Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
masak


__ADS_3

sore hari pukul 6 alby berniat untuk memasak makan malam, sebenarnya bisa saja alby memesan makanan secara online, namun alby tidak menyukai hal itu karena rasanya terkadang tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan.


"kyra kamu mau makan apa buat makan malam?" tanya alby kepada kyra yang sedang tertawa sendiri karena melihat hal lucu di handphone nya.


"apa aja tapi gak mau pake nasi" jawab kyra karena dia merasa bosan terus makan nasi.


"spaghetti mau?" tanya alby.


"mau" Jawab kyra dengan semangat.


"ya udah aku bikinin, mau bolognese or carbonara?" tanya alby karena hanya dua itu yang bisa dia bikin.


"bolognese, tapi emang kamu bisa masaknya?" tanya kyra sedikit ragu karena dia sendiri yang perempuan tidak bisa memasak.


"bisa tapi pake resep gugel" jawab alby tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"ya udah ayo aku bantuin" ajak kyra, dia tidak mau membiarkan alby kesusahan sendiri.


"kalo kita masak pake resep gugel itu hitungan kita bisa masak atau nggak?" tanya alby karena setiap memasak sesuatu dia memerlukan gugel untuk membantunya.


"aku gak tau, tapi kayanya itu semua tergantung hasilnya deh, kalo enak berarti bisa masak kalo gak enak berarti gak bisa masak" jawab kyra, kalau dia sendiri sepertinya masuk dalam kategori gak bisa masak, karena resep dari siapapun itu hasilnya tidak akan bagus jika dia yang masak.


"semoga kita gak gagal ya" ucap alby.


"terus ini aku harus bantu apa?" tanya kyra saat mereka sudah berada di dapur tapi tidak tahu harus membantu apa.


" tolong rebus air aja terus masukin ini" ucap alby dan memberikan 1 bungkus pasta kepada kyra.


"nanti kalo sudah tolong parut keju ya, kejunya ada di kulkas" pinta alby, dia sendiri sedang mengiris bawang bombay dan juga mencincang daging untuk membuat saus nya nanti.


alby terlalu fokus dengan pekerjaannya dan tidak memperhatikan kyra, saat sudah selesai dengan sausnya alby menoleh kepada kyra.


"kejunya sudah selesai di parut?" tanya alby.

__ADS_1


"sudah, ini" ucap kyra sambil memberikan sebuah mangkuk kepada alby.


namun alby mencium bau yang tak biasa, bukan bau keju, lalu alby melihat kemasan yang masih ada di meja tepat di samping kyra.


dan benar saja dugaan alby, itu bukan keju tapi butter, memang warna dan bentuk nya terlihat sama, namun dari tekstur dan baunya tentu berbeda.


"kyra, ini butter bukan keju, untung aja belum aku masukin ke susunya" ucap alby sambil menunjukkan kemasan yang tadi dia lihat, alby berniat membuat saus tambahan dari susu dan keju agar nanti rasanya menjadi lebih gurih.


kyra melihat kemasannya, padahal dia yakin sekali itu adalah keju, namun saat dia perhatikan ternyata benar saja di kemasannya tertulis bahwa itu adalah butter.


"maaf, habis bentuknya sama" ucap kyra sambil tersenyum menampilkan gigi rapi nya.


alby bisa apalagi selain menghela nafas karena kelakuan kyra, marah pun dia tidak bisa, kesel juga percuma, salah itu wajar yang penting kyra mau belajar dari kesalahan.


"kejunya yang ini" ucap alby saat memberikan keju kepada kyra.


"terus yang ini gimana?" tanya kyra sambil mengangkat mangkuk yang berisi butter tadi.


"nanti kamu masukin plastik aja terus masukin kulkas lagi" jawab alby lalu dia pergi mematikan kompor.


...****************...


kyra sedang duduk di meja belajarnya, tadi kyra sempat mengerjakan sedikit tugas miliknya setelah itu pandangannya tak sengaja melirik bingkai foto dirinya yang sedang tersenyum bahagia dengan sang ayah.


"papa,, kyra ternyata baru sadar kalo hari ini kyra sama sekali gak merasa sedih, maaf ya bahkan baru sekarang kyra ingat sama papa, kayanya ini semua berkat kak alby deh" ucap kyra sambil mengelus bingkai foto itu.


kyra sedang memikirkan cara berterimakasih kepada alby, namun tak kunjung mendapatkan ide apapun.


"ah gimana kalo besok aku bikinin sarapan aja" ucapnya saat sebuah ide tiba-tiba terlintas dalam pikirannya, walaupun kyra tidak pernah masak di dapur tapi dia percaya diri bahwa dirinya bisa, bermodalkan handphone untuk mencari resep dan tata cara memasak secara online.


pagi hari pun tiba kyra langsung bergegas ke dapur setelah mencuci mukanya, kyra melihat ada roti di sana dan terbitlah sebuah ide untuk membuat French Toast.


kyra mulai menyiapkan bahan bahan sesuai dengan apa yang ada di resep yang dia lihat, seperti susu, telur, madu dan beberapa buah strawberry.

__ADS_1


kyra memulai semua langkah memasak sesuatu dengan apa yang dia lihat dalam sebuah video, namun tidak tau mengapa setiap kali kyra memanggang rotinya hasilnya akan selalu gosong.


"kenapa selalu gosong?, ini video nya yang salah, kompornya atau wajannya?" ucap kyra dia mulai kesal karena tidak ada satu pun roti yang dia buat bisa di makan.


kyra sibuk mempertanyakannya apa yang salah sehingga membuat makanannya gosong, namun sebenarnya yang salah adalah dirinya sendiri, bagaimana tidak gosong jika dia mengunakan api yang paling besar lalu dia tinggalkan untuk kembali mencelupkan roti ke dalam susu dan telur yang sudah di campur, terkadang dia juga membuka handphonenya untuk membalas pesan dari teman-temannya.


"habis" kyra mengangkat plastik kosong yang tadinya berisi roti, akhirnya kyra menyerah sepertinya dia tidak di takdirkan untuk pintar memasak.


dengan berat hati akhirnya kyra merapikan dapur dan membuang semua makanan gosong yang tadi ke tempat sampah.


karena roti telah habis akhirnya kyra memutuskan untuk sarapan cereal, praktis dan mudah, tidak mungkin gagal..


kyra menyiapkan dua mangkuk dan mengisinya dengan cereal, susunya dia taruh di gelas karena jika di tuang sekarang akan membuat cereal nya menjadi lembek.


tak lama setelah itu alby keluar dari kamarnya, dia langsung menghampiri kyra yang sudah berada di dapur lebih dulu.


"pagi" sapa alby.


"pagi kak" jawab kyra secara spontan sepertinya dia mulai nyaman untuk memanggil alby kakak.


"ini kamu yang siapin?" tanya alby memastikan saat melihat ada dua mangkuk cereal di atas meja makan.


"iya, maaf ya cuma cereal, tadi aku udah coba bikin toast tapi gosong semua sampe rotinya habis" ucap kyra sambil menunjuk tempat sampah yang berisi roti gosong.


alby hanya menggelengkan kepalanya tak percaya, roti semuanya menjadi gosong dan sekarang dia harus makan cereal, wah sungguh alby sekarang merasa kembali seperti anak anak.


"ya sudah gak papa rotinya kan masih bisa beli lagi" ucap alby agar kyra tidak merasa tidak enak karena sudah menghabiskan stok roti milik mereka.


"kamu mau telur gak?, biar ada asupan protein nya" tanya alby sambil membuka kulkas dan mengambil telur di sana.


"mau tapi setengah mateng ya" tawar kyra lalu dia duduk manis menunggu alby selesai menggoreng telur untuk mereka berdua.


menu sarapan mereka menjadi semangkuk cereal dan juga dua telur mata sapi, niat kyra untuk membuatkan alby sarapan malah menjadi terbalik, pada akhirnya tetap kyra lah yang di buatkan sarapan.

__ADS_1


kyra menghela nafasnya, seperti dia harus lebih banyak belajar jika ingin bisa masak, agar dia tidak selalu merepotkan alby.


__ADS_2