Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
4


__ADS_3

Di kediaman Aisha dan Fahri ,Zahra tampak duduk dengan wajah yang tak tenang .bagaimana iya tenang kalau kedua putra putri nya masih belum saja menampakkan diri .


apalagi saat mendengar kalau Aisha belum selesai ,hari sudah sore Zahra sangat khawatir terjadi apa apa dengan Aisha .


"assalamualaikum".salam Fahri dan Aisha bersamaan .


"wa'alaikumussalam".jawab Zahra ,mendengar suara mereka berdua ,langsung bergegas menemui mereka .


"anak anak kalian sudah pulang ".


"iya umi ".jawab Aisha dia tampak masih tersenyum di balik cadar nya .


"nak kenapa sampai sore gini baru pulang "..


"emb iya umi ,tadi masih ada pengarahan jadi Aisha pulang nya lambat ".


"umi kok kelihatan nya gelisah gitu ,ada apa umi ".


"gimana umi tak gelisah nak ,sedangkan putra putri umi masih belum pulang di jam segini ".


"ya Allah umi ,Aisha dan Kak Fahri bukan anak kecil lagi ,Kami berdua bisa jaga diri ,umi gak perlu khawatir ".


"umi ngerti nak ,tapi kamu kan gak biasa seperti ini ,mangkanya umi khawatir".


"emb emb emb baiklah umi ,tapi lain kali umi jangan gini ya ".kata mereka berdua hampir bersamaan .


"ya udah umi ,Aisha mau ke kamar dulu ,Aisha mau mandi udah lengket nih badan Aisha ".


"emb ya sudah ,kalau udah bersih bersih turun ya untuk sarapan".


"siap umi ku sayang ".jawab Aisha seraya hormat .membuat Zahra merasa sedang di goda oleh putri nya itu .


"Fahri juga ya umi ".pamit Fahri .


"iya sayang "

__ADS_1


Meraka pun berlalu .


"jadi beginilah rasanya khawatir tak terhingga".kata Zahra seraya menatap putra putri nya berlalu .


Aisha masuk kedalam kamar nya .duduk di depan kaca rias nya .


satu persatu iya lepas dari badan nya .


"untung saja aku bercadar tadi kalau tidak umi pasti akan semakin khawatir melihat wajah ku yang udah pucat gini".kata Aisha seraya berkaca .


Fahri masuk ke kamar nya sendiri ,menghempas tubuhnya ke ranjang king size nya itu ,menatap langit langit kamar nya ,terlintas bayangan wajah dalam pikiran nya .


"Tuhan kenapa aku merasa ada yang aneh ya ,enggak enggak gak boleh ".ucap Fahri mencoba menghapus bayangan orang itu dalam pikiran nya .


"mending aku mandi dan pergi sholat ,sebelum umi datang ke kamar ku " kata Fahri bangkit dan bergegas pergi ke kamar mandi .


setelah selesai dengan kegiatan bersih bersih diri ,Fahri berniat untuk menghampiri Aisha di kamar nya ,karena Fahri ingin tau kegiatan apa saja yang di kerjakan nya saat ospek tadi .


"tok tok tok ".Fahri mengetok pintu kamar adik nya .


"iya bentar ".teriak Aisha dalam kamar .


"kak Fahri ,ada apa kak ".tanya Aisha bersembunyi di balik pintu dan masih menutup wajah nya .


"kamu kok masih pakai cadar aja dek ,inikan udah di rumah di dalam kamar lagi ".kata Fahri yang merasa tak biasa .


"emb iya kak ,tadi ada teman aku telfon ".kata Aisha beralasan .


"emb gitu ,kalau gitu boleh kakak masuk ,ada sesuatu yang ingin kakak tanyakan sama kamu ".


"emb boleh kak ".kata Aisha Tak ada pilihan.


"gimana ospek kamu dek ,apa mereka sangat keras ".


"emb enggk kok kak ".

__ADS_1


"benar mereka gak keras memperlakukan ospek nya ".tanya Fahri meyakinkan .


"iya kak ".


"trus tadi kenapa lama banget selesai nya ,padahal kakak udah selesai jam 3 ,kakak nunggu kamu 1 jam lebih di sana ".


"emb iya kak ,tadi itu ada arahan yang harus di lakukan untuk besuk ".


"yakin ".


"yakin kak ,kakak kayak umi ".


"ya iya lah ,umi tadi telfon kakak terus ,hp kamu gak kamu angkat telfon umi ,umi kan jadi khawatir".


"namanya juga belum selesai kak ,hp Aisha ,Aisha matiin ".


"tapi lain kali jangan gitu ,kan kasian umi ".


"iya iya ,Aisha minta maaf ".jawab aisha cemberut di balik cadar nya .


"ya udah sekarang kita makan ,pasti umi udah nunggu di bawah ".ajak Fahri .


"iya iya ,oh ya kak ,Abi udah pulang kah ".


"emb sepertinya udah dek ,ini kan udah jam 7 malam ".


"emb ,ya udah ayok kak ".ajak Aisha .


"tunggu ,kamu gak lepas cadar kamu dulu ".


"emb gak usah deh Kak ,nanti takut tiba tiba ada tamu datang ".alasan Aisha .


"ya sudah ayok ".


merekapun turun bersama

__ADS_1


🍀JANGAN LUPA LIKE YA BIAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT UNTUK UP NYA 🙏🍀


NOTE: buah jatuh tak jauh dari pohon nya ,begitulah sifat Aisha yang selalu terlihat ceria dan menyembunyikan rasa sakit nya ,agar orang yang di sayangi nya tak mengkhawatirkan nya .dulu Zahra begitu ,jadi sekarang dia merasakan kalau putri nya itu sama dengan nya waktu muda dulu .


__ADS_2