Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
ternyata punya selingkuhan


__ADS_3

"kak, sorry mungkin saya gak sopan, tapi boleh minta waktunya sebentar?, ada yang mau saya omongin" ucap kyra kepada si perempuan.


"Mmm siapa ya? " tanya si perempuan dengan wajah bingung dan sedikit takut, karena orang asing yang tiba-tiba menghampirinya.


"kalau saya bilang juga kakak pasti gak akan percaya?" jawab kyra yang sebenarnya dia juga tidak tau sejauh mana si perempuan ini tau tentang alby, sejauh mana hubungan mereka.


ya, perempuan yang datang ke restaurant bersama pasangannya itu adalah perempuan yang tempo lalu berpelukan dengan alby.


"hal itu sebenarnya gak penting, jadi boleh saya minta waktunya sebentar? " tanya kyra lagi.


"Mmm oke, silahkan mau ngomong apa? " tanya si perempuan.


kyra melihat ke arah pria yang duduk di hadapan si perempuan, tidak mungkin kan kyra berbicara di sini dan didengarkan oleh si pria.


"boleh bicara di depan aja?, gak akan lama" pinta kyra.


si perempuan melihat ke arah si pria dan saat si pria menganggukkan kepalanya akhirnya si perempuan pun menyetujui untuk ikut kyra ke depan dan berbicara.


"jadi ada apa? " tanya si perempuan, sebenarnya dia juga sedikit kesal karena orang asing tiba-tiba minta berbicara sudah gitu banyak mau sampai harus ke depan segala.


"saya langsung ke intinya aja ya" ucap kyra.


"kalau sayang sama orang itu satu-satu aja Kak nggak usah banyak-banyak, kalau emang udah gak sayang langsung putusin aja" ucap kyra membuat si perempuan kebingungan.


"hah?, kamu ini ngomong apa sih? saya nggak ngerti deh" ucap si perempuan, boleh nggak sih dia marah dan teriakin orang yang gak jelas ini, datang datang minta bicara dan itu membicarakan hal aneh pula.


"Saya minta maaf sebelumnya, saya tahu saya lancang, saya tahu seharusnya saya tidak mencampuri urusan pribadi kakak, tapi ini demi orang yang saya sayang" ucap kyra.


"Kakak mau selingkuh sama siapapun juga sebenarnya saya gak masalah, itu bukan urusan saya, walaupun sebenarnya itu bukan hal yang baik untuk dilakukan" ucap kyra membuat si perempuan semakin emosi di buatnya.


"tapi orang yang kakak selingkuhi itu orang yang saya sayang, jadi saya nggak bisa tinggal diam gitu aja" ucap kyra, habis sudah kesabaran si perempuan.


"kamu ini ngomong apa sih? datang-datang bicara ngelantur gak jelas kayak gini!, selingkuh?, selingkuh apa?, saya nggak pernah selingkuh ya!, kamu jangan ngomong macem-macem!, padahal kamu kenal saya juga nggak! " si perempuan meluapkan amarahnya, tidak terima di tuduh begitu saja.


"Saya memang nggak kenal kakak, dan saya tidak ingin mengenal kakak, pokoknya terserah kakak mau mengakui atau tidak, yang penting saya mau menyampaikan satu hal" ucap kyra dengan nada yang tidak se ramah sebelumnya, emosinya juga tersulut karena elakkan si perempuan.

__ADS_1


"kakak harus memilih salah satu di antara mereka, kalau Kakak lebih memilih dia yang duduk di sana, tolong putuskan hubungan Kakak dengan Kak Alby, jauhi dan tinggalkan dia, orang sebaik kak alby tidak pantas untuk di duakan, itu saja, terimakasih" ucap kyra laku segera bergegas pergi, tidak memperdulikan teriakan si perempuan yang masih tidak terima akan semua ucapan kyra.


si perempuan kembali ke mejanya dengan perasaan yang sangat kesal, moodnya yang awalnya bahagia karena habis kencan bersama sang pacar tiba-tiba menjadi hancur karena orang asing yang tiba-tiba melabraknya atas kesalahan yang tidak dia ketahui.


"babe udah ngobrol nya, siapa sih dia? " tanya si pria.


"gak tau!, orang gak jelas, ngeselin banget!! " si perempuan melipat kedua tangannya karena kesal.


"loh ko kamu jadi marah gini, emang tadi kalian ngobrolin apa? " tanya si pria, mengelus rambut si perempuan mencoba menenangkannya.


"siapa yang gak marah coba, dia dateng tiba-tiba nuduh aku selingkuh?!, hello!!, masa iya aku ngelakuin hal yang paling aku benci?" gerutu si perempuan.


"kamu tenang ya, mungkin dia salah orang, maklumi aja, yang penting kan kamu gak gitu, aku juga tau kamu gak mungkin ngelakuin hal yang kaya gitu" ucap si pria dan si perempuan pun mengangguk.


"emang cuma kamu yang mengerti aku, makasih sayang" si perempuan langsung memeluk pasangannya.


tunggu, kayanya si cewe aneh tadi ngucapin nama seseorang deh, batin si perempuan, mencoba mengingat semua perkataan kyra.


karena saking kesalnya tadi si perempuan sampai tidak menyadari bahwa kyra menyebutkan sebuah nama, siapa ya... pikir si perempuan.


alby,,, batin si perempuan.


...****************...


Kyra sampai di basement lebih dulu daripada kedua temannya, mungkin di toilet sedang mengantri.


kyra langsung membuka mobilnya dan duduk di kursi penumpang, biar temannya nanti yang menyetir, karena kyra takut tidak fokus dan nanti malah terjadi hal yang tidak di inginkan.


haaaah aku salah gak ya ngelakuin hal kaya barusan, batin kyra.


Jujur saja saat melihat si perempuan bersama dengan pria lain itu membuat hati kyra terasa sakit, karena memikirkan tentang alby yang mungkin akan merasakan sakit seperti dirinya jika tau bahwa dia telah di khianati.


tak lama kemudian kedua teman kyra datang, mereka juga membawa camilan dan minuman, ternyata yang membuat mereka lama adalah karena membeli makanan.


"kirain lo bakal lama, eh ternyata malah duluan kesini nya" ucap fara.

__ADS_1


"iya tadi gue cuma ngobrol doang ko bentar sama orang" jawab kyra.


"hmmm sama siapa? " tanya lily yang mulai menyalakan mobil, bersiap untuk pulang ke rumah kyra.


"pacarnya kak alby" jawab kyra.


"hah?, serius?, ketemu dimana? " tanya fara dan lily.


"di restaurant tadi, yang baru dateng terus duduk di depan kita, ternyata dia dateng kesana bareng selingkuhannya" jawab kyra.


"hah?, serius?, kasian ya kak alby" ucap fara.


"ko kasian sih, biarin aja mungkin ini karna dia karena nyakitin kyra" ucap lily.


"terus lo ngomong apa aja tadi? " tanya lily penasaran.


"gue cuma minta dia pilih aja mau sama yang mana, kalo emang mau sama selingkuhannya gue minta dia buat putus sama kak alby, tapi dia kekeh gak mau ngaku kalau udah selingkuh, makanya gue pergi gitu aja pas udah selesai ngomong" jelas kyra.


"hadeuh emang ya orang kalau selingkuh pasti sok iya, gak mau ngaku, giliran kepergok bilangnya khilaf" ucap fara, rasanya sekarang dia ikut emosi, kenapa sih orang gak pernah puas sama satu pasangan aja?, pikirnya.


"tapi lo gak papa kan? " tanya lily.


"gue gak papa ko" jawab kyra.


"tapi, gue berlebihan gak ya?, gue takut gue ternyata malah ikut campur soal mereka" ucap kyra.


"gak papa lah, lagian ini juga demi kebaikan kak alby juga" ucap fara.


"iya kalo si cewek mau putusin kak alby, lah kalo ternyata nggak gimana?" tanya lily, membuat kyra juga kembali kepikiran.


iya juga, kalau ternyata si cewek itu diem aja gimana?, gak bilang apa apa ke kak alby dan gak di putusin juga, berarti nanti selamanya kak alby bakal di bohongin dong?, pikir kyra.


"apa gue ketemu aja ya sama kak alby, buat ngasih tau soal ini, dan juga meluruskan soal kita" ucap kyra, walaupun sebenarnya dia tidak tau berani bertemu dengan alby atau tidak.


"loh, gak jadi nunggu surat cerai? " tanya fara.

__ADS_1


"iya juga ya, surat cerai, ya udah gue pikirin lagi deh nanti, ketemu sekarang atau nunggu nanti sekalian" jawab kyra.


__ADS_2