Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
35


__ADS_3

Fahri berlari di koridor rumah sakit itu ,di ikuti Dhea,Tristan dan teman teman nya .tanpa terduga oleh Dhea ,tiba tiba Fahri langsung memukul orang yang sedang menunggu adik nya itu .


"bug bug bug".pukul Fahri tanpa ampun.


"Lo apain adik gueh ,Lo kan yang nyelakain dia".


"kak Fahri sabar kak sabar jangan salah faham dulu "ucap Dhea mencoba melerai dengan memegang lengan Fahri ,karena dirinya di kuasai amarah Fahri mengelak pegangan Dhea ,hingga Dhea terjatuh ,Fahri kembali menyerang ,dan memukul wajah fazal .


iya fazal lah yang membantu Aisha tadi .


"kak berhenti kak ,gak enak di lihat orang banyak ini rumah sakit ".kata Dhea terus berusaha menenangkan Fahri dengan memegang lengan nya .


"tapi dia yang udah culik Aisha ".ucap Fahri penuh emosi .


fazal yang menerima pukulan dari Fahri cukup kuat hanya bisa diam ,iya sadar betapa panik nya Fahri saat ini .


"kak kakak salah faham ,bukan kak Fahri yang culik ataupun nyelakain aisha ".mencoba menjelaskan .


Fahri diam "kenapa kamu diam ,jawab aku ,kamu kan yang nyelakain adik gueh ".


"fazal diam ,dan hanya melihat ke arah Dhea dan lain nya ,seraya memegang pipi dan perut nya yang terasa sakit akibat pukulan membabi buta Fahri tadi .


"kak jelas sin ,kalau bukan kakak pelakunya ".kata Dhea .


"kenapa kamu bela dia sih ".ucap Fahri marah ke Dhea .


"kak ,bukan nya aku belain kak fazal ,emang bukan kak fazal pelaku nya .


dokter tiba tiba keluar dari ruang IGD itu .


"dokter gimana ke adaan adik saya ".ucap Fahri sepontan ,mendekat ke arah dokter itu .


"emb mas Fahri ,adik mas seperti nya mengalami trauma nya kembali ,saya juga tak mengerti ,tapi menurut pemeriksaan fisik adik mas Fahri tidak apa apa ,tapi dia seperti ketakutan ,kalau boleh tau apa yang sebenar nya terjadi pada mbak Aisha tadi ,kok bisa dia seperti ini ".jelas dokter itu .dia dokter Nadia ,dokter yang selalu merawat Aisha saat Aisha di rumah sakit .dari Aisha masih kecil hingga sekarang .


Fahri menatap fazal ,dengan emosi nya yang menggebu gebu.


Fahri melangkah cepat ke arah fazal dan memegang kra baju fazal ,Fahri siap untuk memukul nya kembali .


"Fahri berhenti ".ucap Abi Fahri yang tiba tiba datang ,menghentikan perbuatan Fahri itu .


"ayah ! tapi yah dia orang yang culik Aisha ".ucap Fahri mencoba menjelaskan .


"lepas Fahri ,Abi gak pernah ngajarin kamu jadi orang yang mendahulukan emosi ".kata Atha seraya menarik tangan Fahri ,yang memegang kra baju fazal .


"kamu gak papa nak fazal ".tanya Atha .


"saya gak papa om ".jawab fazal lapang dada .


"maaf kan anak saya nak fazal ,dia terlalu khawatir dengan adik nya ,jadi dia seperti ini ".


"kenapa Abi minta maaf sama dia sih ".tidak terima Fahri .


"diam kamu Fahri ".


"gak papa kok om ,saya mengerti bagaimana perasaan seorang kakak ,jika adik nya terluka ".


"jangan munafik kamu ".ucap Fahri lagi .


"udah kak ,jangan di terusin ".ucap Dhea yang tiba tiba memegang lengan Fahri lagi .

__ADS_1


"eh rasain Lo "ucap Tristan dalam hati ,sangat senang karena melihat fazal di pojokan.


"dokter Nadia bagaimana ke adaan Aisha ".


"emb maaf Bu ,seperti yang saya jelas kan tadi ,seperti ya Aisah mengingat kembali kejadian 3 tahun lalu,sehingga dia menangis dan pingsan ,di lihat dari wajah nya juga ,Aisha menangis terlalu lama ,sehingga matanya sebam dan merah ".


"ya Allah nak ,kenapa kamu jadi seperti ini sih ".ucap Zahra tak kuasa .


"maaf nak fazal ,kalau boleh tau nak fazal kah yang bantu Aisha tadi ".tanya Atha .


"sebenarnya bukan saya yang saat itu menemukan Aisha ,tapi teman saya ".


🍀 flash back on 🍀


hari mulai sore ,fazal tampak belum pulang dari kampus ,karena ada beberapa tugas yang harus iya selesai kan .


"fazal fazal ".panggil teman nya yang baru datang ,dengan nafas ngos ngosan .


"Dino ,kamu kenapa kok ngos ngosan gitu ".tanya fazal .


"zal Lo harus ikut gueh ".suara nya terdengar terburu buru ,dan menarik lengan fazal .


"mau kemana ".menolak fazal .


"udah elo harus ikut gueh "tarik Dino teman fazal .


"zal elo dengar gak "ucap Dino .


fazal diam mencoba mendengar apa yang di pinta Dino .


"suara perempuan menangis tersedu sedu ".


"jadi elo dengar juga kan ,kira kira menurut elo itu suara tangis manusia apa kuntilanak ".ucap Dino mulai ngelantur dan wajah nya juga tampak ketakutan .


fazal melangkah mendekat ,mencari asal suara itu berada .


"elo mau kemana ".cegah Dino takut .


"udah diam ,gueh mau cari asal suara itu ".


"elo gak takut apa ,gimana kalau itu hantu ".


"elo panakut banget sih ,udah ah ".fazal terus melangkah kan kaki nya ,langkah nya terhenti di sebuah ruangan yang tertutup ,fazal mendekat kan telinga nya di dinding pintu itu ,dan suara menangis itu semakin jelas di dalam sana .


"sepertinya suara nya terdengar dari dalam san Din ".ucap fazal seraya mencoba memegang daun pintu dan membuka nya perlahan ,tapi fazal tak bisa karena pintu terkunci dari luar .


"zal ,udah mending kita pergi dari sini ".


fazal tang menghiraukan ,dan malah memanggil manggil .


"halo apa ada orang di dalam sana ".


"zal elo apa apaan sih ,nanti yang muncul hantu gimana ".


" suara Aisha menangis ".


"halo apa ada orang di sana ".ucap fazal lagi menyakinkan .


"masih sama ,suara Aisha menangis ".

__ADS_1


"udah ah zal kita pergi dari sini ".ajak Dino


"eh no elo bawa kunci gudang ini kan ".tanya fazal .


"baut apa zal ".


"udah elo jangan banyak omong sini kuncinya ".


"iya iya ini nih ".seraya memberikan kunci pada fazal .


fazal segera membuka kunci nya .


di dalam sana Aisha menangis seraya memeluk ke dua lututnya ,menenggelamkan wajah nya itu disana ,menangis entah mulai dari kapan .


"Aisha ".ucap fazal ,iya fazal bisa mengenali Aisha dari baju yang dia pakai ,sepatu dan tas nya .


Aisha terdiam ,melihat ke arah fazal dengan sendu .


"kak Fahri ".ucap Aisha ,sepontan memeluk tubuh fazal itu ,Aisha mengira bahwa itu adalah kakak nya .


fazal terdiam bingung harus bagaimana ,bagaimana pun Aisha adalah perempuan bercadar ,sebagai laki laki yang mengerti keadaan nya ,fazal menghormati Aisha sebagai perempuan Muslimah.


"maaf kan aku sha ".ucap fazal dalam hati nya .


"tiba tiba Aisha berhenti menangis dan melepas pelukan nya ".


"Aisha kamu kenapa sha ,bangun sha ".kata fazal panik ,karena Aisha tiba tiba pingsan .


fazal memperhatikan mata Aisha dengan jelas ,bahwa gadis di hadapan nya itu sudah lama menangis di sini .


"maaf sha ,keadaan nya mendesak ,aku harus bawa kamu ke rumah sakit ".ucap fazal kemudian menggendong tubuh Aisha yang mungil itu .


Dino teman fazal hanya bisa diam melihat fazal yang begitu panik nya .


"elo mau bawa dia kemana zal ".tanya dino.


"gueh harus bawa dia ke rumah sakit din".kata fazal sedikit berlari .


sesampainya di rumah sakit ,fazal kembali membopong tubuh Aisha ,dan membawanya masuk ke dalam IGD .


"dokter tolong bantu dia ".ucap fazal seraya menaruh Aisha di ranjang rumah sakit itu .


"Aisha !!! apa yang terjadi sama dia ".ucap dokter itu ,ya dia adalah dokter Nadia ,yang selama ini merawat Aisha di rumah sakit itu ,jadi wajar jika dia mengenali nya .


"saya juga gak tau dok ,saya nemuin dia menangis di dalam gudang kampus ".


"lalu begitu mohon mas bisa keluar biar saya yang menangani Aisha ".


"baik dok ".ucap fazal memahaminya tanpa menolak fazal keluar dari ruang IGD .


fazal menunggu Aisha di depan ruang IGD itu ,berjalan kesana kesini karena panik nya .


🍀 flash back off 🍀


Fahri terlihat masih ber api api melihat ke arah fazal ,Fahri belum sepenuhnya percaya dengan cerita fazal .


"ya sudah ,kalau udah begini ,kita tunggu penjelasan dari Aisha nya ,kenapa bisa dia berada di gudang itu sendiri ,dan untuk nak fazal terimakasih sudah menolong putri saya ".ucap Atha berlapang dada .


"sama sama om ,itu sudah kewajiban saya ".ucap fazal .

__ADS_1


__ADS_2