
setelah mengagunkan sarapan mereka ,Zahra tampak pamit ke kamar nya kembali ,untuk bersiap siap ,iya juga hendak memakai cadar nya juga .
Atha sudah menunggu nya di teras rumah itu .mobil nya juga sudah terlihat sudah siap di depan nya .tak beberapa lama kemuadian Zahra muncul dengan keadaan sudah rapi .di teras juga. terlihat Lisa dan Aira yang mengantar mereka sampai teras rumah .
"ma ,Atha sama Zahra berangkat dulu ya ".pamit Atha kemudian setelah Zahra sudah ada di samping nya.
"iya sayang hati hati ".jawab Lisa .
"ma Zahra berangkat dulu ,besok besok Zahra kesini lagi " kata Zahra kemudian .
"tentu dong sayang ,mama seneng jika kamu sering kesini" kata Lisa .
"ya udah ma Zahra pamit , assalamualaikum".salam Zahra kemudian seraya mencium punggung tangan Lisa .
"wa'alaikumussalam ,hati hati sayang ".jawab Lisa .
"ma Atha berangkat assalamualaikum".salam Atha kemudian melakukan hal yang sama seperti Zahra.
"wa'alaikumussalam ,hati hati bawa mobil nya jangan ngebut " .jawab Lisa dan tak lupa mengingatkan Atha .
"iya ma " kata Atha kemudian .
"mbk Aira Zahra pamit ".kata Zahra kemudian .
"iya Zahra hati hati ,kalau kak Atha bawa motor nya ngebut cubit aja kak ".kata Aira mulai mencari masalah .
"Yee ".sahut Atha seraya mengacak ngacak rambut milik Aira .
"ohhh kakak ,rambut Aira kan jadi rusak ".pekih Aira seraya mencoba merapikan rambutnya lagi .
"biarin siapa suruh cari gara gara sama kakak".kata Atha tak mau kalah .
__ADS_1
"aduh kalian ini ya ,kalau udah ketemu gini bertengkar aja kerjaan nya ,gak ada akur akur nya ".sela Lisa .
"nak Zahra jangan kaget ya mereka kalau udah ketemu kayak kucing Sama tikus gak ada akur nya ".kata Lisa kemudian memberi tahu ke Zahra .zahra hanya menjawab mengangguk dan tersenyum di balik cadar nya itu .
"ya udah yuk sayang kita berangkat ".ajak Atha kemudian .Zahra hanya menggangguk saja ,dan mengikuti langkah Atha .
"ma Zahra berangkat ".pamit Zahra lagi.
"iya hati hati di jalan ,jangan ngebut bawa mobil nya ".kata Lisa lagi ,mengingatkan Atha .jangan tanya ya kenapa mama nya Atha selalu mengingatkan jangan ngebut bawa mobilnya ,karena Lisa tau jika Anak laki laki nya itu senang dengan balalapan .
mereka pun masuk ke dalam mobil ,terlihat Zahra duduk di sebelah Atha .atha melai menekan tombol start di mobil nya ,mobil itu pun menyala ,kemudian Atha langsung tancap gas nya ,Meraka pun hilang dari pandangan Lisa dan Aira .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
sesampai nya di depan kantor Atha ,Atha terlihat keluar terlebih dahulu kemudian membukakan pintu buat Zahra .saat itu kantor sudah terlihat sepi di depan ,karena para kariyawan sudah pada masuk ke dalam ruangan nya masing masing .
"trimaksih mas ".kata Zahra saat sudah keluar dari mobil .
"sama sama ,yuk kita masuk ".ajak Atha seraya hendak menggandeng tangan Zahra .
"mas Atha masuk aja dulu ,nanti Zahra nyusul " tolak Zahra .
"ebm Zahra gak kemana mana ,Zahra cuman merasa enggak enak aja ,ini kan di kantor nanti di kiranya Zahra "kata Zahra terhenti karena sudah di potong oleh Atha .
"gak papa ,ayok ,lagi pula mereka sudah tau kan kalau kita suami istri ,jadi gak perlu sungkan gitu ".kata Atha ,yang menyadari tidak enak hati Zahra dengan ke adaan nya sekarang .
"tapi mas ".
"udah ayok ,lagi pula mereka udah pada masuk ruangan kan ".kata Atha kali ini dia menarik tangan Zahra .Zahra pun tidak bisa mengelak nya dan kini berjalan di belakang Atha dengan tangan kanan di pegang oleh Atha .saat masuk di pintu utama ,di depan ada 3 resepsionis yang menjaga di lobi dan 2 satpam
" selamat pagi pak Atha ,mbak Zahra ".sapa dua satpam itu dengan ramah .
"selamat pagi ".jawab Atha dengan wajah wibawa nya .Zahra yang di sapa dengan ramah hanya bisa mengangguk dan tersenyum balik cadar nya .
"selamat pagi pak atha ,mbak Zahra ".sapa 3 orang perempuan yang menjaga di lobi itu .
__ADS_1
"pagi ".jawab Atha ramah ,begitupun dengan Zahra ,kali ini iya bersuara .
"atha yang melihat istrinya seperti canggung itu hanya bisa tersenyum.mereka pun masuk ke dalam life yang khusus buat presider.
"mas apakah ini GK berlebihan ".tanya Zahra .
"enggk kok sayang ,kan udah seharusnya kamu di hormati di kantor ini ,kamu kan istri bos ,pemilik kantor ini ,jadi gak usah sungkan lagi ".kata Atha lagi .mencoba menghilangkan kesungkanan zahra.
setelah sampai di lantai dimana Zahra bekerja ,Atha juga terlihat mengantarkan istri itu kedalam .
saat baru masuk ,semua pandangan tertuju pada Zahra dan Atha .mereka tampak kaget karena bos nya masuk kedalam ruangan itu dan mereka tampak takut juga.
Zahra yang melihat pandangan mereka sangat aneh hanya bisa diam dan menurut dengan apa yang suami nya lakukan itu .
sedangkan Atha yang melihat tatapan mereka hanya bersikap biasa saja.
"ada bos Atha " kata mereka saat melihat Atha dan Zahra muncul .mereka juga terlihat membenahi posisi duduk mereka .
"sayang ,mas ke ruangan mas dulu ,nanti kalau udah jam makan siang mas kesini jemput kamu " kata Atha setelah Zahra sudah duduk di meja kerja nya .zahra yang mendengar suami nya berucap begitu hanya bisa mengangguk pasrah .
"ya udah mas pergi dulu cup ".kata Atha kemudian dan tiba tiba mencium kening Zahra. Zahra yang kaget dengan apa yang di lakukan suami nya tadi hanya bisa menyembunyikan wajah nya karena malu di lihat beberpa teman nya .
teman teman Zahra yang ada di ruangngan itu juga tak kalah kaget nya ,karena dengan pedenya bos nya itu menunjukkan ke mesraan di depan para kariyawan nya .
setelah itu atha pun keluar dari ruangan Zahra .
"cieeee ,romantis amat sih".kata ayu mendekat ke arah zahra berada ,setelah melihat bis nya pergi .
"iya aku jadi ngiri deh ,baru kali ini aku lihat bos seromantis itu ".timpal intan ,iya juga menghampiri Zahra .Zahra yang di goda hanya bisa tersenyum malu .
"udah ah mbk Zahra kan malu ".kata Zahra kemudian .
"kenapa harus malu ,aku malah pingin punya suami kayak bos Atha ,iya gak yu ".kata intan berkhayal .
"iya tan ,kapan ya aku punya suami kayak bos atha ,usah ganteng perfec ,kaya , romantis lagi ."berkhayal ayu.
__ADS_1
"udah ah mbk Zahra mau ngerjain tugas Zahra " Kata Zahra mencoba mengalihkan pembicaraan .
mereka berdua yang melihat Zahra semakin malu ,akhir nya menghentikan godaan mereka dan duduk kembali di meja kerja mereka . ruangan itu pun tampak tenang kembali ,mereka di sibukkan kembali dengan pekerjaan mereka masing masing.