
hari minggu telah tiba, kyra saat ini tengah sibuk memilih pakaian yang cocok untuk di gunakan hari ini, sudah lebih dari setengah jam namun kyra masih belum bisa memutuskan yang mana yang akan dia pakai.
"bagusan yang mana ya?, ini atau ini, atau ini? " kyra menunjuk beberapa baju yang menurutnya cocok untuk di pakai hari ini.
first date, jadi jangan mengecewakan. batin kyra, kemudian dia mencoba satu persatu pakaian yang dia pilih tadi.
Pilihan pertama adalah kemeja putih polos dengan celana jeans berwarna hitam, dan yang kedua adalah crop top dengan celana pendek, sedangkan yang ketiga adalah dress putih dengan panjang selutut.
setelah mencoba ketiganya, akhirnya kyra memutuskan untuk memakai pakaian ketiga, yaitu dress.
sama seperti kyra, alby pun kesulitan untuk memilih pakaian, apalagi dia sama sekali belum pernah pergi berkencan sebelumnya.
karena kebingungan akhirnya alby memilih kaos putih dengan celana jeans, alby juga mengambil jaket takut jika nanti dia kedinginan.
...****************...
Kyra keluar dari kamar barengan dengan Alby yang juga keluar dari kamar, saat pandangan mereka bertemu tertegun, sibuk dengan pikirannya masing-masing.
Aku tahu kak Alby itu ganteng dan cool tapi kenapa sekarang ganteng dan cool nya bertambah berkali-kali lipat?. batin kyra, rasanya ingin sekali dia berteriak sekarang.
Apakah karena make up? atau karena dress nya? kenapa hari ini Kyra terlihat sangat cantik? atau dia memang secantik ini?. batin alby, dia terpesona oleh kyra.
"Hai Kak, berangkat sekarang?" tanya kira menyadarkan Albi dari lamunannya.
"Oh iya, ayo" jawab alby lalu dia segera mengambil kunci mobilnya.
...****************...
__ADS_1
Saat ini keduanya sudah berada di dalam bioskop, film pun sudah berputar sejak 10 menit yang lalu, karena hari ini adalah weekend jadi pengunjungnya lumayan banyak.
Alby hendak mengambil popcorn yang berada di tengah-tengah antara dia dan kyra, namun fokusnya teralihkan terhadap hal lain yang mengganggu pikirannya, yaitu dress kyra.
karena duduk jadi dress nya sedikit terangkat, sehingga alby dapat melihat paha kyra dengan jelas walaupun hanya sedikit.
Buru-buru alby melepaskan jaket yang dia pakai, lalu jaketnya ia bawa untuk menyelimuti kaki kyra, sehingga sekarang paha dan lututnya sudah tertutupi dengan aman.
"eh kak gak usah, aku gak kedinginan ko" ucap kyra, dia pikir alby melakukan itu karena takut kyra akan kedinginan.
"bukan karena dingin, nanti kamu nggak nyaman karena dress nya jadi ke angkat, nanti kalau ada orang yang curi-curi pandang gimana? " ucap alby.
"makasih ya kak" hanya itu yang dapat kyra katakan.
Saat ini perasaan kyra menjadi campur aduk, kyra terharu karena Alby yang super perhatian, tapi dia juga merasa tidak enak karena Albu harus memberikan jaketnya untuk kyra.
kasian kak alby jadi kedinginan, duh harusnya tadi jangan pake dress, kalo tadi pake celana jeans kan kak alby gak harus pinjemin jaketnya. batin kyra.
tapi kenapa rasanya seneng banget ya pas di pakein jaket, apalagi pas tau alasannya, duh ini kenapa, jadi gak fokus nontonnya. batin kyra yang sekarang sedang sibuk dengan pikirannya sendiri.
"Aaaaa" teriak kyra yang langsung menutup matanya, bukan hanya kyra saja yang berteriak tapi ada juga beberapa orang lain yang ikut berteriak bahkan lebih keras.
"takut ya?, sini" alby membawa kepala kyra untuk bersandar ke pundaknya.
sentuhan fisik seperti ini kan?, harusnya sih iya, kalau dari artikel yang di baca kemarin habis kaya gini terus pegang tangannya. alby sibuk dengan pikirannya yang kembali mengingat-ingat hal apa saja yang harus dia lakukan hari ini.
walaupun terkejut karena alby tiba-tiba menautkan tangannya kyra tetap berusaha terlihat biasa saja dan membalas tautan tangan alby.
"kalau takut kamu boleh peluk aku ko" ucap alby yang langsung membuat wajah kyra bersemu merah, untung saja keadaan di sana gelap sehingga tidak seorangpun dapat melihat wajah merah nya.
__ADS_1
kyra menuruti ucapan alby, dia langsung memeluk alby saat ketakutan, namun kali ini bukan karena hantu, tapi karena adegannya yang mengerikan, saat satu karakter mencoba melukai dan membunuh karakter lain.
suara pisau yang tertusuk, suara rintihan kesakitan dan tangisan masih membuat kyra merasa takut untuk melihat kembali ke layar besar di depannya.
"nanti aja lihat lagi kalau bagian yang ini sudah selesai" ucap alby, lalu dia mengelus pundak kyra agar kyra sedikit tenang.
ini ko detak jantungnya kenceng banget?, kak alby takut juga ya?. ucap kyra dalam hatinya saat mendengar detak jantung alby yang sangat kencang.
Begitulah cara mereka menikmati film hingga selesai, walaupun filmnya ternyata sangat menakutkan, tapi entah kenapa kyra malah ingin kembali dan menontonnya lagi, tapi sayangnya perutnya sudah berdemo minta diisi.
"Kita langsung pulang?" tanya kyra saat Alby menekan tombol basement di lift.
"enggak kita makan dulu baru pulang" jawab alby.
"Kok malah ke parkiran?" tanya kira bingung.
Padahal kita bisa makan di dalam mall, pikirnya.
"aku udah booking restaurant buat makan malam kita, aku harap nanti kamu suka" ucap Alby membuat kira terkejut.
Wow, sampai booking restaurant?, katanya nggak pernah pacaran tapi kenapa sekalinya ngedate bisa sampai sedetail ini?, udah kayak pro aja, batin kira.
Setibanya mereka di restaurant yang sudah Alby booking, keduanya langsung disambut dan diarahkan ke meja dengan pemandangan yang indah.
"Wow so beautiful" ucap kyra, pemandangan indah di depannya sungguh sangat memanjakan mata.
"Glad if you like it " jawab Alby kemudian keduanya duduk saling berhadapan dan menikmati makan malam mereka.
"kalau kamu mau pergi kemana aja, tinggal bilang aku ya, biar nanti kita pergi bareng-bareng" ucap alby.
"sebenernya aku mau kesini, katanya tempat ini rame karena baru buka" kyra menunjukkan sebuah foto di handphonenya.
__ADS_1
"oke minggu besok kita kesana ya" ucap alby setelah melihat foto di handphone kyra.
"yeey, thank you kak" balas kyra.