
pagi hari alby terbangun lebih dulu, namun dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada bagian lengannya, terasa berat dan sulit untuk di gerakan, akhirnya alby mencoba untuk membuka matanya secara perlahan namun alby begitu terkejut saat karena ternyata kyra sekarang berada dalam dekapannya, menggunakan lengan sebagai bantal hingga membuat lengan alby mati rasa.
duh deket banget, ini juga jantung kenapa tiba-tiba kayak habis maraton gini, bisa-bisa kyra bangun karena detak jantung yang berisik ini. batin alby.
cantik ya. batin alby saat menatap lekat wajah damai kyra yang masih tertidur.
Tangan alby bergerak perlahan merapikan beberapa helai rambut yang menutupi wajah cantik kyra, namun sepertinya malah mengganggu ketenangan tidur kyra hingga membuat kyra menggeliat pelan.
melihat kyra yang sepertinya mulai terbangun alby langsung menutup matanya kembali, berpura-pura seolah masih tertidur.
kyra mungkin akan merasa tidak nyaman kalau bangun dengan posisi pelukan di tambah aku yang sedang memperhatikan wajahnya. pikir alby dan dia memilih untuk berpura-pura tidur.
kyra tentu saja terkejut saat membuka mata dan hal pertama yang dia lihat adalah wajah tampan alby, kyra tau alby tampan dan terbiasa oleh itu, tapi kyra sama sekali tidak biasa dengan situasi sekarang, dimana kesadarannya yang masih setengah tapi sudah di hadapkan dengan wajah tampan, tapi hal yang paling membuat kyra tidak habis pikir ialah.
sejak kapan kita tidur jadi pelukan kaya gini??!!. kyra berteriak dalam hati, kyra juga tidak tau perasaan apa yang dia rasakan sekarang, bahagia dan malu bercampur menjadi satu.
kyra memutuskan untuk mandi daripada berlama-lama di tempat tidur, bisa-bisa nanti kyra memiliki masalah pada jantungnya yang terus berdetak dengan cepat.
...****************...
Saat kyra sudah rapi dia keluar dari kamar mandi dan menemukan alby yang sudah bangun dan terduduk di ujung kasur.
"pagi kak" sapa kyra dengan senyum manis di wajahnya.
"pagi, kamu tidur nyenyak kan semalem? " tanya alby, takut jika kyra tidak bisa tidur karena tadi malam adalah malam pertama yang mereka habiskan bersama.
"aku tidur nyenyak ko, aku ke bawah duluan ya" ucap kyra.
"oke, nanti aku nyusul" jawab alby kemudian kyra pergi ke bawah menyapa mertuanya sedangkan alby pergi bersiap untuk bekerja.
"pagi pa, mama mana? " tanya kyra saat hanya melihat Bima di ruang keluarga yang sedang menikmati kopinya.
"pagi kyra, mama lagi di dapur, masak buat sarapan" jawab Bima lalu kyra pun pamit untuk pergi menemui mama mertuanya itu.
"pagi sayang" sapa adira saat melihat menantunya datang.
__ADS_1
"pagi ma" jawab kyra.
"gimana tidurnya, nyenyak?" tanya adira.
"iya ma"
"lagi masak apa ma?, kyra bantuin ya" ucap kyra, memasak bersama mamanya adalah salah satu hal yang sangat kyra ingin lakukan jika menginap.
"mama mau buat mac and cheese, sama orange juice"
"kamu bantu mama buat bikin orange juice ya" pinta adira dan kyra pun langsung melakukan setiap hal yang di beritahu oleh mama mertuanya itu.
"ma dasi papa dimana ya?" Bima sedikit berteriak untuk memanggil istrinya yang sedang menata makanan di meja makan.
"duh, papa itu kebiasaan deh padahal tadi udah di siapin semuanya, alby suka gitu juga gak? " tanya adira dan tentu saja kyra sedikit terkejut sehingga gugup untuk menjawab.
"mm kak alby ya, mm sama ko ma" jawab kyra yang gugup memikirkan jawaban apa yang tepat.
"emangnya papa sama anak sama aja" ucap adira.
jadi harusnya aku siapin baju buat kak alby ya?. batin kyra.
"besok deh, kalo sekarang pasti udah hampir siap" gumam kyra lalu melanjutkan pekerjaannya.
tak lama setelah kyra selesai menata meja makan alby pun datang, di ikuti oleh Bima dan adira, mereka pun makan bersama dan hal itu membuat hati kyra terasa hangat.
kapan ya terakhir kali sarapan bersama dengan penuh kehangatan keluarga seperti ini.. batin kyra namun dia lebih memilih menikmati waktu sekarang ini daripada berkelana ke masa lalu.
"papa berangkat sama alby atau sama supir? " tanya adira saat suaminya Bima dan alby hendak berangkat.
"papa sama supir, kan cuma ikut rapat sebentar aja, kalau bareng alby ribet nanti supirnya harus kesana jemput papa" jawab bima, dia hanya akan menghabiskan waktu sekitar 1 atau 2 jam saja, berbeda dengan alby yang akan bekerja full hingga sore hari.
"ya udah kalau gitu" ucap adira.
"papa berangkat dulu ya" pamit Bima lalu mendekat ke arah adira dan mengecup kening adira, mereka berdua bahkan tidak menghiraukan alby dan kyra yang ada di dekat mereka.
__ADS_1
"aku juga berangkat dulu ya" ucap alby kepada kyra.
"udah?, gitu aja?, masa gitu aja?" tanya adira tanpa henti.
"ya emangnya harus gimana?" tanya alby yang bingung.
"ya terserah kamu lah, peluk atau cium gitu" jawab adira membuat alby dan kyra saling melirik satu sama lain, bingung harus di turuti atau tidak ucapan mamanya itu.
"lah ko jadi malah pada diem dieman" ucap adira.
"udah ayo cepet alby, lakuin kaya papa aja tadi, gak usah malu malu gitu" kini bima ikut bersuara.
"iya iya" alby kemudian dengan rasa terpaksa maju mendekat ke arah kyra dan mendaratkan kecupan lembut di dahi kyra.
"sampai nanti ya" ucap alby setelah mengecup dahi kyra.
"i-iya" jawab kyra gugup, bagaikan tersihir kesadaran kyra saat ini sepertinya telah hilang separuh.
"duh manisnya" ucap adira.
setelah itu bima dan alby pergi ke kantor, sedangkan adira dan kyra pergi membereskan meja makan membantu sang asisten rumah tangga.
"kyra, hal yang seperti tadi itu di biasain setiap hari, biar hubungan kalian semakin harmonis, kalau alby lupa kamu ingetin jangan malu malu" adira memberikan nasihat untuk kyra.
"iya ma kyra usahain ya" jawab kyra.
"pelan-pelan juga gak papa, nikmatin prosesnya" ucap adira.
"oh iya nanti kamu siap-siap ya" ucap adira..
"siap-siap?, mau kemana ma? " tanya kyra.
"date, kita pergi bersenang-senang berdua aja" jawab adira dan tentu saja membuat kyra bersemangat.
pergi berdua bersama seorang ibu?, bagaimana rasanya?, hal itu adalah hal yang selalu kyra impikan, dulu saat sedang sekolah menengah atas teman-temannya selalu bercerita bagaimana serunya pergi berdua dengan sang ibu dan kyra hanya bisa mendengarkan tanpa pernah bisa merasakan, dan hari ini kyra akan merasakan apa yang dulu temannya rasakan, dan itu membuat kyra bersemangat.
__ADS_1
kenangan bersama mendiang ibunya kyra bahkan tidak terlalu banyak, kyra juga terkadang lupa, walaupun dulu sang ayah selalu menuruti kyra ini dan itu kyra tetap penasaran dengan bagaimana rasanya jika pergi bersama ibu.