Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
ketemu


__ADS_3

alby turun dari mobilnya dan berjalan mencari kyra, di tengah gelapnya malam dan juga derasnya hujan yang diiringi suara petir.


alby terus melangkahkan kakinya sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh tempat, dan akhirnya pandangan alby tertuju pada seseorang yang sedang terduduk dengan menenggelamkan kepada di sela kakinya yang di tekuk.


"Itu pasti kyra" Gumamnya lalu langsung berlari untuk menghampiri kyra.


"Kyra" Panggil alby dengan nafas yang naik turun saat sudah berada di hadapan kyra, dia juga memberikan payung kepada kyra agar kyra tak lagi kehujanan.


Di tengah rasa takut dan tangisnya kyra merasakan air hujan tak lagi membasahi dirinya dan juga kyra mendengar suara familiar memanggil namanya.


"Kakak?" Ucap kyra saat dia mengangkat kepalanya untuk melihat orang yang memanggilnya.


grab


kyra langsung berdiri memeluk alby dengan erat, bahkan tangisannya semakin keras dalam dekapan alby.


"Kakak, aku takut" Lirih kyra yang masih dalam dekapan alby.


"Kamu jangan takut lagi ya, sekarang ada aku di sini jadi jangan takut" Ucap alby sambil mengelus pelan punggung kyra agar merasa sedikit tenang.


perlahan kyra mulai merasakan nyaman, rasa aman hinggap di hatinya karena sekarang ada alby yang menemaninya, tangisan nya mulai berhenti namun kyra tak ingin melepaskan pelukannya, terakhir kali kyra merasa aman dan nyaman karena sebuah pelukan adalah saat ayahnya belum meninggal.


alby masih tetap mengelus punggung kyra, rasanya lega melihat kyra sudah ada di depan mata, namun melihat kyra yang menangis ketakutan seperti itu membuat dia merasa bersalah karena tidak bisa menjaga kyra dengan baik.


"aku minta maaf ya, karena membuat kamu sendirian di sini sampai malam" ucap alby membuat kyra langsung melepaskan pelukannya.


"kakak gak harus minta maaf, ini bukan salah kakak, tadi mobil aku mogok terus aku kesini naik ojek online tapi pas mau pulang handphone ku lowbat, harusnya aku tadi gak maksain kesini, yang salah itu aku, aku yang harusnya minta maaf karena sudah merepotkan kakak dan bikin kakak jadi kehujanan kaya gini" ucap kyra yang sama merasakan tidak enak karena mendengar alby meminta maaf padahal sama sekali bukan kesalahannya.


"ya udah hal ini gak usah di bahas lagi ya, kamu juga gak salah ko, cuma keadaannya aja yang lagi tidak berpihak sama kita" ucap alby lalu mengelus rambut kyra.

__ADS_1


"ini di pake ya, walaupun sedikit basah karena tadi kena hujan tapi lebih baik dari pada kamu basah kuyup kaya gini" ucap alby sambil memberikan jaket yang dia kenakan tadi.


"ayo pulang" ajak alby lalu menggenggam tangan kyra dan menuntunnya hingga berada tepat di pintu mobil.


alby membuka pintu mobil bagian belakang dan membawa kemeja cadangan yang ada di mobilnya, setelah itu alby langsung memberikannya kepada kyra.


"kamu ganti dulu pakai ini biar gak masuk angin" ucap alby saat memberikan kemejanya kepada kyra.


"aku gak bakalan ngintip ko tenang aja" ucap alby lalu membalikkan badannya membelakangi kyra.


di dalam mobil kyra segera membuka bajunya dan memakai kemeja milik alby, harum kemejanya membuat kyra merasa nyaman walaupun kemeja itu kebesaran saat dia pakai, setelah selesai kyra langsung memberitahu alby agar segera masuk mobil.


di dalam mobil alby teringat jika dia memiliki jas yang belum dia pakai, alby menoleh kebelakang dan mencari jas tersebut dan akhirnya alby menemukan jasnya berada di dalam paper bag tepat di belakang kursi yang kyra tempati.


alby beranjak untuk mengambil paper bag tersebut, mau tidak mau alby harus mendekatkan dirinya ke kursi kyra yang mana membuat dia dan kyra menjadi sangat dekat.


"sorry ya, mau ambil ini" ucap alby takut jika kyra merasa tidak nyaman, lalu dia menunjukkan paper bag yang sudah berhasil dia dapatkan.


"makasih" ucap kyra pelan dengan wajah yang tersipu malu.


deh deg deg


deg deg deg


deg deg deg


jantung kyra berdetak sangat kencang entah itu karena dingin atau karena rasa takut yang masih tersisa, atau mungkin karena perlakuan alby?, kyra sendiri tidak tau jawabannya yang jelas walaupun jantungnya berdetak kencang hingga terasa hampir turun ke perut tapi kyra merasa nyaman dan senang.


...****************...

__ADS_1


"kamu langsung mandi air hangat ya, nanti kakak buatin teh hangat, harus di minum ya terus habis itu langsung istirahat" ucap alby setelah mereka sampai di apartemen kyra hanya mengangguk mengiyakan semua perkataan alby.


kyra langsung pergi ke kamarnya dan menuruti perkataan alby untuk mandi air hangat, setelah selesai mandi kyra dapat melihat satu gelas teh sudah tersedia di meja yang berada di samping tempat tidurnya.


"kamu beneran menjadi pengganti papa" ucap kyra dengan senyuman penuh haru karena perhatian kecil yang alby berikan.


setelah meminum teh hangat yang alby buat kyra merebahkan dirinya dan mencoba untuk tidur tapi sulit sekali bagi kyra untuk tidur karena pusing di kepalanya dan juga tubuhnya tiba-tiba terasa dingin.


seperti efek hujan makanya jadi dingin kaya gini. pikir kyra, saat hampir tengah malam akhirnya kyra bisa tertidur walaupun tidurnya seperti gelisah tidak nyenyak.


pagi hari kyra terbangun, namun untuk membuka matanya saja kyra merasa pusing sekali, badannya juga terasa lemas, nafas dan mulutnya terasa panas.


aku sakit ya?, makanya tadi malem susah tidur terus dan kebangun terus, ah pusing. kyra berbicara dalam hati karena rasanya dia tak kuat bahkan hanya untuk membuka bibirnya.


sementara itu alby yang sedang di dapur kebingungan karena sudah hampir setengah delapan pagi kyra belum keluar dari kamarnya, biasanya kyra keluar kamar pukul 6 lewat untuk membantu alby menyiapkan sarapan.


karena lelah menunggu alby putuskan untuk menghampiri kyra ke kamarnya, namun saat sudah berada di depan kamar kyra alby menjadi ragu.


"aduh ketuk gak ya?, tapi kalo masih tidur kan kasian nanti jadi ke ganggu" ucap alby yang sedang kebingungan.


"tapi nanti kalau dia kesiangan gimana?" gumam alby sekarang dia dilema di depan pintu kamar kyra.


saat melihat jam yang sudah hampir pukul 8 akhirnya alby memutuskan untuk mengetuk pintu kamar kyra, walaupun masih tidur lebih baik di bangunkan dari pada nanti kyra kesiangan.


...tok tok tok...


setelah mengetuk pintu kamar dan menunggu beberapa saat namun tidak ada jawaban, alby memberanikan diri untuk meraih gagang pintu dan dengan hati hati alby buka perlahan pintunya.


"kyra" panggil alby pelan.

__ADS_1


"masih tidur ya?" panggil alby lagi saat melihat kyra yang masih meringkuk di kasurnya.


"papa" gumam kyra dengan mata terpejam yang kini mengeluarkan buliran air mata..


__ADS_2