
malam yang begitu sunyi , Zahra terlihat sedang duduk santai di dalam kamar nya di tangan nya sibuk memainkan labtop milik nya ,sedangkan Atha sedang duduk di kursi kerja nya ,iya juga tampak sibuk dengan labtop nya .
tiba tiba suara ponsel Zahra berbunyi ,dan itu jadi mengalihkan perhatian Atha ke labtop nya.
"siapa sayang ".tanya Atha penasaran .
"gak tau mas ,nomer baru ".kata Zahra seraya memperhatikan ponsel nya ,dan menolak panggilan itu ,menaruh kembali ponselnya di tempat semula .
"kenapa gak di angkat sayang ".tanya Atha lagi .
"enggak mas ,malas palingan juga gak penting ".kata Zahra kembali fokus ke labtop nya .
"emb".kata Atha ,iya juga terlihat kembali lagi ke pekerjaan nya .
tapi lagi lagi ponsel Zahra berdering lagi ,namun Zahra enggan mengangkat nya dan sampai beberapa kali .
"sayang angkat aja ,mungkin aja itu penting ".kata Atha ,yang merasa terganggu juga .
"emb baiklah mas ".ujar Zahra menurut dan langsung mengambil ponselnya menggeser tombol terima dan menaruhnya di telinga kanan ya .
"halo assalamualaikum".salam Zahra .
"wa'alaikumussalam Zahra ". jawab seseorang di sebrang sana terdengar dari suaranya jika itu adalah seorang laki laki .
"dengan siapa ini ".jawab Zahra .Atha tampak memperhatikan Zahra yang sedang berbicara di ponsel nya .
"Hay Zahra ,selamat malam ,ini mas Alex " .kata Alex di sebrang sana ,iya terdengar seperti menggoda Zahra .sepontan Zahra membulatkan mata ,melihat ke arah suami nya yang kini sedang memperhatikannya .
matanya mengisyaratkan bertanya "siapa".
sepontan Zahra langsung mematikan telfonnya .dan kembali duduk di tempat semula .
melihat Zahra yang gugup Atha merasa heran .
"siapa sayang ".tanya Atha kemudian .
"emb sepertinya salah sambung mas ".jawab Zahra gugup dan berbohong .iya benar benar bingung gimana caranya iya berbicara dengan suami nya .
"emb".jawab Atha
"ya Allah ,jantungku rasanya mau copot ,kok bisa sih dia punya nomer ku ,dapat dari mana cobak ".pikir Zahra .
tiba tiba ponsel nya kembali berdering di liriknya ponsel itu ,terlihat itu nomer yang sama di layar ponsel Zahra .
karena merasa terganggu Atha kini mengambil tindakan .iya juga tak suka istrinya di ganggu oleh orang asing .
Atha berdiri dari duduk nya melangkah ke arah zahra ."biar mas yang bicara ".ujar Atha langsung mengambil ponsel Zahra dan menekan tombol ya .
"halo siapa ini ".tanya Atha kemudian ,namun tidak ada jawaban dari sebrang sana .
"halo ini siapa ".tanya Atha lagi suara mulai terdengar emosi .
melihat wajah Atha yang berubah dingin ,Zahra hanya bisa diam dan takut .
__ADS_1
Atha melihat ke layar ponsel ,terlihat panggilan itu masih tersambung ,namun saat Atha bertanya tidak ada jawaban sekali pun dari sebrang sana .
"orang aneh ".ujar Atha emosi dan langsung menutup panggilan .
"kalau dia telfon lagi ,bilang mas ,biar mas yang bicara ".kata Atha kemudian mengembalikan ponsel itu ke Zahra .
"i...iya mas ".jawab Zahra agak gugup ,dan sedikit lega .Atha kembali ke kursi kerja nya dan fokus kembali ke pekerjaannya .
☘️ flash back on ☘️
sepulang dari rumah Zahra ,Rina langsung pulang ,karena iya juga masih ada keperluan .namun saat di pertengahan jalan tiba tiba mobil Rina di hadang sebuah mobil sedan berwarna hitam ,mobil itu tiba tiba memotong jalan mobil Rina ,Rina juga hampir menabrak mobil sedan itu.
"sittttttt".terdengar suara ban mobil Rina saat rem mendadak .
"ya tuhan hampir aja ,siapa dia ,motong jalan orang seenak nya aja ,dikira ini jalan milik nenek moyangnya ".kesal Rina dan segera keluar dari mobil nya untuk menghampiri pemilik mobil sedan hitam itu .
namun saat yang bersamaan ,pemilik mobil sedan hitam itu tampak keluar juga dari mobil nya ,dan begitu terkejut ya Rina ,saat melihat pemilik mobil sedan itu adalah laki laki yang menggangu Zahra tadi di caffe .
"orang itu ".panik Rina dan langkah nya kini berbalik arah menuju ke mobil nya lagi ,sedikit mempercepat langkah nya dan masuk lagi ke dalam mobil nya ,mengunci pintu mobil dari dalam dan segera pergi dari situ .
namun itu usaha sia sia untuk lari dari Alex .Alex berdiri di depan mobil Rina ,menyuruh Rina agar keluar dari sana .
"buka pintu nya aku mau bicara sama kamu ".teriak Alex seraya menggedor kaca mobil Rina .namun Rina enggan menuruti ucapan Alex ,iya takut Alex akan macam macam sama dirinya .
"ya tuhan ,gimana ini ".panik Rina .
"ya tuhan aku harus bagaimana ini ,apa mau dia sebenar nya ,kenapa bisa dia ngikutin aku ".pikir Rina panik .
"keluar ,kalau kamu gak keluar aku akan pecah kan kaca mobil kamu " .teriak Alex mengancam .
"apa ?..apa dia benar benar mau pecahin kaca mobil aku ,gak mungkin mana berani dia lakuin itu ,tapi ini tempat juga sepi ".kata Rina lagi berbicara sendiri dengan pikiran nya .
"gueh hitung Sampek 5 kalau kamu gak keluar dari mobil kamu ,aku akan pecahkan kaca mobil kamu " ancam Alex lagi ,kali ini di tangan nya ada sebuah batu yang lumayan besar .
"apa ,,,,dia benar benar akan ngelakuin itu ".kata Rina lagi saat tau di tangan Alex sudah ada batu .
"1......2......3.....buka pintu nya aku benar benar akan pecahin kaca mobil kamu " .kata Alex yang sudah menghitung maju .
"mendengar Alex sudah menghitung maju ,Rina semakin panik ,dan iya juga tak ada pilihan lain .
"ok ok gueh akan keluar ,tapi jangan pecahin kaca mobil gueh ".kata Rina menyerah .
"baiklah ,cepetan keluar ".kata Alex kemudian .
"Rina pun membuka kunci mobil nya ,melihat Rina sudah membuka kunci, Alex langsung membuka pintu mobil Rina dan menarik tangan Rina dengan kasar hingga keluar dari mobil nya .
"Mau apa kamu ".tanya Rina takut ,saat ini mereka sudah berhadapan ,wajah Alex juga tampak membunuh ke arah nya .
"gak berat sih ,aku cuman mau kamu ikutin perintah aku ,dan membantu aku untuk dapatin Zahra ".kata Alex kemudian dengan senyum kelicikan.
__ADS_1
"apa kamu sudah gila ,Zahra sudah punya suami ,mana mungkin dia mau sama kamu ".kata Rina ,tak menyadari perkataan nya .
"kamu berani sama aku " kata Alex yang tangan nya gini mencengkram pipi Rina .
"argh.....".pekik Rina kesakitan .
"aku gak perduli dia punya suami atau tidak ,tapi aku hanya perduli dia harus jadi milik aku ".
"ya tuhan apa yang harus aku lakukan ,dia terlihat sangat kejam ,aku takut ".kata Rina dalam hati .
"gimana kamu harus mau membatu aku ".
"gak mungkin aku bantu kamu ,dia sahabat aku ,dia orang baik ".kata Rina memberanikan diri .
"kamu ,apa kamu mau mati di tangan ku sekarang juga ".kata Alex yang kini lebih kuat mencengkram pipi Rina .
"argh....".pekik Rina lagi .
dia bingung harus bagaimana ,jika dia tak menuruti kemauan Alex iya akan lenyap sekarang juga di tangan nya ,tapi jika iya membantu Alex itu sama saja iya berkhianat ke sahabatnya .
"maaf kan aku zahra ,aku gak ada pilihan lain ,tapi setelah ini aku harus bercerita sama Zahra ,biar dia gak salah faham ".pikir Rina lagi .
"gimana ,kamu mau menuruti perintah ku dan membantu aku ".kata Alex lagi .
"baiklah baiklah ,aku mau bantu kamu ,tapi tolong lepas kan aku ".kata Rina memohon .
Alex pun melepaskan cengkraman tangan nya di pipi Rina ,terlihat disana ada bekas memerah di pipi Rina .
Rina terlihat mengusap usap pipi nya yang masih terasa sakit itu .
"sekarang Mana ponsel kamu ".kata Alex kemudian .
"buat ap kamu mintak ponsel aku ".tanya Rina
"udah jangan banyak ngomong sini in ponsel kamu ".paksa Alex .
dengan tangan gembetar Rina memberikan ponsel nya ke Alex .
Alex terlihat menuliskan nomor telepon nya di layar ponsel Zahra ,kemudian iya menyimpan nya di kontak ponsel Rina .
iya juga tak lupa untuk menelfon nomor nya agar tau nomor Rina sudah masuk di ponsel milik nya.
"siapa nama kontak Zahra ".tanya Alex yang masih sibuk mencari .
"Az-Zahra".jawab Rina .
Alex segera mengirimkan nya ke ponsel nya setelah itu mengembalikan ponsel milik Rina.
"nih ponsel kamu ".kata Alex kemudian tidak tau terimaksih .
Rina langsung mengambil ponsel nya kembali di tangan Alex .
"kalau gitu aku cabut dulu ,dan ingat yang aku bilang tadi ok ".kata Alex kemudian pergi begitu saja .
__ADS_1
"dasar buaya gila ".maki Rina .
Rina pun melanjutkan perjalanan pulang nya .