
seperti yang Aisha mau ,hari ini Aisah akan tetap menghadiri undangan pesta ulang tahun Amel .
Dhea yang awal nya tak setuju ,akhir nya menyetujui keputusan Aisha ,dan akan ikut juga ke pesta .
siang itu Aisha membantu Zahra di dapur untuk menyiapkan makan siang ,Dhea juga berada disana untuk membantu .
Aisha duduk di kursi seraya mengupas satu persatu bumbu bumbu dapur itu ,Dhea juga terlihat sibuk memotong sayur sayuran .Zahra sibuk dengan beberapa alat masak di samping kompor itu.
"mik "panggil Aisha di sela sela kesibukan nya .
"iya sayang ".menjawab tapi masih sibuk dengan pekerjaan nya .
Aisha menatap ke arah Dhea sebelum nya .
"mik Aisha nanti mau pergi ke pesta ulang tahun senior Aisha boleh ".Aisha tampak begitu hati hati .
"pesta ? pesta apa nak ,tumben kamu mau hadir ke pesta temen ".tanya Zahra masih biasa ,namun sedikit heran .
Aisha memang tak pernah suka untuk datang ke pesta pesta ,apa lagi itu pesta ulang tahun .
Aisha terdiam "em iya mik ,Aisha cuman pengen aja ,gak enak yang undang Kaka senior Aisha ".
"oh gitu ,boleh dong sayang ,tapiiiii".potong Zahra melihat ke arah Aisha dengan serius .Aisha menatap Zahra dengan bingung .
"tapi tetap harus hati hati ya nak ,apa lagi kamu gak pernah datang ke pesta jenis apapun itu ".
Aisha tersenyum lega "pasti itu mik ,lagian Dhea juga ikut kok ".dengan melihat ke arah Dhea .
"beneran nak Dhea ".meyakinkan .
Dhea mengangguk "iya mik ".
"ya sudah emang acaranya jam berapa nak ".
"emb jam 7 malam mik ".
"kalau gitu biar kakak mu yang antar ya dan pulang nya jangan malam malam ".pesan Zahra .
"iya mik ".jawab Aisha .
******
jam menunjukkan pukul setengah tuju malam ,Aisha dan Dhea sudah terlihat rapi dengan pakaian mereka .seperti biasa warna favorit Aisha hitam dan putih .Aisha menggunakan gamis yang hampir tak melihatkan lekuk tubuhnya .dengan memakai cadar yang memang serasi dengan warna baju nya .
hijab yang menjulang panjang hingga punggung nya .sedangkan Dhea memakai gamis berwarna pink membuat kesan kalem dalam diri Dhea .
makeup yang tipis dan natural itu membalut wajah Dhea .
mereka turun dari lantai kamar nya ,berniat akan berpamitan kepada kedua orang tua nya .
dan kebetulan juga mereka sedang menikmati makan malam mereka di meja makan .
"umi Abi ".panggil Aisha yang saat ini berjalan mendekati mereka .
Zahra dan Atha tersenyum melihat Aisha yang sudah rapi dan siap untuk berangkat .
"mik Aisha dan Dhea mau pamit ".
"iya nak ,kalian berdua beneran gak mau makan dulu ".
"enggak mik ,nanti Aisha dan Dhea juga makan di sana ".dengan tawa khas nya .
"kakak kamu kemana nak belum kelar dandan nya ".
"Fahri ada disini mik ".sahut Fahri ,muka nya tampak di tekuk ,mungkin malu karena umi nya juga sedang menggoda nya dengan dandan ,apa lagi dihadapan Dhea .
Dhea menahan senyum nya dan Aisha sudah tertawa mengejek .
"udah udah ,mending kalian berangkat ,biar pulang nya tidak malam malam ".
"iya mik ,kalau gitu Aisha pamit assalamualaikum".dengan mencium punggung tangan Zahra ,dan mencium kening Zahra .
"wa'alaikumussalam".jawab Zahra dan Atha .tak lupa Aisha juga melakukan hal yang sama kepada atha .di ikuti Dhea dan Fahri juga .
Fahri masuk kedalam mobil ,duduk di kursi kemudi .kemudian di susul Aisha dan Dhea masuk ,duduk di kursi belakang .
Fahri melirik ke arah mereka lewat kaca .Fahri merasa menjadi supir mereka ,Fahri menghela nafas nya .
"bener bener nih dua perempuan".umpat Fahri dalam hati nya .kemudian menghidupkan mesin mobil dan pergi .
tak lama kemudian mereka pun sampai di tempat tujuan .mobil mereka berhenti tepat di sebuah rumah tepat nya seperti Fila ,bangunan tersebut sangat mewah dan di sana juga sudah terlihat sangat ramai .
__ADS_1
"dek kakak tunggu di sini saja ya ".kata Fahri saat Aisha hendak keluar dari mobil .
"emb iya kak ".Aisha dan Dhea keluar .
"kak Aisha dan Dhea masuk dulu ya assalamualaikum".kata Aisha kemudian beranjak pergi dari hadapan Fahri ,sedangkan Dhea hanya melempar senyum seperti biasa nya .Fahri juga tampak membalas senyuman Dhea itu .
perlahan meraka berdua hilang dari pandangan Fahri .sebelum iya menunggu adik nya Fahri mencari tempat yang pas untuk dirinya singgah .
hampir semua tatapan tertuju pada mereka berdua yang perlahan berjalan memasuki Fila mewah yang sudah ramai oleh tamu ,dan pasti nya itu teman teman Amel .
"ngapain dia kesini mau ceramah".samar samar dari mereka namun Aisha dan Dhea masih mendengar nya .
"mimpi apa mereka Dateng kesini ".gunjing mereka
"apa mereka salah tempat buat ceramah ".
"sha kita pulang aja yuk ,kamu gak dneger mereka lagi ngomongin kita ".kata Dhea yang sudah terusik .
"Dhea ini udah hampir sampai ,aku atau ,tapi gak baik tau ,setelah kita memberikan hadiah buat Kak Amel kita segera pergi ".kata Aisha kemudian .
Dhea pun diam ,dan menyadari bahwa antara mereka masih menggunjing Aisha dan dirinya .
sesaat sampai di dalam Fila ,ruangan itu di penuhi para pemuda pemudi ,di mulai dari ngobrol ,meminum dan berjoget .
Aisha mencari keberadaan sang pemilik acara disana ,namun Aisha tak menemukan nya .
"kita harus cari kak Amel Dhea "kata Aisha ,mata nya terus mencari .
"setelah itu kita harus secepat nya pergi dari sini ".kata Dhea mengingatkan .
"iya iya ,tapi dimana kak Amel nya ,kamu lihat gak ".
"ini juga aku cari ".kata Dhea ,ekor mata nya terus mencari juga .
sesaat kemudian tiba tiba saja lampu yang semula nya terang benderang itu ,tiba tiba saja padam dan menyala lampu fokus ,lampu fokus itu tertuju kepada seseorang yang berdiri di tengah tengah tangga .dia tampak begitu cantik dengan gaun yang di pakai nya .ya siapa lagi kalau bukan Amel sang pemilik acara .
Aisha mengepalkan kedua tangan nya ,dan menggenggam tangan Dhea dengan erat ,ketakutan pada dirinya muncul begitu saja .
"aku harus kuat ,aku gak boleh takut ".kata Aisha menyemangati dirinya sendiri .
"sha kamu gak papa kan ,apa perlu aku suruh seseorang untuk menyalakan lampu nya ".
"gak perlu Dhea ,aku bisa kok ,kamu tenang aja asal kamu ada di samping ku ".kata Aisha ,namun Dhea masih merasakan ketakutan sahabat nya itu .
semua undangan terdiam ,dan hanya mendengarkan sang pembawa pemilik acara berbicara di sana .suasana juga begitu sunyi .
bayang bayang trauma itu menghantui Aisha ,Aisha mulai merasakan sakit di kepala nya kembali .Aisha memegang kepala nya yang mulai sakit itu .
"sha kamu kenapa ". khawatir Dhea .
dan Dhea sadari bahwa Aisha takut dengan gelap .
"kepala ku sakit Dhea ".pekik Aisha kesakitan .
"pasti mereka sengaja melakukan ini ,sha kita harus keluar dari sini ".dengan menggenggam tangan Aisha erat erat .
"sakit Dhea ".rintih Aisha lagi.
mata Dhea mencari dimana pintu berada ,namun karena keadaaan masih gelap ,Dhea sedikit kesulitan .namun saat Dhea melihat di sebuah sudut disana ada cela cela cahaya ,Dhea menarik tangan Aisha dan membawa nya kesana .
dan dugaan Dhea benar itu adalah pintu utama nya ,yang mereka tadi lewati .Dhea memegang kenop pintu itu .
"ah pintu nya di kunci lagi ".kesal Dhea dengan memutar mutar kenop pintu itu dengan kasar nya .
Dhea yang merasakan Aisha sudah sangat buruk mencoba cari cara ,suara riuh riuh itu terdengar dari undangan lain nya ,mungkin karena terganggu oleh mereka berdua ,namun Dhea tak menghiraukan .
tiba tiba saja lampu hidup kembali ,dan semua pandangan tertuju pada mereka berdua ,yang berdiri di dekat pintu ,Aisha juga masih tampak ketakutan .
Dhea merasa semakin geram ,dan berfikir bahwa Amel memang merencanakan ini semua ,secara Amel tau bahwa Aisha memang takut gelap .
semua undangan melihat aneh ke arah Aisha den Dhea .
"sha kita harus pergi dari sini ".ucap Dhea sudah kehabisan kesabaran .dan hendak membuka pintu ,Dhea mendengus kesal lagi dan melihat ke arah Amel ,Amel menyadari nya dan tersenyum licik kepada Dhea .
"kita cari jalan lain ".ajak Dhea seraya menarik tangan Aisha .pergi menjauh dari mereka .
"kamu udah gak papa kan sha ".tanya Dhea kemudian ,mereka berhenti di sebuah ruangan entah itu ruangan apa mereka tidak tau , Dhea melihat sekeliling ruangan itu ,tampak sepi tak ada seorang pun yang berlalu lalang walaupun itu hanya sekedar lewat saja .
"gueh heran Sama mereka apa sih faedahnya kerjain kayak gitu ".masih mengomel .
"kamu sih udah di bilangin jangan Dateng ,kekeh aja Dateng ,untung aku ikut kalau enggak gimana jadi nya kamu ".
__ADS_1
"iya iya aku minta maaf ,aku kira kak Amel memang benar benar tulus minta maaf nya ".
"kamu tuh terlalu polos ".maki Dhea kali ini.
Aisha hanya Diam dan menerima apa yang Dhea ucapkan padanya .
"udah mending kita cari jalan keluar dari sini ,aku udah enek tau gak ,apa lagi mereka mandang kita aneh ,bikin kesel aja ".dengan melangkah pergi ,kemudian di ikuti Aisha di belakang .
"Hay".sapa seseorang ,lebih tepat nya sedikit menggoda mereka berdua .
"maaf kami harus pergi ".ucap Dhea mengabaikan ,namun langkah nya terhenti saat mereka menghadang langkah Dhea .
Dhea menyadari bahwa mereka memang sengaja .Dhea dan Aisha melangkah ke belakang sedikit menjauh dari pria itu .
namun yang tak mereka sadari beberapa orang tiba tiba saja keluar dari belakang pria itu .mereka tampak tersenyum licik ke arah Dhea dan Aisha .
"mau apa kalian ".tanya Aisha .
"duh duh duh jangan galak galak ayu gelis ,kami kesini pasti nya untuk jemput kamu ".kata pria itu tertawa licik .
"kami tidak kenal kalian ,biar kami pergi ".ucap Aisha .
"ha ha ha ha ha ".mereka tertawa terbahak-bahak .
"jangan buru buru gelis ,kita belum senang senang loh ".kata pria itu ,nada bicara nya sudah mulai terdengar ngelantur .
"kalian bawa mereka ".titah pria itu kemudian .dan mereka pun mendekat ke arah Aisha dan Dhea berada .namun dengan cepat Dhea memberikan pukulan terhadap pria tersebut yang ingin memegang tangan nya .
"jangan sentuh aku ".ketus Dhea .
begitupun dengan aisha ,Aisha juga sedikit melawan ,dengan memegang lengan orang tersebut dan memutar pergelangan tangan nya .
"wow .....mengagumkan ternyata ya ,baru kali ini aku tau perempuan perempuan seperti kalian ini bisa ilmu beladiri ".puji pria itu namun mengarah meremehkan .
"kita berdua gak ada masalah sama kalian jadi biarkan kita pergi ".kata Dhea masih membuat penawaran .
"eh gak semudah itu gadis cantik ,kalian tunggu apa lagi seret mereka ".
merekapun mengiyakan dan menyerang Dhea dan Aisha .
Aisha dan Dhea melangkah mundur kemudian dengan tenang melawan mereka dengan jago nya .
Dhea dan Aisha membagi lawan mereka ,Dhea 3 Aisha 2 lawan .
pria bertubuh besar itu memberi pukulan kepada Aisha ,namun Aisha bisa menghindarinya dan membalasnya dengan pukulan di perut pria itu ,hingga pria tersebut terpekik.tak ingin di remehkan pria satunya menyerang Aisha ,masih sama pria itu memberi pukulan tepat di wajah Aisha ,namun Aisha menghindari nya lagi ,dengan sedikit berjongkok ,Aisha mengambil lengan pria itu ,memutarnya hingga tangan nya berada di punggung ,tak berhenti disana Aisha memukul dengan siku tangan nya hingga pria itu tertunduk mengeluarkan pekik kan sakit ,setelah memberikan beberapa pukulan Aisha ,menendang bokong pria itu ,hingga tersungkur ke lantai.
melihat Aisha dan Dhea hampir membuat anak buah nya babak belur ,pria itu sedikit panik ,ternyata iya tidak bisa menganggap remeh dua perempuan di hadapan nya .
"kalian gimana sih ,lawan dua perempuan begitu aja gak bisa ".geram pria itu ,setelah melihat anak buah nya kalah dan babak belur .
merasa sudah aman ,Dhea dan Aisah segera pergi dari sana ,meninggalkan mereka yang sudah bersimpuh di lantai .
dan mereka pun berhasil keluar dari rumah itu ,yang pasti nya itu lewat pintu belakang .
"heh beber bener ya tuh nenek lampir sengaja banget ngelakuin ini ".kata Dhea seraya mengatur nafas nya .
"aku capek Dhea ".keluh Aisha .
"gak ada waktu sha ,kita harus cepat cepat pergi dari sini ,mumpung mereka belum datang lagi ,tahan dulu kita bisa istirahat di mobil ".
Aisha beranjak dari jongkoknya dan menurut saja .mereka berjalan dengan terburu buru .
(gak kebayang berantem pakek gamis gimana )
namun sesaat langkah mereka menginjak keluar dari pintu pagar ,seseorang memegang pundak Aisha dan Dhea ,dengan reflek mereka memenang pergelangan tangan itu ,menariknya kedepan ,kemudian membanting nya ,sedangkan Dhea memutarnya hingga berada di punggung nya .
"mau apa lagi sih kalian ".kata Dhea ,sebelum menyadari bahwa orang tersebut bukan lah orang yang tadi .
"si siapa kalian ".tanya Dhea kemudian .
"jangan diam aja ,siapa kalian sebenarnya ,kenapa kalian mengintai kita ".tanya Dhea lagi .namun pria itu memilih diam dan kesakitan .
namun Dhea yang saat itu membelakangi Aisha ,dan fokus kepada pria itu ,dari arah belakang seorang pria tiba tiba datang memukul leher Aisha dua kali ,hingga Aisha tak sadarkan diri ,pria itu membawa Aisha pergi dari sana ,sesaat Dhea tersadar ,melihat bahwa seseorang baru saja berlari ,membopong tubuh sahabat nya tersebut keluar dari gerbang ,saat Dhea hendak mengejar orang yang tadi sempat Dhea tangani ,malah menyerang balik Dhea ,menahan Dhea mengejar Aisha yang sudah jauh dari pandangan nya .
kaki Dhea yang di pegang oleh pria itu dengan kuat Dhea menendang pria itu hingga pria itu terpental tak jauh ,namun Dhea bisa lari mengejar Aisha ,namun itu sia sia karena orang yang membawa Aisha sudah hilang ,dan kemungkinan Aisha juga di bawa pergi oleh mobil yang Dhea lihat tadi .
"Aisha .....Aisha ...Aishaaaaah "trial Dhea namun sia sia .Dhea berlutut ,pikiran nya kalut .
"gimana ini ,apa yang harus katakan pada keluarga Aisha ".kata Dhea bingung dan tidak terasa tetesan air mata membasahi pipinya .
☘️**JANGAN LUPA LIKE AND VOTE DAN KOMEN YANG SOPAN ,JIKA ADA YANG TIDAK MENGERTI BISA CHAT PRIBADI LANGSUNG KE SAYA ☘️
__ADS_1
🤗 TERIMAKASIH 🤗
🙏MAAF JIKA ADA TYPO TYPO YANG KELIRU JUGA ,MOHON DI MAKLUMI🙏**