
Β
hari mulai sore ,terlihat dari raut mata Zahra iya sudah cukup lelah ,bagaimana tidak lelah iya harus menemani suami nya bertemu dan menjamu para rekan rekan kerja dan saudara nya ,sedangkan umi Abi dan nazwa sudah pamit pulang terlebih dahulu ,karena mereka juga harus mengisi kelas di pesantren .
Β
"sayang ajak istri kamu turun kayak nya dia udah capek seharian temenin kamu ".kata Lisa yang melihat menantunya itu .
"iya ma ,Atha juga udah lelah ".
"ya sudah sana gih ".titah Lisa .
"iya ma ,ayo sayang ".ajak Atha seraya menggandeng tangan Zahra .
"emb " ,jawab Zahra mengangguk .
mereka pun turun dari pelaminan.di ikuti Lisa juga di belakaang mereka .
"oh iya ma ,kita berdua langsung pulang aja ya ,biara Zahra sekalian langsung istirahat di rumah .
kata Atha kemudian.
"ya sudah kalau gitu kalian hati hati di jalan ".
"iy ma pasti".jawab Atha dengan meyakinkan . mereka pun meninggalkan gedung itu ,dan kembali menuju ke rumah mereka.
saat di pertengahan perjalanan pulang Zahra teringat akan satu hal ,dan kebetulan juga jalan mereka melewati toko kue Zahra .
"mas ,boleh kita mampir sebentar ke toko kue Zahra ".kata Zahra
"boleh ,toko kamu dimana sayang ".jawab Atha .
"toko kue Zahra sejalan kok mas dengan arah kita ,nanti Zahra akan bilang kalau udah dekat ".
"baiklah ,ada keperluan apa sayang kalau mas boleh tau ".
"itu mas ,Zahra mau ambil kue buat bu Darmi dan mang jaka ".
"wah ....ternyata istri mas ini perhatian banget ya sama pembantu nya ".puji Atha sedikit menggoda .
"mas bisa aja ".jawab Zahra terlihat malu .
"tunggu tadi kamu panggil bik Darmi dengan ibu ".tanya Atha tersadar .
"hehe iya mas ,kenapa mas".
"gak papa sih ,tapi aneh aja gitu kedengaran nya ,apa lagi bik Darmi hanya seorang pembantu kan di rumah kita .
Zahra tersenyum "mas siapa pun mereka tapi jika mereka lebih tua dari kita ,kita wajib menghormatinya ,apapun itu status dia ,dan Zahra panggil Bu Darmi dengan sebutan ibu juga ada alasan nya ,karena Zahra merasa nyaman saja saat Bu Darmi mengobrol atau hanya sedang berbicara saja ,Zahra merasa kalau ibu Zahra ada di sisi Zahra saat ini ".jelas Zahra .
"ebm gitu ,betapa mulianya hati istri mas ini ,jadi makin cinta aja mas sama kamu sayang ".puji Atha dengan sedikit ngegombal
"mas ini bisa aja kalau udah nge gombal". kata Zahra lagi lagi iya tersipu malu dan mencubit pelan perut Atha .mereka terlihat tertawa bersama .
__ADS_1
"bentar lagi di depan ada toko Zahra cake ,mas berhenti disitu saja ".kata Zahra kemudian ."emb".jawab dengan anggukan mengerti .
mobil Atha pun masuk ke dalam halaman parkir toko Zahra .
saat itu toko terlihat agak sepi ,kariyawan Zahra juga terlihat tidak sibuk ,saat tau pemilik atau bos nya turun dari mobil mewah dan bersamaan dengan Atha mereka sedikit tercengang dan penasaran ,karena untuk pertama kalinya ,bos mereka datang bersama laki laki ,apa lagi laki laki tampan dan perfeck seperti Atha .
"mas ikut turun ".ujar Zahra saat Atha terlihat mengikuti Zahra .
"iya mas mau tau usaha cake istri mas yang banyak di kagumi oleh Mak Mak rempong " kata Atha sedikit menggoda ,jangan tanya ya kalau Atha bilang seperti itu ,karena Atha pernah mendengar temen temen mama nya memuji kue yang di buat di toko Zahra.
"mas bisa aja ,ya udah yuk " kata Zahra ,yang tak ingin suaminya terus menggodanya .
melihat tingkah Zahra yang malu malu ,Atha terlihat tersenyum bahagia ,karena lagi lagi iya berhasil membuat istri nya itu tersipu malu karena ulah nya .Atha mengikuti langkah Zahra .
"assalamualaikum".salam Zahra saat baru masuk kedalam tokonya ,terlihat kariyawan nya sedang cuti curi pandang ke arah Atha ,karena mereka juga belum tau kalau laki laki itu adalah suami bos nya .
"kalian ngapain ".tanya Zahra kepada mereka .
mereka terlihat kaget saat mendengar suara bos nya .
"eh mbak Zahra ,a anu mbak ".jawab mereka gugup .Zahra langsung mengerti apa yang ada dalam fikiran mereka ,dan melihat ke arah suaminya dengan tersenyum .
"emb".kata Zahra mengangguk .
"trus salam Zahra gak di jawab nih ".kata Zahra sedikit menyindir ,mereka langsung tersenyum malu .
"hehehe wa'alaikumussalam".jawab mereka bersamaan .
"oh ya mbak ,saya mau ambil beberapa kue ,dan nanti sehabis magrib toko nya ditutup aja ya ,mbak dan yang lain nya pulang dan istirahat saja ,besok baru kerja lagi ".kata Zahra kemudian .
"gak papa sari ,biar kalian bisa istirahat lebih awal saja ".jawab Zahra .
"oh....".kata sari mangut .
Atha terlihat menunggu Zahra di kursi depan .iya juga tampak memberi senyum ramah kepada kariyawan Zahra yang melihat nya .
"Zahra ,itu siapa ".tanya mbak Arum .
"oh iya Zahra lupa mbak Arum ,tunggu sebentar biar Zahra panggil ,mas Atha sini ".kata Zahra kemudian .sepontan pun Atha langsung berdiri dari duduk nya dan berjalan ke arah zahra dan para kariyawan nya .
"mas kenalin ini kariyawan Zahra di toko ,ini mbak Arum ,ini sari dan ini Rina ".kata Zahra kemudian setelah Atha sampai di samping nya .
"kenalkan saya Atha ,suami Zahra ".kata Atha dengan tersenyum ramah .
mereka terlihat ternganga ,karena Tampa kabar apa apa ,bos nya tiba tiba udah punya suami ,dan yang membuat mereka kaget suami bos nya itu adalah seorang pengusaha sukses yang kini sedang terkenal .apalagi dia mempunya wajah yang rupawan .
"hallo ".jawab mereka agak gugup ,terpesona dengan senyum manis Atha .
"ya sudah Zahra mau ambil kue nya dulu ,mas tunggu bentar ya ".kata Zahra ,tak menghiraukan sikap mereka yang tampak terkagum terkagum oleh suaminya .
dan meninggalkan mereka .
tak berapa lama kemudian ,Zahra sudah selesai terlihat di kedua tangan nya 2 kantong plastik yang pasti nya isi kue yang sengaja bawa untuk orang rumah .
__ADS_1
melihat 2 kantong plastik di tangan istrinya Atha langsung menawarkan diri untuk membawakan kue itu .
"biar mas bawain ".kata Atha sepontan dan mengambil kantong plastik di kedua tangan Zahra .
"terimakasih mas ".jawab Zahra .
"sama sama sayang ".kata Atha dengan senyuman nya .
mereka bertiga Arum ,Rina dan sari terlihat senyum senyum sendiri mendengar suami bos nya begitu perhatian nya kepada Zahra .
"ya sudah mbak Arum ,Rina dan sari ,saya pamit dulu ya ,jangan lupa pulang lebih awal nanti ".pamit Zahra .
"emb baik Zahra ".jawab Arum .
"assalamualaikum".salam Zahra kemudian .
"wa'alaikumussalam".jawab mereka bertiga .
Zahra dan Atha berlalu ,namun tak lupa Atha juga terlihat berpamitan dengan cara tersenyum dan mengangguk .
"mbak Arum ,mbak Zahra beruntung sekali ya punya suami seganteng pak Atha ".puji Rina setelah mereka berlalu dari hadapan nya .
"gak ganteng aja Rin ,beliau juga kaya perhatian lagi ,aku kapan ya ".timpal sari menghayal .
"udah udah ,jangan mimpi terlalu tinggi ,nanti kalau jatuh sakit".kata Arum kemudian .
mereka tampak tertawa kecil .
Atha menaruh kue itu di bagasi ,Zahra juga sudah tampak masuk kedalam mobil nya .
setelah itu Atha juga langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah mereka .
"assalamualaikum".salam Zahra seraya masuk kedalam rumah mereka di ikuti Atha yang membawa kantong plastik yang berisi kue tadi .
"wa'alaikumussalam, non Zahra den Atha udah pulang ".jawab Darmi yang terlihat baru keluar dari arah dapur dan melihat majikan nya pulang.
"iya Bu ,ibu lagi apa ".tanya Zahra perhatian .
"gak ada non,kebetulan tadi baru dari dapur ".jawab Darmi
"emb ,oh ya Zahra ada sedikit kue buat ibu dan yang lain nya ,harap di makan ya Bu ".kata Zahra seraya mengambil kantong plastik yang di bawa Atha tadi ,dan menyerahkan nya ke Darmi .
"kok repot repot aja non ,dan kue nya banyak sekali ".kata Darmi sungkan .
"gak papa Bik ,hari ini ulang tahun Zahra ,anggap aja ini rejeki buat bibik ".sela Atha yang tau sebenarnya Darmi sungkan kepada nya .
"oh ...selamat ulang taun ya non ,maaf bibik gak tau ".kata Darmi kemudian .
"gak papa Bu ,ya sudah saya dan mas Atha ke kamar dulu ya , ibu nikmati aja kue nya dan kasih ke lain nya juga ".
"baik non ,pasti saya kasih kepada yang lain nya ,sekali lagi terimakasih ".
"sama sama Bu ".jawab Zahra lembut .mereka berdua pun meninggalkan Darmi yang tampak senang itu .
__ADS_1
βοΈ terimakasih atas semangat nya dan maaf ya jika ada banyak kata yang salah mohon di maklumi ππ dan jangan lupa beri vot biar aku semakin semangat βΊοΈππβοΈ