Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
93


__ADS_3

sudah dua hari Atha menunggu Zahra di ruangan itu ,iya benar benar tak ingin jauh jauh dari Zahra lagi ,bahkan iya rela tertidur dengan posisi duduk dan tangan nya terus memegangi tangan Zahra .


setelah mandi membersihkan diri Atha tampak langsung masuk lagi dan memilih sholat di dalam ruangan itu juga .


tak lupa Atha terus berdoa kepada sang maha kuasa untuk segera memberi keajaiban buat Zahra ,terbangun dari tidur panjang nya .


sedangkan mama Lisa dan umi Ika tampak berada di kediaman rumah umi Ika ,mereka tampak sedang menggendong cucu mereka yang mungil itu ,mereka juga tampak bahagia karena sekaligus di beri dua cucu yang ganteng dan cantik .


lagi lagi Atha tertidur di samping Zahra dengan posisi duduk ,kepala di atas kasur Zahra .


tiba tiba jari jari Zahra bergerak dan malah kini tangan nya memegang kepala atha membelai rambut Atha yang lurus itu .


Zahra tampak mengerjabkan mata nya ,mencoba menjelaskan pandangan nya .


"enggak ma ,Atha mau disini saja temenin Zahra ,kasian Zahra ma ".kata Atha yang saat itu tidak menyadari jika tangan yang membelai rambutnya itu adalah tangan Zahra .


merasa terganggu Atha bangun dari tidurnya dan melihat ke sekeliling nya ,namun Atha tak mendapati siapa pun disana.


Atha bingung dan sesaat Atha melihat ke arah zahra ,sepontan Atha bangun dari duduk nya .


"Zahra kamu sudah sadar ".kata Atha ,iya tampak terharu senang .


"mas akan panggilkan dokter ".kata Atha kemudian memencet tombol darurat di sebelah Zahra .


"zahra tampak tersenyum ke arah Atha ".


"mas".panggil Zahra lirih .


"iya sayang mas disini ,maaf kan mas sudah menyakiti kamu zahra ,maafkan mas ".kata Atha yang saat ini memeluk Zahra .


tak beberapa lama pun dokter dan suster berdatangan ,dan segera memeriksa ke adaan Zahra .


Atha setia menunggu Zahra di samping .

__ADS_1


setelah memeriksa keadaan Zahra dokter itu tampak tersenyum lega.


"gimana dokter ke adaan istri saya".tanya Atha sepontan.


"Alhamdulillah ini sudah kuasa Allah ,mbak Zahra masih di beri kesempatan kedua untuk menjalani kehidupan nya ".kata dokter itu .


karena jika di lihat dari keadaan Zahra waktu itu ,kesempatan untuk bertahan hidup lagi sangatlah kecil bagi Zahra ,namun setelah hampir 4 bulan koma dan keadaan nya terus menurun ,tapi kini Allah menunjuk kan kuasanya .


"mas akan telfon umi dan mama dulu ya ".kata Atha sangking bahagia lupa ,akan untuk menghubungi keluarganya .


"selamat ya mbak zahra ,akhirnya mbak Zahra siuman dan ini semua sudah kehendak Allah ".kata dokter itu kepada Zahra .


"terimaksih dok ".kata Zahra ,suara nya masih tampak lirih .


"halo assalamualaikum ma ".salam Atha kemudian .


"wa'alaikumussalam nak ,ada apa Atha ".jawab mama Lisa di sebrang sana .


"ma ,Zahra sudah sadar dari koma ,Atha minta mama ajak umi dan Abi kesini ,dan ajak anak anak juga ya ma ".kata Atha terdengar bahagia .


"ada apa Lis ".tanya umi Ika .


Lisa memang saat ini berada di rumah kediaman besan nya itu ,sejak tau kalau dia sekarang mempunyai seorang cucu Lisa rela menginap di rumah besan dan sekaligus sahabat nya itu ,iya benar benar tak ingin jauh juga dari kedua cucu nya lagi ,apa lagi dia tidak tau kapan Zahra melahirkan cucunya .


"ka ,kita harus segera ke rumah sakit ".kata Lisa .


"ada apa Lis ,kenapa kamu terlihat bahagia ".kata Ika yang main potong ucapan Lisa ,mungkin karena panik .


"ka zahra sudah sadar dari koma nya ,kita di suruh kesana sama Atha dan membawa anak anak mereka ".Kata Lisa .


"Alhamdulillah ya Allah ,akhirnya engkau memberi kesembuhan untuk putri hamba ".ucap umi Ika senang ,tak lupa juga iya mengucapkan rasa syukur nya .


"ya sudah kita siap siap dan segera ke rumah sakit ".ajak Lisa .

__ADS_1


saat itu di kediaman Ika ada putri dan Dinda yang sedang menjaga anak anak Zahra juga ,bagaimanapun umi Ika juga berterimakasih kepada mereka berdua karena selama ini sudah menjaga Zahra ,menemani Zahra ,jadi umi Ika mengizinkan mereka untuk berdekatan dengan cucunya .


mendengar berita itu ,putri dan Dinda berencana menghubungi Dimas .


"dim kamu dimana ".tanya Dinda di pesan chat nya itu kemudian mengirimkan nya ke ponsel Dimas .


"kamu secepatnya ke rumah sakit ,ada kabar gembira ,Zahra sudah bangun dari koma nya ".kata Dinda lagi di pesan chat itu .


karena saat ini iya tidak bisa menelfon karena sedang bersama umi ,Dinda memilih untuk mengiriminya pesan chat saja .


Atha terus menatapi wajah Zahra ,iya begitu bahagia melihat Zahra sudah kembali .


"Zahra maafin mas ya, selama ini mas sudah salah faham sama kamu ,mas sudah menyakiti hati kamu ,mas sudah mengecewakan kamu ,mas janji setelah ini mas akan cerita sama kamu semua nya ,mas gak ingin kamu salah faham dan membuat luka di hati kamu ,dan mas berjanji selalu ada di samping kamu ,mas tak ingin jauh dari kamu lagi Zahra ,kamu maafin mas kan Zahra ".kata Atha terus meminta maaf kepada Zahra dan terus memegangi tangan Zahra menciuminya .


"tapi mas surat itu ".kata Zahra matanya mulai berbinar binar lagi ,air mata itu sudah tampak membendung di kelopak mata Zahra ,namun Zahra menahan nya agar air mata itu tak menetes .


"maaf Fin mas Zahra ,jujur itu bukan surat dari mas ,mas juga tidak pernah membeli nya dan tanda tangan mas disana juga tanda tangan palsu ,mas benar benar tidak tau tentang surat itu Zahra ,mas mohon sama kamu percayalah ".kata Atha lagi menyakinkan.


melihat mata Zahra yang sudah berbinar Atha langsung berdiri dan memeluk Zahra dengan erat ,iya tak sanggup membayangkan rasa sakit yang Zahra rasakan saat ini .


"Zahra mas harap kamu percaya dengan omongan mas ,mas benar benar sayang sama kamu ,mas tak ingin jauh jauh dari kamu ".kata Atha kemudian .


"Zahra juga minta maaf mas ,karena Zahra selama ini memilih bersembunyi dari semua masalah ini ,Zahra lari dari tanggung jawab Zahra sebagai istri mas dan ".kata Zahra namun Atha sudah memotong ucapan nya .


"kamu gak salah sayang ,yang salah adalah mas ,ini semua kesalahan mas ,mas semudah itu percaya dengan orang lain ketimbang istri mas sendiri ,dan mas juga minta maaf sama kamu ,karena mas baru tahu juga kalau foto yang di kirim Serly itu cuman akal akal lan Serly saja ,dan Rey juga sudah mejelaskan semua nya kepada mas malam itu ,dan mas sangat minta maaf karena sudah menghianati rasa percaya kamu ke mas ,hingga kamu merasakan sakit dan kecewa malam itu ".kata atha .


"mas semua nya sudah terjadi "kata Zahra .


"iya sayang ,kamu mau kan maaf kan mas , izinkan mas memperbaiki kesalahan mas selama ini ke kamu ,dan izinkan mas menjaga kamu melindungi kamu dan anak anak kita ,kita mulai lembaran baru ,hidup dengan bahagia dan keluarga yang utuh ".kata Atha tangan nya kini memegang kedua pipi Zahra dan menatap mata Zahra dengan lekat nya .


"iya mas ,Zahra maafin mas dan memberi mas kesempatan untuk memperbaiki semua nya ".jawab Zahra .


"terimakasih sayang ".kata Atha kemudian memeluk Zahra kembali .

__ADS_1


kesalah faham man di antara mereka pun kini sudah terselesaikan .dan mereka akan memulai menjalani hidup dengan lembaran baru .


__ADS_2