
perasaan alby menjadi buruk, mungkin karena dia adalah suami kyra, sehingga saat melihat kyra bersama lelaki lain membuatnya tak suka.
langkah yang awalnya akan membawa dia ke meja kosong untuk menunggu makanannya datang menjadi berbelok, kini dia melangkah mendekati kyra yang terlihat senang berbincang dengan laki-laki di hadapannya.
"kyra" panggilnya dengan wajah datar saat sudah berada di dekat kyra.
"ka-kakak? " kyra menjadi gugup karena terkejut dengan kehadiran alby yang tiba-tiba, yang tidak pernah dia bayangkan.
"kamu gak pernah bilang kalau mau pergi sama teman cowok?" alby terlihat sangat menakutkan sekarang sehingga membuat kyra merasa menciut.
"ayo pulang" ajak alby dengan suara yang tak ingin di bantah.
"kak maaf aku duluan ya" ucap kyra lalu segera mengambil tas miliknya setelah mendapat anggukan dari danu.
alby berjalan lebih dulu dengan wajah yang terlihat sangat kesal, bahkan dia menghiraukan devan yang bertanya kepada dia, alby terus berjalan hingga akhirnya dia masuk ke dalam mobil di ikuti kyra yang duduk di kursi penumpang samping kemudi.
"kak, tadi itu cuma kebetulan" ucap kyra ingin menjelaskan, jangan tanyakan raut wajahnya saat ini kyra takut, dia juga merasa bersalah karena mengobrol dengan laki-laki lain tanpa alby sedangkan dia sudah bersuami.
pandangan alby melembut saat melihat ketakutan dan kecemasan terpampang jelas di wajah kyra, alby tidak ingin menjadi alasan kyra ketakutan.
"kita ngobrol di rumah aja ya, kalo sekarang kamu pasti cape" ucap alby sambil mengelus rambut kyra pelan agar kyra merasa lebih tenang.
kyra yang melihat emosi alby sudah lebih baik hanya menurut dia menyandarkan kepala namun nada dering di handphone miliknya membuat kyra terusik.
kak danu
__ADS_1
kyra, are you okay?, gimana kakak kamu? , dia marah?, kayanya kakak kamu posesif ya, tapi aku baru tau kalo kamu punya kakak, atau kakak sepupu?.
begitulah isi pesan yang di kirimkan oleh danu, sebelumnya handphone milik danu rusak dan dia tidak hafal nomor kyra sehingga beberapa waktu lalu tidak dapat menghubungi kyra, baru tadi danu meminta kembali nomor ponsel kyra.
kakak ya?, mungkin kak alby marah karena rasa tanggungjawab dia sebagai kakak?, waktu itu kan dia mau hubungan kita di anggap sebagai kakak adik?, ko sedih sih, bukannya hal seperti ini harusnya wajar ya?.. Pikiran kyra di sibukkan dengan berbagai macam pertanyaan yang dia tidak tahu siapa yang bisa menjawabnya.
kyra
aku gak papa ko kak
kyra hanya menjawab pesan danu secara singkat, ingin kyra jawab siapa alby sebenarnya namun pasti setelah itu akan ada rentetan pertanyaan yang ajukan oleh danu dan kyra saat ini terlalu malas untuk membalas pesan, mungkin kyra akan memberitahu danu secara langsung.
lima belas menit perjalanan akhirnya kyra dan alby sampai di apartemen mereka, kyra mengikuti alby yang duduk di sofa tapi kyra masih diam sampai saat suara alby membuyarkan lamunannya yang sedang menyusun berbagai macam penjelasan.
"bisa kamu jelaskan sekarang?" tanya alby.
"kak aku beneran pergi sama temen-temen aku, tapi pas makan malam senior itu tiba-tiba dateng terus temen-temen aku pulang duluan, awalnya aku juga mau langsung pulang tapi aku gak enak karena dia ngajak ngobrol" kyra menjeda sesaat sebelum melanjutkan penjelasannya lagi.
"ini lihat, sebagai bukti kalo aku gak bohong, ini semua foto yang di ambil hari ini" kyra menunjukkan beberapa foto dirinya dan teman-temannya sebagai bukti.
alby melihat tanggal dan waktu di foto tersebut dan memang benar itu di ambil hari ini, alby tidak lagi memiliki alasan untuk marah tapi kenapa hatinya masih merasa kesal?
"kamu dekat dengan senior itu?" tanya alby tanpa menatap kyra.
"dulu iya, tapi setelah dia lulus dan lanjut s2 di luar negeri kita gak pernah lagi berkomunikasi, kita ketemu lagi waktu di pesta pernikahan waktu itu dan tadi" jawab kyra.
__ADS_1
"kamu suka dia?" tanya alby, kali ini dia menatap mata kyra mencari kebenaran di sana hal itu membuat kyra terkejut, dia tidak menduga pertanyaan itu akan di tanyakan oleh alby.
"dulu iya, tapi itu udah lama aku udah gak punya perasaan apa-apa lagi buat dia" jawab kyra bersungguh-sungguh, alby percaya karena dia melihat kebenaran di mata kyra.
namun lagi-lagi penjelasan kyra masih belum bisa membuat hatinya merasa tenang, alby tidak tau apa yang sebenarnya hatinya inginkan agar dapat merasa tenang.
"walaupun dulu aku suka, tapi itu udah lama sekarang udah gak lagi, dari awal aku sama dia gak pernah ada hubungan apa apa, sampai kapanpun gak akan pernah ada"
"lagi pula aku sudah menikah, sudah punya suami, sudah punya kakak, jadi aku gak mungkin melakukan hal bodoh seperti menyukai laki-laki lain" kyra menjelaskan semua hal yang sekarang ada dalam pikirannya, dan entah kenapa hal itu membuat alby menyunggingkan senyumnya.
suami?, punya aku?, dia mengakui aku? sebagai suaminya?, lenyap sudah emosi dan rasa kesal yang tadi di gantikan perasaan lega dan senang.
"baguslah kalau gitu, bagaimanapun pernikahan kita, jangan sampai memiliki hubungan dengan orang lain saat kita masih terikat satu sama lain, lebih baik kita bicarakan baik-baik jika seandainya kamu atau aku memiliki tambatan hati di luar sana" ucap alby tersenyum lembut lalu tangannya bergerak mengelus kepala kyra.
kyra hanya mengangguk sebagai jawaban, tapi entah kenapa hatinya merasa resah, apakah itu artinya kak alby bisa saja mencintai orang lain?, tentu saja tidak menutup kemungkinan jika suatu saat alby meninggalkannya demi perempuan yang alby cintai.
Tuhan jika memang orang yang ada di hadapanku ini bukan jodohku, bukan takdirku, maka biarkan aku menikmati waktu bersamanya sedikit lebih lama, dan juga tolong jangan berikan terlalu banyak rasa sakit jika suatu saat kami harus berpisah. kyra memanjatkan doa dari lubuk hatinya yang paling dalam.
"kakak sudah gak marah lagi kan?" tanya kyra.
"ngga, tapi kalau suatu saat kamu ketemu sama senior kamu lagi kabarin aku ya, dimanapun kapanpun, dan apapun yang kalian bicarakan" pinta alby yang entah kenapa jika memikirkan kyra berduaan dan berbincang dengan seniornya itu alby merasa tidak rela.
"oke, aku akan selalu kasih tau kakak" kyra menyetujui karena itu bukanlah hal yang sulit.
"kalau gitu aku ke kamar duluan ya" ucap kyra.
__ADS_1
"iya sana mandi, biar tidurnya yang nyenyak" ucap alby lalu kyra pun pergi ke kamarnya.