
"Mohon maaf pangeran ketiga aku tak ingin melakukan pertarungan seperti itu, karena itu akan merugikan pangeran sendiri" ucap Leo.
Pangeran ketiga yang mendengar ucapan dari Leo merasa terhina sebab menurutnya secara tak langsung Leo telah berani merendahkan dirinya "Dasar kurang ajar, orang rendahan seperti mu berani berkata seperti itu pada ku, apa kau tak tau siapa aku?" batin Pangeran ketiga sembari menatap ke arah Leo dengan wajah meremehkan.
"Kau tak perlu khawatir akan membuat ku rugi sebab semua orang juga tau bagaimana kekuatan ku" ucap pangeran ketiga dengan senyum merendahkannya.
"Baiklah jika pangeran ketiga memaksa maka aku tak akan segan melakukannya" ucap Leo.
Dengan seketika Leo pun menyerang pangeran ketiga, serangan pertamanya membuat pangeran ketiga meringis kesakitan dan serangan selanjutnya berhasil membuat pangeran ketiga tak sadarkan diri.
Semua orang tersentak karena kaget melihat hal itu, mereka tak menyangka jika orang yang selama ini mereka sebut-sebut panglima perang terkuat kalah hanya dengan dua kali pukulan saja.
Kericuhan terjadi bahkan kaisar saja sangat terkejut melihat apa yang baru saja di lihatnya, tak berapa lama kaisar pun sadar dari keterkejutannya dan segera memerintahkan tabib istana untuk memeriksa putranya itu.
Tabib pun dengan sangat teliti melakukan pemeriksaan yang sangat menyeluruh kepada pangeran ketiga dan hasil dari pemeriksaan itu mengatakan jika pangeran ketiga hanya pingsan saja yang disebabkan karena pangeran ketiga tidak mampu menahan kekuatan yang dikeluarkan Leo selain itu pangeran ketiga juga memiliki dua luka lebam.
Mendengar hal itu kaisar pun sangat lega sebab tak ada hal buruk yang menimpa putranya itu, karena ke kagumannya pada Leo kaisar pun menawarkan Leo untuk menjadi Jendral perang.
"Aku kagum pada kekuatan mu, dan aku ingin menjadikan mu Jendral perang di kekaisaran ini" ucap kaisar dengan wajah senangnya karena menurutnya dia telah menemukan orang yang sangat luar biasa.
Mendengar hal itu banyak orang yang merasa senang begitu pula Maeli Su, dia tak akan menahan Leo untuk tetap berada disisinya sedangkan Leo mendapatkan tawaran yang begitu bagus.
"Mohon maaf kaisar, saya tak bisa menerima tawaran kaisar karena saya telah memiliki tuan" ucap Leo dengan penuh rasa bangga.
__ADS_1
Maeli Su merasa terharu sekaligus senang dengan kata-kata yang di ucapkan Leo, sebab walaupun Leo sudah memiliki kemajuan yang pesat tetap tidak membuat Leo melupakan keberadaannya.
"Baiklah jika itu yang kau pilih, aku juga tak dapat memaksakan keinginan ku kepada mu" ucap kaisar dengan wajah yang tampak sedikit kecewa.
Setelah itu pengumuman pemenang pun di lakukan "Pemenang lomba pertarungan di menangkan oleh Leo pengawal pribadi nona pertama keluarga Su" ucap kasim tersebut dengan lantang.
Seketika Leo pun mencari keberadaan nonanya dan segera memberikan penghormatan kepada nonanya itu dengan cara membungkukkan tubuhnya.
Melihat hal itu Maeli Su dengan lantang berkata "Berdirilah dan jangan jadikan kemenangan itu sebagai batas untuk kemajuan mu".
Semua orang yang melihat hal itu benar-benar tak dapat mempercayai apa yang barusan saja mereka lihat, seorang yang bertalenta lebih memilih berada di samping nona pertama keluarga Su yang terkenal dengan sebutan sampah si buruk rupa dari pada menjadi jendral perang.
Ray Su sendiri sangat terkejut dengan para pelayan dan juga pengawal putri kesayangannya itu, dia tau betul tentang mereka selama ini namun hanya dalam beberapa waktu saja kemajuan mereka sangat luar biasa bahkan dapat memenangkan perlombaan yang mereka ikuti.
Perlombaan selanjutnya pun kini di mulai dimana para peserta yang ikut perlombaan memainkan alat musik akan di bagi ke dalam lima kelompok yang nantinya akan menyisakan lima belas orang.
Kelima belas orang tersebut nanti akan dibagi kedalaman tiga kelompok yang mana nantinya akan dipilih satu orang yang terbaik dari setiap Kelompoknya dan tiga orang yang terpilih tersebut akan bertemu di tahap akhir untuk menentukan pemenangnya.
Maeli Su tau jika adiknya Lira Su juga ikut serta dalam perlombaan ini, namun sayang di tahap pertama mereka berada di kelompok yang berbeda.
Penampilan tahap pertama pun telah selesai kini lima belas orang telah terpilih, dan di antara lima belas orang tersebut terdapat nama Maeli Su dan juga Lira Su.
Para bawahan Maeli Su pun sangat senang karena nona mereka masuk ke tahap selanjutnya begitu pula dengan kedua adiknya.
__ADS_1
Ray Su sendiri pun tersenyum dengan sangat lebar akan hal itu hingga tanpa henti-hentinya dia memuji Putrinya Maeli Su di hadapan nyonya rumah dan juga selir Aria, mereka berdua pun menanggapi pujian tersebut dengan pujian juga.
Semua orang yang awalnya menganggap Maeli Su sampah mulai menarik kembali ucapannya dan bahkan kini mereka semua memuji penampilannya, dan hal tersebut membuat Lira Su sangat tak senang hingga dia pun memikirkan sebuah rencana sembari tersenyum licik.
Tahap kedua pun dimulai dan pada tahap ini Maeli Su ternyata satu kelompok dengan Lira Su, sehingga dari mereka berdua hanya akan ada satu orang saja yang akan memenangkan tahap kedua dan menuju tahap selanjutnya.
Lira Su sangat senang atas pemilihan kelompok ini, karena akan mempermudah kannya dalam menjalankan aksinya.
Lira Su pun mendapatkan kesempatan tampil lebih dahulu dalam kelompok mereka, dia pun segera memainkan kecapinya dengan begitu baik hingga banyak sekali orang yang menatap penuh kagum ke arahnya, bahkan ketika penampilannya selesai terdengar banyak suara tepuk tangan dan hal itu berhasil membuatnya merasa senang.
Sebuah pertunjukan lainnya pun telah selesai, kini tibalah giliran Maeli Su untuk menampilkan pertunjukannya dan dia pun segera berjalan ke tempat yang telah disediakan.
Kali ini dia sengaja memilih alat musik kecapi sama seperti yang digunakan oleh Lira Su, dia sengaja melakukan itu karena secara tidak langsung dia ingin memberitahukan kepada Lira Su jika masih ada orang lain yang dapat bermain kecapi lebih baik darinya.
Melihat Maeli Su memegang kecapi banyak orang yang terkejut karena pada tahap awal Maeli Su menggunakan alat musik lain yaitu alat musik dawai.
Maeli Su pun memulai pertunjukannya, di sepanjang pertunjukan yang dilakukannya semua orang hanya terdiam karena mereka terlihat seperti terhipnotis oleh musik yang dimainkan Maeli Su.
Penampilan Maeli Su kali ini benar-benar sangat memukau di tambah lagi dia memilih sebuah lagu yang sangat susah dan juga termasuk ke dalam salah satu dari lima lagu legenda yaitu hutan persik.
Lira Su awalnya ikut hanyut dengan musik yang dimainkan Maeli Su namun seketika dia menyadari jika bukan hanya dia yang terhanyut tetapi juga semua orang yang hadir, dia sangat kesal melihat hal itu namun di satu sisi ini merupakan kesempatan yang bagus untuknya menjalankan rencananya.
Lira Su pun seketika berdiri dan berjalan ke arah Maeli Su yang terlihat sangat fokus memainkan alat musiknya meskipun sebenarnya Maeli Su menyadari jika kini Lira Su berjalan ke arahnya dan hal itu sama sekali tak mengganggu pertunjukan yang tengah di lakukannya.
__ADS_1
Kini Lira Su sudah berdiri tepat di belakang Maeli Su "Memangnya kenapa jika kau lebih berbakat dari ku, selama semua orang melihat wajah buruk rupa mu maka semua pujian itu akan berubah kembali untukku" ucap Lira Su sembari membuka ikatan kain penutup wajah Maeli Su.