
"Ibunda aku harap ibunda tidak terus menerus melemparkan kematian kakak pertama pada nona kedua keluarga Su itu walau bagaimna pun dia juga korban dari sikap kurang ajar kakak" ucap putri Nara di dalam hatinya.
Setalah penampilan dari dua nona keluarga Su selesai kini tibalah giliran Sa Long untuk maju dan menampilkan penampilannya, pada kesempatan kali ini Sa Long berencana memainkan alat musik kecapi karena dia yakin tak akan ada orang yang dapat mengalahkannya dalam hal itu di seluruh benua tengah ini.
Disisi lain mentri Long yang juga berada dikekaisaran utara tersebut merasa sangat senang ketika melihat putrinya itu memilih memainkan kecapi.
Sa Long pun dengan segera memainkan kecapinya dengan penuh percaya diri, hingga tak terasa penampilannya pun telah selesai, orang-orang yang menyukai penampilan Sa Long dengan segera bertepuk tangan namun tepuk tangan yang dia dapatkan tak semeriah yang didapatkan kedua nona keluarga Su sebelumnya.
"Kenapa mereka hanya berekspresi seperti ini bukankah seharusnya mereka akan menggila mendengar permainan kecapi ku bahkan di kekaisaran barat saja semua orang akan begitu menggila, ah benar-benar menyebalkan aku rasa orang-orang di kekaisaran utara ini benar-benar tidak memahami seni kecapi" ucap Sa Long di dalam hatinya.
Setelah selesai dia pun kembali ketempat duduknya dan mendapatkan begitu banyak pujian dari orang-orang yang berasal dari kekaisaran barat, kekaisaran timur juga kekaisaran selatan tapi tidak dengan kekaisaran utara.
"Bukankah orang-orang dari kekaisaran utara ini sangat kolot hingga tak begitu antusias melihat penampilan nona Long padahal apa yang baru saja ditampilkan oleh nona Long merupakan musik yang lumayan jarang dikuasai pemain kecapi" ucap seorang mentri yang berasal dari kekaisaran selatan dengan begitu lantang hingga membuat para kaisar menatap kearahnya.
"Kaisar utara aku harap kau dapat memaafkan tindakan kurang sopan dari mentri ku itu" ucap kaisar selatan yang merasa tidak enak dengan sikap yang ditunjukkan salah satu mentrinya itu.
__ADS_1
Belum sempat kaisar utara menjawab mentri itu pun kembali berkata "Kaisar ku, mohon jangan meminta maaf atas kebenaran yang baru saja ku katakan bukankah memang benar jika apa yang ditampilkan nona dari perwakilan kekaisaran barat tersebut memang sangat jarang dikuasai seorang pemain alat musik bahkan di kekaisaran selatan juga".
Mendengar hal itu kaisar utara menjadi murka namun dia masih berusaha menjaga wibawanya karena dia tak mungkin bertindak semen-mena di tempat seperti ini, dia yang sedang berusaha menahan kemurkaannya pun memiliki sebuah ide yang sangat bagus setelah tanpa sadar melihat ke arah Lira Su.
"Aku tak mungkin kesal dengan apa yang baru saja kau katakan karena standar disetiap kekaisaran berbeda" ucap kaisar utara dengan santai dan tentu saja berhasil membuat kericuhan di dalam ruangan itu.
Para kaisar pun mengerti apa yang dimaksud dengan kaisar utara tersebut karena mereka pun mengakui jika di kekaisaran utara bidang seni jauh lebih menonjol dari pada kekaisaran lainnya.
Namun berbeda dengan orang-orang yang tidak tau, mereka semakin mengolok-olok bahkan merendahkan kekaisaran utara bahkan ada yang berkata "Memang kekaisaran terlemah sudah pasti standar yang dia maksud lebih rendah dari pada di kekaisaran kita".
"Aku akan menunjukkan langsung pada kalian bagaimana standar seni dikekaisaran utara ini, aku pikir kalian dapat mengetahuinya setelah sebelumnya melihat penampilan dari dua nona keluarga Su tapi ternyata tebakan ku salah, sekarang aku akan meminta selir Su untuk menampilkan permainan kecapinya kepada kalian semua"
Selir Su yaitu Lira Su yang mendengar kaisarnya memintanya untuk memainkan kecapi dengan segera menundukkan kepalanya "Saya tidak akan mengecewakan yang malia" ucapnya sembari berjalan menuju tempat yang telah di siapkan.
Jujur saja setelah melihat penampilan-penampilan dari kekaisaran lain Lira Su semakin sangat percaya diri "Aku memang bukan orang yang berada diurutan pertama mengenai hal ini namun aku yakin aku jauh lebih baik dari pada mereka semua dibidang ini" ucap Lira Su di dalam hatinya.
__ADS_1
Lira Su pun memainkan kecapinya dan membawakan musik yang tingkat kesulitannya berkali-kali lipat lebih jauh di atas Sa Long bahkan musik yang dia mainkan merupakan salah satu dari sepuluh musik tersulit.
Mendengar permainan kecapi Lira Su semua orang yang sebelumnya menghina kekaisaran utara pun bungkam, mereka pun berpikir pantas saja penampilan Sa Long tak terlalu diapresiasi di kekaisaran utara ini karena tingkatan mereka telah berbeda jauh dengan kekaisaran mereka.
Bahkan para guru besar musik dan seni pun tak henti-hentinya mengagumi permainan Lira Su yang begitu luar biasa dan juga sangat memukau, tak berhenti hanya disitu mereka juga ingin merekrut Lira Su sebagai guru di akademi mereka masing-masing.
Sa Long pun menjadi sangat kesal karena dia tak pernah menyangka akan dikalahkan oleh orang lain, bukan hanya itu bahkan orang yang berhasil mengalahkannya juga berasal dari kekaisaran terlemah di benua ini.
Penampilan Lira Su pun selesai terdengar lah begitu meriah tepuk tangan para penonton begitu juga sorakan yang tiada henti-hentinya, mendengar hal itu Lira Su pun sangat senang lalu dia pun membungkukkan badan dan ingin segera menuju ketempat duduknya semula.
"Mohon maaf selir Su dihadapan semua orang ini aku ingin menanyakan beberapa hal padamu" ucap seorang guru besar seni di kekaisaran barat yang merupakan salah satu dari tiga guru seni yang sangat di hormati di benua tengah itu.
Lira Su pun melihat kearah sumber suara dan melihat siapa yang berbicara dengan sopan dia pun berkata "Saya memberi hormat kepada guru besar dan saya juga akan berusaha Menjawab pertanyaan guru besar dengan senang hati".
Melihat sikap Lira Su yang sopan dan tak sombong guru besar tersebut pun semakin ingin menjadikannya murid pribadinya dan juga dia berencana akan menjadikan Lira Su sebagai pengajar di bidang alat musik kecapi.
__ADS_1
"Jujur saja saya sangat menyukai musik yang baru saja selir Su bawakan dan saya ingin mengundang selir Su untuk berkunjung ke akademi matahari selain itu saya juga ingin mengangkat selir Su menjadi murid saya sekaligus menjadi pengajar di akademi kami, apakah selir Su menerima tawaran saya?" tanya guru besar tersebut.
Semua orang pun menjadi gempar sebab ini kali ketiganya guru besar ini mengangkat seseorang secara pribadi menjadi muridnya, biasanya semua orang hanya akan diterima menjadi murid jika telah mengikuti ujian khusus dan belum tentu juga akan langsung diangkat menjadi murid pribadi.