Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
anniversary


__ADS_3

waktu demi waktu berjalan dengan cepat, hingga akhirnya dua hari lagi akan menjadi ulang tahun pernikahan alby dan kyra yang pertama, alby mengajak kyra untuk pergi berlibur ke bali sebagai hadiah anniversary mereka, dan kini mereka sudah tiba di hotel tempat mereka menginap.


"jadi kita satu kamar?" tanya kyra memastikan, karena tadi saat check-in, receptionist hotel tersebut hanya memberikan satu kunci kamar.


"iya, kita sudah menikah jadi tidak ada salahnya kan sekamar berdua?, atau kamu mau pisah kamar aja? " tanya alby.


dengan wajahnya yang malu kyra menggelengkan kepalanya, sedangkan alby menanggapinya dengan senyuman.


karena alby dan kyra tiba saat sore hari jadi mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan melihat sunset dan makan malam lalu setelah itu kembali ke hotel.


barulah keesokannya mereka melakukan berbagai macam aktivitas, mengukir kenangan indah bersama.


dan tiba di hari anniversary mereka, alby sudah meminta kyra untuk bersiap secantik mungkin, alby juga menyiapkan tempat untuk mereka makan malam dengan romantis.


"kamu cantik seperti biasanya, tapi malam ini cantiknya luar biasa" puji alby saat melihat kyra yang terlihat sangat cantik di matanya.


"apa sih" kyra memukul pelan lengan alby, sebenarnya saat ini kyra sedang salah tingkah hanya karena pujian singkat dari alby.


"tapi aku serius loh, kamu cantik banget" ucap alby lagi, membuat wajah kyra memerah untung saja cahaya di sana redup sehingga tidak terlihat terlalu jelas.


"udah ah, ini jadinya kita makan dimana? " kyra mengalihkan pembicaraan mereka.


"kamu tutup mata ya, gak jauh dari sini ko" ucap alby dan kyra pun menurut.


kyra menutup matanya, tangan kyra di raih oleh alby untuk merangkul lengannya sehingga kyra dapat berjalan dengan mudah.


tak butuh waktu lama, mereka pun sampai di tujuan, sesampainya di sana alby langsung meminta kyra untuk membuka matanya.



"waaaaawww" kyra di buat takjub saat melihat pemandangan di depan matanya.


"cantik banget" ucap kyra dengan senyum manisnya dan juga matanya yang berbinar.

__ADS_1


"kamu suka? " tanya alby.


"suka, suka banget" kyra menjawab dengan penuh semangat.


"ya udah yuk, kita makan" alby langsung menuntun kyra menuju kursinya.


Mereka makan di temani cantiknya sunset dan juga indahnya deburan ombak, di antara banyaknya momen selama dua hari mereka berada di bali, malam ini akan menjadi yang paling tidak terlupakan.


setelah selesai makan malam dan juga hidangan penutup kedua terdiam memandangi indahnya langit malam yang di hiasi bintang, gemuruh ombak membuat suasana ramai hingga rasa bahagia, damai dan nyaman hinggap di hati keduanya.


"kyra" panggil alby.


yang di panggil pun menoleh dan menjawab.


"kamu tau kan pernikahan kita ini sama sekali tidak termasuk rencana kita, pernikahan kita terburu-buru tanpa persiapan yang matang, dan hal ini sedikit membuatku terganggu" ucap alby membuat kyra bertanya-tanya, apa yang sebenarnya akan alby utarakan.


"jadi, kyra-" alby memotong ucapannya.


lalu dia berdiri, menatap dalam mata kyra dengan wajah seriusnya, mengambil tangan kyra untuk dia genggam, sedangkan kyra yang melihat itu ikut berdiri, menanti ucapan alby yang tadi terpotong.


"aku, alby rasya mahendra ingin meminta sisa waktu di hidup kamu untuk di habiskan bersamaku, apakah kamu bersedia?, apakah kamu bersedia menerima cinta ku?, apakah kamu bersedia menjadi istriku?, apakah kamu bersedia menjalani hari denganku sampai maut memisahkan?" tanya alby dengan tulus, tangannya yang menggenggam tangan kyra tidak dia lepas sama sekali, wajahnya sekarang terlihat gugup menanti jawaban.


kyra yang sedari tadi sudah gugup, hanya bisa menganggukkan kepalanya, matanya memanas menahan tangis, kyra tidak menyangka setelah pernikahannya dia akan merasakan momen bahagia seperti sekarang, bahkan jantungnya berdebar lebih kencang daripada saat alby mengakatan cinta kepalanya,


kyra melangkah maju untuk memeluk alby, membiarkan air matanya turun membasahi pipi, kini kyra dapat merasakan jantung alby yang berdebar tak kalah cepat dari dirinya.


"aku bersedia menerima semuanya, apapun itu asalkan dari kak alby dan juga bersama kak alby aku akan selalu bersedia, terimakasih telah menyiapkan makan malam yang indah ini, terimakasih juga atas semua pertanyaan tadi, aku gak akan melupakan malam ini" ucap kyra, keduanya menangis penuh haru, dengan hati yang sangat bahagia.


namun alby segera menghapus air matanya, lalu setelah itu melepaskan kyra dari pelukannya, alby mulai merogoh sesuatu dari dalam saku celananya.


"mulai sekarang, cincin ini yang akan mengikat cinta kita, cincin ini juga yang akan menjadi saksi janji aku untuk kamu, untuk kita, aku berjanji akan selalu ada untuk kamu, aku berjanji akan selalu mencintai kamu apapun keadaannya, aku berjanji akan selalu melindungi kamu dan juga keluarga kita nantinya" ucap alby setelah menyematkan cincin di jari kyra.


"bahkan kakak menyiapkan cincin juga?, aku harap kakak gak menyiapkan pesta pernikahan yang ke dua" ucap kyra sambil tersenyum memenangi cincin indah yang melingkar di jari manisnya.

__ADS_1


"awalnya mau sekalian aku siapin, tapi aku mau tanya kamu dulu, kamu mau pesta yang seperti apa?" jawab alby tapi kyra malah menggelengkan kepalanya.


"seperti ini aja cukup, gak perlu buat pesta pernikahan baru, kita berdua sudah saling mencintai juga sudah cukup" jawab kyra.


"cincin punya kakak mana? " tanya kyra, lalu alby mengambilnya dari saku celananya.


"ini" alby menunjukkan cincin miliknya lalu di ambil oleh kyra.


"aku harap kita bisa menepati semua janji kita, dan terus saling mencintai kapanpun dan dimanapun, dalam keadaan apapun" ucap kyra setelah cincin milik alby terpasang sempurna di tangan alby.


"terimakasih kyra, terimakasih karena telah hadir di hidup aku" ucap alby, tangannya mengelus pipi kyra, menghapus sisa air matanya.



keduanya diam, alby menatap kyra dan mulai mengikis jarak di antara keduanya, sedangkan kyra memejamkan matanya siap menerima apa yang akan alby lakukan.


cup


alby mengecup kening kyra, cukup lama, seolah alby ingin memberi tahu seberapa sayang dirinya kepada kyra.


"kening aja?" tanya kyra yang tadinya sudah berharap lebih, pertanyaan kyra membuat alby tertawa kecil.


"kamu mau? " tanya alby dan tanpa tunggu lama kyra pun mengangguk malu.


setelah itu alby kembali mendekatkan wajahnya ke wajah kyra, dan mulai menempelkan bibirnya ke bibir kyra, keduanya mulai terpejam menikmati sensasi yang baru pertama kali mereka rasakan.


bibir yang awalnya menempel kini mulai bergerak, ******* pelan bibir atas dan bawah hingga akhirnya alby menggigit pelan bibir bawah kyra agar bibirnya terbuka dan memberikan akses untuk alby mengeksplor lebih dalam.


kyra memukul pelan dada alby saat di rasanya kehabisan nafas, alby pun langsung melepas ciuman mereka dan membiarkan kyra mengambil nafas sebanyak-banyaknya.


"kyra, kita lanjut di kamar aja ya?, kamu sudah siap kan? " tanya alby, alby bertanya karena tidak ingin memaksa kyra jika kyra belum siap.


"aku siap ko" ucap kyra malu-malu, alby tersenyum senang, tanpa tunggu lama alby langsung membawa kyra untuk kembali ke hotel.

__ADS_1


dan akhirnya merekapun merasakan malam yang panas layaknya pasangan suami istri lainnya, malam pertama yang tertunda selama satu tahun.


__ADS_2