Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
51


__ADS_3

"kayak nya aku kenal dengan suara ini ,tapi mana mungkin ".tanya nya pada diri sendiri ,Fahri keluar dari mobil dan suara itu semakin jelas .


"to_long "sambil menangis bingung .


"ini benar suara Dhea ".dengan mencari asal suara itu berada ,kemudian samar samar Fahri melihat Dhea bersimpuh di jalanan sambil dan sambil menangis ,Fahri semakin merasa aneh kini perasaan nya menjadi kekhawatiran.


Fahri berlari sekuat tenaganya untuk sampai kepada Dhea .


"Dhea kamu kenapa Dhea ,kenapa kamu nangis disini sendiri kemana Aisha ".ucap Fahri kali ini dia hampir menyamai tinggi nya dengan Dhea .


Dhea masih terisak ,Dhea menunduk .


"apa yang harus aku katakan ".ucap Dhea dalam hati .


"kenapa kamu diam ,kemana Aisha Dhea ".tanya Fahri kali ini suaranya terdengar meninggi .


"a_a_ai_sha "ucapan itu terpotong potong ,membuat Fahri semakin geram dan membentak nya lagi .


"kemana Aisha ,apa yang terjadi sama dia ".geram Fahri kali ini dengan memegang kedua pundak Dhea dan mengguncang nya disana .


"a_a_aisha,di culik di_dia".


"kenapa bisa ".kata Fahri suaranya mulai lembut ,Fahri mencoba mengontrol emosi nya itu ,bagaimanapun ini bukan sepenuhnya kesalahan Dhea .


Fahri menghela nafas dengan kasar .


tatapan yang tadi nya penuh amarah kini berubah menjadi iba,Fahri menyadari bahwa Dhea juga merasa bersalah namun jika di ingat Dhea pasti tidak akan membiarkan semuanya terjadi dengan medah begitu saja.


"trus apa kamu mengenali mereka ,dan kemana mereka membawa Aisha ".tanya Fahri kemudian.


"aku gak kenal mereka ,mereka ada beberapa orang ,dan tadi yang sempet aku lihat Aisha juga pingsan dan membawanya kabur dengan mobil ".jelas Dhea masih dengan isak tangis nya .


"sudah jangan nangis lagi ,mending kejar mereka ,kemungkinan mereka belum jauh ,karena setahu ku jalan ke arah sana jalan satu arah untuk ke kota ".


Dhea menatap sendu ke arah Fahri ,mata mereka saling bertemu .kemudian Fahri mengulurkan tangan nya .tak ada respon ,Dhea mengambil uluran tangan itu dan di bantu nya untuk berdiri .


kemudian Fahri melangkah ke mobil nya di ikuti Dhea di belakang nya .


setelah berada di dalam mobil tanpa sekata kata pun Fahri menghidupkan mesin mobil nya dan melajukan mobil itu dengan cepat .


Dhea masih diam ,sesekali Dhea melihat ke arah Fahri yang pasti nya yang kelihatan panik dari pada dirinya .Dhea menyadari bahwa Fahri dan keluarga nya sangat menjaga Aisha .tak terasa air mata itu membasahi pipi nya lagi ,bayangan bayangan kepanikan keluarga Aisha muncul dalam benaknya ,Dhea tidak tau bagaimana reaksi mereka mengetahui bahwa putri yang mereka jaga di culik .


mata Fahri fokus ke jalan yang begitu gelap ,namun sesekali melirik ke arah Dhea .Fahri menyadari bahwa Dhea tampak masih menangis lagi .


"kamu gak perlu merasa bersalah ,ini bukan sepenuhnya salah kamu ,ini cobaan yang di berikan oleh Allah untuk keluarga kami ".kata Fahri kemudian ,mata nya masih fokus ke jalan ,Fahri mencoba menenangkan sahabat adik nya itu .


"Dhea bingung kak ,bagaimana reaksi umi dan Abi ,mengetahui kalau putrinya di culik ".tangis Dhea semakin menjadi .


"andai Aisha mau dengar omongan Dhea untuk tak datang ke acara ini ,ini semua gak akan terjadi ,dan Aisha pasti masih ada di kamar tiduran atau ....atau bercanda dengan umi dan Abi ".lanjut Dhea ,yang tangis nya semakin tak terbendung .

__ADS_1


perasaan iba itu muncul di benak Fahri ,Fahri tak menyangka kalau Dhea sangat menyayangi adik nya tersebut ,Fahri juga merasakan rasa kehilangan Dhea dalam hati nya ,tanda disadari oleh Fahri ,tiba tiba saja tangan Fahri mengelus pucuk kepala Dhea ,dan mencoba menenangkan perasaan Dhea disana .


"kamu yang tenang ,kita pikirkan sama sama ,dan semoga Aisha cepat balik ke kita dalam ke adaan sehat dan maslaah Abi dan umi nanti biar aku yang jelasin ,sebelum itu tolong ceritakan kronologi nya agar aku bisa jelaskan pada umi dan Abi ".kata Fahri ,sikap yang tadi nya penuh emosi dan tak terkendalikan itu benar benar hilang dalam dirinya .


dhea mengangguk dan memulai menceritakan semua nya .setelah panjang lebar Fahri sedikit menyimpulkan dengan cerita Dhea tadi ,dan berfikir bahwa yang menculik adik sekaligus kembaran nya itu adalah rencana Amel ,Kakak senior yang di maksud Dhea ,yang sering membully Aisha di kampus .


di sepanjang perjalanan mereka tak mendapatkan tanda tanda apapun tentang Aisha .mobil mereka sudah melaju jauh dari tempat mereka berada ,jalanan juga sangat sepi dan gelap ,hanya pohon pohon besar yang tumbuh di pinggiran jalan.sesaat tiba tiba ada sebuah mobil dari arah berlawanan yang melaju kencang dan hampir saja mobil mereka saling senggol namun Fahri bisa membanting setir mobil ke arah kanan dan menginjak rem secara mendadak hingga hampir saja Dhea membenturkan kepala nya ke dashboard mobil .


"kamu gak papa kan Dhea ".tanya Fahri sepontan " .


"Alhamdulillah kak dhea gak papa kok ".ucap Dhea dengan mencoba meredakan rasa syok nya itu .


"bener bener gila orang sekarang ,kayak udah jalanan milik nenek moyang nya aja ".maki Fahri kemudian .kemudian melihat sudah baik baik saja Fahri melanjutkan perjalanan nya ,dan tepat tak jauh dari kejadian tadi Fahri melewati sebuah mobil dan di sekitar mobil itu ,ada beberapa orang yang tergeletak kesakitan .ada rasa aneh dalam benak Fahri .namun berbeda dengan pemikiran Dhea .


Dhea merasa tak asing dengan mobil tersebut dan mencoba mengingat nya .


"mobil itu ".ucap Dhea kemudian .


"kamu mengenali mobil tadi ".tanya Fahri kemudian .


"aku seperti tidak asing dengan mobil tadi ,tapi dimana......berhenti Kak ".kata Dhea kemudian .


Fahri sepontan menghentikan mobil nya


"ada apa Dhea ".tanya Fahri


"kamu yakin Dhea itu mobil mereka ".meyakinkan .


"iya kak ,dan aku sedikit ingat dengan orang yang tadi menahan Dhea tadi ".


"ya sudah kita putar balik ".seketika itu Fahri memutar arah mobil mereka dan sesaat kemudian mereka sampai di depan mereka ,Dhea dan Fahri segera turun dan menghampiri salah satu dari mereka yang kebetulan masih sadar dan menahan sakit.


"kemana adik gueh ".tanya Fahri yang tak segan segan langsung mencengkram kra baju milik pria itu.


"si _siapa kamu ".tanya pria itu dengan meringis kesakitan .


"aku kakak nya ,dimana kalian bawa adik saya ".tanya Fahri lagi kini wajah nya terlihat bengis .


"aku gak tau ".jawab pria itu membuat Fahri menjadi marah dan melayangkan pukulan ke wajah pria itu .


"stop stop cukup ".kata pria itu kemudian .


"dimana adik saya ".tanya Fahri lagi kini menguatkan cengkraman nya .


"saya benar benar tidak tau ,tadi memang kami bersama dia ta_tapi ".


"tapi apa ".potong Fahri .


"ta_tapi tadi ada segerombolan orang yang kemungkinan juga mengincar perempuan itu dan mereka merebutnya dari kami ".

__ADS_1


"jangan bohong ,trus kemana mereka ,mereka lari kemana sekarang ".


"mereka ke arah sana dan mengendarai mobil sedan Corolla hitam ".


seketika Fahri dan Dhea saling tatap ,saat mendengar ucapan pria itu ,dan mengingat bahwa mobil tersebut adalah mobil yang hampir saja menabrak mereka tadi .


tangan Fahri melemas ,tubuh nya juga terlihat tak berdaya mendengar penjelasan pria itu , cengkraman itu perlahan Fahri lepas ,Fahri menatap kosong ke depan ,perlahan tubuhnya terunyuh ke aspal ,tak pernah terpikirkan bahwa ternyata banyak oknum yang ingin nyawa adik nya itu .


Dhea melihat kelemahan Fahri ,Dhea melangkah menghampiri nya dan mencoba menahan tubuh Fahri yang perlahan tersimpuh ke jalan aspal itu.


"kak ,kak Fahri yang sabar ya ,aku tau bagaimana perasaan kakak saat ini ,tapi kakak harus kuat ,ini demi Aisah kak " kata Dhea seraya memegang kedua pundak Fahri yang tadi nya menahan nya .


Fahri masih diam ,dia benar benar terpukul dengan semua yang terjadi .setalah itu mata Fahri menatap tajam ke arah pria itu lagi ,namun kali ini tatapan membunuh .Fahri kembali mencengkram kra baju pria itu dan duduk di atas perut pria itu .


"siapa yang suruh kalian,untuk menculik Aisha " tanya Fahri sisi iblis nya muncul kembali.


pria itu diam ,dan hanya terdengar meringis kesakitan nya saja .


"siapa yang menyuruh kalian ".tanya fahri lagi ,menghentak kan tubuh pria itu ke aspal.


pria itu masih bersikap sama .


"siapa yang menyuruh kalian ".tanya Fahri lagi suaranya terdengar bergetar dan terlihat disana air mata sudah membasahi pipinya .


dan pria itu tak menjawab nya dan malah tersenyum kecil .dan kehilangan kesabaran fahri pun langsung melayangkan pukulan ke wajah pria itu bertubi tubi sehingga pria itu tak sadarkan diri.setelah merasa puas dan menyadari bahwa pria itu sudah pingsan atau mati Fahri tak perduli itu ,Fahri melepaskan cengkraman nya tadi ,dan turun dari duduk nya ,Fahri berdiri membersihkan tubuh nya Yanga merasa kotor karena telah memanggang pria itu .Fahri mengambil ponsel milik nya di saku celana nya .terlihat Fahri sedang menelfon seseorang sesaat kemudian Fahri telah berbicara di telfon itu .


Dhea yang melihat hanya masih mematung dan terdiam ,Dhea benar benar tau bagaimana sisi buruk Fahri saat ini .


"yah tolong kirim beberapa orang untuk datang ke jalan yang Fahri kirim tadi ke ayah ".ucap Fahri kemudian .


"ada apa nak ,apakah terjadi sesuatu ".tanya orang tersebut dari sebrang sana


"yah dengarkan penjelasan Fahri ,yah saat ini Fahri benar benar butuh bantuan ayah ,Aisha di culik yah dan ada kemungkinan orang yang ingin menculik Aisha bukan dari satu pihak tapi ada beberapa pihak lain nanti Fahri jelasin kalau bertemu ayah yang terpenting ayah kirim seseorang dulu dan menyuruh mereka untuk membawa orang orang ini ke markas ayah kemudian ayah bantu Fahri untuk mencari Aisha ,dan kalau perlu suruh murid murid ayah untuk membantu mencari Aisha juga ".jelas Fahri .


"apakah Abi dan umi mu sudah tau nak ".terdengar panik .


"untuk sementara Abi sama unik belum tau ,hanya ayah saja yang tau ,kalau gitu panggilan Fahri tutup untuk alamat Fahri akan kirimkan ke ayah ".tanpa salam yang terucap panggilan itu pun terputus dari pihak Fahri .


Dhea diam dan hanya mendengar ,saja ,Dhea juga tidak tau siapa yang barusan tadi iya berbicara dan dhea hanya samar samar mendengar bahwa Fahri meminta bantuan kepada seseorang .


"Dhea kita masuk mobil ".ajak Fahri kemudian dan mengabaikan pria pria itu tergeletak di jalan .


Fahri melajukan mobilnya sangat kencang ,membuat Dhea sedikit takut dengan hal itu .


πŸ€JANGAN LUPA KASIH JEJAK SETELAH MEMBACA YA ,DENGAN CARI LIKE ,VOTE ATAU BISA KOMEN ,TAPI KOMEN NYA YANG SOPAN YA DANA KALAU ADA YANG PUNYA INSPIRASI BUAT PLOT NYA BISA CHAT PRIBADI AJA OK πŸ€—πŸ€


πŸ€— TERIMAKASIH πŸ€—


πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2