Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Kaisar Hong


__ADS_3

"Bagaimana apakah kau telah mengantarkan surat lamaran beserta kotak yang kuberikan" tanya kaisar Hong dengan raut wajah yang serius.


"Sudah kaisar, sebenarnya di kekaisaran utara pernikahan ditentukan oleh kaisar Lu namun karena kaisar Lu dan nona pertama keluarga Su Maeli Su memiliki kesepakatan dimana nona pertama keluarga Su bebas menikah dengan laki-laki pilihannya sendiri sehingga kita harus mengirimkan langsung surat lamaran tersebut ke kediaman keluarga Su, bahkan yang aku dengar sudah banyak juga lamaran yang datang ke kediaman keluarga Su itu dengan tujuan untuk menjadikan nona pertama keluarga Su itu sebagai permaisuri mereka, bukan hanya itu kaisar bahkan surat lamaran untuk nona pertama keluarga Su datang dari seluruh kekaisaran yang berada di benua tengah ini" jelas pengawal pribadi kaisar Hong yang ditugaskan untuk mengirimkan surat lamaran sekaligus mencari informasi untuknya.


Kaisar Hong yang mendengar hal itu pun seketika tersenyum "Memang wanita ku pantas untuk di perebutkan, namun pada akhirnya hanya akulah yang boleh hidup bersamanya" batin kaisar Hong.


Pengawal yang melihat perubahan ekspresi pada kaisar Hong pun seketika bergidik ngeri karena tak biasanya kaisarnya itu akan tersenyum seperti itu.


"Baiklah kalau begitu, utus beberapa orang untuk memantaunya di kediaman keluarga Su dan aku ingin mereka bisa mendapatkan informasi tentang surat lamaran siapa yang akan diterima oleh nona pertama keluarga Su itu" ucap kaisar Hong dingin.


"Baik kaisar saya akan melaksanakan seperti yang kaisar ingin kan" ucap pengawal tersebut yang kemudian meminta izin untuk meninggalkan ruangan tersebut.


Semenjak kepulangan kaisar Hong terakhir kali dari kekaisaran utara membuat seluruh orang yang berada di kekaisaran barat menjadi sangat gempar, pasalnya sang kaisar pulang tanpa menggunakan penutup kepala yang di tutupi kain seperti biasanya.


Karena hal itu membuat semua orang yang berada di kekaisaran itu memuja-muja sosok kaisar Hong, bahkan beberapa perempuan nekat menggodanya bukan hanya itu para mentri pun sangat gempar untuk mendekatkan anaknya dengan kaisar Hong bahkan tak sungkan mereka langsung serta merta menyerahkan anaknya kepada kaisar Hong.


Banyak laki-laki yang merasa iri akan hal itu, namun walau bagaimana pun hingga saat ini tak ada yang berhasil mengait kaisar Hong sebagai calon suaminya, bukan hanya sebagai calon suami bahkan kini para wanita pun pergerakannya dibatasi di dalam istana.


Hal itu terjadi karena terakhir kali kaisar Hong di goda oleh seorang wanita yang merupakan anak dari salah satu mentri dengan cara yang sangat ekstrim yaitu dengan menanggalkan seluruh pakaiannya dihadapan kaisar Hong dengan tujuan menggoda kaisar Hong, namun bukannya tergoda, hal itu malah berhasil membuat kaisar Hong menjadi sangat murka hingga menyebabkan wanita tersebut di jual kerumah bordir, bukan hanya itu seluruh keluarganya pun di lepaskan dari gelar bangsawan berita itu menjadi sangat terkenal di kekaisaran barat.


Tak cukup sampai disitu bahkan beberapa kali mentri-mentrinya itu mencoba menjebak kaisar Hong dengan menggunakan obat perangsang maupun yang lainnya namun sayang tak ada dari mereka yang berhasil karena kaisar Hong sendiri bisa mengatasinya dengan cara menekan beberapa titik meridiannya.

__ADS_1


***


"Wah ini adalah gelang yang sangat indah" ucap Maeli Su yang kini tengah memegang gelang yang dia dapat di dalam kotak yang sempat dia terima.


Maeli Su pun dengan segera memakai gelang itu setelahnya dia pun tak henti-hentinya menatap ke arah tangannya sesekali dia pun mengeluarkan kata pujian, tak berselang lama dia segera mengambil surat lamaran yang datang bersamaan dengan kotak tersebut dan dia segera membacanya.


Setelah selesai membaca surat lamaran tersebut dia pun tersenyum "Aku rasa aku telah menemukan orang yang tepat, untuk itu aku tak perlu lagi membuang-buang waktu ku membaca surat lamaran yang banyak itu, namun aku juga tak boleh dengan mudah menerima lamaran ini maka dari itu nanti aku akan memberikan syarat yang sangat sulit untuknya" batin Maeli Su.


Momo yang sedari tadi memperhatikan gelang tersebut tanpa sepengetahuan Maeli Su pun terkejut karena gelang yang kini berada di tangan samonirnya itu bukanlah gelang biasa, dengan adanya gelang itu akan membuat Momo semakin mudah meningkatkan kekuatannya bahkan tanpa perlu bantuan dari Maeli Su lagi seperti sebelum-sebelumnya, namun Momo tidak mengatakan hal itu kepada Maeli Su.


Kini Maeli Su memanggil semua bawahannya untuk datang ke ruangannya melalui telepati tak perlu waktu lama menunggu, mereka berempat pun telah tiba di ruangan itu dengan segera mereka duduk di tempat mereka masing-masing setelah Maeli Su lebih dulu duduk di kursinya.


"Nana, Lili kalian berdua segera bersihkan semua surat lamaran yang kita bawa tadi dan pastikan kalian membakarnya tanpa meninggalkan jejak sedikit pun" ucap Maeli Su.


"Leo, Alan bagaimana kemajuan latihan kalian berdua" sambung Maeli Su.


"Saat ini saya telah mencapai tingkat epic bintang dua nona" ucap Leo.


"Sedangkan saya sendiri kini akan segera menerobos epic bintang satu nona" sambung Alan.


"Bagus, jika begitu dalam sebulan kedepan kita bisa segera meninggalkan kekaisaran ini" jelas Maeli Su dengan tegas.

__ADS_1


Mendengar hal itu mereka berdua pun terkejut karena mereka tak pernah menyangka jika nona mereka itu akan memiliki rencana untuk pergi dari kekaisaran utara ini, sebab mereka juga tau bagaimana orang-orang kini mengagumi sosok nona mereka itu.


Tak berselang lama Lili beserta Nana masuk kembali ke ruangan itu setelah menyelesaikan apa yang diperintahkan kepada mereka sebelumnya, dan kini mereka pun kembali duduk ketempat semula.


"Lili, Nana bagaimana dengan tingkat pelatihan kalian" tanya Maeli Su dengan serta merta.


Lili yang mendengar nonanya itu bertanya dengan segera dia menjawab "Kini aku telah mencapai tingkat grand master bintang tiga nona".


"Sedangkan saya telah mencapai tingkat grand master bintang satu nona" sambung Nana.


"Lalu bagaimana dengan pelatihan pembuatan pil mu Lili" tanya Maeli Su yang kini melatih Lili di bidang ramuan setelah beberapa waktu yang lalu mengetahui jika Lili memiliki bakat dibidang itu.


"Dalam pelatihan pembuatan pil saya berhasil mencapai tingkat tiga dan saya juga telah menerima lencana sebagai seorang ahli ramuan seperti yang nona perintahkan" jawab Lili dengan sangat senang karena dia tak pernah menyangka jika nonanya akan sangat memperhatikan dirinya hingga menjadi seperti saat ini.


"Lalu bagaimana dengan kalian bertiga" ucap Maeli Su.


Dengan segera Leo menjawab "Kini aku telah berhasil meningkatkan level hewan spritual ku kini aku berada di tingkat empat dan aku juga telah menerima lencana sebagai seorang samonir nona"


"Aku sendiri telah mencapai tingkat tiga sebagai ahli senjata dan tentu aku juga telah menerima lencananya" sambung Alan.


Nana yang mendengar semua perkataan teman-temanya itu dengan serta merta ikut bersuara "Aku juga telah berhasil mencapai tingkat dua dan juga aku telah mendapatkan lencana sebagai seorang ahli racun".

__ADS_1


Maeli Su pun merasa sangat puas dengan apa yang di dengarnya itu, pasalnya dia tak pernah menyangka jika para bawahannya itu memiliki masing-masing keunggulan di bidang yang berbeda.


Dia juga sengaja memerintahkan kepada mereka berempat untuk mendapatkan lencana-lencana tersebut karena itu akan membantu perjalanan mereka kedepannya, dan tanpa sepengetahuan para bawahannya itu dia sendiri pun telah memiliki keempat lencana tersebut dan semuanya merupakan lencana tingkat tinggi bahkan dia telah menjadi salah satu dari lima ketua utama di setiap bidangnya, dan tentu saja masing-masing dari kekuatan tersebut mengetahui hal itu sehingga membuat mereka semua menjuluki Maeli Su dengan sebutan si jenius bahkan para guru besar pun sangat menghormatinya.


__ADS_2