Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Orang Seperti Kau


__ADS_3

Kaisar Hong beserta rombongannya kini telah tiba di kekaisaran utara, mereka pun kini telah berada di sebuah kediaman yang khusus disiapkan untuk dirinya dan para rombongannya.


"Selanjutnya kalian akan dipandu oleh penanggung jawab masing-masing, ikutilah mereka karena mereka akan mengantarkan kalian ketempat tinggal kalian di kediaman ini untuk sementara waktu" ucap kaisar Hong yang kemudian langsung meninggalkan semua orang yang ada di tempat itu.


Semua orang pun mengikuti apa yang dikatakan kaisar Hong, sehingga tak perlu waktu lama mereka semua pun telah berada di tempat tinggal mereka masing-masing, dimana untuk para peserta perlombaan ditempatkan dalam sebuah ruangan yang berisikan empat orang.


"Tunggu sebentar, apakah kami akan tinggal secara bersamaan?" tanya Sa Long yang tak terima jika harus tinggal bersama dengan tiga orang lainnya dalam beberapa hari kedepan.


Mendengar ada yang bertanya penanggung jawab itu pun menjawab dengan cepat "Benar nona Long, selama turnamen ini diadakan nona akan tinggal bersama dengan mereka semua saya harap nona dapat berhubungan baik dengan mereka" setelah berkata demikian penanggung jawab itu pun dengan segera undur diri dan keluar dari ruangan itu.


Sa Long merasa sangat kesal hingga dia pun dengan seenaknya berkata "Kalian jangan ada yang bergerak karena aku ingin lebih dahulu memilih kamar yang nyaman bagiku".


"Siapa kau hingga berani berkata seperti itu" ucap salah seorang dari mereka lalu dengan segera dia pun langsung berjalan lebih dahulu menuju ke sebuah kamar, kemudian masuk kedalamnya dan dengan segera mengunci pintunya dengan kuat.


Melihat hal itu yang lain pun dengan segera menuju ke arah kamar yang ingin mereka tempati tanpa memperdulikan perkataan Sa Long sama sekali.


Melihat hal itu Sa Long merasa sangat marah karena dia tak pernah menyangka akan diperlakukan seperti itu, dia pun dengan penuh emosi sembari berteriak berkata "Apakah kalian tidak tau siapa aku? Berani-beraninya kalian bersikap seperti itu padaku"


Tak ada satu pun dari mereka yang memperdulikan Sa Long dan hal itu membuat Sa Long menjadi semakin murka hingga dia pun memaki-maki dengan sangat keras.

__ADS_1


Karena merasa terganggu wanita yang lebih dahulu memilih kamar pun dengan segera mengambil vas bunga yang terletak tak jauh darinya dan langsung melemparnya kearah pintu dengan sangat kuat, hal itu berhasil membuat Sa Long diam.


Sa Long pun dengan segera menuju kamar terakhir yang berada diruangan itu untuk beristirahat karena dia tau jika dia masih terus menerus membuat keributan bisa jadi teman sekamarnya itu akan membuat perhitungan dengan dirinya.


***


Wanita yang baru saja melempar vas bunga itu bernama Zeze Mo, dia merupakan nona pertama keluarga Mo ayahandanya adalah seorang pemimpin panglima perang terhebat di kekaisaran utara, dia menguasai ilmu beladiri bahkan di umurnya yang muda ini dia telah mencapai tingkat Mytich bintang satu namun tak ada yang mengetahui hal itu selain ayahandanya dan juga keluarga terdekatnya.


Keluarganya sengaja menyembunyikan hal tersebut karena dia tidak mau anak perempuannya itu terjerat dengan orang-orang yang hanya akan memanfaatkannya saja.


Panglima besar Mo selama ini selalu melatih putrinya di tempat khusus yang hanya diketahui oleh keluarga inti saja, sehingga di kekaisaran barat tak ada yang tau jika nona pertama keluarga Mo merupakan orang berbakat yang sangat langka.


Zeze Mo mengetahui dengan baik siapa saja orang-orang yang kini tinggal bersamanya untuk beberapa waktu kedepan, dia mengetahui hal itu karena dia melakukan pengamatan pada saat menghadiri perayaan-perayaan kekaisaran tanpa ada yang mengetahuinya, sehingga dia tau seperti apa sikap Sa Long dan kedua orang lainnya


Berbeda dengan Zeze Mo, Sa Long sama sekali tidak mengetahui siapa-siapa saja yang kini tinggal bersamanya, hal itu terjadi karena sikap Sa Long yang sangat suka dipuji sehingga disetiap perayaan yang diadakan dikekaisaran barat dia pun hanya berkumpul dengan orang-orang yang terus menerus memujinya tanpa memperhatikan sekelilingnya.


Karena hal tersebut tanpa Sa Long sadari orang-orang yang berada disekelilingnya hanyalah orang-orang yang ingin memanfaatkannya saja.


"Sa Long, Sa Long jika orang seperti kau yang disebut-sebut sebagai orang berbakat lalu bagaimana dengan aku dan dua orang itu" ucap Zeze Mo dengan nada mengejek, setelah itu dia pun dengan segera tidur sebab dia ingin pergi berjalan-jalan keliling pasar pada pagi harinya.

__ADS_1


Jika melihat kekuatan dan kekuasaan keluarga Sa Long berada dibawah mereka bertiga namun sayangnya Sa Long sama sekali tidak mengetahui hal itu, andai saja dia tau sudah dapat dipastikan dia akan mengutuk dirinya sendiri karena telah dengan berani mengusik keluarga lain yang kedudukannya berada di atas keluarganya.


***


"Aku harus segera pergi sebelum kakak mengunjungi kamar ku" ucap putri Caca Hong sembari keluar mengendap-endap.


Tak berselang lama kini putri Caca Hong pun telah berada di luar kediaman itu dengan segera dia pun menuju pasar karena dia ingin mencari ramuan yang mungkin dapat menyembuhkan salah satu penyakitnya.


Hal itu dilakukan Caca Hong karena dia tak ingin terus menerus merepotkan kakaknya kaisar Hong dan karena hal itu bahkan diperjalanan kali ini dia sengaja tak keluar dari kereta kuda sama sekali sehingga membuat semua orang yang ikut menjadi penasaran seperti apakah rupa putri kekaisaran mereka.


Setelah berjalan cukup jauh tiba-tiba Caca Hong merasakan dingin diseluruh tubuhnya dengan segenap tenaga yang dimilikinya Caca Hong mencari tempat untuk beristirahat, setelah menemukannya dengan segera Caca Hong merintih kesakitan.


Di tempat yang tak seberapa jauh saat ini Maeli Su dan para bawahannya tengah berjalan-jalan disekitaran pasar untuk membeli beberapa kain sembari melihat berbagai macam makanan ringan.


Mereka pun membeli beberapa makanan ringan itu setelah selesai membayarnya, Maeli Su dengan segera melihat-lihat sekelilingnya untuk mencari tempat yang strategis karena dia ingin menikmati makanan ringan itu sembari mengamati kondisi dipasar saat ini.


Berdasarkan informasi yang Maeli Su dapatkan seharusnya sudah ada dua rombongan yang datang untuk mengikuti turnamen kali ini yaitu rombongan dari kekaisaran barat dan juga rombongan dari kekaisaran selatan sehingga dapat dipastikan kebanyakan dari rombongan itu pasti akan menghabiskan waktu mereka di pasar dengan tujuan untuk mencari sesuatu ataupun hanya untuk sekedar melihat-lihat saja.


Setelah melihat-lihat sekelilingnya, Maeli Su pun menemukan tempat yang dia inginkan dengan segera dia mengajak para bawahannya menuju ketempat itu, sesampainya di tempat itu Maeli Su dengan segera duduk yang kemudian diikuti oleh para bawahannya dan mereka pun mulai menikmati makanan ringan itu.

__ADS_1


Ketika tengah asik makan, Maeli Su pun tiba-tiba mendengar suara rintihan seorang wanita dengan segera dia memerintahkan para bawahannya mencari dari mana asal suara rintihan tersebut.


__ADS_2