
hari sudah malam ,rumah besar milik Lisa itu juga sudah terlihat sepi ,teman teman arisan nya juga sudah pulang .
terlihat Zahra membatu para pembantu untuk berberes rumah .
"sayang kamu gak capek ".kata Atha yang tiba tiba datang ,saat itu Zahra juga sedang menyapu ruang tamu .
"eh mas Atha ,enggak kok mas ,bentar lagi juga selesai .
"udah biar bibik aja yang nyapu rumah nya ,kamu istirahat saja nak ".sela Lisa yang baru datang juga ,iya juga melihat Zahra sedari tadi tidak diam .
"gak papa kok ma ,dikit lagi juga selesai ,nanggung ".jawab Zahra .
"oh iya kalian berdua nginep kan di rumah mama".tanya Lisa ,Lisa sangat berharap Zahra mau menginap di rumah nya ,apa lagi mulai pertama menikah mereka tidak pernah tinggal serumah ,hingga sampai sekarang pun.
"Zahra apa kata mas Atha aja ma " kata Zahra kemudian .
"kamu nginep kan tha ".tanya Lisa kemudian .
"ebm gimana ya ma".kata Atha mencoba menggoda mama nya .
"atha ".kata Lisa ,yang tau dia sedang di goda oleh putra nya itu .
"iya ma ,Atha sama Zahra nginep kok ,Atha juga serasa capek ,males mau nyetir mobil ".kata Atha kemudian mengalah .
"kak Zahra ".kata Aira yang baru datang juga dan berdiri di samping Zahra .
"eh mbak Aira ,ada apa mbk ".kata Zahra .
"mbak Zahra tidur sama aku ya ,kebetulan suami aku gak ada di rumah ".kata Aira tiba tiba membuat Zahra sedikit kaget ,dan memandang ke arah Atha dan Lisa ,terlihat dari mata Zahra ,dia lagi bingung .
"gak boleh ".kata Atha sepontan .
"emang kenapa sih kak ,aku kan pengen tidur sama kakak ipar aku yang cantik ini ".kata Aira dengan gaya manja nya .ya walau sudah menikah Aira memang memiliki sifat manja dan seperti anak kecil .
"pokok nya gak boleh ".kata Atha menegaskan .
membuat Lisa hanya mengukir senyum melihat anak mereka .
"yeeee Kakak pelit ".kata Aira dengan wajah ngambek .
"biarin ,selama ada kakak ,Zahra gak boleh tidur sama siapa pun ".kata Atha ,membuat Zahra yang mendengarnya tersenyum geli di balik cadarnya ,Lisa juga terlihat menahan tawa di balik telapak tangan nya.
"iya iya ,Aira tau mbak Zahra cuman milik kak Atha seorang " kata Aira kemudian.
"iya iya lah ".lagak Atha dengan senyum sombong nya .Zahra yang mendengar ucapan suami nya itu juga terlihat senyum geli di balik cadar nya ,apa lagi kalau di lihat dari kenyataan nya ,mereka berdua malah tidak tidur bersama ,jangan kan tidur bersama kamar saja mereka sendiri sendiri .
"ya udah Aira mau tidur ngantuk".kata Aira kemudian pergi begitu saja meninggalkan mereka bertiga .
"tuh kan adik mu ngambek ".kata Lisa ,yang melihat wajah Aira di tekuk dan pergi tanpa pamit .
"biarin aja ma ,diakan bukan anak kecil lagi ,malah udah punya suami ".kata Atha tak berperasaan .
__ADS_1
"ihhhh seneng ya kalau di nmbikin Aira ngambek ".kata Lisa dengan mencubit pipi di Atha .
"AW sakit ma " keluh Atha serasa mengelus pipi nya yang tadi di cubit .
"hmmm manja ,ya udah mama ke kamar dulu ,mama capek mau istirahat juga ,Zahra habis ini kamu istirahat juga ya ,biar pembantu saja ngerjain yang lain nya ,mama gak mau menantu mama yang mama sayang kecapean ".kata Lisa mengingatkan ,apa lagi sedari tadi Lisa lihat Zahra sangat aktif membantu berberes rumah .
"iya ma ".jawab Zahra dengan senyum di balik cadar nya.
"e'hem ,jadi udah gak sayang Atha juga nih".sindir Atha ,terlihat cemburu .
"iya ,anak mama yang tampan juga ".kata Lisa kemudian pergi meninggal kan mereka berdua .
"mas ,mas ke kamar aja dulu ,Zahra mau cuci tangan bentar ".kata Zahra yang sudah selesai dengan pekerjaan nya .
"baiklah mas tunggu di kamar ".kata Atha menurut kemudian pergi .
setelah cuci tangan ,Zahra segera kembali ke kamar nya ,terlihat Atha sedang berdiri di blakon kamar milik nya dulu ,iya itu adalah kamar Atha sebelum iya pindah rumah dan mempunyai istri .
kamar itu terlihat rapi ,walau Atha adalah anak laki laki Atha juga sangat menjaga kerapian dan kebersihan .
"assalamualaikum" salam zahra seraya menarik ganggang pintu kamar Atha. Atha yang mendengar suara Zahra ,menjawab salam Zahra dan menghampiri Zahra .
"wa'alaikumussalam,udah selesai ".kata Atha yang kini berjalan mendekati Zahra.
"udah mas ,mas ngapain di blakon udah malem loh " kata Zahra perhatian .
"cuman ingin cari angin aja ".jawab Atha kemudian duduk di sofa kamar nya itu ,disitu juga terdapat meja kerja Atha dulu .
Zahra terlihat memperhatikan isi kamar Atha ,banyak beberapa foto masa kecil ,remaja Atha ,di almari buku atha juga terdapat sebuah foto yang terpajang di figora kecil .foto itu adalah foto Atha dan sahabat sahabat nya waktu kelulusan SMA dan kuliah .
"ini temen temen mas ".tanya Zahra setelah figora itu ada di tangan nya .
"iya ,kamu kenal sama mereka ".tanya Atha ,yang mengarah mengetes Zahra juga .
"ini bukan nya dosen Raka ya mas ".tanya Zahra ,yang saat ini duduk di samping Atha .
"kamu kok kenal Raka ".tanya Atha berpura pura.
"dosen Raka ,itu dosen pengganti di kampus aku mas ".jawab Zahra .
"ohhh ,aku kira kamu kenal dimana " tanya Atha lega .
"kalau ini Zahra kayak nya juga pernah liat mas ,tapi Zahra lupa dimana ".kata Zahra lagi seraya menunjuk ke foto Arga .
Atha terlihat tidak suka saat Zahra menunjuk ke arah foto Arga ,apalagi jika di ingat waktu itu ,Arga dengan sengaja nya bilang mengincar Zahra .
"syukurlah kalau kamu gak kenal dia ".kata Atha keceplosan dan wajah nya terlihat tidak suka .
"maksud mas".tanya Zahra heran .
"oh gak ada kok ".kata Atha gelagapan .
Zahra yang melihat sikap Atha hanya tersenyum di balik cadar nya .
"kalau ini siapa mas ,kayak nya Zahra juga pernah liat orang ini ,tapi lupa Dimana .kata Zahra keceplosan ,saat menunjuk ke arah foto Dito .
__ADS_1
Atha yang mendengar zahra pernah liat sahabat nya Dito itu sepontan langsung bertanya.
"dimana " tanya Atha kemudian.zahra yang sadar itu ,mencoba mencari alasan .
"aduh aku keceplosan lagi " kata Zahra dalam hatinya .
"dimana sayang ".tanya Atha lagi penasaran ,karena saat itu ,waktu Dito bertemu Zahra di restoran Dito tidak bilang apa apa ,apa lagi Dito hanya aktif di dunia perbalapan ,jadi Atha penasaran kenapa Zahra pernah liat Dito .
"hehe mungkin Zahra salah liat mas ,atau pernah ketemu di jalan gitu ".kata Zahra bingung dan mencoba mencari alasan .
arah yang melihat mata Zahra seperti orang kebingungan ,jadi curiga terhadap Zahra .
"ya udah mas kita tidur yuk ,besok kan mas harus kerja ".ajak Zahra kemudian ,mencoba mengalihkan pembicaraan.
Atha hanya mengangguk saja ,saat Zahra mengajak nya .Zahra mengembalikan figora itu ke tempat Asal nya ."
"kali gitu Zahra ganti baju dulu ya mas ".kata Zahra kemudian ,yang melihat suaminya itu terus memandang curiga .
"em ".cuek Atha .Zahra pun pergi ke kamar mandi Atha yang ada di kamar Atha.
"siapa Zahra sebenarnya ,kenapa tadi dia bilang pernah ketemu Dito ,padahal Dito gak bilang apa apa sama gueh waktu itu "pikir Atha ,berbicara dalam hati .
setelah masuk di dalam kamar mandi ,Zahra terlihat bernafas lega .
"hampir saja tadi keceplosan ,tapi kira kira mas Atha curiga gak ya " kata Zahra dalam hati juga dan mulai mengganti nabi nya .namun sebelum Zahra memakai baju dari mama nya tadi ,Zahra sedikit ragu ,pasal nya baju yang kasih mertunya sangat sangat seperti tidak layak pakai buat Zahra ,baju tidur itu tak seperti punya nya di rumah ,ya walau cuman suami nya saja yang liat ,tapi bagaimanapun Zahra tak pernah berpakaian se sexy itu.
"kenapa baju nya kayak gini ya " pikir Zahra seraya mengangkat angkat baju itu ke udara .
"mana bisa aku berpakaian seperti ini di depan mas Atha ,aku kan malu " kata zhara lagi iya benar benar bingung haruskah iya memakai nya atau tidak .
karena takut dan bingung Zahra memutuskan untuk tidak memakai baju yang di beri mertuanya itu ,Zahra benar benar malu jika suaminya melihat nya memakai baju SE sexy itu .
"loh kok belum ganti baju ,katanya tadi mau ganti baju ".kata Atha sepontan ,saat melihat Zahra masih memakai pakaian nya tadi ,namun cadarnya sudah di lepas .
"ebm.....ebm .. baju nya kekecilan mas ,jadi gak muat " alasan Zahra ,iya juga terlihat cengar cengir.
"masak kekecilan ,cobak mas liat " kata Atha yang saat ini berjalan menghampiri Zahra yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi .
"ebm....jangan mas ".tolak Zahra seraya menyembunyikan baju di tangan nya di belakang tubuhnya.
"kenapa ,cobak mas liat ,sekecil apa baju yang di beri mama ke kamu ,kok Sampek gak muat ,aku liat badan kamu juga kurus ".kata Atha mencoba merebut baju itu di tangan Zahra. setelah baju itu ada di tangan Atha ,Atha mencoba memperhatikan baju itu ,Atha juga sudah mengerti yang di maksud Zahra ,Atha mengukir senyum .
"jangan bilang kamu gak pernah pakai baju kayak gini " kata Atha dengan senyum mengejek .
Zahra juga terlihat mengangguk .
"kamu malu ya pakai baju kayak gini ,kan cuman mas aja yang liat " kata Atha dengan senyum menggoda Zahra lagi ,pasal nya saat ini wajah Zahra seperti kepiting rebus .Zahra masih tampak diam saja.
"udah gak papa kamu pakai aja ,mas gak akan macem macem kok ,dan kamu gak harus malu ,lagian kamu pakai baju seperti itu cuman di depan mas saja kan " kata Atha kemudian .
"tapi mas Zahra ....".
"udah gak papa ,apa perlu mas bantuin ganti baju nya ".potong Atha ,dan masih mencoba menggoda Zahra.
"ebm gak perlu mas ,Zhar bisa sendiri kok " kata Zahra sepontan dan langsung masuk kembali ke kamar mandi .Atha yang melihat Zahra gerogi dan malu seperti itu hanya bisa tersenyum ,apa lagi saat melihat wajah Zahra memerah karena malu tadi ,Atha tak pernah terbayang istrinya itu benar benar perempuan pemalu .
__ADS_1