
"Nak bagaimana menurut kalian apakah kita harus membiarkan saja selir Zia Le dan anaknya itu" tanya Ray Su yang kini telah kembali duduk bersama kedua putrinya.
"Ayah biarkan saja mereka, selain itu kita juga harus memastikan pernikahan Lira Su terjadi dengan pangeran keempat" ucap Maeli Su dengan sangat santai.
Mira Su pun menatap heran ke arah kakak pertamanya itu, karena kakak pertamanya itu tak sedikit pun khawatir tentang yang akan terjadi kedepannya.
"Kak, apakah kakak yakin dengan apa yang kakak katakan" tanya Mira Su dengan raut wajah penuh kebingungan.
Mendengar hal itu Maeli Su pun hanya tersenyum ke arah adik bungsunya itu "Tenanglah dik, karena akan ada pertunjukan yang menarik jika pernikahan mereka tetap di lakukan, jangan sampai Lira Su tau jika pangeran keempat adalah adik kandung dari pangeran pertama" ucap Maeli Su di dalam hatinya.
***
Hari ini adalah hari yang sangat di tunggu-tunggu oleh kediaman keluarga Su karena hari ini nona kedua keluarga Su yaitu Lira Su akan menikah dengan pangeran keempat seperti apa yang telah ditetapkan.
Kini Lira Su telah menerima dekrit pernikahan, hal itu terjadi karena dia berpikir selama dia mendapatkan kasih sayang dari pangeran keempat bukankah tak masalah walaupun hanya menjadi seorang selir dan bukankah terkadang seorang selir malah jauh lebih dicintai dari pada permaisuri.
Setiap tempat telah di dekorasi dengan sangat indah, karena pangeran keempat menginginkan perayaan pernikahan yang megah meskipun hanya menikahi Lira Su sebagai selir dan hal itu berhasil membuat Lira Su merasa sangat senang.
Kini semua anggota keluarga pun tengah berkumpul di ruangan utama menanti pangeran keempat menjemput Lira Su.
"Kakak, jika aku menikah nanti aku akan pastikan membuat perayaan yang jauh lebih meriah dari pada perayaan hari ini" ucap Bryn Su dengan bangga.
"Apa, kakak kedua ingin menikah? Ini benar-benar kabar yang sangat luar biasa" ucap Mira Su sembari tertawa.
"Kak, aku rasa kau jangan memikirkan soal perayaannya dulu karena yang seharusnya kau pikirkan itu adalah calon pengantin wanitanya sebab mana mungkin kakak akan menikah jika calonnya saja tidak ada" sambung Eli Su yang kemudian diikuti tawa oleh mereka semua.
__ADS_1
Semua orang merasa sangat senang melihat betapa dekatnya mereka, namun tidak dengan Lira Su yang merasa kesal ketika melihat kedekatan mereka itu hingga dia pun berkata di dalam hati "Untuk apa kalian menunjukkan keharmonisan kalian di perayaan hari pernikahan ku, adik juga sangat aneh kenapa akhir-akhir ini dia sangat dekat sekali dengan mereka, ah biarlah itu bukan urusan ku yang pastinya aku akan membuat kalian semua menyesal karena telah mengasingkan ku".
Tak berselang lama pangeran keempat pun datang bersama rombongannya dia pun berjalan ke arah Lira Su untuk membawanya ke tandu yang telah disiapkan.
"Dia benar-benar sangat cantik tunggu lah aku, aku pasti akan segera melamar mu untuk menjadi permaisuri di kediaman ku" ucap pangeran keempat di dalam hatinya ketika tanpa sengaja dia menatap ke arah Maeli Su.
Lira Su yang memperhatikan ke arah mana tatapan suaminya itu, seketika wajahnya berubah masam "Pangeran ayo kita segera berangkat, karena besok perayaan pernikahan kita akan di laksanakan" ucap Lira Su dengan sangat lembut.
"Ah dasar sial, mengganggu kebahagiaan ku saja" batin Pangeran keempat.
"Mari kita segera berangkat" ucap pangeran keempat sembari memberikan senyuman termanisnya pada Lira Su melihat hal itu Lira Su pun menjadi malu-malu.
Kini Lira Su dan pangeran keempat telah sampai dikediaman pangeran keempat, dan dengan segera pangeran keempat membawa Lira Su ke kediaman yang telah disiapkan untuknya.
Lira Su yang mendapatkan perhatian seperti itu pun merasa sangat senang "Baiklah pangeran kalau begitu aku akan segera masuk ke dalam dan beristirahat" ucap Lira Su yang langsung masuk dan menuju ke tempat tidur.
Dengan di bantu pelayan pribadi yang dibawanya dari kediaman keluarga Su dia pun kini telah selesai membersihkan tubuh dan dengan segera memejamkan matanya karena telah merasa sangat lelah.
Sedangkan pangeran keempat sendiri kini telah berada di kediaman utama tempat tinggal miliknya "Bersenang-senanglah dulu Lira Su karena kehidupan mu kedepannya akan sangat menyakitkan" ucap pangeran keempat sembari tertawa dengan kuat.
Saat ini pangeran keempat sengaja memperlakukan Lira Su dengan sangat baik dan membuatnya merasa menjadi orang yang sangat beruntung, karena dia berfikir jika domba yang dibuat gemuk terlebih dahulu akan jauh lebih enak saat nantinya akan di makan begitu pula dengan Lira Su dia akan membuatnya senang dahulu agar nanti enak dalam menyiksanya.
Pagi-pagi sekali Lira Su telah bangun dan kini dia tengah bersiap-siap untuk perayaan pernikahannya yang sebentar lagi akan dilaksanakan.
"Wah aku benar-benar menjadi sangat cantik selain itu baju ini juga sangatlah indah dan membuat ku menjadi semakin anggun" ucap Lira Su yang terus menerus memandangi dirinya sendiri di depan cermin.
__ADS_1
"Aku sangat puas dengan semuanya, pangeran keempat benar-benar laki-laki yang sangat baik" puji Lira Su dengan wajah gembiranya.
Tok... Tok... Tok...
Bunyi pintu yang di ketuk dan dengan segera Masuklah seorang pelayan yang datang bersama dengan pangeran keempat.
"Lira kamu sangatlah cocok memakai baju itu, membuat mu terlihat semakin cantik dan anggun" ucap pangeran keempat yang melihat penampilan Lira Su saat ini.
"Terima kasih banyak pangeran atas pujiannya, ini semua juga berkat kebaikan hati pangeran" ucap Lira Su dengan tulus.
"Lira aku membawakan mu seorang dayang, dia akan membantu mu dalam semua hal sehingga kamu dapat dengan mudah memahami aturan disini" jelas pangeran keempat.
Mendengar hal itu Lira Su menjadi sangat senang dia pun dengan segera mengucapkan terima kasih dan tersenyum lebar.
Setelah berbincang-bincang beberapa saat, mereka pun memutuskan untuk segera menuju ke tempat perayaan pernikahan karena tak lama lagi akan segera dimulai.
Sesampainya di tempat, pangeran keempat memegang tangan Lira Su dan membawanya ke tempat yang telah di tetapkan untuk mereka dan sebelum itu mereka pun memberikan salam terlebih dahulu kepada kaisar dan juga permaisuri.
Perayaan pernikahan itu sangatlah meriah hingga membuat banyak orang menjadi iri karena orang yang memiliki reputasi buruk seperti Lira Su saja bisa mendapatkan perayaan pernikahan yang luar biasa sedangkan mereka jangankan untuk perayaan seperti itu untuk dilirik salah satu pangeran saja sangatlah tidak mungkin.
"Sungguh enak sekali jadi nona kedua keluarga Su itu, walau hanya menjadi seorang selir, pangeran keempat membuat perayaan semeriah ini untuknya padahal reputasinya pun telah hancur hingga berkeping-keping" ucap salah satu nona muda yang hadir di perayaan itu.
"Iya kau sangat benar, aku benar-benar semakin membencinya setelah ini lebih baik kita menjaga jarak darinya aku sangat takut dia akan semakin bersifat semena-mena karena mendapatkan cinta dari pangeran keempat" ucap yang lainnya.
Semenjak saat itu para nona muda pun sepakat untuk menjaga jarak dengan Lira Su karena mereka sama sekali tak mau mengambil resiko apapun kedepannya.
__ADS_1