Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
29


__ADS_3

hari berganti malam sejak tadi siang Aisha belum keluar dari kamar nya .


jam menunjukan pukul 7 malam ,waktunya untuk makan malam bersama .


seperti biasa Fahri menghampiri adik nya terlebih dahulu sebelum turun .


"tok tok tok ".


"dek ayo makan malam ,umi sama Abi udah nunggu di bawah ".panggil Fahri ,saat membuka pintu ,ternyata terkunci dari dalam.


"kakak duluan aja ".teriak Aisha dari dalam ,suaranya juga terdengar aneh.


"ya sudah kalau gitu kakak ke bawah duluan ,kamu cepat ke bawah ya ".


"tidak ada jawaban ".


Fahri turun tanpa adik nya .


Fahri duduk di kursi biasa nya ,disana juga sudah ada Abi nya yang duduk ,Zahra sibuk dengan menyiapkan makan malam nya .


"kemana adik kamu Fahri".tanya Atha .


"emb sebentar lagi kata nya bi ".


"tumben Aisha tidak turun bareng kamu nak ".


"emb tadi Fahri udah ajak Aisha mik tapi Aisha nyuruh Fahri duluan ".


"emb gitu ,syukurlah kalau begitu soal nya dari tadi siang waktu umi coba samperin dia di kamar ,kamar nya di kunci dan umi mengira dia udah tidur ".


"terkunci mik ,Aisha gak biasanya ngunci pintu siang siang mik ,tadi pintu nya juga di kunci ".mulai curiga .


"ya sudah biar Abi saja yang panggil Aisha ".beranjak dari duduk nya


"iya bi ".jawab Zahra namun wajah nya sudah tampak gelisah.


"mik ,umi kenapa kok kelihatan nya umi gelisah ".


"gak tau sayang ,sedari tadi perasaan umi gak enak dan gelisah".


"mik jangan terlalu banyak pikiran nanti umi sakit Lo ".


"iya nak ".tersenyum dan mengangguk


"sayang ,buka pintu nya ayo kita makan malam bersama ".panggil Atha


"tak ada jawaban dari dalam ".


"Aisha sayang buka pintu nya ,ini Abi ".panggil lagi lebih keras ,memegang Ganggang pintu dan mendorong nya ,namun tetap tak ada jawaban dari dalam sana .


"Aisha buka pintu nya jangan bikin khawatir Abi ".kali ini tidak biasa ,terus menggedor gedor pintu kamar Aisha .


"ada apa dengan Abi nak ".tanya Zahra .


"Fahri juga gak ngerti mik ".


"ya sudah kita samperin Abi saja ".


baru Fahri beranjak dari duduk nya .

__ADS_1


"Fahri ambil kunci cadangan kamar adik kamu ,cepetan ".teriak Atha dari atas ,dia juga terdengar sangat khawatir .


"cepat nak ambil kunci nya ,biar umi menyusul Abi ".


"iya mik ".


Zahra berlari lari kecil menaiki anak tangga menunju suami nya berada .


"ada apa bi ,kenapa Abi kelihatan sangat panik ".


"ini mik Aisha Abi panggil panggil gak ada jawaban ,pintu nya juga terkunci Abi takut terjadi sesuatu dengan Aisha di dalam ".


"coba umi yang panggil ,Aisha sayang buka pintu nya ,ini umi nak ".kata Zahra seraya menempelkan kepalanya di dinding pintu ,untuk mendengarkan Aisha dari sana ,namun masih sama tidak ada jawaban .


"Fahri cepat ".teriak Atha tak sabar dan panik .


"Fahri yang saat itu berlari dengan sekuat tenaga nya .


"ini bi ".kata Fahri kemudian seraya menyerahkan kunci cadangan itu .


saat pintu kamar Aisha terbuka ,mereka benar benar di kaget kan dengan keadaan Aisha saat ini ,Aisha tergeletak di lantai kamar nya ,wajah nya pucat fasi .


"aisha ,bangun Aisha kamu kenapa nak ".panik Atha seraya meraih tubuh Aisha kedalam pangkuan nya .


"bi ada apa dengan Aisha ". khawatir Zahra ,dan iya tak bisa Manahan air mata nya itu .


"Abi juga gak ngerti mik ,Aisha bangun sayang kamu kenapa nak ".kata Atha lagi .


"bi mending Aisha segera kita bawa ke rumah sakit ".usul Fahri yang khawatir juga .


"ya sudah kamu siap kan mobil ,biar ayah yang gendong adik kamu ".


"baik yah ".berlari ,sekuat tenaga nya ,pergi ke garasi dan mangambil mobil .


"kamu kenapa sha ,bangun sayang ".


beberapa menit kemudian mereka pun sampai di rumah sakit .disana Aisha sudah langsung di tangani oleh dokter yang biasa menangani Aisha .bisa di bilang itu dokter pribadi Aisha .


atha ,Zahra dan Fahri terlihat gelisah dan bingung menunggu di depan ruang pemeriksaan .


"dokter baru keluar ".


"gimana dok ,keadaan Aisha ".tanya Zahra dan Atha hampir bersamaan .


"Aisha baik baik saja ,dia hanya banyak pikiran dan telat makan sehingga perut nya sakit ".


"boleh kami menemui nya ".


"boleh silahkan ,sebentar lagi perawat juga akan memindahkan Aisha ke ruang inap ,dan untuk sementara waktu Aisha harus di rawat inap dulu ,tunggu ke adaan nya membaik baru boleh pulang ".


"terimakasih ya dok ".


"sama sama ,kalau gitu saya permisi dulu ,kalau ada apa apa panggil saya ".


"baik dok ".dokter itu pergi .


sedangkan Aisha di bawa para perawat untuk di pindahkan di ruang rawat inap .


Aisha masih tampak tertidur pulas di atas ranjang rumah sakit itu .

__ADS_1


setelah selesai semua para perawat itu keluar .


"terimakasih ya sus ".ucap Zahra .


"sama sama Bu Zahra ".ucap suster itu ramah kemudian pergi .


"Fahri menatap wajah Aisha yang masih terlihat pucat itu ,dalam hatinya terselip penyesalan atas kejadian tadi siang .


"maaf fin kak Fahri sha ,lagi lagi kak Fahri buat kamu seperti ini ".batin Fahri penuh penyesalan .


"bi ,mi mending Abi sama umi pulang saja dulu ,biar yang jaga Aisha di sini Fahri saja ".


"tapi nak ".kata Zahra


"gak papa kok mik ,ini sudah kewajiban Fahri , besok Abi masih ada pekerjakan kan di kantor ,umi juga masih ada pekerjaan di toko kue umi ,jadi biar Fahri saja yang jaga Aisha ,lagian ini sudah malam mungkin Aisha juga bangun nya besok pagi ".


Zahra dan Atha melihat ke arah putri itu ,ada rasa iba untuk meninggalkan nya ,namun ucapan putra nya juga ada benar nya .


"ya sudah nak umi sama Abi akan pulang dulu ,kalau ada apa apa kamu segera hubungi Abi sama umi ya ".


"iya mik ,umi tenang aja ".dengan tersenyum .


"ya sudah umi sama Abi pamit ".


"iya mik ".


Zahra mencium kening putri nya ,kemudian pergi .


"assalamualaikum".salam mereka berdua .


"wa'alaikumussalam".jawab Fahri .


melihat kedua orang tua nya sudah pergi Fahri duduk di kursi dekat Aisha ,menatap merasa bersalah pada dirinya .


"lagi lagi ,kakak buat kamu sakit dek ,maaf kan kakak ,karena kekhawatiran kakak yang terlalu tinggi ,mengekang kamu dengan keras nya ,kamu jadi begini .


malam sudah larut Aisha tampak mengerjapkan kedua mata nya ,melihat sekeliling nya .


"ini dimana ,ini bukan kamar aku ,aku dimana ,itu Kak Fahri ".ucap Aisha dalam hati .


"kak ,kak ".panggil Aisha lirih ,karena tenggorokannya juga terasa kering ,saat itu Fahri yang tertidur di sebelah Aisha ,terbangun dari tidur nya .


"Aisha kamu bangun ,ada apa dek ,kamu mau minta apa ".ucap Fahri sepontan .


"kak Aisha haus ".ucap Aisha lirih .


"ya tunggu sebentar kakak ambilkan".


bergegas mengambilkan minum .


"tunggu sebentar biar kakak tinggi in ranjang kamu ".


"ini minum nya ".kata Fahri kemudian .aisha segera meminum air putih itu ,agar tenggorokan nya tak terasa kering lagi .


"dek maaf fin kakak ya ,gara gara kakak kamu jadi seperti ini ".


"kak ,yang seharusnya minta maaf Aisha ,Aisha sudah nyusahin kakak selama ini ,Aisha menjadi beban buat kakak ".


"enggak sha ,buat kakak kamu bukan beban ,kamu sudah tanggung jawab kakak ,kakak harus jagain kamu bagaimanapun keadaan nya .

__ADS_1


"terimakasih kak ".


"Fahri mengangguk ".


__ADS_2