
hari sudah pagi ,seperti biasa Zahra menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya dan dirinya .setelah semuanya selesai Zahra mencoba memanggil suami nya di dalam kamar nya .
"mas ,yuk sarapan pagi dulu ,udah siap ".kata Zahra setelah berada di kamar nya ,terlihat Atha sedang duduk di teras blakon kamar nya .
"mas ".panggil Zahra lagi karena Atha tidak mendengarnya tadi .
"eh iya sayang ".jawab Atha kemudian .
"kita sarapan pagi dulu yuk".ajak Zahra lagi .
"baiklah ".kata Atha langsung ngerti dan berdiri dari duduk nya mengandeng tangan Zahra dan berjalan sejajar dengan mesra .
"oh iya sayang gimana keadaan ayah yoga ,apakah dia baik baik saja ".tanya Atha ,yang baru ingat masalah kemrin .
"Alhamdulillah mas ,katanya beliau udah siuman ".kata Zahra .
"Alhamdulillah kali begitu ".kata Atha ikut senang .
seperti biasa nya sebelum makan Zahra melayani suami nya terlebih dahulu ,mengambilkan nasi dan menyiapkan minum untuk suaminya ,kemudian iya duduk di kursinya dan mengambil untuk dirinya sendiri .
mereka tampak menikmati makanan mereka masing masing .jam menunjuk kan pukul 7 pagi ,masih ada 2 jam untuk pergi ke acara pernikahan teman nya .
"mas ,kita berangkat jam berapa ke acara nikahan teman mas ".tanya Zahra yang belum tau .
"jam 9 siang sayang ,dan masih ada 2 jam untuk bersiap siap ".kata Atha dengan mengukir senyum di wajah nya ,Zahra yang melihat itu menjadi sedikit heran .
"emang bersiap siap nya sampai 2 jam ya ".kata Zahra dalam hati .
"oh iya sayang sebentar lagi ada kariyawan mama kesini untuk ngantar baju buat kamu dan kita ,dan kamu pilih saja yang kamu suka dan yang cocok buat kamu ya ".kata Atha kemudian .
"emang harus pakek baju baru ya mas ".tanya Zahra polos .
"ya enggak sih ,mas gak mau aja kamu dilihat rendah oleh mereka ,lagi pula kamu kan gak pernah mas beliin baju ,dan baju yang kamu pakek itu itu aja ,jadi mas berfikir ingin beliin baju buat kamu di toko mama".kata Atha sedikit gugup .
"ebm ,tapi menurut Zahra ,selama itu masih pantas untuk Zahra pakek ,Zahra GK papa kok mas pakek baju yang biasa nya " kata Zahra sedikit menolak .
"udah ,pokok nya mas gak menerima penolakan dari kamu ok " kata Atha tetap dengan keinginan nya .mendengar suaminya berucap seperti itu ,Zahra terlihat mengangguk menurut .
"baiklah ".jawab Zahra pasrah .
"ya sudah kalau gitu ,mas tinggal ke taman bentar mas mau hubungin seketaris Rey dulu untuk menghandel pekerjaan mas di kantor ".kata Atha kemudian beranjak dari duduk nya dan melangkah pergi meninggalkan Zahra begitu saja .zahra terlihat mengangguk mengerti saja .dan iya juga hendak membereskan sisa makanan di meja makan itu .Zahra juga terlihat membantu bi Darmi mencuci piring piring kotor juga .
"tumben nak gak kekantor ".tanya Darmi yang sibuk dengan mencuci piring di wastafel .
"biar Zahra saja bu ,ibu makan aja dulu "pinta Zahra mengambil alih pekerjaan Darmi .
"gak papa biar ibu saja ".tolak bi Darmi sungkan .
"gak papa Bu ".paksa Zahra ,Darmi terlihat mengalah dan memberikan pekerjaan nya .
"tumben nak Zahra gak ke kantor ".tanya Darmi lagi .
"iya Bu ,mas Atha mau ajak Zahra ke acara nikahan temen nya nanti jam 9 siang ".jawab Zahra ,tangan nya sibuk mencuci piring piring kotor itu.
__ADS_1
"ohhhh".jawab Darmi iya sedikit tertawa kecil setelah mendengar jawaban Zahra ,Zahra lagi lagi merasa heran .
"kenapa bu ,ibu kok ketawa sih ".tanya Zahra penasaran ,karena untuk pertama kalinya wanita paruh baya itu tertawa kecil seperti di umpat .
"gak papa nak ".kata Darmi iya mencoba mengumpat tawa nya .
"tuh kan ibu ,tertawa lagi ,emang ada yang salah ya sama Zahra ,atau ada sesuatu yang ibu rahasiakan ke Zahra ".tebak Zahra .
"gak ada kok nak beneran " jawab Darmi meyakinkan .saat mereka asik bercanda tiba tiba suara bel rumah berbunyi .
"kayak nya ada tamu nak ,biar ibu yang buka ya ".kata Darmi menawarkan diri dan menaruh sendok nya dan berjalan meninggal kan Zahra untuk membuka melihat siapa yang datang .
"iya Bu ,Zahra juga mau ke atas dulu ya ,Zahra mau ambil cadar Zahra dulu " kata Zahra kemudian ,berjalan meninggalkan dapur dan segera pergi ke kamar nya .
"maaf cari siapa ".tanya Darmi setelah pintu rumah nya terbuka ,terdapat 3 perempuan yang masih terlihat cantik ,di tangan mereka juga terlihat ada beberpa barang yang di bawanya .
"kami dari butik nyonya Lisa ,kali kesini ingin mengantar baju buat mbak Zahra ".jawab salah satu dari mereka .
"oh silahkan masuk silahkan masuk ".kata Darmi kemudian mempersilahkan 3 wanita itu untuk masuk .
"siapa bi ".kata Atha yang tiba tiba datang dan mata nya masih sibuk dengan ponsel di tanah nya .
"itu den ,kariyawan nyonya Lisa ".jawab Darmi .Atha langsung mengalihkan pandangan nya dan melihat ke arah wanita kariyawan butik mama nya .
"oh kalian ,kalian ikut saya ke atas , bik Zahra ada di atas kan ".kata Atha kemudian .
"iya den ".jawab Darmi .
"ya sudah ikut saya langsung ke atas ,dan kalian bawa beberapa baju kan ,biar istri saya memilihnya sendiri ".kata Atha sambil berjalan menaiki tangga , mereka bertiga terlihat mengikuti langkah Atha juga .
"iya mas ada apa ".jawab Zahra .
"itu ,kariyawan dari butik mama udah datang ,kamu cepat cepat gih milih baju yang kamu suka ".kata Atha kemudian .
"oh iya mas ".jawab Zahra .
"kalian masuk ".kata Atha kemudian ,dan iya terlihat duduk di sofa kamarnya .
mereka bertiga langsung masuk ,menaruh beberapa baju yang ada di tangan nya di kasur king size milik Zahra dan Atha .
"kok baju nya banyak banget yang di bawa mbk ,modelnya juga terlihat glamor gini ".kata Zahra ,bukan nya iya pilih pilih ,tapi iya merasa heran aja ,memang iya harus memakai baju semewah itu ke acara pernikahan teman nya .
"iya mbak ,ini bajunya yang milih Bu Lisa sendiri tadi ,dan mbak Zahra suruh pilih di antara dari mereka ".jawab salah satu dari mereka .
"mas emang gak ada baju yang biasa aja ya ,Zahra merasa baju dari mama terlalu berlebihan deh ".kata Zahra komplen .
"udah kamu pilih aja ,nanti mama marah loh kalau kamu gak pakek baju dari mama ,karena mama juga datang ke acara pernikahan teman mas ".kata Atha sedikit mengancam dan berbohong lagi
Zahra terlihat diam ,iya benar benar berfikir dua kali .lama berfikir Zahra akhirnya memutuskan untuk menuruti kemauan suaminya .
pilihan Zahra jatuh ke sebuah gaun dress muslim payet ekor custom .dan itu gaun yang paling sederhana di antara gaun yang lain nya .
"saya pilih yang ini saja deh mbak ".kata Zahra kemudian .
"oh iya mbak Zahra ,boleh di coba dulu mbak takut gak pas buat mbak Zahra ".kata wanita itu .
"emb iya mbak ".jawab Zahra kemudian .dengan di bantu wanita itu Zahra mencoba gaun yang telah di pilih nya tadi ,dan sangat tepat dengan pilih Han nya Zahra ,baju itu benar benar pas di badan Zahra yang ramping itu ,iya tampak begitu anggun dengan baju itu .
__ADS_1
Atha yang melihat itu pun langsung terkesima ,pandangan nya tak lepas melihat ke arah zahra.
"mas ,apa gak terlalu berlebihan " kata Zahra kemudia yang merasa tak nyaman juga .namun Atha enggan menjawab pertanyaan istrinya itu ,iya masih terlihat bengong .
"mas ......as Atha ".panggil Zahra beberapa kali .
"eh iya ,kamu cantik kok pakai baju itu ".kata Atha tiba tiba 3 wanita kariyawan mama nya jadi ikut tertawa kecil mendengarnya .
"mas Atha ".grutu Zahra malu .
"udah pakai yang ini aja ya bagus kok ,gak boleh nolak ".kata Atha kemudian ,Zahra terlihat lesu saat iya tidak bisa mengubah kemauan Atha .Atha melirik jam yang ada di tangan nya .
"udah jam 8 lewat 15 menit ,kamu segera siap siap mas gak mau telat ok ".kata Atha kemudian ,Zahra terlihat mengangguk lesu .
"dan mbak tolong kamu rias wajah istri saya sedikit saja ok ".titah Atha kemudian keluar dari kamar begitu saja .
"mas Atha ".kata Zahra kesal .
"mari mbak ".kata wanita itu kemudian ,menyuruh Zahra untuk duduk di kursi rias miliknya ,duduk didepan kaca rias nya .Zahra terliahat menurut saja .
"mbak biar saya aja ya yang make up ,saya bisa kok ,saya juga gak suka terlalu menor nanti ".kata Zahra tiba tiba .
"tapi mbak nanti den Atha marah sama saya ".cegah wanita itu takut .
"gak papa mbak ,percaya sama Zahra ya ".kata Zahra meyakinkan .wanita itu terlihat mengangguk pasrah .
setelah beberapa menit kemudian Zahra terlihat selesai dengan make up nya ,iya juga terlihat sudah siap ,memakai cadar yang serasi dengan warna gaun nya ,model hijab nya yang simpel namun tak mengurangi pesona Zahra .
jam menunjuk kan pukul 8 35 menit .semuanya sudah selesai ,Atha juga sudah terlihat rapi juga dengan jas yang di pakai nya .
lagi lagi Atha di buat terpesona dengan penampilan Zahra yang begitu anggun itu ,walau wajah nya tertutup iya tampak cantik dilihat dari matanya .Atha terlihat bengong lagi saat Zahra menuruni anak tangga dengan anggun nya .
"Zahra ".kata Atha saat melihat Zahra .
"mas Atha ".kata Zahra sedikit merengek seperti anak kecil .
"ada apa lagi sih sayang nya mas yang cantik ini".kata Atha kemudian saat Zahra sudah ada di depan nya.
"Zahra merasa kayak berlebihan dengan penampilan Zahra " kata Zahra komplain lagi .
"udah ah ,kamu cantik banget pakek baju ini mas aja Sampek terkesima melihat kamu tadi ,apa lagi para undangan nanti ".kata Atha sedikit keceplosan .
"maksud mas para undangan ".tanya Zahra sepontan .
"eh maksud mas ,para tamu undangan di pernikahan teman mas nanti " kata Atha mencoba mencari alasan.
"oh....".kata Zahra percaya begitu saja .
"Slamet ,hampir aja ketahuan ".batin Atha .
"ya sudah kita brangkat sekarang ya ".ajak Atha kemudian seraya menggandeng tangan Zahra dengan mesra .
"ebm....".jawab Zahra dengan anggukan.
mereka pun berjalan keluar dari rumah menuju mobil Atha yang sudah siap di depan rumah nya .Atha terlihat membukakan pintu untuk Zahra ,setelah Zahra masuk Atha menutup pintu itu lagi dan Atha berputar dan masuk di sisi kanan .
mobil mereka pun melaju menuju ke tempat yang mereka tuju ,di dalam mobil Atha masih enggan untuk melepas pegangan nya .
__ADS_1