Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
87


__ADS_3

sesampai nya di rumah ,ternyata disana mama nya sudah menunggu nya .Lisa juga tampak sangat mengkhawatirkan putra nya itu ,karena dari kemarin Atha tidak bisa di hubungi ,saat iya menelfon ke rumah ,Darmi juga tak mendapati tuan nya pulang saat itu .


Atha sampai di kediaman nya ,dengan wajah kusut dan lesu Atha langsung masuk kedalam rumahnya itu .


"Atha akhir nya kamu pulang nak ".kata Lisa saat melihat Atha yang baru masuk dan melangkah menghampiri nya ,memeluk putra nya itu.


"ma".kata Atha kini tangis nya tak bisa di bendung lagi.


"Atha kamu kenapa nak ,kenapa kamu datang datang udah nangis ".kata Lisa heran dan untuk pertama kali nya melihat putra nya yang sudah dewasa itu menangis .


"ma ,Atha menyesal ma ,Atha menyesal ".kata Atha di sela tangisan nya .


"menyesal kenapa nak ,jangan bikin Mama khawatir ".tanya Lisa kali ini seraya menepuk pundak Atha .


Atha melepas pelukan nya .


"nak ,ada apa sebenar nya ,kenapa kamu seperti ini ".tanya Lisa lagi yang melihat Atha hanya diam dan menangis.


"ma ,aku sudah tau semuanya ,benar kata mama ini semua hanya jebakan Serly ma ,dia yang merencanakan ini semua ".kata Atha .


"Alhamdulillah nak jika kamu sudah menyadarinya ,dan kamu harus cepat cepat meminta maaf pada Zahra dan bawa dia kembali ".senang Lisa .


"tapi ma ".kata Atha .


"tapi kenapa nak ".tanya Lisa .


"Atha sudah kerumah Zahra ,tapi Atha tidak bertemu dengan nya ,bahkan aku pergi kerumah umi ,tapi kata umi ,Zahra sudah beberapa hari ini tidak kesana ".

__ADS_1


"kenapa bisa begitu nak ,mungkin Zahra lagi berpergian ,kamu tak menunggu nya ".


"Atha sudah menunggu Zahra di rumahnya ma ,dan Zahra tak sengaja menemukan surat cerai ,di sana juga sudah ada tangan Atha ,tapi jujur ma Atha tidak pernah berfikir untuk menceraikan nya dan Atha juga tak pernah beli surat cerai itu ".jelas Atha .


"Atha juga berfikir kalau Zahra pergi setelah menerima surat itu ma ,tapi yang Atha bingung kan ,barang barang Zahra masih ada disana ".jelas Atha lagi


"kamu yang sabar ya nak,ini cobaan buat kamu ,kita tunggu beberapa hari lagi ,jika tidak ada kabar kita lapor polisi ".


"tapi ma jika kita lapor polisi tentang hilang nya Zahra ,atha takut umi Zahra akan khawatir ,karena Atha lihat umi Zahra tidak tau masalah Atha dan Zahra".


"terus kita harus bagaimana nak ,kita tidak mungkin diam saja ,kita harus secepatnya menemukan Zahra agar dia tidak salah faham lagi ".kata Lisa terlihat bingung .


"Atha juga gak ngerti ma ,ma Atha juga baru tau ternyata orang yang selama ini membantu Atha jika Atha kesulitan itu adalah Zahra ma ,dan orang yang menyelamatkan Atha waktu itu adalah Zahra ma ,kenapa Atha tak mengetahui hal itu ma ,Atha semakin merasa bersalah kepada Zahra ".


"sebenarnya mama juga sudah tau nak masalah itu ,sejak menjemput kamu di pesantren umi Zahra sudah memberi tau mama ".


"nak waktu itu Zahra tak ingin kamu tau dulu ,dan dia berniat ingin memberi tau kamu sendiri ,dan mama tidak bisa berbuat apa apa nak ,mangkanya mama bersikeras menjodohkan kamu dengan Zahra ,karena mama tau di wanita yang berbeda nak ".


"tapi kenyataan nya sampai saat ini Zahra tak memberi tau Atha dan malah Atha mengetahui kebenaran ini sendiri ".kata atha lagi iya benar benar tak menyangka dengan semua yang baru iya ketahui ini.


"sabar nak ,yang penting sekarang kita mencari Zahra sama sama ,kita tanyakan kepada teman teman nya juga mungkin di antara mereka ada yang tau ".kata Lisa mencoba menenangkan hati Atha .


".mending kamu mandi dulu ,biar kamu kelihatan segar ,mama lihat kamu sangat lusuh ,setelah itu makan lah sedikit nak biar kamu gak sakit ".pinta mama nya .


"baik ma ,Atha pergi ke kamar dulu ".jawab Atha kemudia. berdiri dan pergi dari hadapan mama .


"Zahra dimana kamu nak ".kata Lisa ,iya juga sangat mengkhawatirkan menantunya itu .

__ADS_1


Lisa juga mencoba menghubungi ponsel Zahra ,tapi nomer Zahra juga tidak aktif .


hari hari terus berganti ,3 bulan kemudian ,dan sampai saat ini Atha dan mama nya tak menemukan keberadaan Zahra ,jangan kan keberadaan nya kabarnya pun mereka tidak tau ,Zahra menghilang bagaikan di telan bumi.


Atha tampak terus merenung di kamar nya ,iya juga tak pernah keluar rumah sejak saat itu , jangan kan keluar rumah ,keluar kamar saja Atha jarang ,i ya memilih mengurung diri ,melihat foto Zahra di ponselnya ,yang saat itu mereka ambil Zahra tak mengenakan cadar nya .


hidup nya kini benar benar sudah tidak berwarna lagi ,sejak tau dengan kebenaran yang iya ketahui .


Lisa yang melihat keadaan putra nya yang terus begitu merasa miris ,putra nya benar benar di selimuti rasa bersalah sampai saat ini .


"nak kamu makan dulu ya ".pinta Lisa yang tak tega melihat tubuh anak nya yang mulai kurus dan tak terawat itu ,di wajah nya juga sudah tampak menumbuh beberpa bulu bulu kecil dan halus .


"Atha diam ,pandangan nya kosong ,semangat untuk hidup seperti hilang dalam diri Atha .


"nak ,jangan seperti ini terus ,mama benar benar gak kuat harus lihat kamu begini terus ,bangun nak ,bangun dari terpuruk kan mu ".pinta Lisa ,air mata nya terlihat mengalir di sudut mata nya .


sepetiap Lisa menyuruh ya agar makan ,Atha selalu bersikap seperti ini terus .


"ya Tuhan kenapa putra hamba seperti ini ,bantu hamba ya tuhan ,bangun kan dia dalam terpuruk kan nya ".kata Lisa sangat berharap agar ada keajaiban yang turun untuk hidup putra nya .


.


Lisa keluar dari kamar putra nya itu ,iya sudah tak kuat melihat putra nya bersikap seperti itu terus setiap hari .


Lisa juga tak pernah putus asa untuk mencari keberadaan Zahra ,karena dia adalah satu satu nya orang yang bisa membangkitkan terpuruk kan putra nya .


Lisa juga selau menanyakan kepada besan nya ,apakah Zahra pernah berkunjung kesana .namun besan nya selalu bilang tidak pernah ,saat umi Ika bertanya ada masalah apa ,Lisa juga selalu beralasan jika dirinya hanya menanyakan nya saja .

__ADS_1


__ADS_2