
"ach air ku habis lagi ".dengus Atha saat iya hendak ingin minum .dia bergegas berdiri dan mengambil air minum di bawah ,tapi langkah nya terhenti saat melihat Zahra yang sedang ngobrol asik di meja makan bersama pembantunya ,mereka terlihat sangat akrab .Atha jadi mengurungkan niatnya untuk mengambil Air ,malah menguping pembicaraan Zahra dan pembantunya itu dari atas namun seperti nya pembicaraan mereka tak di dengar jelas oleh Atha
sebelum nya Atha belum tau kalau Zahra tak memakai cadar nya ,karena saat itu Zahra memunggungi Atha.
karena Atha begitu penasaran melihat mereka begitu akrab ,Atha pun Pura pura tidak tau dengan ada nya Zahra di meja makan .
Atha main nyelonong gitu saja saat lewat di blakang Zahra .
Bu Darmi yang melihat itu hanya tersenyum ke pada tuan nya .
"bu Zahra sudah selesai ,Zahra ke kamar dulu ya ".kata Zahra kemudian merasa canggung akan kehadiran Atha ,sebenarnya bukan dia sih tapi Zahra tangin suami nya itu merasa terganggu karena ada nya Zahra disitu .namun sebelum Zahra pergi ke kamar nya ,tak lupa Zahra mengembalikan piring di dapur dan mencuci nya terlebih dahulu .Zahra juga melewati Atha saat dia mengambil air di dalam kulkas .saat Zahra sudah selesai dan hendak kembali ke kamar nya mereka berpapasan ,hingga mereka hampir saling menabrak , mata mereka saling bertemu ,dan terlihat Atha juga terus memandangi Zahra,namun Zahra langsung menundukkan pandangan nya ,Zahra yang merasa tidak enak iya pun melangkah kekiri namun Atha juga melangkah kekiri juga ,Zahra kembali melangkah ke kanan namun Atha juga .entah itu sebuah kebetulan apa bagaimana .
"ya tuhan sebenarnya dia sangat cantik ,tapi kenapa aku selalu memikirkan orang misterius itu ".batin Atha yang pandangan nya terus mperhatikan wajah Zahra ,Atha juga terlihat menelan salafia nya saat melihat bibir merah muda yang natural milik Zahra .
beberapa kali melakukan langkah yang sama membuat Zahra semakin canggung apa lagi tau kalau Atha terus memandanginya.
"maaf mas ,bisa mas melangkah kekiri ,dan Zahra Kenan".kata Zahra memberanikan diri untuk bicara .Atha hanya menjawab dengan anggukan.
dan akhirnyapun langkah mereka tak sama hingga Zahra berlalu dari hadapan Atha .
__ADS_1
Atha yang baru sadar dari bengong nya jadi berfikir dengan apa yang telah terjadi .
"Kanapa den ".tanya Darmi yang sedari tadi melihat tingkah mereka berdua dan sedikit ketawa kecil .
"emang kenapa bik ".tanya Atha kembali .
"bibik lihat tadi kayak nya Aden sedang kesemsem sama kecantikan non Zahra ".kata Darmi ,membuat Atha menahan senyumnya .
"emang begitu "
"iya ,tuh Aden aja mau tersenyum di tahan ".kata Darmi yang tau Atha sedang menahan senyum nya .
"kalau menurut bibi ya den ,non Zahra itu baik ,pinter masak ,mandiri ,Sholihah dan sopan lagi sama orang tua ,ke bibik pun non Zahra sangat sopan ,malah bibik gak boleh manggil non sama nak Zahra ,begitupun nak Zahra manggil bibi dengan sebutan ibu ".jelas Darmi dengan membubui ucapan nya agar Atha terlihat terkesan dengan Zahra .
"benarkah bi ".tanya Atha tak yakin .
"iya den ,nak Zahra juga sering beliin oleh oleh buat bibik ".puji Darmi lagi .
Atha hanya diam saat Darmi memuji Zahra di hadapan nya ,iya kini jadi penasaran dengan istri nya itu.
__ADS_1
"ya sudah bi Atha ke kamar dulu ,masih ada kerjaan yang harus Atha selesaikan ".kata Atha tak mengucap satu katapun dengan pujian Darmi ke Zahra dan memilih pergi .
"iya den ,jangan malaem malem tidur nya ".kata Darmi kemudian saat Atha sudah menaiki anak tangga .
saat sampai di depan kamar nya ,sesaat Atha melihat ke arah kamar Zahra yang sudah tertutup rapat itu ,ternyata Atha masih memikirkan ucapan darmi tadi ,dia juga terlihat seperti penasaran .
"kenapa aku jadi mikirin dia ,ada apa dengan diriku ,apa jangan jangan aku sudah mulai ada rasa sama dia ".kata Atha tikdak mungkin seraya menggeleng gelengkan kepala nya . Atha pun masuk kedalam kamarnya dan duduk di kursi kerja nya .pikiran nya belum selesai memikirkan saat berpapasan dengan Zahra tadi di bawah ,iya terbayang bayang dengan wajah cantik Zahra ,dan bibir pink natural milik Zahra .
"tuhan ada apa dengan otak ku ,kenapa aku terbayang bayang dengan wajah Zahra ".keluh Atha seraya mengacak ngacak rambut nya .
"apaungkin aku benar benar sudah jatuh cinta sama Zahra ".pikir Atha lagi .
tak ingin berlarut larut dengan pikiran nya Atha mencoba membaringkan tubuh nya di kasur king size itu dan memejamkan mata nya ,namun apa daya bayangan Zahra kembali terlintas di pikiran Atha.
"tuhan kenapa ,dia selalu ada di pikiran ku ".keluh Atha ,kemudian menyelimuti tubuh nya dengan selimut milik nya .
hingga jam 10 malam terlihat Atha mulai terlelap dari tidur nya.
☘️maaf ya jika ada kata yang tidak di mengerti ,dan mohon koreksinya 🙏☘️
__ADS_1