
pagi pagi sekali terlihat Atha sudah bersiap siap ,dan segera turun menuju ke meja makan ,di sana juga sudah terlihat Zahra sedang menyiapkan makanan di atas meja .
"mas Atha kok buru buru banget kayak nya ".tanya Zahra Setelah melihat suami nya itu .
"iya sayang hari ini mas ada meeting dadakan dengan Klein dari luar kota ,jadi mas harus buru buru nyiapin berkas berkas nya .
"kata Atha ,tangan nya masih sibuk dengan memasang dasi di lehernya ,Zahra yang melihat Atha seperti kesusahan ,Zahra mencoba membantu suami nya itu .
"biar Zahra bantu ".kata Zahra saat sudah ada di hadapan Atha dan mengambil alih dasi nya .
Atha terlihat menurut saja ,mata nya terus menatap wajah cantik istri nya yang masih natural dan berseri itu ,dalam hati dia juga tak berhenti bersyukur karena iya mendapatkan seorang istri yang benar benar Sholehah seperti Zahra.
"kaki nya udah sembuh ".tanya Atha kemudian ,di sela sela Zahra memasang dasi di leher Atha .
"Alhamdulillah udah enak kan kok mas ".jawab Zahra .
"syukur lah ,jangan capek capek ,hari ini kamu cuti dulu gak usah masuk kantor ,tunggu luka kamu benar benar sembuh baru masuk kantor ya ".pinta Atha .
"iya mas ,sebenar nya luka nya udah gak sakit mas ".kata Zahra
"iya mas tau klik kamu orang nya kuat ,tapi mas belum bisa ngizinin kamu masuk kantor kalau luka nya benar benar sembuh ".kata Atha dengan mencubit kecil hidung Zahra yang mancung itu .
"iya mas ,udah selesai ".kata zahra kemudian sedikit merapikan kra kemeja Atha .
"selamat pagi ".kata seorang laki laki yang baru muncul .
"kak yoga ".kata Zahra sedikit kaget ,apa lagi saat ini iya gak memakai cadar nya ,Zahra lupa kalau di rumah nya saat ini ada kakak nya .
Atha yang melihat yoga tiba tiba datang juga sedikit kaget juga ,apalagi ekspresi yoga saat melihat Zahra yang tak memakai cadar ,iya terlihat diam dan terpesona dengan wajah Zahra yang sebenarnya yoga penasaran .
sepontan Zahra bersembunyi di balik tubuh suami nya itu ,Zahra masih belum terbiasa dengan kehadiran laki laki yang melihat wajah nya itu .
"maaf kak yoga ".kata Zahra ,yang takut yoga tersinggung karena iya menyembunyikan wajah nya di belakang punggung Atha .
__ADS_1
"i....iya ".kata yoga sadar dari bengong nya .
"pakek jas mas ,kembalian me kamar dulu ,ambil cadar kamu ".titah Atha ,yang sedikit tak suka dengan tatapan yoga tadi ke Zahra .
"iya mas ".ucap Zahra kemudian ,menutupi wajah nya dan melangkah agak cepat kembali ke kamar nya .
"mari duduk ,kita sarapan pagi bersama ".ajak Atha kemudian ,dan duduk di tempat biasa nya .
"iya ".kata yoga menurut dan segera duduk .
tak beberpa lama kemudian Zahra sudah kembali ,di tangan nya membawa jas Atha yang di pakek nya tadi.
"maaf nunggu lama ".kata Zahra kemudian setelah sampai di depan mereka .
Zahra menaruh jas Atha di sandaran kursi Atha ,kemudian melangkah ke arah dapur ,untuk mengambil teh yang sudah iya buat untuk suami nya tadi .
"ini teh nya mas".kata Zahra lagi ,seraya menaruh secangkir teh di hadapan Atha .Atha terlihat mengangguk dan tersenyum .sebelum duduk di kursi nya tak lupa Zahra mengambilkan nasi di piring Atha ,dan sedikit lauk pauk untuk Atha ,kemudian duduk di kursi nya.
"mari mas yoga ,jangan sungkan sungkan anggap aja rumah sendiri ".kata Zahra ,yang melihat yoga terdiam dan hanya menatap nya saja .
mereka pun menikmati sarapan pagi mereka dengan tenang ,sesaat kemudian setelah melakukan sarapan pagi Atha segera berangkat ke kantor nya ,tak lupa Zahra mengantar suami nya itu sampai depan .
"hati hati di jalan mas".kata Zahra saat suami nya hendak pergi .
"iya , assalamualaikum".salam Atha
"wa'alaikumussalam".jawab Zahra seraya mencium punggung tangan kanan Atha .
Atha juga terlihat mencium kening Zahra dan mengukir senyum untuk Zahra .Atha pun segera masuk ke dalam mobil nya ,melajukan nya menuju kantor milik nya . setelah Atha berlalu Zahra kembali kedalam ,di lihat yoga juga sudah selesai dari makan nya ,dan Bu Darmi membereskan sisa makanan di atas meja itu .
"biar Zahra bantu Bu".kata Zahra kemudian seraya membawa beberapa piring kotor.dj tangan nya .
"trimakasih nak ".
tiba tiba ponsel milik yoga berbunyi ,dengan segera yoga memeriksa ponsel nya di lihat di layar ponsel nya yang menelfon adalah ibu nya ,karena takut ada hal penting yoga segera mengangkat panggilan itu .
"assalamualaikum Bu".kata yoga setelah panggilan itu tersambung .
__ADS_1
"wa'alaikumussalam nak ,nak kamu ada dimana sekarang".jawab Wulan di sebrang sana ,suaranya juga terdengar sedikit tergesa gesa .
"ada apa Bu ,kenapa suara ibu seperti mengkhawatirkan".tanya yoga yang menyadarinya .
"nak kamu dimana ,kamu bisa pulang gak sekarang ,ayah kamu ".
"ada apa Bu ,kanapa dengan ayah ".tanya yoga khawatir mendengar suara ibu nya tergesa gesa .
"ayah kamu di pukuli oleh anak buah pak Lukas tadi malam nak ,dan sekarang keadaan nya sekarang mengkhawatirkan ".
"sekarang ibu di mana ".tanya yoga iya juga terlihat beranjak dari duduk nya .
Zahra yang melihat wajah yoga khawatir jadi penasaran .
"ibu masih ada di rumah nak ,ibu gak berani bawa ayah ke rumah sakit ,ibu gak punya biaya ".
"ya sudah ibu tenang dulu ,yoga akan pulang hari ini ,ibu lakukan apa saja untuk membantu ayah ".kata yoga terburu buru dan mematikan panggilan nya .
"ada apa kak ".tanya Zahra penasaran .
"Zahra kakak harus pulang hari ini ,karena ayah lagi sakit ,tadi malam beliau di pukuli oleh anak buah pak Lukas ".
"apa ,emang kenapa paman sampai di pukuli kak".tanya Zahra .
"mungkin karena masalah utang piutang Zahra ,kakak harus buru buru pulang kalau boleh gak kakak pinjam uang kamu untuk ongkos pulang ".kata yoga ,sebenarnya iya malu mengatakan nya tapi bagaimana iya juga bingung karena iya benar benar tidak pegang uang sedikitpun .
"Zahra ikut kakak saja ".
"kamu yakin Zahra ".
"iy kak ,ya sudah biar Zahra siap siap dulu,Bu tolong bilang sama mang jaka suruh siapin mobil ".pinta Zahra iya tampak khawatir dan buru buru .
"ya sudah kakak juga akan siap siap ".kata yoga seraya melangkah kembali ke kamar nya .
begitupun Zahra iya terlihat buru buru kembali ke kamar nya .
setelah semuanya beres mereka berdua pun masuk ke dalam mobil ,terlihat Zahra yang mengemudi mobil itu sendiri ,sedangkan yoga duduk di sebelah kursi pengemudi .namun sebelum nya Zahra menelfon suami nya terlebih dahulu tadi ,tapi sayang telfon nya tidak tersambung ,karena buru buru Zahra hanya mengirim pesan untuk Atha .Zahra terlihat terburu buru mengemudi mobil nya ,kecepatan nya di atas rata rata ,membuat yoga jadi sedikit takut karena Zahra mengemudi mobil itu dengan cepat dan lincah ,yoga juga sempat heran keoada Zahra ,cara mengemudi Zahra seperti pembalap profesional .
__ADS_1