Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
nasi goreng


__ADS_3

semakin bertambahnya hari kyra dan alby semakin nyaman dengan kehadiran masing-masing, alby pun sudah tidak pernah kerja lembur lagi, alby biasanya pulang pukul 4 sampai 5 sore, tapi jika ada banyak pekerjaan paling telat dia akan pulang pukul 6 sore, dan terkadang membawa kerjaannya ke rumah dan di kerjakan saat malam.


Kyra pun menjalani harinya seperti biasa, kuliah, ngerjain tugas, dan terkadang pergi ke makam sang ayah jika kyra sedang merindukan ayahnya, tak lupa dia juga sering latihan memasak bersama alby, dan tentu saja usaha tidak akan mengkhianati hasil sekarang kyra sudah bisa membuat roti panggang dan telur mata sapi.


ternyata memasak tidak semudah yang dia bayangkan walaupun sudah belajar berkali-kali, bagi kyra mengerjakan tugas bahkan lebih mudah daripada memasak.


"kakak tolong cobain" panggil kyra yang sedang mengaduk nasi goreng.


ini pertama kalinya dia memasak nasi goreng sendiri, menurut kyra seharusnya dia sudah bisa karena sudah sering melihat alby memasak nasi goreng, dan sejauh ini dari awal hingga saat ini kyra tidak melakukan kesalahan, namun dia terlalu gugup untuk mencobanya.


alby hanya menurut dia mendatangi kyra yang masih mengaduk aduk nasi goreng, alby bergerak mengambil sendok lalu setelah itu dia mengambil sedikit nasi goreng menggunakan sendok di tangannya.


satu suapan masuk kedalam mulutnya, asin itulah yang alby rasakan, ingin rasanya dia memuntahkan nasi goreng itu namun tidak tega saat melihat wajah kyra yang tersenyum penuh harap.


dengan susah payah alby menelan nasi goreng yang ada di mulutnya lalu segera mengambil air dan meneguk nya sampai habis.


"gimana?" tanya kyra dengan semangat yang sangat terlihat dari wajahnya.


"mm enak" ucap alby berbohong, sungguh dia tidak tega jika harus membuat senyum dan semangat kyra saat ini menjadi luntur.


"tapi kayanya kalo di kasih kecap bakalan lebih enak" saran alby, dia berharap jika rasanya dapat di perbaiki oleh kecap.


"kecap ya, bentar" ucap kyra lalu membuka lemari yang berisi bumbu bumbu, dia berusaha mengambil botol kecap yang ada di paling atas namun tangannya tak sampai padahal hanya tinggal sedikit lagi untuk meraih botol kecap tersebut.


Tuk


tangan kiri alby mendarat di pundak kyra sebagai tumpuan sedangkan tangan satunya berusaha untuk meraih botol kecap yang ada di atas sana.


deg deg


deg deg


deg deg


jaraknya terlalu dekat sehingga membuat kyra terkejut yang mengakibatkan jantungnya berdetak lebih cepat.


"nih" ucap alby sambil memberikan botol kecap tadi kepada kyra.

__ADS_1


"makasih kak" ucap kyra setelah mengambil botol tersebut lalu menuangkannya ke dalam wajan berisi nasi goreng miliknya.


alby terkejut melihat kyra yang menuangkan kecap nya terlalu banyak, hampir seperempat botol, hancur sudah rasa nasi gorengnya, kalau sudah seperti itu sulit untuk di selamatkan.


harusnya tadi aku aja yang tuang kecap nya.


batin alby merutuki dirinya sendiri.


"tada" ucap kyra dengan senang setelah selesai meletakkan 2 piring berisi nasi goreng.


dari tampilannya saja sudah dapat alby bayangkan sehancur apa rasanya, dia meneguk ludahnya sebelum duduk di kursi, mau tidak mau dia harus memakannya, sehancur apapun rasanya dia tidak mau mengecewakan usaha kyra yang mau belajar.


alby mulai mencicipi nasi goreng yang ada di piring nya dan benar saja, rasanya sama seperti apa yang dia bayangkan, hancur, namun alby tetap berusaha menahannya dan tetap memakannya, sedangkan kyra dia belum mencicipi masakannya dia masih mengambil air minum.


sesudah kyra mengambil air minum dia kembali duduk dan mulai mencicipi makanannya, belum sempat dia menelan makanannya kyra lebih dulu mengambil tissue dan mengeluarkan lagi makanan yang sudah berada di dalam mulutnya.


"kak, ko gak ngasih aku sih kalo nasi gorengnya gak enak?" tanya kyra lalu dia mengambil gelas berisi air putih yang ada di sampingnya dan meminumnya sampai habis.


"aku takut kamu sedih kalo aku bilang" jawab alby yang masih tetap memakan nasi gorengnya.


"udah kak jangan dimakan lagi" perintah kyra sambil menghentikan tangan alby yang hendak memakan nasi gorengnya lagi.


"kakak nanti sarapan di kantor aja ya, soalnya kalo bikin sarapan lagi gak bakalan keburu udah siang soalnya" ucap kyra, dia sendiri juga berniat untuk sarapan di kantin bersama temannya nanti.


"ya udah kalo gitu kamu siap siap aja, ini biar aku yang beresin" ucap alby sambil menunjuk tumpukan piring kotor dan lainnya yang ada di wastafel.


"ya udah kalo gitu makasih ya" ucap kyra lalu beranjak pergi.


"oh iya" kyra membalikan lagi badannya untuk menatap alby.


"lain kali bilang jujur aja jangan takut aku sedih dengan hasilnya, kan kalo emang gak enak aku tinggal belajar lagi" ucap kyra kepada alby, walaupun dia juga akan merasa sedikit sedih jika hasil susah payahnya tidak sesuai keinginan namun dia akan tetap berusaha sampai dia bisa.


"ya udah iya, aku minta maaf ya" ucap alby yang merasa tidak enak.


"iya gak papa ko, oh iya nanti aku pulang malem soalnya mau ngerjain tugas bareng temen temen" ucap kyra yang baru ingat jika dia memiliki janji dengan teman-temannya.


"cewek atau cowok?" tanya alby.

__ADS_1


"cewek semua" jawab kyra.


"ya udah tapi pulangnya jangan terlalu malam, kalo ada apa apa kamu telfon kakak aja" ucap alby yang di iyakan oleh kyra.


...****************...


Kyra saat ini sedang berada di sebuah cafe bersama kedua sahabatnya untuk mengerjakan tugas, mereka sengaja memilih cafe agar mendapatkan suasana baru yang bisa membuat mereka lebih semangat mengerjakan tugas.


"gimana hubungan lo sekarang?" tanya fara.


"baik baik aja kaya biasa, tapi gue gak enak banget, tiap hari gue terus yang di masakin, walaupun gue tiap hari bantuin masak plus belajar masak tapi tetep aja gak bisa bisa, tadi pagi aja gue nyoba bikin nasi goreng gagal" ucap kyra.


"semua juga butuh perjuangan, nanti lama lama lo juga pasti bisa, gue yakin suatu saat nanti masakan lo bakalan lebih enak daripada suami lo" ucap lily mencoba menyemangati kyra yang tadi sempat terlihat sedikit sedih.


"lagian kenapa gak beli online aja si, kan doi uangnya banyak" celetuk fara, tapi memang benar uang alby itu banyak.


"katanya rasanya kadang gak enak kalo beli online, terus dia suka bingung mau apa, liat berjam jam akhirnya malah gak jadi beli, makanya dia lebih suka masak sendiri, tapi kalo kepepet biasanya beli online juga si" jawab kyra.


"permisi, ini ada pesanan untuk kakaknya" ucap seorang pelayan sambil menaruh 3 gelas minuman dan beberapa camilan.


"waw ini dari siapa?, kenapa semuanya makanan kesukaan lo? " tanya fara kepada kyra.


strawberry smoothies, red velvet cake, French fries, nachos, dan masih ada beberapa lagi, kyra menjadi bingung siapa yang memesan itu semua.


"maaf mba ini dari siapa ya?" tanya kyra kepada pelayan tadi.


"oh ini dari mas yang di sana" jawab pelayan tersebut sambil menunjuk kepada seseorang yang sedang berdiri di samping mobil.


kyra tersenyum melihat siapa yang di tunjuk oleh pelayan tadi, dia adalah alby, dapat kyra lihat alby tersenyum dan melambaikan tangan kepadanya, kyra pun membalas lambaian tangan alby, sontak kedua sahabatnya ikut melihat ke arah tangan kyra melambai.


ting


bunyi sebuah pesan di handphone kyra yang ternyata pesan tersebut dari alby.


kakak


dimakan ya, semangat ngerjain tugasnya, maaf aku gak bisa kesana soalnya lagi buru buru, aku masih ada kerjaan.

__ADS_1


^^^kyra^^^


...iya, makasih kak, kakak juga semangat kerjanya^_^...


__ADS_2