Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
38


__ADS_3

Zahra menumpahkan keluah kesah nya di dalam tangis itu ,Zahra benar benar tidak mengerti dengan sikap suaminya yang mudah berubah ,baru saja kemrin dia akan berusaha untuk mencintai nya dan sekarang dengan mudah nya iya menyakiti hati nya .


"ya Allah hamba tau engkau tak akan memberi cobaan ke pada hamba dari batas kemampuan nya ,namun hamba sungguh tak sanggup melihat suami hamba bermesraan dengan wanita lain ".kata Zahra di dalam tangis nya.


"Zahra ,buka pintu nya Zahra ,aku mau jelasin sama kamu ,itu semua gak seburuk yang kamu lihat tadi ,Zahra buka Zahra aku atau kamu ada di dalam aku mohon ".triak Atha di balik pintu sana ,mencoba membujuk Zahra agar mau membukakan pintu .


"aku ingin sendiri mas ,jangan ganggu aku ".triak Zahra dari dalam kamar nya .iya benar benar tak sanggup untuk melihat wajah suami nya ,apa lagi teringat saat suami nya berciuman dengan wanita lain.


"Zahra aku mohon buka pintunya sebentar saj ,aku mau jelasin sama kamu ,itu hanya salah faham Zahra ".triak Atha lagi .namun Zahra enggan untuk membukakan pintu .


"baiklah jika kamu tidak mau buka pintu ,tapi aku harap kamu jangan salah faham dulu ,kasih aku untuk menjelaskan nya ke kamu ".kata Atha lagi .di dalam kamar nya Zahra hanya bisa menangis .


melihat Zahra tak membukakan pintu kamar nya ,Atha pun pergi meninggalkan Zahra di dalam ,Atha kembali ke kamar nya ,ada rasa menyesal telah membuat istrinya kecewa lagi dan mungkin lebih kecewa dari sebelumnya.


di dalam kamar nya Atha tak henti hentinya memikirkan Zahra ,atha takut terjadi apa apa dengan Zahra ,ingin rasanya iya memeluk istri nya itu ,tapi apa daya Zahra masih belum mau bertemu dengan nya .


"maafkan mas Zahra ,maafkan mas,pastkamu kecewa lagi terhadap mas ".kata Atha di dalam hatinya .


ke esokan hari nya pagi pagi Atha sudah bersiap siap untuk pergi ke kantor ,Atha bangun pukul 5 pagi dan turun ke bawah jam 6 pagi ,itu pagi pertama yang dilakukan Atha sejak dia mempunyai istri ,atha sengaja bangun lebih awal agar bisa bertemu Zahra ,namun sayang nya harapan itu pupus begitu saja.


"pagi bik".sapa Atha yang tiba tiba sudah duduk di kursi meja makan .


"pagi den ,tumben udah rapi aja den sepagi ini ".kata Darmi


"iya bik ,oh ya bik Zahra masih di kamar nya kan ,tolong paggillin ya bik ,bilang di ajak sarapan pagi bersama ".Kata Atha kemudia.


Darmi memberikan secangkir teh yang biasanya ke Atha ,ada rasa kasian saat majikan nya berharap istrinya masih ada di kamarnya .


"maaf den ,non Zahra sudah berangkat tadi pagi ,dan ini nasi goreng buatan non Zahra buat Aden ,katanya non Zahra ada hal yang harus di urus ".kata Darmi penuh hati hati takut Atha marah dan kecewa .mendengar Darmi bahwa Zahra sudah brangkat ,dan tanpa sepengetahuan nya ,Atha jadi semakin merasa bersalah .


"segitu kecewa nya kah kamu Zahra ke mas ,hingga kamu tak ingin melihat mas ".kata Atha dalam hati .kemudian Atha menyeruput teh yang telah di buatkan Zahra tadi .


"ya sudah bi ,atha berangkat juga ,Atha harus cepat cepat sampai kantor karena masih banyak pekerjaan ".kata Atha buru buru ,dan tak memakan nasi goreng buatan Zahra ,hanya meminum teh nya saja dan pergi begitu saja .


"kasian den Atha jika melihat dia seperti itu ,tapi aku lebih kasihan nak Zahra ,den Atha pantas mendapatkan itu semua ,agar dia tau artinya menghargai perasaan orang lain ,apa lagi istri nya ".kata Darmi setelah hilangnya Atha dari pandangan nya.


Atha terlihat buru buru mengendarai mobil nya itu ,iya benar benar tak sabar ingin melihat Zahra ,dan jam segini para kariyawan juga pasti belom berdatangan .


sesampainya di halaman kantor Atha langsung menyuruh pak satpam yang berjaga di depan untuk memarkirkan mobil nya .


setelah itu atha langsung berlari menuju ke ruangan Zahra ,saat sampai di sana ternyata harapan nya pupus lagi ,karena ternyata ruangan itu masih kosong ,dan tidak satupun yang belom datang .


"Zahra ....Zahra apakah kamu di dalam ....Zahra jawab Zahra ".kata Atha mencoba memastikan ,namun ruangan itu benar benar kosong ,dengan rasa kecewa lagi Atha langsung menuju ke ruangan nya .


jam 7 kurang 10 menit ,para kariyawan sudah memenuhi ruangan ruangan mereka masing masing ,terlihat Kevin juga sudah duduk di kursi kebesaran nya .tiba tiba telfon kantor berdering .


"tumben pagi pagi gini udah ada yang telfon ".heran Kevin dengan segera menjawab telfon itu .


"iya hallo".Kata Kevin kemudian setelah telfon itu tersambung .


"pak Kevin ".kata Atha di sebrang sana ,mendengar suara Atha di sebrang sana Kevin langsung kaget dan bersikap tegas .

__ADS_1


"oh pak Atha ,ada apa pak ,ada yang bisa saya bantu ".kata Kevin kemudian .


"iya ,tolong kamu suruh anak magang yang bernama Zahra itu ke ruangan saya ".pinta Atha kemudian .


"oh baik pak ".


"ya sudah saya tunggu".kata Atha kemudian mengakhiri panggilan nya .


tanpa menunggu Kevin bergegas ke ruangan para bawahan nya itu .


"Zahra ".panggil Kevin saat ada di ambang pintu ,tanpa melihat ke arah meja Zahra .


"maaf pak Zahra belum datang ".sela intan .


"loh jam berapa ini tumben dia belum datang ".tanya Kevin seraya melihat jam di pergelangan tangan nya .


"tadi dia bilang sama saya pak ,katanya dia hari ini mau pergi ke kampus dulu dan izin masuk telat ".kata intan hati hati .


"oh baiklah ,jika dia sudah datang bilang di cari pak Atha di ruangan nya ".Kata Kevin kemudian pergi .


"eh yu elo ngerasa aneh gak dengan hubungan Zahra sama pak Atha ,kenapa ya mereka berdua kelihatan nya gak Deket gitu ,apa lagi masalh begini ,masak pak Atha gak tau kalau istrinya pergi ke kampus nya dulu dan belum datang ke kantor ".kata intan sedikit berbisik ke arah ayu .


"iya tan ,guah juga heran ,dan kenapa cobak mereka menyembunyikan status pernikahan mereka " timpal ayu yang merasa aneh juga ."ah udah lah gueh jadi pusing sendiri mikirin nya ".Kata intan kemudian .


"ye. .....ngapain juga elo mikirin sepasang suami istri itu ,mending elo mikirin diri elo sendiri biar gak jomblo terus".kata ayu sedikit bercanda dan menggoda intan .


"yeeee ,elo sendiri udah punya pacar belom ".sewot intan .


"punya ".jawab ayu enteng .


"emang hubungan nya sama kamu apa kalau aku punya pacar ".


"yeee gitu amat ngomong nya ".


"hahaha bercanda Tan ,aku sama seperti kamu kok masih jomblo juga ".kata ayu kemudian .mereka pun tertawa .


kevin mencoba menghubungi Atha lewat telpon kantor .


"halo pak Atha ".kata Kevin setelah panggilan itu tersambung .


"iya ada apa Kevin ".tanya Atha .


"itu pak Zahra nya masih belom datang karena hari ini iya harus pergi ke kampun nya dulu ,dan kemungkinan masuk siang ".jelas Kevin .


"oh baiklah pak Kevin terimakasih ".kata Atha


"iya sama sama pak ".


panggilan itu pun terputus dari pihak Atha .


"apa kamu benar benar ke kampus Zahra ,atau kamu sengaja ingin menghindar dari aku ,dan lebih menenangkan diri dari kesalah pahaman ini ".kata Atha dalam hati nya iya benar benar bingung harus melakukan apa agar Zahra percaya .

__ADS_1


semua para kariyawan berhamburan keluar dari ruangan nya untuk melakukan makan siang di luar kantor atau di kantin kantor ,Zahra terlihat baru datang dan memasuki kantor suami nya itu .namun semua pandangan tertuju kepada Zahra ,kali ini mereka memandang Zahra dengan aneh dan seperti jijik kepada Zahra entah apa yang telah terjadi .


"ih penampilan nya ja sok suci ,padahal munafik".hina salah satu kariyawan di kantor itu saat melihat Zahra lewat .


"iya dasar gak tau malu ,buka aja tuh cadar buat apa Makai penutup wajah kalau kelakuan nya gak bener".timpal seseorang lagi membuat hati Zahra serasa teriris ,dan bingung apa yang telah terjadi .


"heh anak magang sok suci ".kata seorang perempua itu ,tiba tiba menarik lengan Zahra ,hingga Zahra berbalik hampir jatuh .


"ada apa ya mbak ,apa salah saya ".tanya Zahra .


"heh gak usah sok manis Lo ,dasar wanita murahan ".maki orang itu membuat Zahra semakin tak mengerti .


"ternyata masih punya muka kamu datang ke kantor ini ".sela seseorang yang tiba tiba datang yaitu Serly .


Zahra semakin bingung dengan ucapan Serly yang tiba tiba datang .


"emang saya salah apa ".tanya Zahra yang benar benar tidak mengerti .


semua kariyawan yang melewati ,dan melihat Zahra di hakimi ,mereka jadi ikut berkumpul .


"iya masih punya muka dia datang kesini ".timpal seseorang lagi di situ .


membuat Zahra semakin bingung ".


"heh secantik apa sih dia ,kok bisa bos Atha mau di rayu dia ,penampilan nya aj sok suci ,padahal kelakuan nya ,ya ampun amit mait deh ".maki orang itu lagi .


"emang apa yang salah dengan saya ,kenapa kalian menghina pakaian saya ".kata Zahra Suaranya juga terdengar gembetar .


"masih banyak lagi ".kata mereka


"udah lepas aja tuh cadar kamu ,kamu gak pantas pakai itu ,kali kelakuan kamu gak sesuai dengan perilaku kamu ".olok orang itu lagi .


"gimana ".kata Serly di telinga Zahra .membuat Zahra semakin bingung .dan Serly pun melihatkan sebuah foto di ponsel nya .betapa kager nya Zahra saat melihat foto itu ,foto itu adalah dirinya saat di cium oleh Atha kemarin .


"dapat dari mana kamu ".kata Zahra seraya mencoba mengambil ponsel Serly namun dengan cepat Serly menghindarkan nya .


"kamu gak perlu tau aku dapat dari mana foto ini ,yang terpenting mereka sudah tau ,gimna kelakuan kamu yang sebenarnya".kata Serly dengan senyum licik nya .


"lepas aja tuh cadar ".olok mereka lagi


"iya lepas ".kata mereka lagi


membuat Zahra semakin takut dan bingung apa yang harus iya lakukan .


"ada apa ini ".kata laki laki yang baru datang ,yaitu seketaris Rey .


"seketeris Rey ,seketaris Rey ".kata mereka saat melihat Rey datang dan memberi jalan untuk Rey .


"kenapa kalian berkumpul seperti ini ".tanya Rey lagi .mereka hanya diam .


"kami semua menyuruh anak magang itu melepas cadar nya ,karena menurut kami ,dia gak pantas dengan pakaian nya itu ,kalau kelakuan nya menggoda " kata seorang perempuan yang memberanikan diri .

__ADS_1


membuat Rey tampak kaget .


"emang nya apa yang salah dengan Zahra".tanya Rey lagi yang belum tau tentang foto itu .


__ADS_2