Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
45


__ADS_3

 


Zahra masih sibuk dengan pekerjaan nya ,sedangkan jam makan siang sudah berlalu beberapa menit yang lalu .Atha juga sudah terlihat membereskan pekerjaan nya di meja nya .kemudian segera pergi turun untuk mengajak Zahra makan siang bersama .


 


"Rey".panggil Atha saat sudah ada di luar ruangan nya .


"iya bos ".jawab Rey sepontan dan langsung berdiri .


"kali ada yang cari saya ,bilang saya masih makan siang ok ".pesan Atha kepada Rey .


"baik bos ".jawab Rey senang hati.


atha pun meninggalkan Rey sendiri dan masuk kedalam life.


sesampai nya di lantai dimana Zahra berada ,Atha langsung masuk ke ruangan itu tanpa salam .


"sayang kita pergi makan siang " kata Atha tiba tiba ,yang saat ini sudah ada di hadapan Zahra.


"mas atha ".kaget Zahra dan melihat ke arah sekitar nya ,di sana masih ada beberpa kariyawan termasuk ayu ,intan dan Fikri .mereka yang melihat bos nya dan istri nya itu hanya senyum senyum seneng lihat mereka ,entah apa yang ada di pikiran mereka .


"tapi mas Zahra belum selesai ".kata Zahra .


"gak papa kan masih ada nanti ,udah ayok ".paksa Atha seraya menarik tangan Zahra dengan lembut .Zahra pun terlihat menurut ,mereka pun meninggalkan mereka bertiga .


"mbak Zahra duluan ya " kata Zahra merasa tak enak hati ,saat hendak pergi tadi .


"duhhh mereka berdua itu bikin aku ngiri aja ,mereka juga sangat serasi ,yang satu cantik ramah dan laki laki tampan tapi cuek ".kata intan .


"iya ,jadi ngiri gueh ".timpal ayu .


"sudah kalau udah sama 2 cewek yang baperan gini " sindir Fikri kemudian pergi begitu saja .


"yeeeee" kata mereka berdua bersamaan.


Zahra dan Atha terlihat jalan sejajar Atha juga terlihat menggandeng tangan istri nya itu dengan mesra nya .tentu saja membuat semua pandangan tertuju kepada mereka berdua ,siapa yang gak kenal bos nya yang super cuek itu ,dan tiba tiba sekarang ,setelah semua nya tau bahwa dia sudah menikah ,dengan santai nya pamer kemesraan kepada kariyawan kantor nya .Zahra juga terlihat kikuk saat suami nya itu terus menggandeng tangan nya .di antara mereka juga terlihat menyapa mereka berdua saat berjalan di depan nya,ada juga yang memuji kemesraan Atha dan Zahra .


"selamat siang pak Atha ".sapa kedua satpam yang menjaga di depan pintu utama kantor itu dengan ramah mereka juga sedikit membungkukkan badan nya .


"siang ".jawab Atha .Zahra juga terlihat menyipitkan mata nya bertanda bahwa dia juga tersenyum di balik cadar nya .


zahra dan Atha berjalan keluar ,menjauh dari gedung kantor nya .

__ADS_1


"kita mau makan siang di mana mas ".tanya Zahra kemudian .


"kita makan di kaffe temen mas saja ya ,makanan disana juga enak enak ,dan kebetulan mas udah lama gak kesana ".jawab Atha .


"ebm baiklah ".jawab Zahra di iringi menganggukkan kepala nya .


"ya sudah kamu tunggu di sini dulu ya ,biar mas ambil mobil dulu ".kata Atha kemudian berjalan meninggalkan Zahra .lagi lagi Zahra mengangguk mengerti .tiba tiba ponsel milik Zahra berbunyi ,dengan segera pun Zahra mengambil ponsel nya yang ada di tas kecil yang Zahra gantung di tangan nya .


"umi ".kata Zahra setelah tau bahwa yang menelfon adalah umi nya .


"assalamualaikum umi ".salam Zahra .


"wa'alaikumussalam ".jawab umi di sebrang sana .


"ada apa umi ".tanya Zahra wajahnya juga tampak bahagia .


"gimana kabar nya sayang ,lama kamu gak kesini ,umi kangen ".kata umi Ika di sebrang sana .


"sama umi ,maaf ya umi, zahra belum bisa kesana ,menemui umi ,soal nya Zahra sekarang kuliahnya lagi magang ,jadi gak bisa di tinggal ".kata Zahra merasa sedih .


"oh gitu ,gak papa nak ,kalau ada waktu saja sayang kesini ,atau hari libur ,umi benar benar kangen kamu ,kakak kamu nazwa juga kangen ".kata umi Ika mencoba mengobati rasa rindunya itu .


"iya umi ,Zahra akan sempatkan kalau ada hari libur kesana ".kata Zahra kemudian .


"iya umi ,udah dulu ya umi ,Zahra masih di jalan ,nanti Zahra telfon kembali ".kata Zahra kemudian .


"iya udah nak ,hati hati di jalan , assalamualaikum".kata umi Ika kemudian memberi salam .


"wa'alaikumussalam umi ".jawab Zahra ,panggilan itu pun berakhir .Zahra melihat mobil suami nya melaju pelan dari arah kejauhan sana ,zahra juga terlihat memasukan kembali ponsel nya ke dalam tas kecil nya itu ,namun tanpa di sadari oleh Zahra dari arah kanan sana ada sebuah sedan hitam melaju sangat kencang ,jika di lihat sedan itu memang ingin menabrak Zahra ,Zahra yang saat itu berada di tepi jalan tak melihat sedan itu melaju ke arah nya .


"AWAS MBAK ".teriak seseorang kepada Zahra ,berlari sebisa mungkin ke arah zahra ,agar Zahra tak tertabrak sedan itu .laki laki itu akhir nya bisa meraih tubuh Zahra ,hingga mereka berguling guling di aspal .Atha yang melihat kejadian itu dari arah kejauhan ,ingin rasanya mengejar sedan itu ,tapi Atha juga terlihat panik ,Atha sedikit mempercepat laju mobil nya .


"terimakasih" kata Zahra kemudian seraya hendak berdiri dari tersungkur nya ,namun kelihatan nya Zahra mendapat luka di lutut kaki nya .


"mbak gak papa ".kata laki laki itu ,saat melihat Zahra merintih kesakitan .


"gak papa mas sekali lagi terimakasih ".kata Zahra lagi ,namun iya tak melihat ke arah laki laki itu .


"sama sama lain kali hati hati ya mbk ".pesen laki laki itu .saat Zahra melihat ke arah laki laki itu ,Zahra sepontan kaget .


"kak yoga ".kata Zahra saat sudah melihat ke arah laki laki itu.


"iya saya yoga ,mbak kenal saya ".kata yoga tampak bingung ,karena Zahra menyebut namanya ,namun iya tidak bisa mengenali wajah Zahra yang tertutup kain cadar.

__ADS_1


"aku Zahra kak ,sepupu kakak ,anak almarhum ibu nur dan pak Anton ".kata Zahra kemudian iya mencoba mengingatkan yoga .yoga yang mendengar nama Zahra ,terlihat kaget juga ,iya juga senang karena bisa di pertemukan dengan secepat ini dengan Zahra ,orang pertama yang di cari di kota itu .


"Zahra ,benarkah kamu Zahra " kata yoga tidak percaya ,wajah nya juga tampak bahagia .


"iya aku Zahra ,sepupu kak yoga ".jelas Zahra lagi .


"syukurlah akhir nya kakak bisa bertemu kamu dengan secepat ini ".kata yoga seraya memeluk Zahra ,sepontan Zahra kaget dan melepas pelukan itu.


"maaf mas gak enak di lihat orang ".kata Zahra kemudian .


"kenapa kita kan saudara ".kata yoga yang tak mengerti maksud Zahra .


" zahra kamu gak papa kan sayang ".kata Atha tiba tiba muncul seraya memegang kedua pundak Zahra .


"mas Atha ,aku gak papa mas ".jawab Zahra ,iya terlihat menahan sakit di kaki dan siku nya .Atha pun mencoba membantu Zahra untuk berdiri ,namun Zahra merintih kesakitan .


"kamu benar gak papa ,biar mas lihat ".kata Atha yang terlihat khawatir dan memperhatikan sekujur tubuh Zahra apa benar tidak ada yang lecet ,namun Atha mendapati baju di bagian siku nya sobek sedikit dan ada bercak darah nya .


"Zahra siku kamu ".kata Atha kemudian iya tampak semakin khawatir .


"gak papa kok mas ".Kata Zahra berbohong dan menahan sakit .


"gak papa gimana ,sini mas bantu ,biar mas gendong kamu,kata pergi ke rumah sakit ".kata Atha yang langsung menggendong tubuh ramping Zahra ,dan tak memberikan Zahra untuk menolaknya.


yoga yang mendengar percakapan mereka berdua juga terlihat bingung ,karena laki laki itu memanggil Zahra dengan sebutan sayang .


"apa Zahra sudah menikah ".pikir yoga dalam hati nya .yoga juga terlihat berdiri dari duduk nya .atha membawa Zahra masuk kedalam mobil nya.


"mas ".kata Zahra ragu ragu .


"ada apa ,apakah sakit ".kata Atha yang panik dan tidak tau maksud istrinya .Zahra juga terlihat bingung cara menjelaskan nya kepada Atha .


"mas boleh kak yoga ikut di mobil kita ,nanti Zahra jelasin ".kata Zahra kemudian .


"yoga ,siapa dia ".tanya Atha terlihat bingung ,apa lagi Atha tak pernah mengenal laki laki bernama yoga .


"mas Zahra mohon".kata Zahra lagi .


"ya udah ,biar mas panggil dia dulua ".kata Atha kemudian .


"kamu masuk ke mobil juga ".kata Atha ke yoga .dengan nada tak suka ,apalagi tadi Atha melihat yoga memeluk Zahra .


yoga pun mengangguk dan ikut masuk ke dalam mobil atha .yoga juga tak henti hentinya menatap ke arah Atha ,apa lagi cara Mandang yoga seperti tidak suka .

__ADS_1


di dalam mobil itu tampak sunyi ,mereka terlihat diam tak mengeluarkan suara walau hanya sekedar bertanya .yoga yang saat itu duduk di jok belakang ,sesekali menatap ke arah kaca mobil ,dan kebetulan Atha juga melihat nya.


__ADS_2