Aira sewot .


"kamu tuh yang manja ".kata Atha .


"udah udah ".sela Lisa menyuruh mereka agar tidak saling menyalahkan lagi .


Zahra yang melihat tingkah kakak adik itu hanya bisa tersenyum bahagia .


" oh ya Zahra kata bi Darmi kemarin kamu lagi magang,magang dimana emang nya ".tanya Lisa kemudian .seketika Zahra yang hendak menyendokan makanan ke mulut nya iya urung kan dan langsung memandang ke arah Atha .Atha yang melihat Zahra menatap ke arah nya pun juga mengerti .


"Zahra .....".kata Zahra bingung mau jawab apa .


"Zahra magnag di kantor aku ma".sela Atha sepontan ,membuat Zahra jadi tak berkutik .


"benarkah ,wah berarti kamu mahasiswi pilihan dong sayang " kata Lisa sedikit memuji ".


"engg ...enggak juga ma hanya kebetulan aja kok".jawab Zahra canggung seraya tersenyum menyembunyikan malu nya .


"tau gak ma ,nilai Zahra paling tinggi loh di antar temen temen nya ,dan Atha lihat dari kerja nya beberapa hari ini juga sangat bagus dan rapi " .puji Atha lagi ,membuat wajah Zahra semakin memerah kayak kepiting rebus.


"bagus dong kalau gitu ,setelah selesai kuliah Zahra bisa bantu kamu di kantor ,dan bisa jadi sekertaris kamu nanti ".kata Lisa ,iya juga tau kalau menantu nya itu sudah malu dan selalu merendahkan diri .


"ide bagus itu ma ".timpal Atha ,dengan senyum kemenangan nya ,karena bisa membuat Zahra malu karena pujian nya .

__ADS_1


"udah Atha ,istri kamu malu tuh ,muka nya udah merah " kata Lisa kemudian .Atha hanya tersenyum seraya menatap ke arah zahra .


__ADS_2