
"Guru Besar, sebelumnya aku ingin mengucapkan terima kasih atas tawaran yang telah guru besar berikan untuk ku, aku tak dapat langsung menjawab tawaran dari guru besar, karena seperti yang guru besar telah ketahui saat ini aku telah menikah" ucap Lira Su dengan penuh perasaan sedih di dalam hatinya karena jauh di lubuk hatinya yang paling dalam dia sangat ingin menerima tawaran dari guru besar tersebut namun sayang keadaan tidak berpihak padanya saat ini.
Guru Besar yang seperti dapat merasakan apa yang sedang dipikirkan oleh Lira Su pun dengan segera berkata "Selir Su kau tak harus memberikan jawaban saat ini juga, selama aku masih hidup aku siap menanti jawaban mu selama apa pun itu karena aku yang meminta mu menjadi muridku".
"Terima kasih banyak guru besar atas kemurahan hatinya, aku akan selalu mengingat apa yang baru saja guru besar katakan" ucap Lira Su dengan sangat bahagia.
Melihat Lira Su yang sangat bahagia guru besar itu pun ikut tersenyum "Selir Su bolehkah aku tau siapa nama lengkap mu?" tanya guru besar tersebut.
"Nama lengkap saya Lira Su guru besar, dan sebelumnya aku juga berasal dari keluarga Su" jawab Lira Su dengan santainya yang kemudian membuat seisi ruangan itu menjadi riuh.
"Keluarga Su, bukankah itu sama dengan kedua nona yang sempat menampilkan tarian yang begitu memukau tadi, padahal adik seperguruan ku juga ingin mengajak keduanya secara pribadi untuk masuk keperguruan kami" batin guru besar tersebut.
"Baiklah aku akan mengingat hal itu, orang kepercayaan ku akan mengingat nama mu jika kau ingin datang ke akademi matahari, kau hanya cukup mengatakan nama mu saja maka nanti mereka akan mengantarkanmu untuk menemui aku" ucap guru besar tersebut.
"Baik guru besar aku akan mengingat apa saja yang telah kau katakan, aku juga mengucapkan terima kasih sekali lagi atas tawaran yang begitu luar bisa ini" ucap Lira Su sembari menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Setelah itu semua pandangan buruk yang telah melekat pada kekaisaran utara pun sedikit demi sedikit menghilang walaupun beberapa dari mereka masih merasa jika dalam bidang ilmu beladiri kekaisaran utara masih menjadi yang terlemah.
***
Hari ini merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang yang kini berada di kekaisaran utara sebab hari ini akan diadakan pembukaan turnamen benua tengah yang akan diadakan selama sepuluh hari kedepan.
"Apakah aku dapat bertemu dengannya hari ini" ucap kaisar Hong yang sedari tadi melihat kearah dimana para bangsawan kekaisaran utara berada namun dia sama sekali tak menemukan keberadaan Maeli Su.
"Sepertinya dia dan para bawahannya itu tidak akan ikut serta dalam turnamen kali ini sehingga mereka pun memutuskan untuk tidak datang sama sekali walaupun hanya untuk melihat-lihat" sambung kaisar Hong di dalam hatinya dengan rasa sedih sebab dia tak dapat melihat calon istrinya itu.
Sistem perlombaan kali ini sangatlah berbeda dengan perlombaan-perlombaan sebelumnya, karena di perlombaan kali ini setiap orang berlomba di tempat yang telah ditetapkan dan perlombaan itu di adakan secara bersamaan, nantinya di setiap cabang perlombaan akan di ambil enam orang untuk melaju ke final yang nantinya akan diadakan berdasarkan jadwal perlombaan selain itu juga akan disediakan tempat khusus agar seluruh orang dapat melihat perlombaan final nantinya.
Di hari pertama ini beberapa perlombaan telah dilaksanakan namun dari kekaisaran utara hanya satu orang saja yang dapat melaju ke final dan orang tersebut adalah Bryn Su yang ikut serta dalam perlombaan memanah.
Mengetahui hal tersebut membuat orang-orang dari kekaisaran lain pun tertawa bahkan semakin banyak orang yang berani secara terang-terangan menghina kekaisaran utara, tentu saja para peserta yang telah kalah dan berasal dari kekaisaran utara pun sangat kesal namun sayang mereka tak dapat melakukan apa-apa selain berharap jika di pertandingan selanjutnya teman-teman mereka dapat membalikkan keadaan.
__ADS_1
"Aku sempat berfikir jika kekaisaran utara ini akan dapat menggemparkan turnamen kali ini tapi ternyata tebakan ku salah, ya walaupun tuan muda yang masuk ke final itu sempat mengejutkan ku dengan kekuatannya yang luar biasa itu, namun jika hanya dia seorang tentu tidak akan masuk dalam perhitungan" ucap seorang mentri dari kekaisaran selatan dengan angkuhnya.
Mendengar hal itu tentu saja membuat kaisar dari kekaisaran utara murka begitu pula para mentri dan para bangsawan kekaisaran utara yang tengah berada di tempat tersebut.
"Jangan terlalu cepat berpendapat tuan bukankah ini masih sebagian kecil dari pertandingan yang ada, bukankah tidak bijak jika hanya menilai di awal saja" ucap panglima perang kekaisaran utara yaitu Bryn Su dengan sangat santai.
Mendengar kata-kata tersebut tentu saja mentri kekaisaran selatan itu tertawa dengan sangat kuat "Tuan, tuan aku rasa kau terlalu naif bukankah selama ini kau juga tau bagaimana reputasi kekaisaran utara, iya mungkin saja keadaan bisa berbalik jika para nona-nona kediaman keluarga Su ikut dalam setiap perlombaan namun sayangnya ada nona pertama keluarga Su yang tidak ikut serta, ah bagaimana jika kita bertaruh saja tuan" ucap mentri kekaisaran selatan itu dengan yakinnya tanpa mengetahui jika yang tengah berbicara dengannya adalah panglima perang yang sekaligus juga ayah dari orang-orang yang baru saja dia katakan.
Mentri kekaisaran selatan itu berani berkata demikian karena dia hanya mengetahui jika yang kini berada dihadapannya adalah seorang bangsawan biasa dari kekaisaran utara hal itu terjadi disebabkan karena Ray Su yang lebih memilih duduk bersama anggota keluarganya dari pada duduk di tempat yang telah disediakan khusus untuknya, dia pun malah menyuruh wakilnya yang duduk disana untuk menggantikannya dan hal tersebut tidaklah dilarang di seluruh kekaisaran.
"Taruhan seperti apakah yang ingin tuan mainkan dan apakah yang akan menjadi hadiah taruhannya" tanya Ray Su dengan sangat antusias.
Mendengar pertanyaan yang penuh dengan percaya diri tersebut mentri kekaisaran selatan itu pun dengan segera berkata "Aku dengar jika para nona-nona muda dan tuan muda keluargaku Su berjumlah lima orang, jadi yang menjadi taruhannya adalah jika ada tujuh peserta yang masuk tiga besar dalam turnamen kali ini maka kau akan memenangkan taruhan ini namun jika tidak mencapai jumlah yang telah ditentukan maka kau yang akan kalah, setidaknya kalian sudah memiliki empat orang yang mungkin saja bisa mencapai peringkat tiga besar dengan demikian bukankah kalian hanya perlu mencari tiga orang lainnya saja".
"Sebagai hadiahnya jika kau menang aku akan memberikan tiga tetes air suci pada mu, namun jika kau kalah aku ingin kau mempertemukan aku dengan panglima perang Su di kediamannya dan juga kau harus dapat membuat panglima perang itu mau menjalin hubungan dengan keluargaku" ucapnya dengan penuh keyakinan tanpa mengetahui jika kini yang tengah bertaruh dengannya adalah orang yang dia maksudkan.
__ADS_1
Air Suci juga merupakan air yang berguna untuk meningkatkan kekuatan namun tingkatannya berada dibawa air surgawi, sedangkan Ray Su sendiri telah memiliki lebih dari sepuluh botol air surgawi yang telah dia dapatkan dari putri kesayangannya Maeli Su dan air surgawi itulah yang telah membantunya hingga dia kini telah mencapai tingkat epic akhir.