Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
ulang tahun lily


__ADS_3

di hari minggu pada malam hari, kyra berada di sebuah restaurant mewah yang sudah di booking khusus untuk acara ulang tahun kyra.


"happy birthday lily, semoga panjang umur dan sehat terus ya, semoga apa yang di inginkan segera tercapai" ucap kyra lalu memeluk temannya itu.


"happy birthday" ucap alby setelah kyra dan lily melepaskan pelukan mereka, tak lupa alby juga memberikan bingkisan kado untuk lily.


"thank you" ucap lily setelah menerima kadonya.


"KYRA, LILY" teriak fara yang baru saja datang, untungnya teriakan fara tidak terlalu kencang sehingga tidak mengganggu para tamu lain yang sedang menikmati acara.


"far, kebiasaan deh, jangan teriak-teriak" protes kyra saat fara sudah berada di sebelahnya.


"ya sorry" ucap fara dengan senyuman tanpa dosa miliknya.


"lily happy birthday, sorry kadonya ketinggalan di rumah, gue kasihnya besok aja ya" ucap fara lalu menghampiri lily dan memeluknya.


"gak kasih kado juga gak masalah far" ucap lily karena baginya yang terpenting teman-temannya ada di sampingnya di hari spesialnya dia.


"gue tuh kesel sama bang rangga makanya kadonya sampe ketinggalan" ucap fara, kini raut wajahnya menjadi masam.


"gue kan minta tolong temenin kesini bentar, minta nya juga secara baik-baik, masa gue malah di marahin, dia ngomel bilang gini 'kamu kan tau abang minggu ini capek lembur terus, biarin abang tidur lah hari ini jangan ganggu abang, lagian kayak anak kecil minta di anterin segala, makanya cari pacar sana', dia bilang gitu gue kan jadi kesel" ucap fara, emosi yang dari tadi dia tahan akhirnya meledak juga.


"di sana ada banyak dessert enak loh" lily menunjuk tempat yang menyediakan banyak dessert untuk mengalihkan perhatian fara, bukan sekali dua kali hal seperti ini terjadi, tapi sering sekali hingga kyra dan lily kadang bosan dengan ocehan fara yang berisi kekesalannya terhadap kakak atau adiknya.


fara langsung pergi untuk mengambil beberapa dessert, dia membutuhkan makanan manis untuk mengembalikan moodnya.


mereka semua termasuk lily duduk di sebuah meja yang terletak sedikit di ujung agar di sekitarnya tidak terlalu ramai, dan tidak mengganggu mereka yang ingin berbincang.


"eh ngomong-ngomong suami lo masih inget kita gak sih? " tanya fara


saat mereka semua sudah duduk dengan nyaman.

__ADS_1


"saya masih ingat ko, fara dan lily kan?, kyra sering cerita tentang kalian" alby menjawab pertanyaan fara, awalnya alby hanya tau nama tidak tau fara yang mana dan lily yang mana, tapi karena hari ini lily ulang tahun maka alby dapat membedakan antara lily dan fara.


"oh ya?, cerita tentang apa? " tanya fara yang sudah excited untuk mendengar jawaban dari alby.


"banyak tapi setiap ceritanya selalu hal baik dan tentang serunya kebersamaan kalian" jawab alby membuat kedua teman kyra merasa terharu.


"ah jadi terharu" ucap fara dan lily secara bersamaan lalu lily merangkul kyra yang ada di sebelahnya.


"oh iya kyra kan manggilnya kakak, kalau kita harus panggil apa dong? " tanya fara.


alby sedikit berfikir apa panggilan yang pas tapi alby tidak menemukan ide lain selain 'kakak' akhirnya alby memutuskan untuk membiarkan teman-teman kyra memanggilnya 'kakak '.


"kalian boleh panggil senyamannya aja, 'kakak' juga boleh kalau kalian mau" ucap alby.


"oke, kita panggil kak alby juga ya" ucap lily.


akhirnya mereka mengobrol lumayan lama namun obrolan mereka terhenti karena lily harus pergi menghampiri beberapa teman dan juga kerabatnya.


"her life is such a perfect, she have what all people needs" ucap fara terkadang dia merasa iri, karena lily memiliki segalanya, uang, kasih sayang, keharmonisan keluarga, bisa di bilang hidupnya sempurna, tidak seperti dirinya yang terkadang jika di rumah merasa kesepian karena semua anggota rumahnya acuh dan sibuk dengan dirinya masing-masing.


"yes you're right" balas kyra, mungkin hidup kyra akan terlihat sempurna seperti lily jika saja orang tuanya masih hidup saat ini.


"kehidupan semua orang sempurna dengan berbagai cara, jika kita sudah menemukan caranya mungkin orang lain tidak bisa melihat kesempurnaan itu tapi diri kita dapat merasakannya" ucap alby yang terdengar sangat puitis, tapi itu benar, jika kita sudah merasa bahagia dan bersyukur atas apa yang dimiliki bisa di bilang hidup kita sempurna, walaupun mungkin tidak untuk orang lain, jalan setiap orang berbeda, begitupun pendapatnya, kita hanya perlu menjadi diri sendiri dan menjemput kebahagiaan kita tanpa harus pedulikan pendapat orang lain.


"dewasa banget sih kak alby, jadi suami aku aja mau gak?" canda fara tanpa memperdulikan kyra yang ada di samping alby.


"cari sendiri jangan genit sama punya orang" ucap kyra membuat fara tertawa dan juga alby yang terkekeh.


"ya carinya dimana?, di kampus gue gak se terkenal lo, jarang pergi main juga" ucap fara yang membuat alby tertarik untuk ikut terlibat dalam perbincangan mereka.


"memangnya kyra terkenal di kampusnya?, kyra gak pernah cerita bagian itu" tanya alby, jujur dia sama sekali tidak tau tentang kisah percintaan kyra selain tentang kyra dan danu.

__ADS_1


"kyra dulu aktif acara kampus dan selalu ikut berbagai kegiatan, dari situ dia mulai di kenal banyak orang sampai banyak juga yang mengajak untuk berpacaran" jawab fara jujur.


ternyata banyak ya yang menyukai kyra. batin alby.


"tapi-" baru saja fara ingin melanjutkan sesi ceritanya tapi terpaksa dia hentikan karena suara dari pembawa acara yang mengisyaratkan acara akan segera di mulai.


sesi cerita di tunda, kini perhatian semuanya tertuju kepada bintang utama malam ini, yaitu lily yang sedang bersiap meniup kue ulang tahunnya di temani keluarga tercintanya.


pembawa acara memberi isyarat hitungan mundur agar lily segera meniup lilinnya..


3


2


1


fhooooo


lilin tertiup dan suara tepuk tangan seketika memeriahkan suasana, lalu pembawa acara menyuruh lily untuk memotong kue nya dan memberikan kue tersebut ke orang terdekat lily.


dengan perlahan lily memotong kue tersebut, dia mengambil sebuah piring dan garpu lalu mendekat ke arah sang ibu.


"ibu makasih ya sudah melahirkan dan merawat aku dengan baik, maafin aku kalau suka gak nurut dan susah di bilangin" ucap lily lalu menyuapi sang ibu dengan kue yang dia potong tadi.


"sama sama sayang, semoga panjang umur ya, di mudahkan segalanya, sehat terus kesayangan ibu" ucap sang ibu lalu memeluk lily dengan erat.


setelah sang ibu kini lily menghampiri sang ayah yang sedari tadi senyumnya tak pernah luntur, matanya berkaca-kaca karena masih tidak percaya putri kecilnya sekarang tumbuh menjadi gadis cantik.


"selamat ultah tahun putri kecilnya ayah" ucap sang ayah dapat terlihat dengan jelas sorot cinta dari pandangan sang ayah.


"aku sayang ayah, terimakasih sudah menjadi ayah yang baik dan penuh cinta" ucap kyra lalu suapan kedua di terima dengan senang hati oleh sang ayah.

__ADS_1


"dan terakhir, kak Nalesh , makasih sudah jadi kakak yang sangat baik, perhatian, dan menjaga aku, aku sayang banget sama kakak" lily langsung memeluk sang kakak, hal yang paling lily syukuri dalam hidupnya adalah memiliki kakak yang baik dan perhatian di saat banyak orang di luar sana sering berantem dengan saudara sendiri.


__ADS_2