
"iya kak ini udahan ko berenangnya"
"iya habis ini kita semua mau makan malam"
"bye kak.. "
setelah itu kyra memutuskan sambungan teleponnya dengan alby, panggilan tadi itu entah sudah yang ke berapa di hari ini, sejak siang alby tidak henti hentinya menelfon kyra.
"nanyain apalagi? " tanya fara yang sepertinya sudah bosan dengan alby yang terus menelpon kyra.
"cuma nyuruh udahan berenang terus ngingetin makan malem" jawab kyra lalu segera mengambil handuk untuk menutupi tubuhnya yang basah.
"kayaknya sekarang dia lagi kangen berat sama lo, sampe gak berhenti nelpon dari tadi siang" kini lily ikut bersuara.
"duh udah deh, lagian mana mungkin kak alby kangen, mungkin dia cuma khawatir aja kan sekarang gue tanggung jawab dia" kyra berkata demikian namun entah kenapa ucapan lily membuat hatinya merasa senang.
setelah selesai menggoda kyra ketiganya kembali ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan bersiap untuk pergi makan malam.
kyra dan kedua temannya pergi ke salah satu restaurant terkenal di bali yang sudah lama sekali ingin mereka datangi.
sesampainya di sana mereka langsung memesan makanan dan minuman sesuai seleranya masing-masing.
"eh liat kesana deh, itu kak danu bukan sih? " tanya lily menunjuk ke arah depan mereka yang mana terdapat dua pria yang sedang sibuk berbincang.
"iya bener itu kak danu, lagi kerja deh kayak nya, soalnya style dia formal gitu" fara menjawab setelah dia melihat ke arah yang di tunjukkan oleh lily.
tak lama setelah itu makan malam datang sehingga menyita atensi ketiganya, merekapun sibuk menikmati makan malam.
"Hai, fara, lily, kyra" sapa seseorang yang tersenyum lembut kala selesai menyebutkan nama terakhir.
"eh kak danu, hai, duduk kak" ya seseorang itu adalah danu, lalu lily menggeser kursi di sampingnya untuk danu duduk.
"sorry ya ganggu kalian lagi makan" ucap danu yang merasa tidak enak.
"gak papa kak, kakak lagi kerja atau liburan? " kini kyra yang bertanya untuk sekedar basa basi.
"kerja, besok udah balik lagi" jawab danu.
__ADS_1
"kalau kalian pasti lagi liburan ya, berapa lama? " tanya danu penasaran.
"seminggu kak" jawab fara sambil melanjutkan makannya.
"wah serunya, coba aja kalau gak sibuk kerja, gabung liburan sama kalian pasti seru" ucap danu.
"mungkin next time kalau kita semua ada waktu luang kita bisa liburan bareng" kini lily yang bersuara dan tentu saja hal itu membuat danu senang.
"okey kabarin nanti ya kalau kalian mau liburan, biar nanti bisa ngajuin buat cuti" ucap danu.
"eh kak liat sini" panggil fara, dia sudah mengangkat tinggi handphone miliknya untuk mengambil foto bersama seniornya itu.
beberapa foto telah di ambil dan fara ingin membagikan foto tersebut di sosial media miliknya.
"kak aku post ini boleh nggak? " ijin fara sambil menunjukkan foto tadi.
"boleh, mention sekalian juga boleh" ucap danu sama sekali tidak keberatan.
setelah mendapatkan persetujuan fara langsung memposting foto tersebut, tak lupa dia juga mention akun sosial media milik danu, lily, dan juga kyra.
...****************...
"ko gak bisa di hubungin, duh bikin khawatir aja" gumam alby saat mencoba menelfon kyra lagi namun tetap tidak bisa di hubungi.
"coba telfon temennya kali ya" alby langsung mencari nomor temannya kyra dan menelfon nya.
namun sama saja kedua teman kyra tidak ada mengangkat telfon darinya.
"ini pada kemana sih, ko ngilangnya kompak gini" alby semakin gelisah karena tidak ada yang bisa dia hubungi, takut jika ternyata terjadi sesuatu di sana.
alby menaruh handphone miliknya di meja, sedangkan dia pergi ke dapur untuk mengambil minum, saat tegukan kedua handphonenya berdering yang hampir membuat alby tersedak.
alby berlari dengan terburu-buru untuk melihat siapa yang menelfon, senyum sudah tercetak di bibir alby, dalam hati alby berharap bahwa itu adalah telfon dari kyra, namun saat dia mengambil handphone dan melihat siapa yang menelfon nya, senyumnya menjadi luntur wajahnya kembali lesu.
"kenapa? " tanya alby yang sedang tidak ingin basa basi.
" galak amat, padahal cuma mau ngajakin pergi doang"
__ADS_1
"gak dulu dev, gue lagi gak mood buat pergi keluar" tolak alby kepada devan, temannya.
" ada masalah apa sampe gak mood, padahal udah lama loh kita gak pernah keluar bareng "
alby terdiam, benar juga sudah lama sekali sejak terakhir kali mereka bertemu dan berbincang bersama, lagipula sendirian di rumah hanya membuat alby kesepian.
"oke, mau pergi kemana? "
"tempat biasa aja, kalau jadi yang lain juga mau dateng katanya"
"oke, gue siap siap sekarang"
setelah itu alby menutup telfonnya, lalu mengirimkan pesan kepada kyra bahwa
dia akan pergi bersama temannya, tak lupa alby juga mengirimkan pesan pengingat untuk kyra agar segera menghubunginya, setelah itu alby pun bersiap untuk pergi.
...****************...
"Hai Dev, mana yang lain" sapa alby tiba di tempat biasa mereka bertemu.
"belum ada kabar lagi, gak tau deh jadi kesini apa nggak" jawab devan lalu meneguk minuman yang sudah dari tadi dia pesan.
alby duduk di hadapan devan dan memesan minuman dan juga makan malam, alby mengeluarkan handphone miliknya dan kembali mencoba menghubungi kyra namun ternyata masih tidak bisa.
"kenapa muka lo lesu gitu? " tanya devan.
"kyra gak bisa di hubungin, gue khawatir, takut dia kenapa-kenapa" jawab alby lalu meletakan kembali handphonenya.
"ya mungkin dia sibuk" ucap devan.
"apa gue susulin aja ke bali ya" ucap alby seketika.
"bukannya lo bilang kyra lagi liburan bareng temennya?, yakali lo gangguin mereka" ucap devan, sebelumnya alby memang bercerita jika kyra akan pergi liburan bersama temannya.
"tapi gue khawatir, di rumah juga rasanya aneh, gak nyaman, sepi, kenapa ya? " tanya alby yang sekarang sudah terlihat frustasi.
__ADS_1
"al, lo jatuh cinta ya?" tanya devan, membuat alby terkejut hingga tidak bisa mencerna pertanyaan devan.
"hah? "