Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Ilusi Ketakuan


__ADS_3

"Nana ayo kita segera pergi kepenginapan untuk menaikkan tingkat kultivasi mu yang tertunda" ucap Maeli Su sembari berjalan ke arah penginapan mereka.


Sesampainya dipenginapan Alan, Leo juga Lili memasang tembok pembatas dengan kekuatan mereka bertiga agar ketika Nana melalui proses peningkatan kultivasi tak dirasakan oleh siapa pun, karena jika ada orang yang mengetahuinya itu dapat menjadi masalah selama mereka mengikuti turnamen benua tengah sebab bisa jadi orang akan berusaha melihat siapa orang yang tengah mengalami peningkatan kultivasi tentu saja itu dapat membuat identitas mereka terungkap.


Dua jam telah berlalu, kini Nana telah berhasil melewati rintangan untuk kenaikan tingkatnya dengan segera teman-temannya mengucapkan selamat dan sekaligus sangat senang atas kemajuan Nana begitu pula dengan Maeli Su yang juga ikut menyelamati Nana sembari memberikan sebuah pil untuk memperkokoh kultivasinya sebab dia baru saja naik tingkat dan kultivasinya masihlah belumlah setabil.


Mereka berlima pun tengah duduk bersama "Alan apakah sewaktu pertandingan tadi kau menggunakan ilusi ketakutan?" tanya Maeli Su.


"Benar nona saya menggunakan ilusi ketakutan dan saya juga sangat kaget ternyata nona muda yang menjadi lawan saya itu telah melakukan banyak perbuatan kejam hingga banyak memakan korban" jawab Alan sembari mengingat hal yang dia lihat dalam ilusi yang dia ciptakan tadi selama pertandingan.


Semua orang pun terkejut mendengar hal itu tapi tidak dengan Maeli Su karena Maeli Su juga telah melihat ilusi tersebut dan hal itu bukanlah hal yang sulit dilakukannya karena tingkatan sihirnya sudah berada di tingkat penuh ditambah lagi dia juga sudah berada di tingkat Legend bintang tiga serta telah menjadi orang terkuat dibenua tengah untuk saat ini.


"Aku sangat kesal mendengarnya rasanya aku ingin sekali memberinya pelajaran yang tidak akan dilupakannya seumur hidupnya" ucap Lili dengan geramnya.


Maeli Su pun tersenyum melihat wajah Lili yang geram tampak begitu sangat menggemaskan menurutnya "Tenanglah Lili kau tak perlu melakukan apa-apa karena ilusi yang diciptakan Alan akan selalu menjadi mimpi buruk baginya" ucap Maeli Su dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


"Baiklah jika nona berkata begitu, aku yakin dia pasti sedang tersiksa" ucap Lili dengan rawut bahagianya.


Cukup lama mereka berbincang-bincang hingga waktu tak terasa semakin larut, sehingga Maeli Su pun memerintahkan kepada mereka berempat untuk segera beristirahat sebab besok akan ada pertandingan lainnya, yaitu pertandingan ahli samonir yang akan diikuti oleh Leo dan juga pertandingan arena petarung yang akan diikuti oleh Maeli Su sendiri.


"Tung... Tung... Tung..."


Bunyi gong sebagai tanda bahwa perlombaan hari ini akan segera dimulai, untuk dua perlombaan ini akan dilakukan tidak secara bergantian namun akan dilakukan satu persatu yaitu dimana terlebih dahulu akan dilangsungkan pertandingan antara ahli samonir yang berjumlah empat puluh orang jika telah berhasil mendapatkan enam orang terakhir barulah kemudian dilanjutkan dengan pertandingan arena petarung yang memiliki enam puluh orang peserta dan juga merupakan perlombaan dengan jumlah peserta terbanyak.


Perbandingan peserta pada perlombaan antara arena petarung dengan perlombaan lainnya itu terjadi karena peluang untuk menaikkan status ataupun ingin menarik perhatian para petinggi lebih besar dari pada perlombaan yang lainnya.


Selain itu pada perlombaan ahli petarung para pesertanya tidak hanya dapat berkultivasi saja namun juga sudah pasti memiliki kemampuan lainnya dan juga sudah dapat dipastikan mereka juga memiliki senjata-senjata yang tak kalah hebatnya.


Sembari menanti giliran mereka, mereka pun melihat pertandingan yang sedang berlangsung dengan sesama untuk melihat bagaimana kekuatan orang-orang tersebut sebab nanti salah satu dari mereka pasti akan menjadi lawan teman mereka yaitu Leo.


Tak terasa perlombaan pun telah banyak selesai hingga tibalah kini giliran Leo untuk mengikuti perlombaan, mendengar nomor urutannya dipanggil dia pun dengan segera berjalan ke tempat perlombaan setelah lebih dahulu memberi hormat pada nonanya Maeli Su.

__ADS_1


Kali ini Leo bertanding dengan salah satu utusan bangsawan yang berasal dari kekaisaran utara yaitu tempat dimana kekaisarannya berada, tak perlu waktu lama pertandingan pun telah selesai hal itu di karenakan lawannya hanya berada ditingkat tiga sehingga tak perlu adanya penyerangan sebab hanya dengan mengeluarkan hewan kontraknya saja yaitu singa emas telah membuat hewan kontrak dari lawannya tak berani menyerangnya.


"Singa emas, aku sama sekali belum pernah melihat hewan kontrak seperti itu apakah ada yang spesial darinya" tanya kaisar Hong di dalam hatinya.


Naga yang terikat kontrak dengan kaisar Hong mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh kaisar Hong "Tentu saja tuan belum pernah melihatnya karena hewan-hewan spritual dengan bulu emas sangatlah langka itu semua disebabkan perlu banyak latihan dan juga sumber daya agar bisa meningkatkan hewan spritual hingga ketingkat seperti itu, selain itu mereka juga berada diurutan ketiga terkuat setelah aku" jawab naga tersebut.


Mendengar apa yang baru saja dikatakan naga itu, kaisar Hong pun sangat terkejut karena dia tak pernah mengetahui jika ada hewan spritual yang lebih hebat lagi dari pada empat hewan spritual tingkat dewa yang mana salah satunya merupakan hewan yang kini telah menjalin kontrak dengannya.


"Selain itu tuan, kekuatan singa emas itu pun masih dapat terus berkembang jika beruntung dia mungkin akan sejajar dengan kami yang merupakan empat hewan dewa" sambung naga tersebut lagi.


"Apakah aku tidak salah dengar, apa yang kau katakan barusan benar-benar hal yang sama sekali tidak pernah aku ketahui bahkan mungkin bukan hanya aku para leluhurku pun pasti tak mengetahuinya" ucap kaisar Hong kembali masih dengan kekagetannya.


Disisi lain tak berbeda dengan kaisar Hong, kelima guru besar akademi pun kaget melihat hewan spritual yang dimiliki oleh Alan sebab mereka belum pernah melihat hewan spritual dengan warna emas seperti itu terutama guru besar dari akademi komet yang juga merupakan seorang hali samonir.


Babak pertama telah selesai, kini para ahli samonir yang ikut bertanding pun hanya tersisa dua puluh orang saja dari empat puluh orang yang ikut bertanding, kedua puluh orang tersebut pun akan langsung ditandingkan kembali saat itu juga untuk mencari sepuluh orang yang akan maju kebabak selanjutnya dan kesepuluh orang itu akan bertanding kembali hingga hanya menyisakan lima orang saja, dimana nantinya juga akan ada satu orang tambahan lagi yang dapat maju ke babak selanjutnya sebagai pelengkap kuota enam orang yang diperlukan.

__ADS_1


Orang tambahan tersebut bukanlah orang sembarangan karena orang tersebut merupakan orang yang telah dipilih oleh para guru besar dengan suara terbanyak berdasarkan pada keahlian, kekuatan sera kemampuannya selama mengikuti pertandingan.


Tak terasa pertandingan para ahli sihir pun telah selesai dan kini enam orang pun telah terpilih untuk maju kebabak selanjutnya dan salah satu dari keenam orang tersebut adalah Leo.


__ADS_2