
Aisha terbangun dari pingsan nya ,memegang tengkuk nya serasa masih sedikit sakit ,mungkin akibat pukulan yang keras itu .
Aisha melihat di sekeliling nya ,di sebuah kamar yang begitu asing baginya .
"Dimana ini ,kenapa aku bisa berada di kamar ,ini kamar siapa ".kata Aisha beranjak dari tempat tidur itu ,berjalan dan terus mengamati di sekeliling nya .
dan sesaat mata Aisha menangkap sebuah foto yang terpajang di atas meja belajar .
"bukan kah ini Kak Tristan ".ucap Aisha seraya memegang bingkai itu .
sesaat pintu kamar itu terbuka dan menampilkan pemilik nya.
"kamu sudah bangun sha ".ucap Tristan yang saat ini berdiri di ambang pintu ,kemudian menutup pintu itu kembali dan menguncinya .
"kak Tristan ?apa yang kakak lakukan ,kenapa Aisha ada disini ,biarkan Aisha pergi kak ".kata aisha ,mulai berfikir ini tidak baik ,dan iya juga baru ingat bahwa dia saat ini sedang di culik .
Tristan tersenyum getir karena sikap polos Aisha ,dan itu membuat Tristan semakin merasa gemas .tak menjawab pertanyaan Aisha tersebut ,Tristan berjalan ke arah Aisha ,Aisha seketika berjalan kebelakang ,menghindar .
menyadari Aisha yang tak ingin di dekati ,lagi lagi Tristan tersenyum getir ,kemudian memilih duduk di sofa milik nya .
"segitu jijik kah kamu ke aku sha ".kata Tristan .
"tapi ini salah kak ,gak seharusnya kita berada di satu kamar berduaan ,ini gak baik ,dan ini akan menimbulkan fitnah ".
mendengar ucapan Aisha Tristan terkekeh dan menatap datar Aisha .
"kalau gitu biar gak jadi fitnah yang kamu katakan tadi ,bagaimana kalau kita menikah kan gak akan jadi fitnah ".
Aisha terdiam menatap sikap Tristan yang menurutnya aneh dan tidka di mengerti ya .
"ma...maksud kakak apa ?"tanya Aisha balik dan membuat tatapan Tristan saat ini menjadi dingin ke arah Aisha .
"eh ,aku lupa kamu kan udah punya calon tunangan ya ,dan kamu pasti gak mau aku ajak nikah ".kata Tristan tersenyum getir lagi .
"kak kita bisa bicarakan ini baik baik ,tapi aisha mohon biarkan Aisha keluar dari sini ,Aisha mau pulang ,keluarga Aisha pasti lagi khawatir in aisha sekarang ".
"termasuk fazal ".potong Tristan kemudian tertawa lepas namun terlihat menyakitkan .
"gak semudah itu sha ,aku gak akan nglepasin kamu dari sini sebelum kamu batalin acara pertunangan kamu sama dia dan menikah lah sama aku ".kata Tristan berhenti dari tertawa nya ,menatap Aisha lagi dengan tatapan mengerikan .
merekapun saling pandang ,tak kuat melihat tatapan Aisha ,Tristan membuang tatapan nya dan berpaling ke arah jendela yang menampilkan dunia malam hari ini disana.
merasa sedikit lengah Aisha menatap ke arah pintu kamar itu ,kemudian perlahan Aisha berjalan ke arah pintu itu ,sesampai nya di depan pintu Aisha pun segera membuka kunci namun sayang nya Tristan menyadari itu ,dan segera berlari ke arah Aisha yang masih berusaha membuka kunci .
Tristan berhasil memegang tangan Aisha.
"aku gak akan biarin kamu keluar dari kamar ini ".kata Tristan seraya menarik paksa tangan Aisha ,menyadari itu tidak baik Aisha pun menarik tangan nya namun karena pegangan tangan Tristan yang kuat ,membuat aisha tak bisa mempunyai pilihan ,Aisha menarik tangan nya kembali dan detik berikutnya Tritan terbanting ke lantai oleh Aisha .
menyadari apa yang telah di lakukan nya tadi ,Aisha berjalan memundur dan mempunyai kesempatan lagi ,Aisha memilih untuk melanjutkan membuka pintu kamar itu.
"ma...maaf kan Aisha kak ".kata Aisha kemudian .
"eh ok juga ,ternyata kamu bisa ilmu beladiri ,kalau gitu tunjukkin ke aku seberapa besar ilmu beladiri kamu ".kata Tristan sudah kehilangan kesabaran nya ,bangkit dari bantingan Aisha tadi dan segera menarik Aisha yang sudah berhasil membuka kunci ,bahkan Aisha sudah membuka pintu itu dan ingin lari ,namun Tristan masih bisa meraih tangan Aisha dan menarik nya .
"kamu memang gak bisa ya di omongin halus ,kali gitu aku pakai cara kasar aku ".kata Tristan ,setelah mendapatkan tangan Aisha ,Tristan menariknya hingga masuk kembali ke kamar milik nya itu .
"lepasin kak ".kata Aisha meronta mendapat penolakan Aisha yang cukup kuat ,dengan reflek dan kehabisan kesabaran Tristan memegang kedua tangan Aisha ,memojokkan Aisha ke dinding ,berhasil mengunci kedua tangan Aisha detik berikut nya Tristan malah hendak mencium paksa Aisha di leher nya ,merasa itu tak baik dan itu pelecehan tak ada pilihan Aisha pun menendang si kecil Tristan dengan lutut nya , hingga sepontan Tristan melepas pegangan Aisha dan meraung kesakitan disana .
__ADS_1
"argh argh sakit banget lagi ".kata Tristan seraya memegang si kecil dan pastinya dengan kesakitan .
"apa yang kakak lakuin ,kenapa Kaka lakuin itu kepada Aisha ,kita bukan muhrim kak ,ini dosa ,ini perbuatan zina ".kata Aisha kemudian menjauh dari Tristan .
"itu salah kamu sendiri ,karena kamu ga nurut sama aku ,dan malah melawan ,kamu tau kenapa aku ngelakuin ini ke kamu ,eh yang pertama aku suka sama kamu ,tapi kamu malah mengabaikan ku dan malah memilih dia ke timbang aku ,bahkan laki laki yang kamu pilih adalah orang yang aku benci sha ,kenapa sha apa kurang nya aku ".ucap Tristan dengan tatapan kebencian nya .
Aisha menggeleng tak mengerti kenapa Tristan bisa mengatakan seperti itu .
"tapi Kak ,jika itu masalah nya ,kita bisa omongin baik baik ,gak perlu ngelakuin seperti ini ,ini sudah tindakan kejahatan kakak bisa masuk penjara ".
"eh omong baik baik kamu bilang ,trus kalau aku omongin baik baik ,apakah kamu bisa menjamin keluarga kamu akan menerima ku,meninggalkan dia demi aku dan kamu mau menikah dengan ku ,".menatap Aisha dengan dingin .
Aisha terdiam ,dan menatap balik Tristan .
tak kuasa dengan tatapan Aisha ,Tristan membuang muka lagi ,duduk di pinggiran ranjang milik nya ,menunduk memegang kepalanya ,mencengkram rambutnya dengan kasar (frustasi).
" tapi kini aku sadar ,bahwa keluarga kamu sering membuat orang sakit hati dan bahkan kecewa ,iri ".kata Tristan kemudian.
"maksud kak Tristan apa ,kenapa malah kak Tristan menjelekan keluarga Aisha ".
"kenapa kamu gak suka kan aku bilang begitu ".
suasana pun hening ,mereka tampak diam satu sama lain .
melihat Tristan sedikit tenang .
"kak aisha mohon biarkan Aisha keluar dari sini ,keluarga Aisha pasti mengkhawatirkan Aisha sekarang ".kata Aisha mencoba membujuk nya dengan suara belas kasih nya .
seketika Tristan menatap Aisha dengan tajam ,kemudian tersenyum menyinggung .
"eh gak semudah itu sha ,aku sudah melakukan terlalu jauh detik ini ,aku gak akan melepaskan mu begitu saja ".kata Tristan berjalan mendekat ke arah Aisha ,namun Aisha melangkah mundur terus menjauh .
Aisha yang melihat Tristan keluar dari kamar itu ,seketika Aisha terduduk .
"ya Allah lindungilah Aisha ,ampuni Aisha ya Allah ".kata Aisha kemudian .
keesokan hari nya , Aisha terbangun dari tidur nya dengan rasa was was nya ,dan bersyukur karena Tristan tak ada disana saat ini ,menyadari bahwa sudah memasuki sholat subuh ,Aisha beranjak dari tempat tidur nya ,mendapati di meja ada sebuah mukenah dan peralatan sholat lain nya ,Aisha tersenyum penuh syukur dan segera pergi ke kamar mandi untuk melaksanakan kegiatan nya .
pukul jam setengah 7 pagi ,Aisha yang sedari tadi duduk di ujung ranjang itu ,dan pastinya memikirkan cara untuk segera keluar dari sana dan bertemu dengan keluarga nya .
tiba tiba Tristan muncul di balik pintu itu ,dan terlihat di tangan nya membawa sebuah nampan yang berisi makanan ,dan udah pasti itu untuk Aisha .
"apakah kamu tidur nyenyak ".tanya Tristan berjalan mendekat ke arah Aisha ,Aisha sepontan bangkit dari duduk nya tadi ,dan berjalan memundur menjauh dari Tristan .
Tristan menaruh nampan itu di atas meja depan sofa nya itu .
"makanlah sha ,aku tak ingin kamu sakit ".kata Tristan ,menatap ke arah Aisha ,kemudian melangkah menjauh dari meja itu .
Tristan berjalan ke arah pintu ,dan segera keluar .namun langkahnya terhenti saat mendengar pertanyaan Aisha itu .
"sampai kapan kakak mau Sandra Aisha disini Kak ,keluarga Aisha pasti khawatir Rin Aisha saat ini ".seru Aisha ,mencoba berbaik dalam keadaan nya saat ini .
sepontan Tristan menatap dingin ke arah Aisha ,melihat tatapan Aisha yang iba dan seperti memohon ,segera Tristan membuang tatapan itu ,agar dirinya tak terlena .
"sampai kamu membatalkan acara pernikahan kamu dengan dia ".kata Tristan kemudian membanting pintu .
melihat sikap Tristan yang semakin dingin pada nya ,Aisha diam ,menatap ke arah makanan yang tadi di bawa oleh Tristan .
__ADS_1
saat ini Aisha benar benar tak ada keinginan untuk makan apapun ,yang Aisha pikirkan saat ini adalah bagaimana cara nya iya lolos dari sandraan Tristan .
"maafkan aku sha ,andai kamu bisa menerima aku ,semua nya tidak akan seperti ini ,kamu terlalu berharga buat ku ,meski tindakan ku saat ini salah di mata semua orang ,aku tidak memperdulikan nya ,apapun akan ku lakukan agar aku bisa sama kamu ".kata Tristan berbicara sendiri .
jam waktu makan siang ,Tristan tampak datang lagi ke kamar Aisha untuk memberikan makanan buat Aisha .
setelah membuka kamar itu ,Tristan mendapati Aisha duduk di pinggiran ranjang itu lagi ,kemudian melihat ke arah meja ,Tristan menyadari bahwa makanan Aisha masih ada ,bahkan mungkin gak di sentuh nya sama sekali .
menyadari Tristan datang ,kali ini Aisha terlihat lebih tenang ,dan masih duduk di tempatnya ,dengan menatap Tristan yang saat ini berjalan ke arah meja itu .
Tristan meletakan makanan yang tadi dibawa nya di atas meja .dan posisi saat ini ,Tristan membelakangi Aisha .
merasa ada kesempatan Aisha bangkit dari duduk nya berjalan perlahan ke arah Tristan ,terlihat kedua tangan Aisha mengepal kuat ,detik berikutnya saat tepat berada di belakang Tristan .Aisha mengangkat kedua tangan nya ke atas ,kemudian .
"maaf kan Aisha kak ,Aisha tidak ada pilihan ".kata Aisha dalam hati ,Aisha memukul tengkuk tristan dengan siku nya yang pastinya dengan kuat .
Tristan terjatuh ke lantai dengan memegang tengkuknya yang sangat sakit saat ini .
"argh.......argh.....argh,Aisha jangan kabur kamu ".kata Tristan dalam sakitnya ,mencoba bangkit dari terkapar nya .
Aisha berlari sekuat tenaga nya ,menuruni anak tangga dengan cepat ,Aisha sesekali juga terlihat melihat ke arah belakang ,memastikan bahwa Tristan saat ini tak mengejarnya .
namun saat Aisha sampai di depan pintu utama rumah itu ,Aisha melihat di luar sana ada penjaga ,lebih tepat nya anak buah Tristan pastinya .
tak ingin tertangkap oleh Tristan lagi ,tanpa pikir panjang pun ,Aisha membuka pintu yang sangat beruntung tak di kunci ,setelah itu Aisha berlari sekuat tenaga nya ,karena saat ini juga penjaga /anak buah Tristan mengejarnya .
"Hay jangan lari kamu ".teriak pria itu ,yang saat ini berlari mengejarnya ,bersama kedua teman nya .
"aku harus bisa ,jangan sampai mereka menangkap ku lagi ".kata Aisha ,terus berlari ,dengan keberuntungan yang berpihak padanya saat ini ,tepat saat keluar dari pintu pagar rumah besar itu ,Aisha melambaikan tangan nya ,untuk memberhentikan sebuah taxi ,taxi itu seketika berhenti di hadapan Aisha ,dengan tergesa gesa Aisha membuka pintu taxi itu dan masuk .
"pak cepat pergi dari sini ".ucap aisha kemudian ,taxi itu pun melaju sangat cepat .
melihat Aisha sudah kabur ketiga pria itu mendengus kesal .
"hach sial dia kabur lagi ,bos pasti marah ".kata salah satu dari mereka .
Tristan berjalan terbata bata dengan terus memegang tengkuk ya yang masih serasa sakit itu .
"dimana dia ".tanya Tristan yang saat ini berada di belakang mereka .
mereka saling tatap dan berjalan menghampiri Tristan .
"ma maaf bos ,dia lolos ".kata salah satu dari mereka dengan rasa ketakutan nya .
"bodoh ,kalian semua bodoh , tangkap satu perempuan aja gak bisa ".maki Tristan .
"ma maaf bos ,tadi dia naik taxi begitu saja".mencoba menjelaskan nya .
"trus !! kenapa kalian masih diam disini ,cepat kejar dia ,dasar bodoh ".seru Tristan dengan kemarahan nya .
"ba......baik bos ".kata mereka bertiga dengan ketakutan nya ,kemudian berlari ke arah mobil sedan ,masuk dan melaju dengan cepat untuk mengejar taxi Aisha .
ya meski itu mustahil untuk mendapatkan Aisha lagi.
🤗**HAY KETEMU LAGI ,MAAF YA BARU UP ,SOAL NYA AKU MEMANG BENAR BENAR SIBUK DI DUNIA NYATA KU ,APA LAGI SAMBIL NGURUS ANAK KECIL ,JADI DI MAKLUMI LAH YA 🤗.
"JANGAN LUPA LIKE AND VOTE DAN IKUTI TERUS YA 🤗
__ADS_1
🙏 TERIMAKASIH 🙏**