Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
mama mertua


__ADS_3

setelah selesai berkirim pesan alby pergi mengendarai mobilnya, tadi alby mampir untuk membeli coffee namun ternyata kebetulan kyra berada di sana akhirnya dia membelikan makanan untuk menjadi teman mereka mengerjakan tugas.


" pantesan makanannya kesukaan lo semua, dari suami ternyata " ucap fara walaupun fara dan lily hanya bertemu sekali dengan alby saat acara pernikahan tapi mereka berdua masih ingat dengan jelas wajah alby.


"gue kira kalian bakal lupa sama wajah dia" ucap kyra, dia tidak menanggapi ucapan fara yang sebelumnya.


"mana mungkin kita melupakan wajahnya yang tampan" jawab lily.


"gue jadi pengen di nikahin juga sama yang kaya gitu, ganteng, perhatian, mau masakin, banyak uang, ah mau yang kaya gitu satu" ucap fara mungkin dia sekarang sedikit stress karena banyak tugas sehingga berbicara seperti itu.


" berdoa aja yang banyak ya" ucap lily membuat kyra tertawa sedangkan fara hanya menghela nafas melihat kelakuan sahabatnya itu.


...****************...


saat ini kyra dan alby sedang duduk di ruang tamu namun mereka memiliki aktivitas yang berbeda, kyra yang sedang asik menonton sebuah drama sedangkan alby duduk di sampingnya sambil bekerja, karena alby masih memiliki pekerjaan yang tersisa namun dia memilih untuk menyelesaikannya di rumah.


"kyra" panggil alby setelah dia selesai dengan pekerjaannya.


"iya kak?" jawab kyra lalu menoleh kepada alby yang memanggilnya.


"aku baru ingat, kemarin mama bilang sepupu aku kan nanti hari minggu mau nikah jadi mama mau ngajak kamu buat cari dress besok, kamu ada waktu gak besok?" tanya alby karena mungkin saja kyra sudah memiliki janji dengan teman temannya.


"oh ada ko, mau jam berapa pergi nya?" tanya kyra, walaupun dia memiliki janji sekalipun dia akan membatalkannya agar bisa bertemu dengan mertuanya itu.


"kamu bisanya jam berapa?" alby malah menjawab dengan pertanyaan.


"pas jam makan siang juga bisa soalnya besok siang aku gak ada kelas" jawab kyra.


"kakak ikut?" tanya kyra.


"aku gak bisa kayanya, habis makan siang aku ada meeting, tapi kalo besok bisa aku pasti nyusul ko" jawab alby apa adanya.


"oke deh, kalo gitu aku tidur duluan ya, kakak juga tidur jangan begadang, jangan kerja lagi" ucap kyra sambil berdiri, kyra menyuruh alby untuk tidur agar tidak begadang dengan laptopnya, karena beberapa kali kyra lihat alby masih bekerja walaupun sudah larut.

__ADS_1


"iya nggak, kerjaannya udah selesai ko, habis matiin lamu kakak tidur, janji" ucap alby sambil tersenyum agar kyra percaya pada dirinya.


"ya udah kalo gitu, good night kak" ucap kyra sambil melambaikan tangan.


"good night, have a sweet dream" ucap alby diiringi dengan senyuman manis yang memabukkan bagi yang melihatnya, hal itu berlaku juga bagi kyra.


melihat alby yang tersenyum manis membuat kyra segera pergi dari sana sesegera mungkin, sungguh menghadapi wajah tampan dihiasi senyum manis tidak baik untuk jantung.


Aaaaa perasaan apa ini,, sungguh tidak nyaman... batin kyra yang bingung dengan perasaan aneh yang dia rasakan.


Walaupun begitu kyra memilih untuk mengabaikannya mungkin ini sama seperti saat dia mengagumi wajah wajah tampan para idol yang membuat ingin berteriak.


di siang hari setelah kyra selesai dengan kelas paginya dia langsung pergi ke rumah mertuanya takut jika mertuanya menunggu dia terlalu lama.


hanya butuh waktu sekitar 40 menit akhirnya kyra sampai di rumah mertuanya itu, kyra berjalan masuk setelah di bukakan pintu oleh ART yang ada di sana.


"kyra, sayang, kamu apa kabar?, mama kangen banget sama kamu" ucap adira sambil memeluk kyra dengan erat menyalurkan rindunya selama ini.


"kyra baik baik aja ko ma, mama sendiri gimana?" tanya kyra sambil melepaskan pelukan mama mertuanya.


"alby gak ikut?" tanya adira karena tidak melihat putra semata wayangnya.


"nggak ma, katanya sebentar lagi ada meeting, tapi katanya mau nyusul ko kalo ada waktu" jawab kyra.


"kamu harus banyak sabar ngadepin dia ya, dari dulu prioritasnya selalu pekerjaan, padahal kemarin mama udah minta dia buat ikut juga biar sekalian ngukur badannya biar nanti hasil bajunya bagus" ucap adira terdengar sedikit kesal saat membicarakan putranya itu.


"tapi sekarang kak alby pulangnya udah gak malem lo ma, ya walaupun kadang masih bawa kerjaan ke rumah" jawab kyra mencoba membela alby yang menurutnya sekarang sudah berubah.


"kamu manggilnya kakak ya?" tanya adira.


"iya ma" jawab kyra tersenyum sedikit canggung karena entah kenapa dia merasa sedikit malu saat mama mertuanya mengetahui tentang panggilan kyra untuk alby.


"aaa lucunya" ucap adira merasa gemas dengan panggilan kyra kepada alby.

__ADS_1


"kamu udah makan belum?" tanya adira yang baru ingat jika sekarang jam makan siang dan mungkin saja menantu cantiknya itu belum makan.


"belum ma" jawab kyra tersenyum menampilkan gigi rapinya.


"ya udah yuk makan, mama temenin" ajak adira sambil menuntun kyra menuju meja makan.


"papa kemana ma?" tanya kyra soalnya sedari tadi dia tidak melihat keberadaan papa mertuanya.


"oh papa tadi pergi ke tempat temennya" jawab adira lalu menyerah kan potongan lauk yang ada di meja makan ke piring milik kyra.


"yang itu mama yang masak loh, cobain deh, itu kesukaannya alby" ucap adira.


kyra langsung dengan semangat mencicipi masakan mama mertuanya itu, apalagi ini menu kesukaan alby.


"Mmm enak banget ma" puji kyra, rasanya memang sangat enak pantas saja menjadi menu kesukaan alby.


"kalo gitu makan yang banyak ya" ucap adira tersenyum senang karena menantunya itu menyukai masakannya.


"ini ayam panggang kan ma?" tanya kyra menunjuk masakan mama mertuanya itu.


"iya" jawab adira.


"gampang gak bikinnya?" tanya kyra, jujur saja rasa ingin mencoba membuat ayam panggang tiba-tiba menggebu dalam dirinya, mungkin karena baru kali ini dia mencoba ayam panggang yang seenak itu.


"kalo udah biasa ya gampang, kenapa kamu mau belajar cara buatnya ya? " tebak adira yang jawabannya memang benar.


"hehe, tapi kyra masih belum bisa masak yang susah susah, setiap kali belajar hasilnya selalu gagal" ucap kyra membuat moodnya sedikit turun.


"semua juga sama seperti itu pada awalnya, kalau mau belajar nanti mama buatin resepnya, atau kalo nggak kamu main kesini nanti mama ajarin langsung" ucap adira mencoba membuat kyra kembali tersenyum.


"ya udah nanti kalo weekend kyra sering sering kesini deh" ucap kyra kembali bersemangat karena mendapatkan guru memasak baru.


" oh iya, gimana hubungan kalian?, baik baik aja kan?, alby galak galak gak sama kamu?, kalo dia kasar jangan takut buat bilang sama mama dan papa ya" pertanyaan beruntun adira layangkan, sungguh selama ini dia sangat penasaran, namun jika bertanya kepada alby pasti hanya di jawab, baik, sama aja kayak biasanya, gak ada masalah ko.

__ADS_1


"hubungan kami sejauh ini baik baik aja, kita juga gak pernah berantem, apalagi kalo kak alby kasar, justru kak alby orangnya sabar dan lembut" jawab kyra mendeskripsikan sosok alby di matanya.


"syukurlah kalau gitu, mama sekarang jadi lebih tenang membiarkan kalian hidup mandiri berdua" ucap adira yang memang selama ini suka merasa khawatir karena pernikahan mereka tanpa dasar cinta, menurut serial yang dia tonton biasanya pernikahan yang berasal dari perjodohan selalu tak berjalan baik.


__ADS_2