
"Putriku Nara, dua hari lagi kau akan berangkat ke kediaman keluarga Su ayahanda berharap kau akan selalu bahagia disana, inilah yang hanya ayahanda bisa lakukan untuk mu agar kau dapat menikah dengan laki-laki yag kau cintai" ucap kaisar dari kekaisaran timur sembari memeluk putrinya dan tanpa sadar air matanya pun menetes.
Putri Nara pun membalas pelukan ayahanda dengan lembut "Ayahanda terima kasih karena telah melakukan banyak hal untukku selama ini, aku berjanji akan sering mengunjungi ayahanda" ucap putri Nara yang kemudian menghapus air mata yang ada di pipi ayahandanya itu.
***
"Bagaimana apakah semuanya telah selesai" ucap Bryn Su yang sedang menanti kedatangan calon istrinya yaitu putri Nara yang akan segera tiba dikediaman keluarga Su.
Para pelayan pun menundukkan kepalanya "Semuanya telah selesai tuan muda" ucap mereka semua secara bersama-sama.
Bryn Su pun menanti kedatangan putri Nara dengan ditemani seluruh anggota kelurga Su termasuk juga Maeli Su yang sehari sebelum kedatangan putri Nara telah dinyatakan kembali ke kediaman keluarga Su dan berita tersebut menjadi perbincangan yang sangat hangat di tambah lagi semua orang sangat terpukau dengan kecantikannya hingga banyak sekali surat lamaran yang dikirim ke keluarga Su untuk dirinya.
Putri Nara bersama para pengawalnya juga para dayangnya pun telah tiba di kediaman keluarga Su, setelah tiba putri Nara pun dengan segera keluar dari kereta kudanya dan berlari ke arah seseorang sembari memeluknya erat.
"Kak aku sangat senang dapat bertemu dengan mu, aku benar-benar merindukan mu" ucap putri Nara sembari memeluk Maeli Su dengan wajah yang sangat bahagia.
Maeli Su pun membalas pelukkannya "Aku juga sangat merindukan mu" ucap Maeli Su sembari tersenyum lebar.
Semua orang yang berada ditempat itu termasuk Bryn Su pun terkejut dengan apa yang baru saja mereka lihat karena mereka sama sekali tak pernah mengetahui kedekatan antara nona pertama keluarga Su dengan putri Nara.
Maeli Su pun segera membawa putri Nara menuju ke tempat tinggal yang sudah disiapkan untuknya, sepanjang perjalan putri Nara tak pernah melepaskan gandengan tangannya dari Maeli Su, melihat hal itu Bryn Su pun merasa kesal "Apakah kau sengaja menikah dengan ku agar kau dapat terus menempel pada kakak ku" ucap Bryn Su sembari memanyunkan bibirnya dan membuat semua orang yang berada disitu tertawa sangat kencang.
***
"Ayo menikah dengan ku" ucap kaisar Hong kepada Maeli Su yang kini tengah meminun teh yang baru saja dibawa oleh kaisar Hong sebagai salah satu dari banyaknya hadiah yang dibawanya.
__ADS_1
Mendengar hal itu Maeli Su pun tersedak hingga membuatnya terbatuk-batuk "Aku masih belum ingin menikah, jika kau ingin segera menikah maka carilah saja wanita lain" ucap Maeli Su sembari membersihkan bibirnya yang basah karena teh yang ia minun.
"Aku tau, sebelumnya kau memang berniat untuk pergi menjauh dari ku kan" ucap kaisar Hong sembari menatap lekat ke arah Maeli Su.
Maeli Su pun terkejut karena kaisar Hong mengetahui hal tersebut "Iya kau benar, awalnya aku memang berniat untuk pergi dan menjauh darimu namun siapa sangka ada hal tak terduga yang juga ikut menimpaku" ucap Maeli Su sembari mengingat kembali saat-saat dimana dia dan para bawahannya di sergap oleh orang-orang yang menggunakan pakaian hitam.
Melihat perubahan wajah Maeli Su kaisar Hong pun tau jika kini Maeli Su tengah teringat dengan kejadin buruk dimasa lalu "Maafkan aku karena telah membuat mu mengingat hal yang lalu, bolehkah aku tau alasannya, alasan kenapa kau ingin menjauhi diriku" ucap kaisar Hong dengan lembut.
"Alasan aku pergi sebenarnya sangatlah konyol jika diingat-ingat kembali, kau tau saat itu aku mengira jika kau telah berselingkuh dengan Caca, aku berpikir demikian karena kau sama sekali tak pernah memberi tahukan pada ku siapa dia sebenarnya, jadi ketika aku mengetahui kebenarannya aku pun merasa malu pada diriku sendiri juga kepada mu" ucap Maeli Su.
Kaisar Hong pun merasa senang ketika dia tau alasan Maeli Su ingin menjahui dirinya namun dia sama sekali tak ingin menampakkannya secara langsung "Maafkan aku, aku berjanji padamu mulai sekarang akan mengatakan semua hal kepada mu terlebih dahulu" ucap kaisar Hong.
"Sayangnya untuk saat ini aku sedang tidak ingin menikah" ucap Maeli Su dengan santai walaupun sebenarnya ia sedikit tersentuh dengan apa yang baru saja dikatakan kaisar Hong.
Mendengar hal itu kaisar Hong pun tersenyum sembari bangkit dari tempat duduknya "Aku tau, karena itu aku masih berjuang hingga saat ini meskipun sudah tujuh bulan berlalu dari kembalinya kau ke kediaman keluarga Su ini" ucap kaisar Hong sembari mengusap lembut kepala Maeli Su.
Maeli Su pun mengerti apa yang baru saja di katakan kaisar Hong dia pun juga kembali mengingat semua perjuangan kaisar Hong selama tujuh bulan terakhir ini, mulai dari melawan para pembunuh bayaran yang dikirim oleh orang lain untuk membunuh Maeli Su karena telah menolak lamaran mereka bahkan kaisar Hong harus menekan beberapa kekaisaran yang ingin bekerjasama untuk mendapatkan Maeli Su dengan cara yang tidak baik serta masih banyak lagi, bahkan kaisar Hong juga sempat terluka karena melindungi Maeli Su, ketika mengingat semua perjuangannya Maeli Su pun merasa sangat bersalah pada kaisar Hong.
"Sepertinya aku sudah sangat berlebihan, padahal dia telah banyak melakukan banyak hal untukku bukan hanya selama tujuh bulan ini tapi juga sejak saat pertama kali bertemu" ucap Maeli Su.
Dengan segera Maeli Su pun bangkit dari tempat duduknya dan berlari keluar mencari keberadaan kaiar Hong, setelah berlari kesana kesini tanpa arah Maeli Su pun berhenti di sebuah taman yang berada disamping kediaman utama sembari menyesali semua tindakannya yang begitu egois.
"Apakah terjadi sesuatu padamu" ucap kaisar Hong dengan penuh khawatir karena dia sempat melihat orang yang sangat dicintainya itu berlari kesana kemari dengan raut wajah yang tak bisa diartikan.
Mendengar suara yang tak asing baginya Maeli Su pun membalikkan badannya ke arah suara itu lalu dia pun berlari ke arah kaisar Hong dan dengan segera memeluknya "Maafkan aku yang telah bersifat begitu egois padamu, padahal kau telah melakukan banyak hal untuk membuktikan cinta mu padaku, padahal kau juga terluka karena melindungi ku, padahal kau juga sudah rela membuang waktu mu untuk menantiku, aku ingin mengatakan padamu jika aku mau menjadi satu-satunya orang yang ada dihatimu" ucap Maeli Su dengan sangat tulus.
__ADS_1
"Terima kasih, karena telah memberikan aku kesempatan untuk dapat bersama dengan mu selamanya" ucap kaisar Hong sembari memeluk Maeli Su dengan penuh sayang dan di tempat yang tak jauh dari situ tuan besar keluarga Su beserta nyonya rumah keluarga Su pun tersenyum senang melihat hal itu.
***
Seminggu setelah Maeli Su menerima lamaran kaisar Hong, hari ini kediaman keluarga Su tengah di sibukkan dengan banyak hal mulai dari dekorasi seluruh ruangan yang akan di pakai untuk acara pernikahan nona pertama mereka dan juga hal lainnya.
"Putri ku selamat karena telah menemukan seorang laki-laki yang mencintai mu dengan tulus dan juga menerima keegoisan mu itu" ucap Ra Su yang meledek putrinya itu.
Mendengar hal itu semua orang pun tertawa "Ayahanda" ucap Maeli Su dengan bibir manyunnya.
Semua orang yang sedang bersama dengan Maeli Su saat ini adalah seluruh anggota keluarga Su juga termasuk putri Nara, mereka semua sengaja berkumpul karena ingin menghabiskan banyak waktu bersamanya sebelum hari pernikahannya tiba yaitu dua hari lagi.
Kabar pernikahan Maeli Su dengan kaisar Hong tersebar dengan sangat cepat, banyak orang yang merasa senang mendengar hal itu namun banyak juga orang yang merasa sedih bahkan banyak juga orang yang patah hati karena mendengar wanita yang mereka sukai akan segera menikah
Di sepanjang jalan telah di ubah menjadi sangat indah bahkan ada panggung hiburan yang sengaja di sediakan untuk orang-orang yang datang dari berbagai penjuru dengn tujuan untuk menyaksikan pernikahan dua keluarga hebat itu.
Hari pernikahan mereka pun telah tiba, kini Maleli Su tengah berjalan ke tempat dimana dia akan melangsungkan pernikahannya yang di dampingi oleh seluruh anggota keluarga Su juga para pengawal dan para pelayannya.
Di sepanjang jalan banyak mata yang sangat kagum dengan kecantikan Maeli Su meskipun mereka tidak dapat melihat wajahnya karena di tutup dengan kain yang nantinya akan dibuka oleh suaminya kaisar Hong.
Setelah sampai di tempat, Maeli Su serta kaisar Hong pun melaksanakan semua proses pernikahan dengan sanga baik dan orang-orang yang ada diruangan itu pun tersenyum senang melihat mereka berdua.
Tak berselang lama proses pernikahan pun selesai, kini Maeli Su tengah berada di dalam kamar pengantin bersama dengan kaisar Hong "Aku sangat mencintaimu permaisuriku "ucap kaisar Hong sembari membuka penutup wajah Maeli Su, dia pun terpukau sangat lama ketika melihat kecantikan permaisurinya itu "Aku juga sangat mencintaimu suamiku, terima kasih karena telah melakukan banyak hal untukku juga untuk keluarga ku" ucap Maeli Su sembari memeluk erat kaisar Hong
***
__ADS_1
Hai semuanya terima kasih telah mengikuti cerita "PERMAISURI JADI REBUTAN" semoga kita dapat bertemu kembali dicerita lainnya ya.
Salam hangat dari EL.