
setelah bersih bersih diri ,Zahra terlihat mengeringkan rambut nya yang panjang nan hitam itu dengan Haideryer sedangkan Atha terlihat baru keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang di lilit di pinggang nya .tangan nya sibuk dengan rambut nya yang basah .
saat pandangan nya mendapati istri nya di depan kaca rias nya ,Atha terlihat terdiam kagum dan tak menyangka ,di depan nya kini bagaikan bidadari buat Atha .
"ya tuhan apakah itu Zahra ".batin Atha dalam hati .
"eh mas Atha ,maaf ".kata Zahra gelagapan yang masih belum terbiasa dan segera berdiri dari duduk nya .
"kenapa ".tanya Atha saat melihat istrinya sedikit kaget dan gelagapan .
"hehe gak papa mas ".kata tawa dengan ketawa kecilnya .
Atha mencoba mendekati istrinya itu yang kini sedang duduk di pinggiran ranjang .
"sayang apakah mas boleh meminta hak mas malam ini ".kata Zahra dengan pelan dan setengah berlutut di hadapan Zahra .
"ebm".jawab Zahra mengangguk pelan. mendengar itu Atha terlihat tersenyum .begitupun Zahra .
"apakah kamu siap".tanya Atha lagi .
lagi lagi hanya anggukan saja yang Atha dapatkan .Atha tersenyum lagi .
Atha mencium pucuk kepala Zahra dengan mesra ,tangan nya mengusap lembut kedua pipi Zahra yang halus itu .Atha benar benar sudah di buat mabuk kepayang dengan wajah cantik yang dimiliki istrinya .
Atha mencium bibir merekah Zahra dan .
MAAF SAYA SKIP YA βΊοΈππ
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
jam menunjukkan pukul 3 lewat 45 menit ,alaram di ponsel Zahra terdengar sudah mengumandangkan adzan subuh .Zahra yang mendengar alaram nya segera bangun dari tidurnya .namun saat iya bangun badan nya terasa sakit semua ,apalagi di bagian bawahnya ,Zahra sedikit ngerasa sakit .namun Zahra menahan nya dan mencoba bangun dari ranjang nya .
"sayang kamu sudah bangun ".kata Atha dengan mengusap usap matanya yang masih terasa lengket .
"eh iya mas ,Zahra mau mandi ,trus sholat subuh ".kata Zahra yang mencoba menahan rasa nyeri di daerah sensitif nya itu .
"oh ,kamu kenapa kok kayak kesakitan gitu ".tanya Atha yang menyadarinya .
"emb gak papa kok mas ".bohong Zahra merasa malu dan mencoba menyembunyikan nya .
"apakah masih terasa sakit ".tanya Atha sepontan yang menyadarinya ,karena tadi malam Zahra merintih kesakitan .
"emb ,sedikit".jawab Zahra malu .
"biar mas gendong aja ya ke kamar mandinya ".kata kemudian bergegas bangun dari tidur nya dan langsung mengangkat badan Zahra menuju kamar mandi.
Zahra terlihat tersenyum malu saat di perlakukan dengan penuh perhatian dan kasih sayang oleh Atha .
Atha menaruh badan Zahra di washtavel di kamar mandi milik nya ,kemudian Atha menghidupkan air dingin setelah itu air hangat .
"apa air nya sudah hangat".tanya Atha .
__ADS_1
"sudah mas".jawab Zahra malu malu .
"baju nya gak di lepas ,biar mas bantu ".
"hehe gak papa kok mas ,Zahra bisa sendiri ".ujar Zahra terlihat malu malu .
"beneran gak mau bantuan mas nih".kata Atha sedikit menggoda Zahra .
"hehe enggak mas ,mas keluar dulu ya ,Zahra malu ada mas " kata Zahra sedikit mengusir .
"enggk mas mau mandi juga bareng sama kamu ".kata Atha semakin menggoda membuat Zahra terlihat kaget .
"kenapa kamu malu ya sama mas ".goda Atha lagi ,membuat wajah Zahra jadi memerah karena malu .
"enggak enggak mas bercanda kok ,ya sudah kamu mandi saja ,mas mau keluar kalau udah selesai mandinya panggil mas ya ".kata Atha kemudian menghentikan menggoda Zahra.
"emb".senyum Zahra tampak lega .
Atha pun keluar dari kamar mandi dan menunggu nya di luar .
tak beberapa lama Zahra sudah keluar dari kamar mandi itu ,Atha yang saat itu sedang memainkan ponsel nya sedikit bergegas saat melihat Zahra keluar dan tanpa memanggilnya .
"loh udah selesai ,kenapa gak panggil mas ".tanya Atha sepontan dan langsung menghampiri Zahra .
"udah mas ,giliran mas gih mandi ".
"emang udah gak nyeri ".tanya Atha
"udah enggk kok mas ,ya udah mas mandi gih ,Zahra tunggu ,kita sholat berjamaah ya ".
Β
setelah selesai mengerjakan sholat subuh berjamaah ,seperti biasa nya Zahra akan turun terlebih dahulu untuk menyiapkan sarapan pagi nanti untuk suaminya dan dirinya .
Β
Zahra tampak melipat mukenah nya itu ,dan membereskan nya .Atha juga tampak sudah duduk di kursi kerja nya .
"sayang mau kemana ".tanya Atha sepontan saat Zahra sudah memakai hijab nya .
"Zahra mau ke bawah nyiapin sarapan ".kata Zahra .
"udah biar bibik aja ya yang nyiapin ,kamu disini temenin mas ,ada sesuatu yang mas mau bicarakan sama kamu ".cegah Atha seraya melangkah ke arah zahra dan membawanya duduk di kursi kerja nya .Zahra juga tampak menurut .
"mas mau bicarakan apa ke Zahra ".tanya Zahra sedikit penasaran.
"gak ada ,mas cuman ingin berduaan aja sama istri mas yang cantik ini ".kata Atha terdengar nge gombal di telinga Zahra .
"mas Atha ,mulai deh ".gerutu Zahra malu .
"beneran ,mas merasa gak ingin jauh jauh sama istri mas yang cantik ini ".ujar Atha meyakinkan .
__ADS_1
Zahra diam dan hanya mengangguk mengerti .
"oh ya sayang ,kartu kredit yang mas berikan ke kamu kok gak pernah dipakai ".tanya Atha
"emb gak papa mas ,zahra kan masih ada uang sendiri ".jawab Zahra bingung .
"kenapa gak pakek uang mas aja ,uang kamu di simpan ,mas faham istri mas ini sudah punya usaha sendiri ,tapi ingat sekarang kamu sudah punya suami ,dan kamu sudah tanggung jawab mas ,mengerti ".kata Atha seraya mencubit gemas hidung Zahra yang mancung itu .
"ebm baiklah ".jawab Zahra mengikuti apa kata suaminya .
"oh iya nanti sepulang dari kantor mas mau ajak kamu belanja ke mall ,dan mas mau kamu beli beberapa baju ,mas lihat baju kamu itu itu aja ".
"ketawa Zahra malu ,karena diam diam suaminya memperhatikan penampilannya ,bukan nya iya tak mau membeli baju padahal uang juga ada ,Zahra hanya merasa selama pakaian nya masih layak untuk di pakainya ,menurutnya tidak masalah .
"tuh kan ketawa lagi ,udah pokoknya mas gak mau tau nanti kita ke mall ok ".kata Atha yang sudah mengerti dengan ketawa Zahra .
"baiklah ".jawab Zahra mengalah lagi .
"oh iya mas nanti sekalian belanja bulanan ya ,kebetulan Zahra belum belanja keperluan rumah bulan ini ".kata Zahra kemudian yang baru mengingatnya.
"iya ,tapi tunggu berarti selama ini yang belanja keperluan rumah tangga istri mas sendiri ".tanya Atha sepontan ada rasa bersalah dalam lubuk hati nya .
"e'emb ".mengangguk Zahra .
Atha menatap wajah polos Zahra dengan rasa kagum dan bersalah ,Atha memegang kedua pipi Zahra dengan kedua tangan nya ,mata mereka saling pandang juga .
"maaf Fin mas ya sayang ...."
"settttttt".potong Zahra ,yang mengerti apa yang Atha ingin ucapkan seraya jari telunjuknya menempel di bibir Atha .
"Zahra kan udah pernah bilang sama mas ,mas gak salah ,kita hanya perlu waktu saja ".kata Zahra mengingatkan .
"tapi ....".
"udah ah ,Zahra males bahas itu muluk ,mending kita siap siap untuk pergi ke kantor ,dan sekarang udah pukul 6 lewat 35 menit ,belum sarapan juga kan " kata Zahra mengalihkan pembicaraan ,karena iya tak ingin suaminya terus meminta maaf dan selalu merasa bersalah terhadapnya .
"emb baiklah ,gak kerasa ya sayang udah jam segini aja ,padahal mas masih ingin berduaan sama kamu ".kata Atha kemudian .
"hehe namanya waktu terus berjalan mas ".kata Zahra terdengar bercanda .
"ya sudah mas akan siap siap dulu ".kata Atha kemudian .
mereka pun terlihat sibuk untuk bersiap siap pergi ke kantor .dan Zahra terlihat sedikit membantu suaminya memakaikan dasi untuk nya dan membenahi kra baju Atha .
"terimakasih sayang ,cup ".kata Atha seraya mencium singkat bibir Zahra .membuat Zahra tersenyum malu .
"udah selesai ".kata Zahra .
"ya sudah kita kebawah sekarang ".ajak Atha
"iya mas ".
__ADS_1
merekapun terlihat berjalan bergandengan tangan dengan mesra .
βοΈjangan lupa vot ya biar aku semangat up nya terimaksih ππππβοΈ