Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
rencana


__ADS_3

pagi hari setelah mengantarkan kyra ke depan lobby alby pergi memarkirkan mobilnya, tapi hari ini alby tidak langsung pergi menuju ruangannya, tapi mampir terlebih dahulu untuk membeli coffee karena pekerjaan hari ini cukup banyak.


dan kebetulan sekali saat alby datang dan memesan coffee, fara juga datang untuk memesan coffee walaupun tidak menyadari alby ada di hadapannya karena dia terlalu fokus dengan handphonenya.


"fara? " sapa alby dan fara pun menoleh.


"tumben gak sama kyra? " tanya alby karena biasanya mereka selalu beraama-sama.


"ah hai kak"


"itu karena aku telat dateng kak, makanya gak bareng kyra" jawab fara.


"kak alby lagi pesen coffee ya? " fara berbasa-basi walaupun jawabannya sudah jelas.


"iya, kamu mau pesan apa?, biar sekalian saya bayar" tawar alby namun fara menggelengkan kepala dengan cepat.


"eh gak usah kak" ucap fara, dia merasa tak enak hati jika minumannya harus di bayar oleh alby.


"gak papa biar sekalian, sama ada yang pengen saya tanyain juga sama kamu, kalau kamu ada waktu boleh kita ngobrol sebentar?" tanya alby.


"ah gitu, kayanya sekarang masih bisa kalau mau ngobrol sebentar" Jawab fara setelah melihat jam di handphonenya.


"oke, kita ngobrol di sana ya" ucap alby, sambil menunjuk kursi yang tak jauh dari tempat mereka berdiri.


setelah coffee keduanya selesai di buat alby langsung membayarnya dan pergi duduk di ikuti dengan fara di belakangnya.


"jadi gini, kamu tau kan kyra sebentar lagi ulang tahun? " tanya alby dan fara pun mengangguk mengiyakannya.


"nah saya mau tanya kira-kira kamu tau gak kyra sukanya tipe acara yang gimana?, ramai dan mewah?, ramai tapi biasa aja?, atau malah yang sederhana aja soal semuanya? " tanya alby.

__ADS_1


"setau aku kyra gak terlalu suka kalau terlalu ramai dan banyak orang, tapi dia masih suka ko kalau pergi ke acara seperti itu, tapi kayanya kyra lebih enjoy kalau sederhana aja gak terlalu berlebihan" fara menjawab sesuai apa yang dia ketahui.


"begitu ya, saya rencananya mau kasih surprise, tapi menurut kamu acaranya lebih baik seperti apa ya? " alby meminta pendapat, jujur saja alby tidak tahu harus apa karena ini pertama kalinya dia membuat acara untuk orang lain.


"maybe a small party?, kayak kejutan di rumah?, pesta kolam renang?, atau garden party? " fara memberikan beberapa pilihan.


alby diam sebentar memikirkan tentang pendapat fara, menimbang mana yang lebih baik, dan alby pun akhirnya memutuskan untuk memilih pilihan terakhir, garden party.


"fara makasih ya atas saran dan waktunya, boleh saya minta nomor kamu?, biar saya gampang menghubungi kamu kalau perlu bantuan lagi" pinta alby sambil memberikan handphonenya.


tanpa tunggu lama fara langsung mengetikan nomornya, dan mengembalikan handphone alby setelah selesai.


"kalau gitu aku duluan ya kak, takut telat" ucap fara meminta ijin untuk pergi lebih dulu.


alby mengangguk sebagai jawaban, dia juga pergi tak lama setelah fara pergi.


alby juga meminta bantuan kedua orang tuanya untuk menyiapkan beberapa hal, acaranya akan di adakan di rumah orang tua alby karena di sana memiliki halaman belakang yang luas dan juga cantik karena memiliki banyak bunga dan tumbuhan lain.


selain orang tua nya alby juga banyak meminta tolong kepada Tiffany dan juga devan, meminta di carikan ini dan itu.


hari ulang tahun kyra telah tiba, pagi hari setelah sarapan alby langsung buru-buru pergi dengan alasan ada janji bersama temannya.


"aku mungkin sampe malem perginya, kamu kalau mau pergi gak papa, ajak teman-teman kamu" ucap alby, padahal sebelumnya dia sudah menghubungi fara dan meminta bantuannya untuk membawa kyra pergi kemanapun itu agar kyra tak merasa bosan sendirian.


"oke kak, have fun" ucap kyra lalu alby pergi.


loh gak di cium?, batin kyra, dia merasa kecewa akan alby yang melupakan kebiasaannya.


"huh bosen banget, di hari ulang tahun malah di tinggal pergi" gumam kyra, melangkahkan kakinya ke kamar dengan malas.

__ADS_1


Untung saja saat menjelang siang fara dan lily mengajaknya untuk pergi keluar sehingga harinya tak lagi sepi.


lain halnya dengan alby yang sibuk mendekorasi dan memasang ini itu, memastikan bahwa semua siap dan tidak ada yang terlupakan.


sore hari fara dan lily mengajak kyra pergi ke toko baju terkenal, memaksa kyra untuk mencoba beberapa baju hingga membelinya walaupun kyra menolak tapi fara selalu memiliki cara hingga akhirnya kyra menurut, semua yang kyra pakai saat ini di bayar oleh fara yang mana kartunya adalah milik alby, dengan kata lain sebenarnya alby lah yang membayar semuanya termasuk juga teman-teman kyra.


"nah gini kan cantik" puji fara dan lily.


"kurang dikit aja sih ini" ungkap lily.


"make up, ayo kita pergi make up, masa di hari ulang tahun lusuh gini mukanya" ajak fara menyeret kyra yang masih belum menyetujui ajakan fara.


"ngapain make up, gak usah kan kita juga udah mau pulang" ucap kyra, dia sudah cape di bawa kesana kemari.


"udah ikut aja, gak lama ko" ucap fara akhirnya mereka bertiga pergi untuk di make up.


sekitar pukul tujuh malam ketiganya sudah selesai di make up, sudah tampil cantik, dan fara pun segera memberitahu alby kalau dia dan acaranya sudah selesai, dan tak lama kemudian kyra mendapatkan pesan dari alby.


Kak alby


Kyra, pulang ke rumah mama sekarang!, cepat!


setelah membuka pesan alby kyra menjadi panik dan was was, perasaannya saja atau memang pesan dari alby terlihat serius?, yang jelas kyra sekarang langsung panik ingin segera pulang, takutnya terjadi hal yang tidak di inginkan.


"gue pulang duluan ya, kayanya ada sesuatu yang terjadi, soalnya kak alby ada di rumah mamanya" kyra langsung panik dan berpamitan kepada fara dan lily.


"bareng kita aja, kita anterin gak papa" ucap fara, padahal memang tujuan dia sekarang juga adalah ke tempat orang tua alby, dan ikut serta dalam acara ulang tahun kyra.


"ayo kalau gitu cepetan" kyra langsung berjalan dengan terburu-buru, sedangkan di belakangnya ada fara dan lily yang saling bertatapan menahan tawa.

__ADS_1


__ADS_2