
"kyra makan siang dulu, ngerjain tugasnya lanjut nanti" Panggil alby dari dapur saat dia sedang meletakkan makanan di meja makan.
"Iya kak sebentar" Jawab kyra dan mencoba melanjutkan tugasnya secepat yang dia bisa.
"kyra, makan sekarang atau nanti camilan kamu aku buang" alby mencoba memberikan tawaran kepada kyra, alby yakin kyra akan menurut karena camilan adalah kesukaan kyra, dia tidak bisa jauh jauh dari camilan.
"Iya iya, aku makan sekarang" Jawab kyra lalu segera menutup laptopnya dan berjalan menuju dapur.
"Camilan nya jangan di buang" Pinta kyra merengek seperti anak kecil.
"Iya nggak, tapi makan dulu yang banyak" Ucap alby lalu memberikan piring kepada kyra.
"Kamu besok gak ada rencana kemana-mana kan?" Tanya alby di sela-sela makan siang mereka.
"Nggak ada rencana apa-apa, kenapa kak?" Tanya kyra, alby biasanya bertanya hanya jika dia akan mengajak kyra untuk pergi.
"Besok mama minta kita dateng katanya dia kangen kamu" Jawab alby, memang sebelumnya orang tua alby meminta kyra untuk datang karena sudah lama mereka tidak bertemu menantunya itu.
"Oke, besok kita ke sana, aku juga kangen sama mama" Ucap kyra, dia juga merindukan mama mertuanya itu, merindukan kasih sayang yang dia berikan.
alby melihat kyra yang tersenyum senang namun seketika dia ingat jika kyra sudah lama tidak menjenguk ayahnya, mungkin kyra juga merindukan ayahnya pikir alby.
"kyra, kamu juga pasti kangen sama papa kamu ya?" Tanya alby sebenarnya dia ragu untuk bertanya karena takut membuat kyra sedih.
Papa?, kangen, kangen banget, selamanya, setiap hari, setiap waktu, dimana pun, kapanpun, aku selalu kangen papa, rindu papa.
"Iya, kangen" Jawab kyra, kesedihan terlihat jelas di matanya namun bibirnya tetap menampilkan senyum manis agar tidak membuat alby merasa tidak enak karena pertanyaannya.
"Besok kita ke sana ya, aku temenin" Ucap alby lalu mengelus kepala kyra dengan lembut membuat kesedihan kyra perlahan sirna.
...****************...
Setelah selesai makan siang kyra duduk di sofa lalu meraih laptop miliknya untuk menyelesaikan tugas miliknya.
"Istirahat dulu" Titah alby lalu menutup laptop milik kyra dan memindahkan laptopnya ke atas meja.
__ADS_1
"Tugas nya masih banyak loh kak" Ucap kyra tidak terima karena laptopnya di tutup gitu aja.
"Istirahat dulu, kamu udah pantengin laptop dari pagi loh, nanti pusing" Ucap alby dan kyra pun hanya bisa menurut lagipula dia juga sudah merasa lelah.
"Ya udah iya, lanjutnya nanti sore aja" kyra akhirnya menyandarkan kepalanya di sandaran sofa.
"Cape ya?, mau di pijitin?" Tanya alby.
"Mau" Wajah kyra langsung berseri dan memberikan satu tangannya kepada alby yang berada di sampingnya.
alby dengan senang hati memijit tangan kyra, setuhan lembutnya membuat kyra merasa nyaman padahal ini pertama kalinya dalam hidup alby memijit seseorang.
"Udah kak, udah enakan ko, makasih ya" Ucap kyra, sebenarnya dia masih ingin di pijit lebih lama tapi kyra merasa tidak enak, dia saja bahkan tidak pernah memijit alby bahkan hanya untuk sekedar menawarkan.
"Kamu mau camilan?, mau ice cream?" Tanya alby, dia tentu tau kedua hal itu dapat membuat mood kyra lebih baik.
"Mau dua-duanya boleh? " Tanya kyra sambil tersenyum menampilkan gigi rapi miliknya.
"Boleh lah, aku ambilin ya" Jawab alby lalu beranjak ke dapur untuk mengambil camilan dan ice cream.
...****************...
alby dapat melihat dari siapa dan apa isi pesan yang terkirim karena handphone kyra terletak di atas meja, dan tentu saja setelah sekilas membaca pesannya alby menjadi sedikit kesal?, entahlah namun ada rasa tak suka dalam benaknya bahkan saat alby membaca siapa pengirim pesan tersebut.
kak danu
kyra, besok kamu ada waktu luang?, kalo ada mau gak besok ketemu di tempat biasa?
itulah pesan yang dikirimkan danu yang membuat alby tak suka, awalnya kyra ingin mengabaikan pesan dari danu dan akan melanjutkan menonton film namun alby memintanya untuk segera membalas pesan danu.
"balas aja pesan nya, tanyain kenapa ngajak ketemu, takutnya emang ada hal penting" ucap alby padahal sebenarnya dia hanya penasaran akan motif danu mengajak kyra untuk bertemu.
^^^kyra^^^
^^^kenapa ngajak ketemu kak?^^^
__ADS_1
tanpa perlu menunggu lama beberapa detik kemudian danu membalas pesan kyra.
kak danu
mau ketemu aja,, ngobrol sama kamu..
^^^kyra^^^
^^^maaf kak mungkin lain kali kalo mau ngobrol, soalnya besok aku udah ada janji, maaf ya..^^^
kak danu
kalo gitu gak papa, kita bisa ketemu lain kali, nanti kabarin aja kalo kamu lagi senggang.
^^^kyra^^^
^^^iya kak.^^^
"kak danu cuma pengen ketemu terus ngobrol gak ada yang penting" ucap kyra lalu menaruh lagi handphone miliknya ke atas meja.
"kalo dia mau ketemu boleh ko, kalo perginya bareng temen kamu, atau ngga aku ikut" ucap alby dia tidak ingin kyra merasa di kekang dan tidak bebas tapi dia juga tidak bisa jika harus membiarkan kyra pergi berduaan dengan danu ataupun laki-laki lain.
"iya nanti kalo kak danu ngajak ketemu lagi aku ajak fara sama lily juga biar rame" kyra berkata seperti itu agar menghentikan pembahasan tentang danu tapi entah kenapa yang dia dapat malah ekspresi penuh tanya dengan sorot mata tak percaya dari alby.
"aku?, aku gimana?, gak bakalan di ajak?" untaian pertanyaan alby ucapkan membuat kyra tertawa.
"iya nanti di ajak juga" jawab kyra setelah selesai tertawa.
...****************...
"halo papa, kyra dateng, hari ini gak sendiri loh, ada kak alby juga" ucap kyra saat keduanya tiba di makam ayahnya kyra.
"pa, alby datang maaf ya jarang datang kesini, kata kyra dia kangen banget sama papa" alby mengelus tulisan nama papa mertuanya, dalam hatinya alby berterimakasih karena sudah di beri kepercayaan untuk menjaga kyra.
kyra banyak bercerita tentang hari-harinya walaupun hanya alby yang dapat mendengarkannya tapi kyra yakin bahwa kemungkinan sang ayah juga dapat mendengar semua ceritanya.
__ADS_1
"papa inget gak dulu papa pernah ngambek dan gak mau ngobrol sama aku karena papa ngeliat aku pulang sama cowok haha, papa juga dulu marah banget waktu aku sedih karena di tinggal pergi pas lagi sayang sayangnya, sampe bawa tongkat golf dan mau temuin orang yang bikin aku sedih haha" kyra bercerita sambil tertawa, jika cerita sebelumnya tentang keseharian kyra yang mana alby juga sudah mengetahuinya karena biasanya mereka sering bertukar cerita namun cerita kali ini baru pertama kali dia dengar.
dia sekarang pulang pa, datang lagi, semoga aku gak jatuh cinta sama dia lagi ya, takut soalnya, takut di tinggal lagi, apalagi sekarang aku sudah menikah aku gak boleh menaruh rasa kepada pria lain.. kini kyra mengucapkannya dalam hati.