
"kamu ikut mama aja yuk, kasian kamu sendirian di sini, nanti mama omelin alby nya ya, masa kamu di tinggal sendirian gini selama seminggu mana gak ngabarin mama atau papa lagi" adira seketika menjadi kesal saat menyadari bahwa menantunya itu ditinggalkan sendirian selama satu minggu.
"jangan ma, kak alby kemarin nyuruh aku buat ke rumah mama ko" kyra berusaha melindungi alby agar tidak terkena omelan.
"kamu malah ngebelain dia, pokoknya sekarang kamu ikut mama ya" titah adira.
"gak_" kyra baru akan menolak tapi tiba-tiba teringat sesuatu.
di rumah mama berarti kamar kak alby, di sana bukan cuma banyak barang kak alby tapi bau kamarnya juga persis seperti bau kak alby, dan sepertinya ide yang bagus jika menginap di sana. pikir kyra.
tunggu, apa susul ke Singapore aja ya, sebagai kejutan ulang tahun?. batin kyra, seketika semangat menjalar ke seluruh tubuhnya.
"kyra, sayang?, kamu jadi ikut mama kan? " adira bertanya sebab kyra malah sibuk dengan pikirannya sendiri.
"ah eh iya ma, aku ikut" jawab kyra.
"ma" panggil kyra.
"kenapa sayang? " jawab adira.
"kalau aku ke Singapore boleh gak? " tanya kyra ragu.
"boleh dong, mau kapan?, biar mama pesenin tiket nya, kamu segitu gak sabar ya pengen ketemu? , tapi mama dulu juga gitu, gak mau di tinggal kemana pun" adira tersenyum malu, pertanyaan kyra mengingatkannya tentang masa lalu.
"besok pagi ma" jawab kyra.
__ADS_1
"ya udah nanti mama bilang papa, biar papa kabarin pihak hotel kalau kamu mau susul alby" ucap adira.
"makasih ma" kyra tersenyum senang dan memeluk mama mertuanya.
setelah itu kyra langsung sibuk mengeluarkan pakaian yang akan dia bawa, dan tak lupa hal penting lainnya.
gak sabar pengen cepet-cepet besok dan melepas rindu. batin kyra saat tangannya sibuk memasukkan seluruh barang ke dalam koper.
"tunggu" gumam kyra, tangannya berhenti, pandangannya menjadi kosong, jantungnya berdebar tak karuan.
rindu?, aku bilang rindu?, jadi aku beneran sudah jatuh cinta?, tidak tidak sepertinya lebih dari sekedar jatuh cinta. pikir kyra, bibirnya tersenyum lebar, kenangan demi kenangan yang kyra ingat terasa lebih spesial, hatinya semakin menggebu ingin segera bertemu alby.
jatuh cinta memang menyenangkan, perasaan bahagia yang menggelitik, jantung yang berdebar membuat semakin bersemangat, tapi di balik itu semua ada sebuah pertanyaan yang mampu memporak-porandakan perasaan jika jawabannya adalah 'tidak' , pertanyaan itu adalah, apakah dia memiliki perasaan yang sama?.
kyra belum memikirkan sampai sejauh itu, dia baru saja menyadari perasaannya, yang sekarang dia pikirkan adalah alby, alby, dan rasa cintanya,
...****************...
pagi hari setelah menginap kyra langsung bergegas pergi ke bandara, bahkan kyra sampai tidak sempat untuk sarapan di rumah dan memilih untuk sarapan di mobil dalam perjalanan ke bandara.
tak lupa kyra juga mengabari kedua temannya, tentang dia yang akan pergi ke Singapore menyusul alby, dan juga tentang dia yang sudah menyadari perasaannya.
kedua temannya bersorak senang saat kyra mengatakan dia telah mencintai alby, mereka mendukung apapun yang akan kyra lakukan demi kebahagiaan kyra dan alby.
"terus nanti pas nyampe di Singapore lo bakal langsung nyatain perasaan lo ke kak alby dong? " pertanyaan fara saat mereka sedang melakukan panggilan telepon.
__ADS_1
Tapi jawaban kira adalah tidak, karena kyra tidak ingin merasa terburu-buru dan kedua temannya menghargai keputusan kyra, kyra pikir dia masih memiliki banyak waktu untuk menyatakan perasaannya, mungkin nanti hati saat dia merasa yakin jika alby juga memiliki perasaan yang sama.
Sesampainya di Singapore kyra langsung dijemput oleh petugas hotel utusan Bima, petugas hotel itu memberikan akses untuk masuk ke kamar alby, namun kyra memilih untuk menginap di kamar hotel tepat di sebelah kamar alby karena kyra takut Alby merasa tak nyaman, walaupun begitu
Kyra masih tetap memegang kunci kamar alby sehingga kyra bisa masuk untuk menyiapkan suprise untuk alby.
sudah pukul 12 lebih namun kyra masih belum mendapatkan kabar dari alby, kyra sempat beberapa kali menelpon alby namun tidak di angkat, padahal kyra hanya ingin tau jam berapa alby selesai bekerja.
"makan dulu aja apa ya?, dari pada nunggu lama gak ada kabar, sekalian cari cake buat nanti" ucap kyra lalu dia membuka handphone dan mulai mencari tempat makan sekitar hotel, dan juga tempat dimana dia bisa menemukan birthday cake untuk alby.
butuh waktu berjam-jam untuk makan siang dan juga mencari cake untuk alby, tak lupa kyra juga membeli beberapa balon, lilin dan juga bunga mawar untuk memeriahkan kamar hotel.
sesampainya kembali di hotel kyra langsung mendekorasi kamarnya tidak terlalu banyak pernak pernik, hanya beberapa balon yang menghiasi atap dengan mawar yang di gantung di ujung balon, kyra juga menyimpan bunga mawar di gelas yang sudah di hiasi pita sehingga terlihat sangat cantik, sisa mawarnya kyra taburkan di sekitar meja di tambah dengan lilin elektrik agar memberikan cahaya indah.
pukul 5 sore namun alby masih belum membalas pesan kyra, karena lama menunggu kyra memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu, sedangkan cake yang tadi dia beli sudah dia taruh di dalam kulkas.
sedangkan alby saat ini sedang menyibukkan dirinya, memperpadat jadwalnya agar pekerjaannya cepat selesai dan bisa kembali ke Indonesia kurang dari satu minggu.
bukan hanya kyra yang merasa kesepian alby pun sama kesepiannya, tidur sendiri di hotel ternyata sangat menyiksa, padahal biasanya alby tidur sendirian setiap malam.
kyra menunggu dan menunggu hingga akhirnya sebuah pesan masuk membuat jantungnya berdebar tak karuan, pesan itu adalah pesan balasan dari alby yang mengatakan bahwa alby telah selesai bekerja dan akan segera kembali ke kamar hotelnya.
kyra sibuk merapikan bajunya, mengeluarkan cake dari kulkas, menyalakan lilin dan dia taruh di atas cakenya, tak lupa kotak kecil yang berisi hadiah untuk alby, tadi saat kyra membeli cake untuk alby dia tak sengaja melihat sebuah jam tangan yang kyra rasa akan cocok jika alby pakai.
tak lama setelah itu pintu terbuka, kyra langsung menyalakan kembali lilin yang tadi sempat padam, dan langsung membawa cake tersebut ke arah pintu untuk mengejutkan alby.
__ADS_1
"happy birt......day" kyra yang awalnya mengucapkan selamat dengan semangat tiba-tiba melemah saat ternyata yang membuka pintu bukanlah alby, melainkan seorang perempuan yang tidak kyra kenali.