
"Seseorang akan dapat merasakan tekad kita jika kita dengan sungguh-sungguh melakukan sesuatu atau bahkan kita rela mengorbankan diri kita sendiri untuk mencapai tujuan kita" jelas kaisar Hong.
Caca Hong yang mendengarkan apa yang dikatakan kakaknya itu pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia paham dengan apa yang dikatakan kakaknya itu.
"Kakak cantik berkata padaku jika luka yang ada dititik meridian ku dapat disembuhkan namun kakak cantik berkata aku harus menunjukkan tekad ku terlebih dahulu" jelas Caca Hong kepada kakaknya kaisar Hong.
Kaisar Hong sangat senang mendengar apa yang baru saja dikatakan adiknya itu "Benarkah dik, jika begitu ayo kita temui dia dan kakak akan memaksanya agar mau mengobati luka di titik meridian mu itu" ucap kaisar Hong dengan menggebu-gebu.
Kaisar Hong merasa dia akan dapat dengan mudah menekan orang yang dikatakan adiknya itu karena selain seorang kaisar terkuat dibenua tengah dia juga merupakan orang yang memiliki tingkat kultifasi tertinggi di benua tengah itu, dimana saat ini dia adalah orang satu-satunya yang diketahui telah mencapai tingkat legend bintang satu ditambah lagi dia memiliki kontrak dengan salah satu dari empat hewan dewa yaitu naga.
Andai saja dia tau jika orang yang dikatakan adiknya itu adalah Maeli Su yang merupakan nona pertama keluarga Su dan sekaligus wanita yang tengah dinantinya belum tentu dia akan berkata seperti itu.
Selain itu baik kaisar Hong maupun yang lainnya tidak pernah mengetahui jika ada orang yang memiliki level kultifasi yang lebih tinggi dari kaisar Hong dan juga memiliki hewan kontrak yang berada ditingkatan tertinggi.
Hal itu terjadi karena selama ini Maeli Su sama sekali tidak pernah menampakkan kekuatan dan juga keahliannya sama sekali bahkan dia pun tidak pernah memanggil hewan kontraknya diluar kediamannya, begitupula dengan para bawahannya mereka semua menyembunyikan tingkatan kultifasi mereka dengan menggunakan metode yang diajarkan oleh nona mereka yaitu Maeli Su.
"Jika kakak melakukan hal seperti itu aku yakin kakak cantik pasti tidak akan mau membantu ku mengobati titik meridian ku yang terluka, kakak memang hebat dan berkuasa namun tidak semuanya dapat kakak selesaikan dengan kehebatan dan kekuasaan yang kakak miliki" ucap Caca Hong yang menatap lekat kearah kakaknya, dia sangat tidak menyukai apa yang baru saja dikatakan oleh kakaknya itu.
Merasa tersudutkan dengan perkataan adiknya kaisar Hong pun dengan segera berkata "Bukankah wajar bagi kita untuk meminta seseorang mengobati titik meridian mu yang terluka meskipun dengan cara yang memaksa".
"Kak meminta seseorang untuk mengobati titik meridian ku yang terluka tidaklah salah namun jika itu dilakukan dengan cara memaksa akan menjadi salah" ucap Caca Hong.
__ADS_1
"Selain itu bukankah secara tidak langsung kakak cantik ingin membantu ku mengobati titik meridian ku yang sedang terluka ini, hanya saja kakak cantik ingin melihat seberapa kuatkah kemauan ku untuk sembuh hingga aku memang pantas ditolong dan disembuhkan olehnya" ucap Caca Hong.
Mendengar apa yang dikatakan adiknya kaisar Hong pun tersenyum dia tak pernah menyangka jika adiknya kini telah berubah menjadi sedewasa ini, kaisar Hong sengaja memberikan pilihan seperti tadi hanya untuk menguji tekad adiknya sendiri.
"Semoga kau berhasil menunjukkan tekad mu dan membuat orang itu mau membantu mu untuk menyembuhkan titik meridian mu yang terluka" ucap kaisar Hong dengan tulus.
"Tentu saja aku akan melakukan yang terbaik dan membuat kakak cantik bersedia membantu ku karena aku tak ingin membuat kakak cantik kecewa padaku karena telah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikannya, selain itu belum tentu ada orang lain yang dapat menyembuhkan luka dititik meridian ku ini" ucap Caca Hong dengan begitu semangat.
Setelah beberapa saat kaisar Hong pun keluar dari ruangan adiknya itu dan berjalan ke ruangannya sendiri untuk menyiapkan diri mengahadiri jamuan makan malam yang akan diadakan malam ini.
"Kenapa adik bodoh ku itu selalu memanggil orang itu dengan sebutan kakak cantik" pikir kaisar Hong dengan penuh penasaran "Meskipun benar orang itu sangat cantik tapi bagi diriku hanya calon permaisuri ku saja yang paling cantik dan aku sudah tidak sabar untuk melihatnya di jamuan makam malam kali ini, aku dengar para keluarga petinggi kekaisaran utara juga akan ikut serta pada makan malam kali ini" batin kaisar Hong.
Ditempat lain tepatnya di tempat tinggal sementara Sa Long, dia sedang memilih milih pakaian yang nantinya akan dia gunakan dalam acara makan malam yang sebentar lagi akan diadakan, dia ingin tampil cantik dan menjadi pusat perhatian pada acara tersebut.
"Tok... Tok... Tok..."
Bunyi pintu yang diketuk, mendengar pintu kamarnya diketuk dengan segera Sa Long berjalan kearah sumber suara dan segera membukanya.
"Hai nona Long, kami bertiga ingin pergi berjalan-jalan keliling pasar apakah nona Long ingin ikut bersama kami" tanya salah satu teman yang tinggal satu ruangan dengannya.
Karena perasaannya sedang baik Sa Long pun dengan ramah berkata "Aku tengah mempersiapkan diri untuk acara makan malam yang akan diadakan sebentar lagi, jadi sepertinya aku tidak dapat ikut bersama kalian kali ini, namun aku akan ikut serta dilain waktu".
__ADS_1
"Baiklah, jika begitu kami bertiga pergi terlebih dahulu" ucapnya kembali sembari berjalan meninggalkan Sa Long sendiri.
"Sepertinya suasana hatinya tengah membaik hingga tak bersikap menyebalkan seperti kemarin" ucap Zeze Mo di dalam hatinya.
Sepeninggalan mereka Sa Long pun kembali ke kamarnya dan menutup pintunya kemudian dia pun kembali memilih pakaian yang akan dipakainya nanti, hingga akhirnya dia pun memilih sebuah pakaian yang menurutnya akan membuat dirinya menjadi semakin cantik dari pada acara sebelum-sebelumnya.
"Kaisar Hong, aku yakin kali ini kau tidak akan mampu terlepas dari jerit pesonaku, aku sudah tak sabar melihat mu terpukau dengan penampilan ku nanti" ucap Sa Long dengan penuh percaya diri.
****
Saat ini di pasar disebuah rumah makan, Maeli Su tengah menikmati berbagai hidangan lezat bersama dengan para bawahannya.
"Nona apakah nona tidak mempersiapkan diri untuk mengikuti acara makan malam yang sebentar lagi akan diadakan" tanya Lili dengan antusias.
Melihat keantusiasan Lili, Maeli Su pun berkata "Sebenarnya aku tak ingin ikut dalam acara makan malam kali ini karena ada hal lain yang akan kita lakukan" jawab Maeli Su.
Mendengar perkataan Maeli Su awalnya Lili sedih karena tak dapat melihat kecantikan nonanya ketika mengikuti sebuah acara namun disisi lain dia senang karena akan menghabiskan waktu bersama dengan nonanya malam ini.
"Nona, apakah yang akan kita lakukan malam ini" tanya Nana dengan rawut wajah yang begitu penasaran.
"Sabarlah sebentar lagi kalian juga akan mengetahuinya, yang penting persiapkan saja diri kalian sebaik-baiknya" ucap Maeli Su dengan santainya.
__ADS_1
Seketika keempat bawahan Maeli Su pun tertegun memikirkan sesuatu, jika nona mereka menyuruh mereka mempersiapkan diri sudah pasti malam ini mereka akan melewati pelatihan yang keras, dan hal itu membuat mereka berempat menjadi sangat bersemangat sebab sebentar lagi mereka berempat akan menjadi lebih kuat lagi.
Tak jauh dari tempat mereka, ada seseorang yang sedari tadi terus menerus melihat kearah mereka "Dia, iya benar itu adalah dia akhirnya aku dapat bertemu dengannya" ucap seseorang yang memperhatikan tadi.