Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Kembali Lagi


__ADS_3

"Sebelumnya aku sama sekali tak dapat menemukan nona dan juga teman-teman lainnya tapi dengan kekuatan ku saat ini aku sangat yakin akan dapat segera bertemu dengan mereka namun aku harus dapat menemukan jejak mereka terlebih dahulu sepertinya aku harus segera kembali ketempat itu " ucap Leo di dalam hatinya dengan penuh keyakinan.


Beberapa hari pun berlalu dan Leo pun kini telah sampai ditempat dimana mereka disergap setahun lalu namun sayang Leo sama sekali tak menemukan tanda-tanda keberadaan nonanya maupun teman-temannya dan itu membuat dia sangat kesal.


"Wajar saja jika aku tak menemukan apapun saat ini apalagi kejadian itu sudah lama berlalu bahkan tempat ini pun sudah berubah sebaiknya aku segera menuju kegua rahasia saja aku yakin pasti mereka semua akan kembali ke gua itu" ucap Leo yang baru saja teringat akan pesan nonanya yaitu kembali ke gua yang dulu menjadi tempat mereka untuk berlatih.


Di tempat lain Nana kini baru saja masuk ke wilayah kekaisaran timur dia pun merasa sangat senang karena sebentar lagi dia akan dapat bertemu dengan orang-orang yang sangat dia sayangi.


"Akhirnya aku kembali lagi ketempat ini, aku benar-benar merasa sangat senang aku juga sangat merindukan nona juga yang lainnya, aku harap mereka juga memiliki perasaan yang sama dengan ku, walaupun mungkin saja mereka tak merindukan ku namun aku akan tetap merasa sangat senang karena telah dapat bertemu dan juga berkumpul dengan mereka kembali" batin Nana dengan senyum merekahnya.


Di sepanjang perjalanan banyak orang yang menatap ke arah Nana secara sembunyi-sembunyi baik itu laki-laki maupun perempuan, alasan para laki-laki menatap ke arah Nana yaitu karena mereka begitu mengagumi wajah cantik Nana sedangkan para wanita menatap kearah Nana karena merasa sangat iri dengan kecantikan Nana.


"Apakah ada yang salah dengan wajah ku, kenapa banyak sekali orang yang diam-diam menatap ke arah ku, Jangan-jangan mereka telah menyadari jika aku adalah salah satu pelayan pribadi nona jika benar seperti itu akan sangat berbahaya bagiku, sepertinya aku harus menyamar jangan sampai mereka menangkap ku karena aku sendiri belum mengetahui keadaan nona dan yang lainnya" ucap Nana di dalam hatinya yang mengira telah dikenali oleh orang-orang dari kekaisaran timur itu padahal tak ada satu pun dari mereka yang mengenali Nana karena Nana yang saat ini sangatlah berbeda dengan Nana yang telah menghilang setahun lalu.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain di kekaisaran utara, Lili pun telah berhasil menyelesaikan latihannya dua hari yang lalu namun dia tak dapat langsung kembali kekaisaran timur karena tetua agung kekaisaran utara juga kaisar utara sekaligus permaisuri memintanya untuk tinggal beberapa hari lagi bersama mereka dan akhirnya Lili pun memutuskan untuk menunda keberangkatannya selama dua hari dan mereka semua pun sangat senang mendengar hal itu.


"Guru, terima kasih karena telah sudi melatih murid yang bodoh ini, murid berjanji tidak akan pernah melupakan guru dan murid juga berjanji akan mengunjungi guru" ucap Lili kepada gurunya dengan tulus.


Tetua agung kekaisaran utara pun sebenarnya tak rela berpisah dengan muridnya itu, karena baru kali ini dia menemukan murid yang benar-benar berbakat dalam ahli pengobatan selain itu muridnya ini pun sangatlah berbakat di bidang kultivasi sehingga dia benar-benar merasa sangat puas dengan adanya Lili di sampingnya namun dia tak dapat bersikap tamak karena dia sangat tau jika muridnya juga memiliki orang-orang yang sangat berarti untuknya.


"Kau memang harus mengunjungi ku, bagaimana bisa seorang murid tidak mengunjungi gurunya sama sekali, berhati-hatilah di jalan dan jangan lupa atas perkataan mu karena guru akan selalu menantikan kedatangan mu" ucap tetua agung sembari mengelus kepala Lili dengan penuh rasa sayang.


Mendapatkan perlakuan seperti itu Lili pun tanpa sadar meneteskan air matanya namun dengan secepat kilat dia pun menghapus air mata itu karena dia tak ingin berpisah dengan meneteskan air mata sebab cepat atau lambat dia pasti akan kembali lagi ke tempat itu.


***


"Akhirnya aku sampai juga di tempat ini, rasanya seperti kembali kesatu tahun lalu karena sama sekali tak ada yang berubah dari tempat ini" ucap Leo yang baru saja tiba di gua yang menjadi tempat pertemuan mereka.

__ADS_1


Leo pun dengan segera masuk ke dalam gua itu dan dengan segera mencari keberadaan nonanya maupun teman-temannya namun dia sama sekali tak menemukan siapa pun "Apakah mereka telah meninggalkan aku namun itu tak mungkin atau aku adalah orang pertama yang tiba ditempat ini" gumam Leo sembari memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang ada.


"Drrreeeet" suara pintu gua yang terbuka dan berhasil membuat Leo dengan segera mengalihkan tatapannya ke arah sumber suara.


"Leo, apakah benar itu kau" ucap Alan dengan begitu bahagianya sembari berlari kearah Leo dan memeluknya dengan begitu erat.


Leo yang tiba-tiba mendapatkan perlakuan seperti itu pun tak merasa terganggu sebab dia juga sangat merindukan sahabatnya yang satu itu hingga tanpa sadar dia pun membalas pelukkan sahabatnya itu dengan begitu kuat hingga membuat sahabatnya itu pun meringis kesakitan dan Leo pun dengan segera melepaskan pelukkannya.


"Leo, kau benar-benar jauh berbeda dengan dirimu yang lalu, asal kau tau aku hampir saja tak mengenali mu, jika kita bertemu di luar sudah pasti aku tak akan mengenali mu sama sekali, namun karena kita lebih dahulu bertemu di tempat ini aku pun dapat dengan mudah mengenali dirimu karena tidak ada orang lain yang tau tempat ini selain kita berempat dan juga nona" ucap Alan sembari duduk ke tempat yang tak jauh dari tempat mereka berpelukkan sebelumnya.


"Kau sendiri juga jauh berbeda dengan dirimu sebelumnya, sepertinya satu tahun yang telah kita lewati benar-benar membuat kita menjadi sangat berbeda dari sebelumnya" ucap Leo yang kini telah duduk di samping Alan.


"Apa yang kau katakan benar, kau tau aku sangat terpukul dengan kejadian itu sebab karena kejadian itulah aku berpisah dengan kalian semua juga dengan nona namun disisi lain karena kejadian itu juga aku menjadi sadar jika aku ingin tetap berada disamping nona maka aku harus menjadi lebih kuat, aku yakin kau pasti belum mengetahui apa yang terjadi setelah kejadian itu kan? " ucap Alan dengan penuh amarah sembari mengingat-ingat kejadian beberapa hari setelah penyergapan itu pun terjadi

__ADS_1


Leo pun mengernyitkan alisnya karena heran dengan perubahan raut wajah sahabatnya itu yang kini dipenuhi dengan amarah lalu dia pun dengan segera menggelengkan kepalanya karena Leo memang sama sekali tak mengetahui apa pun yang terjadi setelah kejadian itu.


__ADS_2