Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
34


__ADS_3

sesampainya di depan rumah Atha ,Arga bergegas turun dari motor itu dengan menahan sakit di perut nya .


"hati hati".kata Arga ,Arga mencoba membopong sahabat nya itu masuk kedalam rumahnya .Arga segera memencet bel rumah Atha .tak lama kemudian Bu Darmi membukakan pintu untuk mereka .


"den Atha ,den Arga ,kenapa dengan den Atha den Arga".tanya bi Darmi khawatir ,karna melihat wajah majikan nya itu penuh luka lebam dan berjalan pun harus di bopong ,bi Darmi mencoba membantu membopong Atha juga ,kemudian mereka membaringkan Atha di sofa ruang tamu .


"apa yang sebemernya terjadi den ".tanya bi Darmi lagi ".


"critanya panjanga bi ,yang terpenting bi Darmi sekarang ambilkan air es dan handuk kecil untuk mengompres wajah Atha ".pinta Arga ,bi darmi pun bergegas mengambil air es dan handuk kecil untuk Aden nya itu .


"bro elo pulang saja ,udah malam ,gueh baik baik saja kok ".kata Atha kemudian ,bukannya tak ingin sahabat nya di sisinya ,tapi Atha takut jika tiba tiba Zahra datang dan semuanya akan menjadi rumit ,apa lagi Arga sudah mengagumi istri nya itu .


"beneran elo gak papa gueh tinggal".kata Arga meyakinkan sahabatnya itu .


"beneran gueh gak papa lagi pula ada bi Darmi yang ngurusin gueh ".kata Atha meyakin kan .


"ya udah kalau gitu gueh cabut dulu ,cepet sembuh ".kata Arga kemudian .


"iya , trimakasih sudah antar gueh sampai rumah ".


"sama sama,gueh cabut ".kata Arga kemudian meninggalkan Atha .


"bi ,tolong rawat Atha ya ,saya pulang dulu ,udah malem ".pamit Arga saat melihat bi Darmi baru datang dengan membawa baskom di tangan nya .


"iya den Arga ,terimaksih sudah nganter mas Atha sampai rumah ,hati hati jalan ".kata Darmi kemudian .argapun pergi dari hadapan mereka .dan sangat kebetulan saat Arga baru saja pergi,tiba tiba Zahra muncul begitu saja ,Zahra menuruni anak tangga itu dengan wajah seperti orang bangun tidur ,entah kenapa iya juga ingin mengambil air dingin di dalam kulkas ,namun saat hendak menuruni anak tangga yang terakhir .mata Zahra membulat saat melihat suami nya berbaring di atas sofa dengan wajah yang penuh luka .


"mas Atha ".sepontan Zahra dan langsung berlari ke arah Atha ,Atha yang saat itu tidak tau kalau ada Zahra ,dan mendengar suara Zahra memanggil nya juga sedikit terkejut .


"Zahra ".kata atha kemudian .


"mas Atha kenapa bi ".tanya Zahra khawatir dan sekarang sudah ada di hadapan suami nya itu ,Atha juga bangun dari rebahan nya .


"bibik juga enggak tau nak Zahra ,pulang pulang udah kayak gini keadaan nya Aden ".jawab bi Darmi .


"boleh aku yang mengompres".kata Zahra kemudian ,iya ingin mengobati suami nya itu .sedangkan Atha masih diam melihat Zahra yang begitu panik ,apa lagi saat ini dia tidak memakai cadar nya ,membuat Atha jadi gagal fokus dengan bibir Zahra yang terlihat menggoda itu ,apalagi jika di ingat tadi siang .


Zahra yang tak mendengar jawaban suaminya itu pun langsung mengambil alih handuk kecil yang di pegang bi darmi tadi .


"apakah sakit ".tanya Zahra saat mencoba mengompres sudut bibir Atha yang terlihat lebam dan mengeluarkan darah .Atha hanya diam dan menggeleng kan kepala.

__ADS_1


wajah mereka sangat dekat saat Zahra mencoba mengompres di sudut kelopak mata Atha yang lebam itu .membuat Atha semakin deg degkan .


setelah mengompres luka Atha yang di wajah ,Zahra mencoba mengantar Atha ke kamar nya .


"apa mas mau ke kamar ,biar Zahra bantu".tanya Zahra .


Atha hanya mengangguk lagi .


"ya sudah mari ".kata Zahra kemudian mencoba membopong Atha berjalan menaiki anak tangga itu .lagi lagi pandangan Atha tak terlepas memandangi wajah cantik istrinya itu ,Atha juga tak menyangka kalau Zahra begitu panik nya melihat dirinya saat ini .wali sudah pernah iya sakiti hatinya ,Zahra tak pernah membalas rasa sakit itu kepada nya ,malah dia begitu perhatian nya ke dirinya .dan begitu bodoh nya iya yang telah menyia-nyiakan perempuan secantik dan sesholihah seperti Zahra .


mereka berdua sudah sampai di depan kamar Atha .Zahra menghentikan langkah ya .


"apa Zahra boleh masuk ".tanya Zahra ,yang takut suami nya akan marah jika iya melewati batas perjanjian mereka .


"boleh ".kata Atha dengan menggangguk dan tersenyum pada Zahra .


zahra membuka pintu kamar Atha yang tertutup itu dan segera membawa suaminya masuk kedalam kamar nya .Zahra membaringkan tubuh suaminya itu di ranjang king size nya .saat Zahra hendak pergi tiba tiba Atha menarik tangan Zahra .


"bisakah kamu temani mas tidur malam ini ".kata Atha seraya memagang tangan Zahra .


"iya mas ,Zahra mau ambil air kompres dulu ,untuk mengompres tubuh mas ".kata zahra lemah lembut dan melepas pegangan tangan suaminya itu .Zahra keluar dari kamar Atha dan kembali ke bawah untuk mengambil baskom dan handuk kecil tadi ,tapi sebelum nya Zahra mengganti airnya dengan air hangat .


"mari Zahra bantu ".kata Zahra kemudian mencoba membantu Atha bangundaeibtidur nya melepas kaos putih yang di kenakan Atha .kemudian Zahra meninggikan bantal di belakang Atha ,agar bisa menyangga tubuh Atha .


dengan perlahan dan penuh dengan perasaan lemah lembut Zahra mengompres tubuh perfeck Atha itu ,perutnya yang sispeck kayak tahu kotak kotak .


" terimakasih".kata Atha tiba tiba seraya memegang tangan Zahra itu.


"iya mas ,ini sudah kewajiban seorang istri terhadap suaminya ,jadi mas jangan pernah sungkan untuk meminta bantuan Zahra".kata Zahra seraya membalas memegang tangan Atha ,membuat hati kecil nya tersentuh dengan kesabaran istrinya itu.


"sudah ,biar Zahra ambil baju buat mas ya ,tunggu sebentar".kata Zahra kemudian ,bernajak dari duduk nya dan segera mengambil baju di almari besar Atha itu .


Zahra mengambi sebuah kaos oblong berwarna abu abu itu .kemudian membawanya ke Atha .


"sini Zahra bantu memakaikan nya ".kata Zahra kemudian .Atha hanya diam dan menurut saja dengan perhatian istrinya .


"udah selesai ,sekarang mas tidur biar besok bangun udah enakan ,Zahra tunggu di sini ".kata Zahra kemudian setelah memakaikan kaos oblong itu ke badan Atha ,menyelimuti Atha dan duduk di sofa panjang yang tak jauh dari jangkauan Atha .


"Zahra terlihat sedang sibuk dengan labtop nya ,tanpa di sadari sedari tadi Atha terus memandanginya .

__ADS_1


"kamu lagi ngerjain apa".tanya Atha


"kok belum tidur ".tanya Zahra balik .


"aku belum ngantuk ".


"Zahra lagi mencari inspirasi untuk membuat model kue di toko Zahra".kata Zahra matanya begitu lincah saat melihat ke arah layar labtop ,sesaat zahra melihat ke arah Atha yang masih memandangi nya ,mata mereka bertemu .


"apa aku bilang sekarang ya Sama mas ,Atha ",.batin Zahra.


tak terasa malam semakin larut ,Zahra masih tetap terlihat ada di depan labtop nya itu ,sedangkan Atha sudah terlihat tidur pulas .Zahra melihat ke arah jam dinding milik atha ,jam menunjuk kan pukul setengah 1 dini hari .Zahra berniat akan melaksanakan sholat tahajud .apa lagi melihat Atha sudah tertidur pulas .Zahra jadi lebih tenang untuk meninggalkan nya .namun baru beberapa langkah saja ,tiba tiba Atha mengigau memanggil manggil nama Zahra ,sepontan Zahra kaget dan menghampiri Atha yang terus memanggil nama nya.


"Zahra ,Zahra ,jangan Zahra ,jangan tinggalin aku ,Zahra aku mohon ikutlah bersama ku ".kata Atha menggeleng dan mata nya masih terpejam ,Zahra terlihat panik apalagi saat wajah dan kaos itu terlihat di basahi keringat Atha .


"mas ...mas Atha ,mas ,bangun mas ".kata Zahra seraya mengoyah lengan Atha yang kekar itu ,mencoba membangunkan mimpi dalam tidur nya .


"ZAHRA .....".teriak Atha sepontan bangun dari tidurnya .mimpinitu benar benar membuat Atha jadi diam,bingung dengan maksud mimpi itu .


"ada apa mas".tanya Zahra kemudian .


sepontan Atha langsung memeluk Zahra yang duduk di sebelahnya.


"ada apa mas,kelihatan nya mas sangat ketakutan ".tanya Zahra


"jangan tinggalin mas Zahra ,mas sayang kamu ".kata Atha mempererat pelukan nya.


"Zahra gak kemana mana mas ,Zahra ada di sini nemenin mas ".kata Zahra kemudian mencoba menenangkan kekhawatiran Atha .


"kamu janji jangan pernah tinggalin mas ,apapun yang terjadi ".kata Atha melepas pelukan nya ,dan memegang kedua pipi Zahra dengan kedua telapak tangan nya ,menatap mata Zahra dengan lekat .


"iya mas ,Zahra janji".kata Zahra seraya menganggukkan kepalanya.


Atha yang mendengar Zahra berjanji lansung memeluknya kembali .


"ya sudah mas tidur lagi ya ,biar besok lebih enakan badan nya ".kata Zahra ,merebahkan Atha kembali ke ranjang nya dan membenahi selimut Atha .kemudian Zahra memegang tangan Atha ,mencium nya ,begitupun Atha ,mempererat pegangan Zahra .


malam itupun Zahra tidur di samping Atha ,duduk di bawah ,kepala nya berbantal telapak tangan Atha yang di atas kasur .


malam kedua kalinya mereka dalam 1 ruangan .

__ADS_1


☘️maaf ya jika ada kata yang salah ketik dan tidak di mengerti 🙏🙏☘️😁


__ADS_2