
kyra sedang duduk di gazebo dekat kampusnya dengan perasaan kesal, pasalnya tadi kyra mendapatkan tugas kelompok tapi bukan dengan fara dan lily, melainkan dengan beberapa temannya yang lain dan yang membuat kyra kesal adalah 3 teman kelompoknya terkenal menyusahkan dan sering tidak fokus dengan tugas yang berujung membebankan kepada yang lain.
"ko sendirian tumben" sapa seseorang yang baru saja datang menghampiri kyra.
"lagi pengen sendiri aja" jawab kyra seadanya.
"nih minum, biar gak kesel lagi" seseorang yang datang tadi adalah salah satu teman kelompok kyra, dia memberikan satu botol minuman dingin untuk kyra.
"kapan kita mulai ngerjain tugas nya?" tanyanya kepada kyra.
"lebih cepat lebih baik gak sih El ?, lo tau kan mereka bertiga gimana?" jawab kyra, sepertinya seluruh kelas mengetahuinya sehingga semua orang enggan untuk sekelompok dengan mereka dan hari ini sepertinya keberuntungan tidak berpihak kepada kyra sehingga membuat kyra satu kelompok dengan mereka.
"mulai hari ini gimana? abis ini masih ada kelas?" tanya Eliot, satu-satunya pria yang ada di kelompok mereka dan 3 lainnya adalah perempuan jadi kelompok mereka terdiri dari 5 anggota.
"ada, selesai jam 4, nanti kita janjian aja dimana gue pasti dateng ko" Jawab kyra.
"oke, nanti di kabarin lewat group chat aja ya" ucap Eliot.
"gue duluan ya El, thanks ya minuman nya" ucap kyra lalu bergegas pergi karena dia masih ada kelas.
semoga aja mereka bisa di ajak kerjasama dan gak males ngerjain tugas. sebuah do'a kyra panjatkan agar membuat hatinya lebih tenang dan bisa fokus dengan materi yang disampaikan oleh dosen.
...****************...
pukul 4 sore lewat 20 menit kyra baru selesai dengan kelasnya hari ini sedikit lebih lama dari biasanya, kyra langsung membuka handphone miliknya untuk memeriksa pesan dari Eliot.
...kelompok IV...
Eliot
jam 4 kita ketemu di cafe deket kampus buat kerjain tugas, gue tunggu sampai jam 5.
manda
__ADS_1
gue telat dikit ya ada perlu soalnya
Raya
liat nanti ya
Celine
k
^^^kyra^^^
^^^gue jalan ke sana sekarang^^^
setelah mengirimkan pesan kyra menaruh kembali handphone miliknya ke dalam tas, kyra memiliki firasat jika pertemuan hari ini tidak akan berjalan lancar, apalagi setelah membaca chat dari salah satu anggota kelompok yang bernama celine, di antara semuanya celine lah yang paling jarang berkontribusi dalam kelompok, biasanya dia hanya akan mengeluarkan uang sebagai ganti kepada temannya yang telah mengerjakan tugas miliknya.
semoga aja mereka gak bikin emosi, please udah capek banget hari ini jangan di bikin tambah capek. batin kyra.
...----------------...
"Hai El" sapa kyra kepada Eliot yang ada di hadapannya.
"sorry ya gue telat, tadi kelasnya selesai lebih lama soalnya" ucap kyra saat dia sudah duduk.
"santai aja gue juga baru dateng ko" balas Eliot, dia berbohong sebenarnya dia sudah datang dari pukul 4 tadi.
"pesen makan dan minum aja dulu, gue yakin yang lain pasti datangnya lewat dari waktu yang di tentukan" ucap Eliot dan kyra pun memiliki keyakinan yang sama dengan Eliot.
pukul 6 sore namun masih belum ada tanda-tanda kedatangan yang lainnya, kyra sudah lelah menunggu rasanya ingin sekali dia pulang sekarang juga merebahkan dirinya di kasur, dan bertemu alby.
saat menunggu tadi kyra membantu Eliot untuk membagi tugas mereka, kyra juga menyicil sedikit tugas miliknya sembari sesekali mengobrol dengan Eliot untuk mengurangi rasa bosan saat menunggu.
awalnya kyra jarang berinteraksi dengan Eliot, jadi bisa di bilang kalau mereka tidak akrab, awalnya kyra mengira adanya pria di kelompoknya akan membawa beban tambahan karena takutnya nanti malah mendekati kyra atau semacamnya tapi sekarang kekhawatiran kyra telah sirna, karena ternyata Eliot sudah memiliki pacar, satu lagi fakta yang kyra ketahui bahwa ternyata Eliot cukup bawel sehingga tidak ada kecanggungan walaupun hanya mereka berdua di sana.
__ADS_1
"dulu gue hampir putus sama dia karena salah paham pas dia lagi jalan sama cowok, dan lo tau apa?, ternyata cowoknya itu kakaknya dia, hari itu rasanya kaya kehilangan separuh nyawa, malu banget, mana gue udah sok sok-an yang paling tersakiti lagi" ucap Eliot, rasa malunya bahkan masih dapat dia rasakan sekarang.
"habis itu gue berjuang mati-matian buat dapetin restu kakaknya" lanjut Eliot, mengambil hati calon kakak iparnya bahkan lebih susah dari pada mengambil hati pacarnya.
"terus gimana sekarang?, udah baik baik aja? " tanya kyra dia merasa tertarik untuk mendengar lebih lanjut.
"setelah semua perjuangan yang gue lalui akhirnya kakaknya luluh dan merestui hubungan kita, walaupun kadang kalo ketemu masih suka nyindir tentang waktu itu" jawab Eliot yang diakhiri tawa keduanya.
"eh udah setengah 7 nih, kayaknya mereka gak bakal dateng deh" ucap Eliot.
"kita tunggu 10 menit lagi deh, kalo mereka gak dateng kita pulang" ucap kyra jika temannya tidak datang kyra rasanya akan sangat marah karena sudah menunggu lama dengan sia-sia.
sudah setengah tujuh ya?,kak alby pasti udah pulang , jadi pengen pulang juga. batin kyra mengingat alby membuat dia merasa ingin segera pulang.
kyra membuka handphone miliknya dan mengetikan sesuatu di sana.
^^^kyra^^^
kak maaf baru ngabarin, kayanya aku pulang telat ada kerja kelompok, gak usah beliin aku makan malem, see you:)
kyra menutup handphone miliknya namun tak selang berapa lama sebuah notifikasi pesan muncul.
kak alby
jangan pulang terlalu malam ya, jangan terlalu maksain juga nanti kamu capek, masih ada besok, makan yang banyak ya, semangat belajarnya, aku tadi beli ice cream.
satu balasan pesan dari alby sukses membuat kyra terharu rasanya ingin sekali dia langsung pergi dan memeluk alby.
aduh mau pulang...
sekitar 5 menit menunggu dua orang datang dengan wajah santai tanpa dosa, dan duduk dengan manis di sana, mereka adalah manda dan raya.
"dimana celine?" tanya Eliot.
__ADS_1
"aduh kaya gak tau dia aja biasa dia mah skip" manda menjawab dan tentu saja jawabannya mengundang emosi dari kyra.
"udah gak ada kabar di tungguin dan ternyata malah skip?, yang bener aja?" tanya kyra dengan nada yang sedikit tidak bersahabat, dia marah.